alexa-tracking

Ribuan Buruh Indonesia Terancam Menganggur

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527f079d19cb17e81b000003/ribuan-buruh-indonesia-terancam-menganggur
Ribuan Buruh Indonesia Terancam Menganggur
Quote:
Ribuan Buruh Indonesia Terancam Menganggur
JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah perusahaan asal Korea Selatan yang memiliki pabrik di Kawasan Berikat Nusantara, Jakarta Utara, berencana hengkang dari Indonesia. Hal itu menyusul pembatalan penangguhan upah minimum oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, Jumat (8/11/2013), di Jakarta, menyatakan, niatan hengkang dari Indonesia itu muncul karena perusahaan-perusahaan itu tidak mampu membayar upah pekerja sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI tahun 2013 sebesar Rp 2,2 juta. ”Jika perusahaan-perusahaan itu benar-benar pergi, bisa jadi perusahaan lain di KBN Cakung ikut angkat kaki,” kata Sofjan.
Seperti diberitakan, Kamis, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membatalkan penangguhan UMP tahun 2013 di tujuh perusahaan asal Korea Selatan, yakni PT Kaho Indah Citra Garmen, PT Misung Indonesia, PT Kyeungseng Trading Indonesia, PT Star Camtex, PT Good Guys Indonesia, PT Yeon Heung Mega Sari, dan PT Myungsung Indonesia.
Sofjan mengatakan, sebelum keluarnya putusan PTUN Jakarta itu, ketujuh perusahaan itu sebenarnya sudah ingin hengkang dari Indonesia. ”Kami sudah berusaha melobi Duta Besar Korea Selatan agar perusahaan-perusahaan itu tetap bertahan. Namun, keputusan PTUN itu telah melemahkan usaha kami,” ujarnya.
Perusahaan-perusahaan itu, kata Sofjan, berencana memindahkan pabriknya ke Kamboja karena biaya upah buruh di sana lebih murah. ”Di Kamboja, upah buruh hanya 40 dollar AS per bulan. Jika mereka semua ke sana, puluhan ribu buruh di Indonesia bakal menganggur,” katanya.

Ancaman
Ketua Umum Federasi Buruh Lintas Pabrik Jumisih mengatakan, pernyataan dari Apindo itu merupakan sebuah ancaman bagi nasib para buruh. ”Seharusnya mereka mendukung putusan PTUN itu, bukannya mengancam kami seperti ini,” kata Jumisih.
Ia pun menegaskan, FBLP tak akan takut jika perusahaan-perusahaan tersebut angkat kaki dari KBN. ”Ketujuh perusahaan itu harus memenuhi kewajibannya kepada para buruh yang selama ini tidak mendapatkan UMR yang layak,” katanya.
Menanggapi keputusan PTUN Jakarta, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional Jakarta Utara Mochamad Halili berpendapat, sewajarnya pengusaha membayar pekerjanya minimal sebesar UMP. ”UMP merupakan prasyarat minimal bagi buruh untuk bisa hidup layak,” katanya.
Menurut Halili, ada 10 perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara Cakung yang membayar pekerja dengan upah sebesar angka kebutuhan hidup layak (KHL) tahun ini. Beberapa perusahaan bahkan mengupah buruh Rp 1,8 juta per bulan dan menerapkan sistem kerja alih daya. Situasi itu menyulitkan buruh memperbaiki kehidupannya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai ada yang salah dengan proses penangguhan UMP 2013 di tujuh perusahaan itu. ”Kami akan periksa proses pengambilan keputusan penangguhan. Mungkin ada yang salah, mengapa sampai bisa dibatalkan oleh PTUN Jakarta,” katanya.

Demonstrasi
Di Balaikota Jakarta, buruh masih menggelar demonstrasi menolak penetapan UMP DKI Jakarta 2014 sebesar Rp 2,4 juta per bulan. Mereka meminta UMP DKI tidak kurang dari Rp 3 juta. Mereka akan menghentikan aksinya jika Gubernur DKI Joko Widodo menyetujui angka Rp 3,2 juta sebagai UMP tahun 2014.
Angka tersebut, menurut Ketua Forum Buruh DKI Jakarta Muhammad Toha, merupakan jumlah yang relatif mendekati angka KHL yang direkomendasikan buruh, yaitu Rp 2,76 juta.
Toha mengatakan, jika ditambah inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan produktivitas, angka Rp 3,7 juta adalah angka yang paling riil untuk memenuhi kebutuhan buruh.
”Jika Gubernur memberikan angka Rp 3,2 juta, buruh akan menerima. Namun, apabila hari ini tidak juga ada kepastian dari Joko Widodo, buruh akan tetap melakukan aksi berikutnya,” kata Muhammad Toha. (JOS/MKN/FLO/HRS/NDY)


Sumber

kalo beneran bisa jadi rekor baru PHK sepihak nih...........emoticon-Ngakak
kalo udah emoticon-Blue Repost yah emoticon-Sorry
Buruh harus terima konsekwensi nuntut upah tinggi emoticon-Big Grin
makan dah tuch minta naik gajiii dlll
gaji dah dinaikin malah minta naik lagi dll
gk ada puasnya...
asik, asumsi ane buruh udah mikir jauh2 akibatnya (meski ane tau mereka kagak)

selamat tinggal padat karya selamat datang automatisasi emoticon-Ngakak
kalo banyak phk enak gan, banyak lelang dari kredit macet emoticon-Ngakak
Mantap dah, biar yang pada demo ga rasional pada ngerasain akibatnya

Harusnya buruh mempertinggi skill yang di miliki, berikan kemajuan buat perusahaan, menjadikan diri sendiri aset yang tak ternilai buat perusahaan atau buka usaha sampingan

Semua orang kaya perjuangannya di mulai dari 0, utang sana sini buat bangun usaha, jatuh bangun buat bangun usaha sampai sukses, ketipu sampai milyaran rupiah, dll

Jadi kalau emang buruh mau hidup enak sampai tuntutan yang ga ada hubungannya sama hidup layak di masukin ke daftar item KHL, mbok ya nyadar diri jgn mengandalkan gaji dari jadi buruh, jgn biasain tgn di bawah tp berusahalah jadi orang yang bisa membantu orang lain dan perubahan tersebut hanya bisa di lakukan oleh diri sendiri
wah begimana kalo sudah begini..

Said mana said emoticon-Marah
Katanya semua pekerja itu adalah buruh juga emoticon-Big Grin....petugas ATC yg merasa kurang gaji gampang tuh tinggal pindah keluar negeri & bisa dapat penghasilan lebih memuaskan karena mereka punya skill & kemampuan yg sebenernya.....nah kalo ini kurang gaji malah demo,jd keliatan khan tong kosong berbunyi nyaring karena skillnya cuma rata2 emoticon-Ngakak
Buruh bersatu tak bisa di kalahkan emoticon-Big Grin
jangan lupa hidupkan kembali petrus. soalnya ancaman kriminal makin meningkat.
siapkan peternakan buaya yg banyak utk menampung mayat buruh sampah.
Gampang solusinya, yang kena PHK demo ke serikat ama federasi yang ngajak ama sweeping buat demo kenaikan UMP aja.


Lihat siapa yang sebenarnya teman atau musuh dalam selimut. Yang ngasih kerja dengan imbalan upah yang katanya kecil, atau yang narik iuran tiap bulan dari keringat Buruh, ngakunya memperjuangkan nasib Buruh, tapi pas Buruh di PHK mampu gak ngasih kerja baru sesuai UMP?
terancam menganggur atau terbuka peluang untuk mencari profesi baru yang lebih baik jadi ada 2 pilihan tinggal pilih yang mana
hayoo loh.
Siap2 aja banyak PHK Massal. emoticon-Big Grin
hukum tabur tuai itu berlaku juga emoticon-Big Grin
marah-marah minta gaji 2x lipat dr pns yg bru masuk jd pns ya harus terima konsekuensi nya dong . emoticon-Malu (S)
gapapa kan bs minta pekerjaan plus gaji tinggi ama serikat pekerja
Makany ente jgn kbnykan nuntut n demo. Kalo perusahaanny minggat ente rugi sendiri kan ?
BAguslah banyak yang di PHK !!!
ini nih gara2 demo kemaren
jadi begini kan