alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527ef2bc1f0bc3a24200000f/diplomasi-layar-lebar-ala-tni
Diplomasi Layar Lebar ala TNI
Sembari menggendong anak lelakinya yang berusia 8 bulan, Dominggos Bota (32) tertawa terbahak-bahak saat menyaksikan Benyamin Sueb jatuh ke parit akibat didorong Ida Royani. Muka Benyamin yang basah bercampur lumpur semakin membuat tubuh Bota terguncang karena tertawa.

Minggu (27/10) malam itu, Bota tengah menikmati akting Benyamin Sueb dan Ida Royani dalam film Ratu Amplop di halaman Pos Nelu Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste dari Batalyon Infanteri (Yonif) 743/Pradnya Samapta Yudha (PSY) di Desa Sunsea, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. Film yang terbit perdana pada 1974 itu diputar oleh personel TNI.

Bota tak sendiri. Ia ditemani puluhan warga tua, muda, dan anak-anak dari Desa Sunsea. Sejak pukul 19.00 Wita, warga mulai berdatangan. Hampir semua berselimut sarung untuk menahan udara dingin di Pos Nelu yang terletak di ketinggian 975 meter di atas permukaan laut. Setelah duduk di tikar yang mereka bawa, tatapan mata mereka tak berpindah dari layar putih berukuran 1,5 meter x 1,5 meter yang menayangkan film.

Mereka menikmati film itu. Sesaat sunyi, tak lama kemudian pecah tertawa penonton menyaksikan tingkah lucu Benyamin di film.

”Tontonan ini adalah satu-satunya hiburan bagi warga Sunsea. Tak ada televisi di kampung kami, listrik saja belum masuk. Kami senang bapak-bapak TNI memberi hiburan seperti ini,” kata Bota.

Setiap malam, personel TNI yang bertugas di Pos Nelu memutar film untuk warga setempat. Pos Nelu adalah salah satu dari 38 pos jaga milik TNI di perbatasan RI-Timor Leste.

Kedatangan personel Satgas Pamtas RI-Timor Leste dari Yonif 743/PSY di Desa Sunsea sejak pertengahan September lalu menjadi berkah tersendiri bagi warga. Saat mereka haus hiburan, personel Satgas menyediakannya lewat pemutaran film menggunakan proyektor yang disorotkan ke layar kain putih.

”Lewat pemutaran film ini, setidaknya kepenatan warga bisa berkurang. Apalagi, tak ada televisi di sini karena listrik belum mengalir,” ujar Wakil Komandan Satgas Pamtas Yonif 743/PSY Kapten (Inf) Abdul Samad.

Samad mengatakan, pemutaran film yang ditujukan untuk menghibur warga ini bisa melupakan ketegangan yang tengah terjadi di kawasan itu. Pada Oktober, warga negara Indonesia di perbatasan yang termasuk dalam wilayah jaga Pos Nelu bersitegang dengan warga Timor Leste mengenai tapal batas. Oleh sebagian warga dari Timor Leste, kawasan yang belum ditetapkan tapal batasnya itu didirikan bangunan yang lantas diprotes warga Indonesia.

”Suguhan hiburan pemutaran film ini untuk memecah fokus warga agar tidak berada dalam suasana tegang terkait konflik di perbatasan,” ujar Samad.

Komandan Pos Nelu Sersan Satu Didi Sofiandi mengatakan, film yang diputar tak melulu bertema humor, bahkan tak jarang pula ditayangkan film action, baik produksi dalam negeri maupun luar negeri. Film-film itu didapat dari koleksi prajurit yang membawa laptop.

”Selain untuk menghibur warga, lewat pemutaran film ini diharapkan bisa terjalin hubungan baik antara warga dan TNI yang bertugas. Kami juga kerap mengadakan kerja bakti bersama, berolahraga bersama, atau mengadakan pengobatan massal,” ujar Didi.

Menurut Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia Mariano Parada, masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di perbatasan RI-Timor Leste, butuh perhatian penuh pemerintah.

sumber: http://internasional.kompas.com/read....Lebar.ala.TNI

=====================

jangan diputerin yg berbau ngesot, bangkit dari kubur, kuntilanak dan sejenisnya ya pak... emoticon-Ngakak
kreatifitas di lapangan yg semoga mampu menggalang dukungan rakyat setempat....asal jgn keputar film xxx aja emoticon-Embarrassment
selalu berharap agar "tni manunggal rakyat..."

spy bisa jd simbiosis saling menguntungkan di perbatasan antara rakyat n tni
SALUT ! daripada kerjaannya komnas H*M yg nuduh-nuduh
Kapan catu daya listrik dpt disertakan pada misi Pamtas TNI..???
Sekarang sdh ada penemuan baru generator lustrik memakai tenaga angin dg dan tanpa kitiran tapi hanya menerima tiupan angin sekuat 3(tiga) meter sdh menghasilkan energi listrik 3.6 Kwh. Bentuknya bulat segede tabung elpiji 12 kg, tinggi lebih kurang 1,2 meter, namun tersisa bagian bagaikan sirip terbuat dari bahan sisa logam (composite) pabrik pesawat terbang dan sekali berputar dia tidak akan berhenti.
Generator ini tidak memerlukan bearing sebagaimana umumnya yg melengkapi barang berputar.
Sebagai gambaran kita dapat membayangkan kubah putih yg berputar terus di atap pabrik untuk keperluan sirkulasi / penyejuk udara.
Sayang saya belum mampu up loade videonya.
mantep dah... n jangan lupa file2 .3gpnya di hidden yah.. kalo perlu pake folder lock.. emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By boleroes11
Kapan catu daya listrik dpt disertakan pada misi Pamtas TNI..???
Sekarang sdh ada penemuan baru generator lustrik memakai tenaga angin dg dan tanpa kitiran tapi hanya menerima tiupan angin sekuat 3(tiga) meter sdh menghasilkan energi listrik 3.6 Kwh. Bentuknya bulat segede tabung elpiji 12 kg, tinggi lebih kurang 1,2 meter, namun tersisa bagian bagaikan sirip terbuat dari bahan sisa logam (composite) pabrik pesawat terbang dan sekali berputar dia tidak akan berhenti.
Generator ini tidak memerlukan bearing sebagaimana umumnya yg melengkapi barang berputar.
Sebagai gambaran kita dapat membayangkan kubah putih yg berputar terus di atap pabrik untuk keperluan sirkulasi / penyejuk udara.
Sayang saya belum mampu up loade videonya.


masa sekali berputar tiada berhenti ? pepertuum mobile dong, bertentangan dengan hukum kekekalan enerji emoticon-Embarrassment
NYUMBANG PIC

Diplomasi Layar Lebar ala TNI
Quote:Original Posted By boleroes11
Kapan catu daya listrik dpt disertakan pada misi Pamtas TNI..???
Sekarang sdh ada penemuan baru generator lustrik memakai tenaga angin dg dan tanpa kitiran tapi hanya menerima tiupan angin sekuat 3(tiga) meter sdh menghasilkan energi listrik 3.6 Kwh. Bentuknya bulat segede tabung elpiji 12 kg, tinggi lebih kurang 1,2 meter, namun tersisa bagian bagaikan sirip terbuat dari bahan sisa logam (composite) pabrik pesawat terbang dan sekali berputar dia tidak akan berhenti.
Generator ini tidak memerlukan bearing sebagaimana umumnya yg melengkapi barang berputar.
Sebagai gambaran kita dapat membayangkan kubah putih yg berputar terus di atap pabrik untuk keperluan sirkulasi / penyejuk udara.
Sayang saya belum mampu up loade videonya.


gambarnya aja bol, ga usah video. atau taruh aja linknya dimari.
miris lihat warga kita belum terjangkau infrastruktur oleh pusatemoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By the.BlackCat


gambarnya aja bol, ga usah video. atau taruh aja linknya dimari.


emang dia bisa?
kok ga ad yang bikin film tentang TNI ya...
semisal waktu perang aceh atau yg lain. emoticon-Sorry
sepertinya memang secara teritorial nusa tenggara itu banyak padang rumput dan agak minim mata air,apalagi ini didaerah ketinggian,mungkin memang pas menggunakan pembangkit listrik tenaga anginemoticon-Malu (S) semoga aja TNI bisa membuatnya,karena TNI itu kan multirole,serba bisa,hebatemoticon-Cendol (S)
Quote:Original Posted By MALUFTI22
NYUMBANG PIC

Diplomasi Layar Lebar ala TNI


Jadi ingat tempat ane tahun 90an....rame2 nonton layar tancap...
Quote:Original Posted By kimi mabok


masa sekali berputar tiada berhenti ? pepertuum mobile dong, bertentangan den
gan hukum kekekalan enerji emoticon-Embarrassment


Yg saya saksikan demikian. Kalo mau berdebat ilmu saya mundur g kuku karena cuma lulusan SR. Maaf oot.
Inget jaman kecil waktu masih sering ada layar tancap di kampung.
Quote:Original Posted By bajrapati


Jadi ingat tempat ane tahun 90an....rame2 nonton layar tancap...


masih ada sampai sekarang kok emoticon-Big Grin
kemaren malem sempet ada yang muter layar tancep, Pasar Kemis Tangerang
jadi pengen ngikut nonton,...nostalgia emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By boleroes11


Yg saya saksikan demikian. Kalo mau berdebat ilmu saya mundur g kuku karena cuma lulusan SR. Maaf oot.


ayo dong mbah jangan lempar bola panas mulu emoticon-Stick Out Tongue

Quote:Original Posted By boleroes11
Kapan catu daya listrik dpt disertakan pada misi Pamtas TNI..???
Sekarang sdh ada penemuan baru generator lustrik memakai tenaga angin dg dan tanpa kitiran tapi hanya menerima tiupan angin sekuat 3(tiga) meter sdh menghasilkan energi listrik 3.6 Kwh. Bentuknya bulat segede tabung elpiji 12 kg, tinggi lebih kurang 1,2 meter, namun tersisa bagian bagaikan sirip terbuat dari bahan sisa logam (composite) pabrik pesawat terbang dan sekali berputar dia tidak akan berhenti.
Generator ini tidak memerlukan bearing sebagaimana umumnya yg melengkapi barang berputar.
Sebagai gambaran kita dapat membayangkan kubah putih yg berputar terus di atap pabrik untuk keperluan sirkulasi / penyejuk udara.
Sayang saya belum mampu up loade videonya.


Yang di atap pabrik itu namamanya turbin ventilator mbah. Itu gunanya buat menghisap udara panas keluar. Bukan buat menghasilkan listrik.

Buat menghasilkan listrik perlu sudu yang lebih besar, muter generator itu gak ringan. Generator di sepeda pancal saya aja lumayan berat koq.

percaya boleh nungging atau terlentang ya gak papa
Quote:Original Posted By TukangSimulasi


Yang di atap pabrik itu namamanya turbin ventilator mbah. Itu gunanya buat menghisap udara panas keluar. Bukan buat menghasilkan listrik.

Buat menghasilkan listrik perlu sudu yang lebih besar, muter generator itu gak ringan. Generator di sepeda pancal saya aja lumayan berat koq.

percaya boleh nungging atau terlentang ya gak papa


emoticon-Ngakak dah gua baca comment agan nich.
Tp emg sich setau saya itu alat buat ventilasi udara,biasa ny di pasang di gudang atau pabrik,lagian menurut saya tenaga putar ny emg g kuat buat mutar dinamo listrik.
Quote:Original Posted By TukangSimulasi


Yang di atap pabrik itu namamanya turbin ventilator mbah. Itu gunanya buat menghisap udara panas keluar. Bukan buat menghasilkan listrik.

Buat menghasilkan listrik perlu sudu yang lebih besar, muter generator itu gak ringan. Generator di sepeda pancal saya aja lumayan berat koq.

percaya boleh nungging atau terlentang ya gak papa


Kayaknya yg mbah tusim maksud dengan mbah bole beda tuh kayaknya...
Nungguin tanggapan mbah bole selanjutny...
×