alexa-tracking

70 Persen Aset Negara Dikuasai Asing

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527eda411acb17577f000007/70-persen-aset-negara-dikuasai-asing
Kesel 
70 Persen Aset Negara Dikuasai Asing
Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Dr Pratikno mengatakan hingga saat ini sekitar 70-80 persen aset negara telah dikuasi bangsa asing.

"Kondisi bangsa kita saat ini sudah mengkhawatirkan sehingga tanpa dukungan dan kebijakan oleh semua elemen bangsa maka lambat laun seluruh aset akan jatuh ke tangan orang asing," kata Pratikno yang berbicara dalam seminar nasional yang diselenggarakan Keluarga Alumni UGM (KAGAMA) menyambut pra Munas XII 2014 di Kendari, Sabtu (9/11).

Ia mencontohkan, aset di bidang perbankan misalnya, bangsa asing telah menguasai lebih dari 50 persen. Begitu pula di sektor lain seperti migas dan batu bara antara 70-75 persen, telekomunikasi antara 70 persen, dan lebih parah lagi adalah pertambambangan hasil emas dan tembaga yang dikuasi mencapai 80-85 persen.

"Kecuali sektor perkebunan dan pertanian dalam arti luas, asing baru menguasai 40 persen. Namun demikian kita harus waspada agar tidak semua aset negara itu harus dikuasi asing," katanya.

Oleh karena itu, kata Rektor UGM itu, untuk mempertahankan aset-aset yang belum dikuasai asing tersebut, perlu kebijakan dan terobosan yang lebih hati-hati dalam melahirkan keputusan sehingga aset yang belum dikuasi itu tetap milik bangsa Indonesia.

Ia mengatakan, memang sebuah ironi apabila rakyat Indoneia masih belum merasakan wujud kemakmuran merata dan berkeadilan. Di usia kemerdekaan 68 tahun, meskipun kaya raya dengan sumber daya alam namun hingga kini masih banyak didaulat oleh perusahaan negara asing.

http://www.beritasatu.com/ekonomi/14...sai-asing.html

dikuasain asing untuk ratusan tahun .. OMG sudah biasa emoticon-Traveller
masih sebagian dikuasai asing, gpp emoticon-Malu (S)
tragis juga indon sampai 70 % aset negara dikuasai asing
dan juga sampai 90 % ekonomi negara dikuasai etnis cina
Ini hanya sharing pengalaman sedikit dari saia, kebetulan pernah gawe di coal mining nasional lalu hujrah ke national oil company (NOC) lalu kabur ke oil and gas milik PMA (satu dari China lalu kabur lagi ke yang dari US).

Pengalaman saia ya....yang namanya kesejahteraan dari employee sangat-sangat berbeda, dari yang mulai tidak dianggap manusia sampai dimanusiakan semanusia-manusianya ya di PMA dari US.

Itu dari sisi employee perusahaan ya.

Kalau dari sisi comdev, yang beneran dananya dipakai untuk community (dan bukan untuk main amplop dengan (maaf) org militer atau wereng atau pemerintah sipil) ya yang PMA dari US.

Yang kalau praktek dalam hubungan corporate-government paling lurus (karena takut juga perusahaan dengan FCPA) ya yang dari US.

Jadi kalau dibilang...dikuasai asing lalu jadi dampaknya buruk buat konsumen (user) seperti Om dan saia...gua kok ndak terlalu setuju.

Sederhana saja....Om dan Tante lebih suka berobat di RSUD Tarakan atau Koja atau ke Siloam Karawachi (semisal) atau ke Rumah Sakit Premier Jatinegara?

Gampang saja thoo analaginya?

Gimana2?



Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Semoga dapat diambil suatu simpulan yak...
miris emoticon-Matabelo
Quote:


maaf gan pandangan anda terlalu sempit. Pikiran anda terhimpit zona nyaman anda dan subyektifitas semata.

Dalam kaitanya sosial politik ekonomi aspeknya sangat luas. Dan bukan nyaman g nyaman. Ketika posisi tawar sebuah negara begtu lemah maka bangsa sebesar apapun akan bisa lumpuh ataupun jalan pincang dengan tuntunan orang lain. Dg kata lain ketika aspek kehidupan negara ini yg bgtu komplek, hadirnya asing yg trlu besar akan sdikit bnyak berdampak pada
kehidupan bangsa itu. Dan ketika posisi negara seperti ini, pemerintah maupun bangsanya seakan hanya kerbau yg di ikat hidungnya. Manut di tuntun ke mana
orang lain menuntun. Akan tetapi seakan kerbau tersebut tak sadar dan dikondisikan untuk tetap seperti ini dan tdk akan brrkembang dg cengkraman 'org lain'.

Bawasanya Indonesia negara besar dg potensi yg sgt hebat. Dan bs saja ina besar dan menjadi raksasa dunia akan tetapi hg saat ini d hambat pertumbuhanya dan dikondisikan sgla aspek kehdpan bbgsa dan bernegaranya termasuk pola pikir, etos dan idealisme oleh 'orang lain'

INA masuk daftar negara terkorup tapi perekonomianya terbaik saat ini di jajaran asia pasifik.
Korup aja ekonominya ky gt apalagi kalo bersih. Ini yg menbuat asing gentar dan ingin tetap mencengkram negeri kaya ini.

Lbh baik hujan batu d negeri sendiri daripada hujan emas d negeri orang.
ini pasti dulu gegara partai banteng moncong itu emoticon-Malu (S)
itu tergantung pendidikannya gan...orang yahudi rata2 s3, amerika sma, jepang smp indonesia sd, jelas aja kita dikuasai
Quote:


Oiya dari awal saya kan sudah bilang, saya sharing pengalaman saya, jadi ya memang sangat2 subjektif berdasar apa yang saya rasakan Om.
Iya thooo?

Sebelum nunjuk2 negara lain atau asing dalam sebutan Om, lebih baik evalusasi diri, kenapa ya India dah buat carrier kok kita mau export biaya silumannya segaban2, kongkalingkong di Tj. Priuk keren bener! Saat China bikin program angkasa berawak kok kita sibuk bebunuhan di Cikeusik, Sampang dan konflik2 sektarian lainnya? Saat Brunei menyuruh 3800 org tiap tahunnya untuk skul di luar kita malah hambur2 duit buat bikin gelanggang olahraga yang nggak jadi juga dan malah masuk duwitnya ke kantong elit politik.

Well...kalau u kerja di tempat saya kerja, u akan tau BAGAIMANA INDONESIA DIRUSAK OLEH ORANG INDONESIA SENDIRI. Jangan kasih telunjuk ke asing, lebih baik mikir, apa papah saya jangan2 bagiandari tukang rampok duit INDONESIA ya?

Gitu sih Om menurut pandangan subjektif saya.

Oiya...ekonomi kita masih jalan karena konsumsi dalam negeri.
Mau seancur gimana ekonomi makro, kalau masih ada perut yang harus diisi beras, pasti yg namanya beras, gas LPG dan minyak goreng akan selalu laku. CMIIW
emoticon-Malu (S)
Mangkanya jangan pilih pemimpin yg bisanya cuma jual aset negara aja
Quote:


agan berbicara tentang pengalaman agan... itu artinya agan sudah dalam zona nyaman padahal di jaman penjajahan juga orang yg deket dengan penjajah hidupnya nyaman dan terjamin... tp diluar itu?? mungkin itu sedikit analoginya...
edit salah baca
maklum baru bangun emoticon-Stick Out Tongue

ya memang bginilah nasib indo
SDAnya di tanah sndiri tapi jadi babu di tanah sndiri
Quote:


Ya mbok disharing di sini...siapa2 yang hidupnya jadi lebih menderita, lebih ndak enak, lebih miskin aka kere karena DIMISKINKAN oleh adanya SPBU SHELL, Parkway Hospital atau HSBC.

Saya yakin, lebih banyak yang mangkel karena PLN kalau matiin listrik seenaknya, ndak kasi kabar (di Jepun kalau ada pemadaman listrik at least 3 hari sebelumnya ada info2 ke rumah2 dan orgnya minta maap loh), banyak yg mangkel karena layanan dan itungan di pompa bensin SPBU milik NOC yang ndak jelas atau mangkel karena PAM suka mati. CMIIW

Be honest lah...mana lebi Om suka, Siloam atau RSUD?

up nih,
Pada kemana nih para pemuda Indonesia, mana karya kalian (apa yg sudah kita lakukan untuk negri ini) jangan hanya bisa protes pemerintah. Perlihatkan jati diri kita (ane jg pemuda sih, wkwk) sebagai manusia yg berguna dan dapat memberi manfaat. Hal2 seperti itu sebenarnya yang membuat Indonesia merdeka dulunya.

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
Quote:


yah mungkin lebih baik indonesia dijajah lagi kali ya.. biar rel2 kereta dibangun lagi yang banyak..

terus terang negara ini memang kaya tapi yang mengelola kurang bisa
baguslah... orang indon kan goblok goblok, mengelola sdm aja gak bisa emoticon-Big Grin


bisanya cuman deface doang
pathetic!!! emoticon-Big Grin
masalahnya simple "belajar" dan "berdayakan bangsa sendiri"

permasalahan

1. kemdiknasnya juga ga mencerdaskan bangsa, malah cuma uber proyek sama ngerubah kurikulum sampah tiap 5 tahun yang bikin siswa dan guru pusing.

2. kementrian keuangan juga ga bantuin orang mau bikin usaha, malah nguber pajaknya doank emoticon-Gila

sebenernya SDA kaya, SDM juga kaya, cuma sayang pemerintahnya lebih seneng investastor, biar pada tanem modal trus bikin pabrik biar bangsa ini pada jadi kuli asing, ketimbang cerdasin bangsa sendiri.

orang pemerintahan aja cuma sibuk korupsi sama nguber pajak, boro-boro mikirin rakyat.

jangan heran buruh akan selalu berdemo nuntut naik gaji.

ekonomi dikuasai asing bung... sekarang ini sedang dijajah bangsa sendiri.

gw bersama temen-temen punya karya, tapi dinegara ini bayarannya murah, gw ngerjain capek-capek, bayarannya ga sepadan.

mending gw jual ke keluar, bukan ga nasionalis, tapi gw butuh uang, realistislah.
Quote:


QUOTE OF THE DAY emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
di kuasai asing dan sisa nya di kuasai juragan2 pribumi emoticon-Embarrassment
Quote:


Kgk percaya gw SDM indo dibilang kaya akan kualitas.... kalo kuantitas sih ia emoticon-Ngakak
Demo mulu, korupsi, premanisme, pungli, coba deh tambahin emoticon-Ngakak