alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527e41b1f9ca17b03c000001/pengusaha-berani-byr-gaji-buruh-13-juta-asal-tdk-harus-suap-pgawai-negeri---pejabat
Pengusaha Berani Byr Gaji Buruh 13 Juta Asal Tdk Harus Suap Pgawai Negeri / pejabat
Pengusaha Berani Byr Gaji Buruh 13 Juta Asal Tdk Harus Suap Pgawai Negeri / pejabat

Para pengusaha ritel mengaku berani membayar gaji bagi pekerjanya Rp 13 juta per bulan, namun ada syaratnya yang harus dipenuhi pemerintah. “Buruh itu kalau mau minta gaji sama seperti di Singapura pun kami berani, di sana itu pekerjanya dibayar US$ 1.300 per bulan atau Rp 13 juta per bulan, kami bisa bayarnya,” ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta, Jumat (25/10/2013).
Tutum mengatakan tapi tentunya ada syarat yang harus dipenuhi terutama dari pemerintah. Yakni pelayanan, fasilitas infrastruktur dan lainnya harus bisa sama dengan Singapura.
“Tapi syaratnya pelayanan, fasilitas infrastruktur dan lainnya sama dengan Singapura, di sana perizinannya mudah tidak seperti di Indonesia banyak dan lama dan cost tinggi, infrastruktur jalan bagus, tidak seperti saat ini contoh Pantura, kalau nggak mau lebaran nggak diperbaiki, pelabuhannya seperti di Singapura juga bagus nggak kayak di Indonesia, tidak ada pungutan liar, listriknya walaupun mahal tapi kualitasnya bagus,” jelasnya.
Tutum mengungkapkan seperti kondisi jalan yang tidak baik, pelabuhan tidak standar akibatnya ongkos distribusi dari suatu produk itu mencapai 17% padahal di negara ASIA hanya 7%. “Belum lagi pungli (pungutan liar) saat distribusi barang banyak sekali membuat cost untuk transportasi mahal, di mana 15% dari ongkos distribusi adalah untuk bayar pungli,” ujarnya.
“Kalau kualitas semua sama saja seperti Singapura, biaya produksi barang kami jauh lebih murah, ada efisiensi, produknya bisa bersaing dengan produk impor, jika itu terjadi bayar upah Rp 13 juta pun perbulan tidak jadi soal bagi pengusaha,” tutupnya.
Para serikat buruh terus mendesak pengusaha agar upahnya naik dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 3,7 juta per bulan. Hal ini hampir mustahil karena masih maraknya pungli dan korupsi di Indonesia.
“Mana bisa kita bayar gaji tinggi pekerja kita, kalau di mana-mana korupsi terjadi, di mana-mana pungli terjadi. High cost, pengusaha harus banyak habiskan dana buat bayar dan ngurusin seperti ini,” ucap Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta, Jumat (25/10/2013).
“Kita mau gaji tinggi buruh, kita bisa bayar bahkan sama seperti di Singapura US$ 1.300 per bulan atau setara Rp 13 juta per bulan, bisa kita bayar,” katanya. Tutum mencontohkan untuk mengurus perizinan usaha saja pengusaha harus keluarkan biaya miliaran rupiah hingga usahanya bisa berjalan.
“Saya kasih tahu, untuk ngurus perizinan itu bisa habis miliaran, nggak ada prakteknya ngurus perizinan hanya habis puluhan ribu, puluhan juta, itu recehan, kita habis miliaran,” tegasnya. Ia menambahkan bahkan walau perizinan sudah terpenuhi semua itu tidak cukup, pengusaha masih saja diganggu-ganggu.
“Gangguan itu ya ada aja, kita melanggar aturanlah, bayar pajak ini lah itu lah yang mana aturannya saja nggak jelas,” katanya. Belum lagi kondisi infrastruktur baik pelabuhan, jalan, bandara yang belum baik.
“Saya contohkan biaya angkut barang dari Sanghai China ke Jakarta per kontainer Rp 5 juta, kita kirim barang Jakarta ke Makasar Rp 10 juta per kontainer. Saya tanya bagaimana kita mau bersaing dengan barang-barang mereka yang dari ongkos kirim saja kita jauh lebih mahal, belum lagi biaya-biaya produksi yang di China jauh lebih murah karena listriknya murah, kita malah nggak disubsidi sama negara listriknya, tambah lagi kalahnya,” ujarnya.
“Jadi jangan tuntut pengusaha dengan minta gaji tinggi, karena ini nggak ada habisnya, upah naik kita naikan harga, buruhnya nggak cukup lagi minta naik lagi. Yang harus diperbaiki itu pelayanan pemerintah, infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan dan lainnya, kalau semuanya sudah baik buruh nuntut
upah tinggi kami masih bisa turuti,” tandasnya.

sumber
Wkwk, ternyata masalahnya kompleks, nggak cuma tentang "beda antara karyawan dg buruh" atau "buat nyicil ninja 250" bla bla..

emoticon-Malu (S)
eaaaa emoticon-Ngakak makin dilempar lempar tanggung jawabnya emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By pratamahid
Pengusaha Berani Byr Gaji Buruh 13 Juta Asal Tdk Harus Suap Pgawai Negeri / pejabat

Para pengusaha ritel mengaku berani membayar gaji bagi pekerjanya Rp 13 juta per bulan, namun ada syaratnya yang harus dipenuhi pemerintah. “Buruh itu kalau mau minta gaji sama seperti di Singapura pun kami berani, di sana itu pekerjanya dibayar US$ 1.300 per bulan atau Rp 13 juta per bulan, kami bisa bayarnya,” ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta, Jumat (25/10/2013).
Tutum mengatakan tapi tentunya ada syarat yang harus dipenuhi terutama dari pemerintah. Yakni pelayanan, fasilitas infrastruktur dan lainnya harus bisa sama dengan Singapura.
“Tapi syaratnya pelayanan, fasilitas infrastruktur dan lainnya sama dengan Singapura, di sana perizinannya mudah tidak seperti di Indonesia banyak dan lama dan cost tinggi, infrastruktur jalan bagus, tidak seperti saat ini contoh Pantura, kalau nggak mau lebaran nggak diperbaiki, pelabuhannya seperti di Singapura juga bagus nggak kayak di Indonesia, tidak ada pungutan liar, listriknya walaupun mahal tapi kualitasnya bagus,” jelasnya.
Tutum mengungkapkan seperti kondisi jalan yang tidak baik, pelabuhan tidak standar akibatnya ongkos distribusi dari suatu produk itu mencapai 17% padahal di negara ASIA hanya 7%. “Belum lagi pungli (pungutan liar) saat distribusi barang banyak sekali membuat cost untuk transportasi mahal, di mana 15% dari ongkos distribusi adalah untuk bayar pungli,” ujarnya.
“Kalau kualitas semua sama saja seperti Singapura, biaya produksi barang kami jauh lebih murah, ada efisiensi, produknya bisa bersaing dengan produk impor, jika itu terjadi bayar upah Rp 13 juta pun perbulan tidak jadi soal bagi pengusaha,” tutupnya.
Para serikat buruh terus mendesak pengusaha agar upahnya naik dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 3,7 juta per bulan. Hal ini hampir mustahil karena masih maraknya pungli dan korupsi di Indonesia.
“Mana bisa kita bayar gaji tinggi pekerja kita, kalau di mana-mana korupsi terjadi, di mana-mana pungli terjadi. High cost, pengusaha harus banyak habiskan dana buat bayar dan ngurusin seperti ini,” ucap Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta, Jumat (25/10/2013).
“Kita mau gaji tinggi buruh, kita bisa bayar bahkan sama seperti di Singapura US$ 1.300 per bulan atau setara Rp 13 juta per bulan, bisa kita bayar,” katanya. Tutum mencontohkan untuk mengurus perizinan usaha saja pengusaha harus keluarkan biaya miliaran rupiah hingga usahanya bisa berjalan.
“Saya kasih tahu, untuk ngurus perizinan itu bisa habis miliaran, nggak ada prakteknya ngurus perizinan hanya habis puluhan ribu, puluhan juta, itu recehan, kita habis miliaran,” tegasnya. Ia menambahkan bahkan walau perizinan sudah terpenuhi semua itu tidak cukup, pengusaha masih saja diganggu-ganggu.
“Gangguan itu ya ada aja, kita melanggar aturanlah, bayar pajak ini lah itu lah yang mana aturannya saja nggak jelas,” katanya. Belum lagi kondisi infrastruktur baik pelabuhan, jalan, bandara yang belum baik.
“Saya contohkan biaya angkut barang dari Sanghai China ke Jakarta per kontainer Rp 5 juta, kita kirim barang Jakarta ke Makasar Rp 10 juta per kontainer. Saya tanya bagaimana kita mau bersaing dengan barang-barang mereka yang dari ongkos kirim saja kita jauh lebih mahal, belum lagi biaya-biaya produksi yang di China jauh lebih murah karena listriknya murah, kita malah nggak disubsidi sama negara listriknya, tambah lagi kalahnya,” ujarnya.
“Jadi jangan tuntut pengusaha dengan minta gaji tinggi, karena ini nggak ada habisnya, upah naik kita naikan harga, buruhnya nggak cukup lagi minta naik lagi. Yang harus diperbaiki itu pelayanan pemerintah, infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan dan lainnya, kalau semuanya sudah baik buruh nuntut
upah tinggi kami masih bisa turuti,” tandasnya.

sumber


kan sudah,lha itu LCGC udah di kasih keringanan pajakemoticon-Ngakak

tapi itu bukan ritel dengemoticon-Hammer2
Mak Sleeebbb .... ketonjok juga pemerintah akhirnyaemoticon-Ngakak
mang kondisi riil nya gt se.. pnglmn ngurus ket domisili prshn aja..
d tngkt lurah minta 2jt! koplak ga tu!?

pns2 s*ck
ya ngga bakalan rela lah pemerintahnya...emoticon-Big Grin
Pemerintah sampai sejauh ini hanya ngurusin partai tuding menuding. Inilah indonesiaemoticon-Cape d... (S)
susah juga klo dah berurusan ama pemerintah dan pungli emoticon-Traveller
Yg salah semua ini pemerintah dan pejabat. Ujung2nya duittttttt. Makanya negara ini sdh dijajah sama bangsa sendiri. Cinta indonesia, cuma dimulut doang.
Aku mau buat toko pancing pakai UD
Harus bayar kelurahan 20 ribu, kecamatan 50 ribu, apa tuh badan perijinan buat SIUP dll (lupa aku namanya) bayar 100 ribu
Usaha kecil aja udah abis 170 ribu
Apa lagi sekelas perusahaan besar, mungkin bisa benar tuh sampai miliyaran
Quote:Original Posted By agoyramadhan
Pemerintah sampai sejauh ini hanya ngurusin partai tuding menuding. Inilah indonesiaemoticon-Cape d... (S)


indonesia susuan belanda gan,susah untuk berubah,bawaannya dendam mulu,,dendam untuk korupsi..bnyak lg dechemoticon-Cape d... (S)

Quote:Original Posted By legong.gembul
Aku mau buat toko pancing pakai UD
Harus bayar kelurahan 20 ribu, kecamatan 50 ribu, apa tuh badan perijinan buat SIUP dll (lupa aku namanya) bayar 100 ribu
Usaha kecil aja udah abis 170 ribu
Apa lagi sekelas perusahaan besar, mungkin bisa benar tuh sampai miliyaran


emang serba duit gan,ribet gan,mending mari berdoa,biar cepet punah pemerintah yg bgitu ganemoticon-Big Grin

Ane koreksi gan dimana biaya kirim 1 kontainer 5 juta? 1M3 aja 3,8 juta emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By dramango2773
Yg salah semua ini pemerintah dan pejabat. Ujung2nya duittttttt. Makanya negara ini sdh dijajah sama bangsa sendiri. Cinta indonesia, cuma dimulut doang.


yap bener gan,pemerintah di suruh perbaiki infrastruktur,mungkin besok aja,masih ada rakyatnya yg gak makanemoticon-Sorry
SBY paling prihatin doang mau paan lagi coba emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By findy37564
SBY paling prihatin doang mau paan lagi coba emoticon-Ngakak


Prihatin tanpa solusi emoticon-Najis (S)
Kerjaannya ngurusin partai mulu..

tinggal nunggu lepas jabatan aja emoticon-Cool
Quote:Original Posted By crossoverjersey
Ane koreksi gan dimana biaya kirim 1 kontainer 5 juta? 1M3 aja 3,8 juta emoticon-Big Grin


itu pengiriman barang antar pulau di indo gan,klo gak slah aneemoticon-Big Grin,2 kali lipat,lebih mahal pengiriman dari shanghai ke jayakarta

meneer rentenir anyir keleleran ye emoticon-Ngakak
kalo buruh 13juta. gue harusnya 70juta donk ya
tapi ntar jangan2 harga bensin jadi 1juta per liter kah?