alexa-tracking

[BERITE PANAS... Tak & Bung]•Jokowi Habiskan Umur Warga Jakarta Cuma di Jalan•

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527c937c0e8b46533100000c/berite-panas-tak-amp-bungjokowi-habiskan-umur-warga-jakarta-cuma-di-jalan
[BERITE PANAS... Tak & Bung]•Jokowi Habiskan Umur Warga Jakarta Cuma di Jalan•
Jokowi Membuat Umur Rakyat Jakarta Habis di Jalan

Jakarta (voa-islam.com) Di hampir seluruh ruas di  Jakarta yang dilewati busway, nampak pemandangan yang sangat ektsrim. Satu sisi jalur busway kosong, tanpa ada kenderaan lewat, sementara jalur reguler, tak bergerak. Kenderaan pribadi dan motor berjejal sepanjang jalan. Waktu habis terbuang di jalan.

Nasib para pengguna jalan di jakarta, nasibnya begitu malang. Umur mereka akan habis di jalan. Sekarang rata-rata dari rumah ke tempat kantor mereka, memerlukan waktu paling sedikit 6 jam! Waktu produktif mereka di  kantor sudah sangat terbatas. Sampai kantor sudah letih. Harus berjam-jam dari ruma menuju kantor karena macet di jalan.

Jokowi yang sudah dielu-elukan sebagai tokoh “sakti” yang merupakan sosok “part of sulotion”, sesudah mendapakan kritikan, tidak mampu mengatasi kemacetan di Jakarta, langsung bikin gebrakan dengan jurus melakukan “sterilisasi” jalur busway. Ini membuat pengguna kendaraan pribadi, mobill dan motor, di Jakarta umurnya akan hanya habis di jalan. Sekarang Jokowi hanya menjadi  tokoh, "part of problem" Jakarta  

Sepanjang mata memandang yang terlihat di pagi hari maupun sore hari, hanyalah kemacetan total. Kenderaan pribadi, seperti mobil dan motor tak dapat bergerak, berjam-jam. Betapa beratnya kondisi para pengguna jalan di Jakarta.

Jokowi tanpa berpikir panjang, langsung mengebrak dengan melakukan sterilisasi jalur busway, dan melakukan denda bagi para pelanggar. Mobil dikenakan denda Rp 1 juta, sedangkan motor dendanya Rp 500 ribu rupiah. Dengan UMR yang sudah diketok Jokowi Rp2,4 juta, kalau buruh, melanggar empat kali, berarti sudah habis gajinya, hanya untuk membayar denda.

Sebelumnya, Jokowi sudah hampir akan memberlakukan model gajil dan  genap, bagi mobil di Jakarta, dan diberlakukan secara bergilir, mengurangi kemacetan di Jakarta. Tetapi, kebijakan yang sudah pernah di gagas Foke itu, tak dijalankan, dan sekarang memilih melakukan sterilisasi jalur busway.

Apakah secara ekstrim langsung mengurangi kemacetan di Jakarta? Tidak. Ini hanyalah langkah yang tanpa rencana secara integratrif dan komprehensif mengatasi kemacetan di Jakarta.

Melakukan sterilisasi terhadap jalur busway, sementara jumlah armada busway masih sangat terbatas, dan rute busway juga masih terbatas, dan tidak menjangkau seluruh wilayah di DKI, maka hasilnya hanyalah  menciptakan kemacetan total.

Sarana tranportasi massal di Jakarta masih terbatas, dan infrastruktur transportasi juga masih terbatas. Pembangunan busway di era Sutiyoso, dan panjang jalan, dan rute yang masih terbatas, dan jumlah armada masih terbatas, kemudian tanpa “bak-bik-buk” Jokowi langsung dengan menggebrak pengguna jalan, melalui cara mensterilkan jalur busway, sungguh hanya  langkah yang sangat reaktif.

Jakarta membutuhkan tokoh yang memiliki visi yang jelas, bagaimana membangun Jakarta, secara konfrehensif, dan integratif, bukan model reaktif, yang hanya marah karena kritikan publik, seperti Jokowi.

Menciptakan sistem transportasi di Jakarta tidak mudah, tidak seperti membuat kebijakan “2014 DKI Jakarta Bebas Topeng Monyet”, “Mengusir Para Kere Dari Danau Sunter”, “Mengusir Pedagang Kaki Lima” dari Tanah Abang, dan Pasar Minggu, dan semudah itu, atau mengocok para pejabat di DKI dengan model lelang, atau model komunikasi dengan rakyat melalui jimat “blusukan”. Tidak semudah itu. Jokowi harus paham.

Jokowi harus memiliki kebijakan  yang bersifat konprehensif tentang cara mengatasi kemacetan di Jakarta. Misalnya, membatasi kenderaan pribadi, membatasi umur kenderaan pribadi, dan mengenakan pajak yang tinggi, bagi pemilik kenderaan pribadi, bahkan harus berani melakukan moratorium kendaraan pribadi, mobil dan motor, sembari menyiapkan sistem transportasi massal. Inilah yang harus dipikirkan oleh Jokowi.

Tetapi, pemerintah DKI tidak berani melakukan moratorium kendaraan pribadi, mobil-motor. Setiap hari di Jakarta mengalami pertambahan 300 mobil, dan 1000 motor. Pemerintah DKI membiarkannya. Karena, pajak dari kendaraan mobil dan motor itu  signifikan bagi PAD (Pendapatan Asli Daerah) DKI Jakarta. Maka, jumlah mobil dan motor yang terus meningkat ini dibiarkan saja. Karena memang menghasilkan uang bagi Pemda DKI.

Jokowi memilik otoritas melakukan kebijakan yang jelas dan tegas, bagaimana mengatasi kemacetan dan banjir di Jakarta, mengatasi masyarakat miskin, dan wilayah kumuh, serta bagaimana kaum miskin di Jakarta secara agregat ekonomi mereka meningkat. Bukan dengan cara melarang, membatasi, dan mengusir. Kalau hanya bertindak seperti itu, banyak yang    bisa, nggak usah Jokowi.

Tetapi, sekarang Jokowi yang namanya sudah melangit, angka ratingya sudah melambung di survey-survey  sebagai calon presiden Indonesia di tahun 2014, perlu berkaca diri.

Kalau mengatasi kemacetan di Jakarta saja, sudah puyeng menghadapi masalah-masalah di Jakarta, apalagi mengatasi masalah yang sekarang dihadapi bangsa Indonesia yang jumlahnya 250 juta, dan dari Sabang sampai Merauke? Wong mengatasi masalah di Solo saja, masih belum becus, sekarang harus mengatasi kondisi ibukota Jakarta.

Tetapi, kalau para pendukung dan fanatikus Jokowi, seperti unsur-unsur di PDIP, dan Mega ingin menjadikan Jokowi  sebagai “jimat” menghadapi goro-goro pemilu legislatif dan presiden di 2014, dan menampilkan sosok Jokowi, monggo! Nanti rasakan kondisinya sendiri.

Bagaimana nasib Indonesia, pasca pemilu presiden? Apakah semakin baik atau bertambah ambruk. Mulai sekarang sudah bisa diprediksi. Kekacauan sudah berlangsung secara nasional. Sekarang baru di tingkat elite politik, dan merembet ke bawah.

Apalagi, soal DPT yang masih belum beres, dan masih ada 10,5 juta pemilih yang belum diklarifikasi, memunculkan potensi pemilu 2014, bisa menuju ke arah chaos. Siapa yang akan mengambil keuntungan?
Sumber Paling Dikecam sekaskus http://m.voa-islam.com/news/opini/2013/11/08/27487/jokowi-membuat-umur-rakyat-jakarta-habis-di-jalan/

Komeng Kalo neh trit msh jg sepi,, n kagak laku2.. ane bakal ambil cuti panjang dr buat trit daaah

emoticon-No Hope


emoticon-Cape d...



emoticon-Cape deeehh
sepi gan emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


Msh jg sepi??

emoticon-Cape d...

Udah dah, kl msh sepi jg taon depan jgn hrp ane bkin trit emoticon-Big Grin
KASKUS Ads
sumbernya VOA-Islam Onani gw dolo dong cepetan donk emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Pokoknya jokowi salah,
Bener gan , Jokowi ngabisin umur ane selama 5 tahun gak ngapa2in gan... emoticon-Ngakak
sepi gan..judul nya kurang mengoda tuh emoticon-Ngakak
kalau perlu yang lebih provokatif emoticon-I Love Kaskus (S)
image-url-apps
Asal worth it ae lah gan.. Mau ngabisin umur selamanya dijalan juga gpp emoticon-Big Grin
Quote:


ane gagal paham sama analogi VOA_Islam ini.
ada yang bisa kasih pencerahan???
kita disuruh rame2 melanggar jalur busway gitu?
Penulis artikel di VOA tidak pernah sekolah, makanya pemikirannya cuma ala kadarnya.
Nulis panjang-panjang, tapi kaga ada isinya.
image-url-apps
fitnahnya kurang menggigit bro!
Judulnya coba dipoles lagi..
Trus uga skrg pd takut panastak berkomen2 ria,kn akun2nya palsu smua ntar dsangka oleh pakar it.
Quote:


kayaknya penulis VOA kena tilang di jalur busway neh, makanya tulisannya semangat mengebu2 nyalahin Jokowi emoticon-Ngakak
Quote:


ya makanya pake kendaraan umum...


Quote:


lah, itu menterinya si kebo malah gelontorkan mobil murah siap yg bisa lawan pesiden...? ditolak malah dihujat.


Quote:


iki maksudnya apa? disuruh melanggar peraturan? kalo orang tertib juga gk aka didenda.

binggung gw ama pemikiran yg nulis berita, ada kata "fanatikus" pula. bena2 membeci jokowi dan fansnya...emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:


mungkin sang penulis ada di salah satu pengguna motor di sini gan emoticon-Ngakak

[BERITE PANAS... Tak & Bung]•Jokowi Habiskan Umur Warga Jakarta Cuma di Jalan•
image-url-apps
Seeettttttt dah.......,
К☺к mbulet gini,
image-url-apps
Itu penulis nya mulai lapar, Gan.
Ato mungkin BB Z10 nya abis kena ping! sama hape Mito gopek'an.
Quote:


waduh....emoticon-Thinking

itu pada mikir, maju kena mundur kena. mana udah siapin slip tilang pula polisinya. seperti ikan masuk perangkap bubu.....emoticon-Thinking emoticon-Thinking
ya udah terima nasib aja di jalan, siapin botol kosong buat kecing kalo kebelet. emang mau apa lagi
Quote:


Jleb gan..

baru buka trit kirain bakalan rame eh sumurnya ternyata oh ternyata.. emoticon-Busa:
image-url-apps
Quote:


Dapet aja pic kek gini , ngakak dah ane liat nih pic .... emoticon-Ngakak (S) tuh lg pada arisan ye buat nebus surat tilang? emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
image-url-apps
gtu dnk... Dikomengin nape trit ane.. Jgn didiemin aje .. emoticon-Big Grin


Yess, kl gtu, ane kagak jd cuti panjang bikin trit emoticon-Embarrassment