alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527c562638cb17657b00000e/pesawat-latih-anyar-tni-au-alami-masalah
Pesawat Latih Anyar TNI AU Alami Masalah
Pendaratan darurat pesawat latih Sekbang Lanud Adisucipto Jogja kembali terjadi. Pesawat latih jenis Grob G120TP-A LD-1204 mengalami lock landing gear saat akan mendarat, Kamis (7/11/2013) sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebelumnya peristiwa lock landing gear pesawat latih TNI AU Adisutjipto juga terjadi pada 23 Agustus 2013 lalu pada Charlie nomor LD3416.

Salah satu siswa bernama Marcel mengirim sinyal darurat bahwa roda bagian depan pesawat tidak bisa keluar. Kejadian serupa terulang kembali kemarin dengan pesawat yang justru lebih canggih dan diawaki langsung oleh anggota TNI AU.

Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, pesawat latih G120TP-A nomor LD-1204 mendapat giliran terbang sebagai salah satu media latihan Sekbang TNI AU sekitar pukul 09.00 WIB.

Dua personel TNI AU menaiki pesawat tersebut, keduanya merupakan instruktur Sekbang. Dengan dipiloti Letkol Andi Wijanarko dan Pilot Pembantu Mayor Didik, pesawat pabrikan Jerman itu diterbangkan.

Tidak ada kecurigaan sebelumnya karena seluruh komponen pesawat dalam keadaan siap terbang.

Kendati demikian setelah sekitar 30 menit terbang tiba-tiba pilot mengirim sinyal darurat pada Bandara Adisutjipto.

Sinyal lock landing gear dikirim dari kokpit pilot pesawat latih tersebut. Sebagaimana diketahui landing gear merupakan salah satu komponen penting dalam pesawat yang akan membantu pendaratan.

Maka jika terkunci akan menyulitkan upaya pendaratan bahkan bisa menimbulkan kecelakaan.

“Terjadi masalah pada roda sempat tidak bisa keluar saat akan mendarat,” ungkap sumber Harian Jogja di Bandara Adisutjipto, kemarin.

Sinyal darurat yang dikirim sempat membuat geger kawasan Hanggar Skuadron Pendidikan Lanud Adisutjipto dan runway bandara.

Pasalnya, kawasan itu dijadikan sebagai tempat pendaratan darurat pesawat latih tersebut sudah dipenuhi dengan persiapan kedaruratan yang meluncur ke lokasi. Seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans dan personel pengamanan darurat lainnya pun siaga penuh dengan situasi tegang.

Komunikasi radio Handy Talkie (HT) bersuara rapat bersahutan antarpersonel penyelamat. Kendati demikian berkat keberanian pilot dalam mengambil keputusan, akhirnya dapat mendarat dengan selamat meski sempat diwarnai ketegangan.

sumber: http://www.harianjogja.com/baca/2013...masalah-463465

==========================

sukurlah bisa mendarat juga....
kok bisaaaa.....
pesawat gres kinyis2.... apa saking barunya ya, belum dikasih pelumas hidroliknya, semoga ga terjadi lagi...
sepuh bisa jelasin...
Lah...ditrit sebelah kmaren rame bhas f16 baru atau hibah.
yg fresh from oven pun belum tentu tanpa masalah teknis emoticon-Big Grin
maaf ai curious...
udah ada KT-1 ungbi kenapa butuh grob sih ?
pendidikan apa mau balik kayak dulu lagi dengan LM-LD.. dst ? (tadinya kan gak pake LM lagi ?, atau gw salah info)?) emoticon-Amazed
terus sekarang pesawat odong2 yg mana jadinya??

BTW kalau kejadian kayak gini pesawat apa harus digrounded dulu, tunggu di check
Grounded saja dulu terus minta garansi pabrik buat ngecek dulu emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By sabara1987
Lah...ditrit sebelah kmaren rame bhas f16 baru atau hibah.
yg fresh from oven pun belum tentu tanpa masalah teknis emoticon-Big Grin


yg satunya, Charlie, kan juga tergolong pesawat lawas, fresh from the oven belum tentu bebas masalah tehnis, ibarat bayi baru tumbuh pasti akan berkali-kali mengalami sakit seiring perkembangan sistem kekebalan tubuhnya..raptor aja sudah ada yang crash
semua landing gear ada override manual nya klo sistem otomatis nya bermasalah..

problem klasik ada 2 macem :

1, roda bener2 unlock pada saat di keluarkan, sehingga sinyal roda pendarat tidak keluar menyala..

2. roda keluar secara normal menggunakan sistem otomatis. roda lock pada tempatnya, tapi sinyal nya yg ngawur menunjukkan roda unlock..
Quote:Original Posted By madokaichi
Grounded saja dulu terus minta garansi pabrik buat ngecek dulu emoticon-Big Grin


Idem emoticon-Malu
Msh garansi,pesawat yg lainnya jg harus di cek jg emoticon-Big Grin
dr pd ntar ada kejadian lg,,trus dimari dibilang pesawat jelek emoticon-Ngacir

Quote:Original Posted By cherrybombers
semua landing gear ada override manual nya klo sistem otomatis nya bermasalah..

problem klasik ada 2 macem :

1, roda bener2 unlock pada saat di keluarkan, sehingga sinyal roda pendarat tidak keluar menyala..

2. roda keluar secara normal menggunakan sistem otomatis. roda lock pada tempatnya, tapi sinyal nya yg ngawur menunjukkan roda unlock..


unlock begitu ada kesalahan dimana om biasanya ?
Quote:Original Posted By kimi mabok
maaf ai curious...
udah ada KT-1 ungbi kenapa butuh grob sih ?
pendidikan apa mau balik kayak dulu lagi dengan LM-LD.. dst ? (tadinya kan gak pake LM lagi ?, atau gw salah info)?) emoticon-Amazed


iya, sama2 LD bedanya apa ya?

BTW Wongbi juga pernah kecelakaan ya? waktu pangdam udayana ikut naek dan lontarin kursi


Quote:Original Posted By kimi mabok
maaf ai curious...
udah ada KT-1 ungbi kenapa butuh grob sih ?
pendidikan apa mau balik kayak dulu lagi dengan LM-LD.. dst ? (tadinya kan gak pake LM lagi ?, atau gw salah info)?) emoticon-Amazed


kalo latih mula duduknya harus side by side, dimana-mana begitu urutannya...
Quote:Original Posted By dr.retro26


unlock begitu ada kesalahan dimana om biasanya ?


bisa mulai dari hal yg simpel, yaitu switch nya ngawur sehingga mengirim kan sinyal yg salah, ato emang switch nya yg bener dan sistem roda pendarat nya yg rusak..
Quote:Original Posted By airmaniac


yg satunya, Charlie, kan juga tergolong pesawat lawas, fresh from the oven belum tentu bebas masalah tehnis, ibarat bayi baru tumbuh pasti akan berkali-kali mengalami sakit seiring perkembangan sistem kekebalan tubuhnya..raptor aja sudah ada yang crash


Iya..mkanya ane bilang gtu.

masa pesawat disamain sama bayi.
Bayi sakit bs ke dokter anak atau puskesmas.
lah..kalo pesawat knapa2 wktu terbang ?
tau sendiri kan ente. emoticon-Embarrassment
kalo ane gak salah ini Grob pkai ejection seat
akhirnya rodanya bisa keluar juga? emoticon-Bingung
liat judulnya bikin kaget

kirain yg dari korea emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By sabara1987


Iya..mkanya ane bilang gtu.

masa pesawat disamain sama bayi.
Bayi sakit bs ke dokter anak atau puskesmas.
lah..kalo pesawat knapa2 wktu terbang ?
tau sendiri kan ente. emoticon-Embarrassment
kalo ane gak salah ini Grob pkai ejection seat


masalahnya kita ambil opsi yg nggak pk ejection seat, ejection seat is for noob (tp masalahnya ini utk latih para noob, yah anggap aja biar para siswa ini nggak manja)
Quote:Original Posted By kimi mabok
maaf ai curious...
udah ada KT-1 ungbi kenapa butuh grob sih ?
pendidikan apa mau balik kayak dulu lagi dengan LM-LD.. dst ? (tadinya kan gak pake LM lagi ?, atau gw salah info)?) emoticon-Amazed


kan buat gantiin charlie ama bravo..cmiiw emoticon-Peace

Quote:Original Posted By tsubasit


iya, sama2 LD bedanya apa ya?

BTW Wongbi juga pernah kecelakaan ya? waktu pangdam udayana ikut naek dan lontarin kursi




kalo ga salah ini pesawat kan bener-bener buat dasar..wongbee mah buat tingkat dasar yg siap ditransfer ke skuadron.. cmiiw lagii emoticon-Peace
wongbee nya ga kenapa-kenapa kok itu..masalah human error itu mah emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By hanyna


kan buat gantiin charlie ama bravo..cmiiw emoticon-Peace



kalo ga salah ini pesawat kan bener-bener buat dasar..wongbee mah buat tingkat dasar yg siap ditransfer ke skuadron.. cmiiw lagii emoticon-Peace
wongbee nya ga kenapa-kenapa kok itu..masalah human error itu mah emoticon-Big Grin


Jpyflight strong sih...menteri kesehatan yang gak ada hubungannya ama sukhoi aja diajak terbang...
Saat-Saat Menegangkan Pesawat Grob Meluncur dalam Posisi Wheelie


Insiden menegangkan terjadi di Pangkalan Udara Adisutjipto, Kamis (7/11/2013) pagi. Sebuah pesawat latih Grob G120 TP-A buatan Jerman yang baru sekitar sebulan diserahterimakan, melakukan pendaratan darurat. Informasi yang dihimpun Tribun kemarin dari lapangan, tidak ada tanda-tanda sama sekali pesawat latih yang dijadwalkan terbang latihan rutin akan mengalami kendala teknis di udara.

Pesawat take-off seperti biasa mulus dan berputar satu kali. Saat putaran kedua dan bersiap turun, landing gear pesawat seperti patah, sehingga ban keluar dalam posisi tidak sempurna.

Setelah pilot menginformasikan ke ruang kontrol bahwa ada kerusakan teknis, ketegangan merayapi semua kru pendukung yang ada di sekitar landas pacu Lanud Adisutjipto. Segera tiga mobil pemadam kebakaran digerakkan ke tepi tarmak.

Begitu pula dua mobil ambulan meluncur mendekati ujung landas pacu untuk pendaratan. Semua mesin kendaraan dalam posisi hidup, sembari menanti apa yang akan terjadi. Termasuk kemungkinan terburuk jika pesawat jatuh atau melakukan pendaratan keras (hard landing).

Tetapi dari bawah setelah berputar tiga kali, pesawat Grob melayang turun dengan kecepatan sedang. Roda belakang pesawat kemudian menyentuh tarmak, selanjutnya meluncur terus dalam posisi mendongak guna menghindari benturan moncong ke permukaan landasan.

Pesawat meluncur dalam posisi wheelie bertumpu pada dua roda belakang dalam jarak cukup jauh hingga kecepatannya terus berkurang dan begitu hampir habis jarak luncur pendaratannya, barulah pilot menurunkan posisi moncong, dan pesawat segera terhenti agak keras.

Pilot Andi W dan ko-pilotnya dievakuasi dari kabin dan dilarikan ke RS AU dr S Hardjolukito. Kondisi fisik dua awak pesawat dikabarkan baik. Tribun yang hendak membesuk pun dilarang menemui karena masih agak syok.

Kedua perwira TNI AU itu hanya boleh dibesuk anggota keluarga dan petugas yang berkepentingan.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Adisutjipto, Mayor Hamdi Londong menjelaskan TNI AU telah melakukan segala upaya untuk memprioritaskan keselamatan pilot pesawat yang bermasalah.

Pendaratan darurat yang berakhir mulus itu menurut Londong sesuatu yang luar biasa. "Saya bersyukur semua bisa selamat dan dalam posisi aman," kata Londong. (*)

http://jogja.tribunnews.com/2013/11/...posisi-wheelie