alexa-tracking

Contoh Korupsi di Kemenag

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527c510abdcb17980c000003/contoh-korupsi-di-kemenag
Contoh Korupsi di Kemenag
Berikut ini adalah contoh-contoh kasus korupsi yang terjadi di Kementerian Agama:

Contoh korupsi di Kemenag yang cukup ramai dibahas beberapa waktu lalu yaitu kasus dugaan korupsi pengadaan Al Quran dan alat laboratorium 2011-2012. Dalam kasus ini KPK menetapkan Jauhari sebagai tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, namun justru merugikan keuangan negara. KPK menjerat Jauhari degan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pdana Korupsi.

Penetapan Jauhari sebagai tersangka ini merupakan pengembangan penyidikan kasus dugaan penerimaan suap terkait kepengurusan anggaran proyek Al Quran dan laboratorium Kemenag yang menjerat anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Zulkarnaen Djabar berserta putranya, Dendy Prasetya. Adapun Jauhari telah dinonaktifkan dari Kemenag. Dia dan Sekretaris di Ditjen Bimas Islam Abdul Karim dinonaktifkan karena terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan hasil investigasi internal Kemenag. Penonaktifan keduanya juga dilakukan dalam rangka mempermudah mereka menjalani proses hukum di KPK.

Kasus ini mulanya menjerat anggota Komisi Agama sekaligus Badan Anggaran DPR, Zulkarnaen Djabar, serta putra sulungnya yang juga Direktur Utama PT Sinergi Alam Indonesia, Dendy Prasetya. Keduanya diduga menerima suap Rp 4 miliar dalam dua proyek Kementerian Agama pada tahun anggaran 2011. PT Sinergi yang dipimpin Dendy adalah perusahaan yang memenangi tender pengadaan Al-Quran sekitar Rp 20 miliar dan proyek alat laboratorium madrasah tsanawiyah senilai Rp 30 miliar. Pejabat Pembuat Komitmen Proyek adalah Ahmad Jauhari. Zulkarnaen divonis 15 tahun penjara. Adapun Dendy divonis 8 tahun penjara.

Namun, Ahmad menolak menjawab saat ditanyai siapa yang bertanggung-jawab dalam kasus tersebut. Ia juga bungkam saat ditanyai keterlibatan Menteri Agama Suryadharma Ali. Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Ahmad Jauhari, tersangka kasus korupsi pengadaan Al-Quran, Jumat, 25 Oktober 2013. Mantan Direktur Urusan Agama Islam di Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama itu dijebloskan ke Rumah Tahanan Salemba, Jakarta. Ahmad Jauhari pun digiring ke jeruji besi dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Ia sempat menanggapi penahanannya sebelum diangkut dengan mobil tahanan. "Penting dicatat saya tidak punya niat korupsi sedikit pun," ujar dia. "Saya merasa tidak bersalah."

Kasus yang masih hangat yaitu kasus korupsi laboratorium Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah di Kementrian Agama. Tim penyidik Kejaksaan Agung terus mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi ini. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Setia Untung Arimuladi, untuk perkembangan penanganan kasus tersebut, pihaknya sudah memeriksa 8 orang tersangka, 27 orang saksi, serta 2 orang ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

KPK juga telah melakukan penyitaan dokumen serta surat-surat yang terkait, penyitaan deposito jaminan pelaksanaan pengadaan sebesar Rp1,7 miliar," ungkap Untung kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Kamis (15/8/2013). Untung menambahkan, Kejagung telah memperoleh informasi jika total kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp.17.913.406.851,82. Untuk rincian total kerugian negara mencapai Rp17 miliar lebih.

Sejauh ini, Korps Adhyaksa telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Direktur Utama PT Alfindo Nuratama Perkasa Arifin Ahmad, Direktur CV Pudak Zainal Arief, Staf PT Nurationdo Bangun Perkara Mauren Patricia Cicilia, mantan Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag Firdaus Basuni, dan mantan perwakilan dari Unit Pengadaan Rizal Royan. Kemudian, mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemag Affandi Mochtar, Pejabat Pembuat Komitmen Kemenag Syaifuddin, serta Konsultan Informasi Teknologi dari PT Sean Hulbert Jaya Ida Bagus Mahendra Jaya Martha.

×