alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527c459c3dcb173324000003/investasi-asing-kian-longgar
Investasi Asing Kian Longgar
Investasi Asing Kian Longgar
Pemerintah Merevisi DNI Sepuluh Sektor

Kamis, 7 November 2013 - 09:03:53

AKARTA - Pemerintah terus merayu investor asing untuk masuk ke Indonesia. Iming-iming porsi kepemilikan saham yang lebih besar pun menjadi andalan. Dengan begitu, investor mancanegara kian leluasa bertanam modal di Indonesia.
Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) kini sudah memasuki tahap final. Rencananya, perubahan tersebut akan diserahkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pekan depan. "Ada 10 sektor usaha yang DNI-nya akan dilonggarkan," ujarnya usai rapat koordinasi kemarin (6/11).
DNI adalah daftar sektor-sektor yang tertutup sebagian atau seluruhnya bagi investasi swasta, baik asing maupun dalam negeri. Aturan tersebut ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 36 Tahun 2010. Namun, sejak diterbitkan, banyak investor yang mengusulkan revisi karena rencana investasinya terbentur pada aturan tersebut.
Apa saja sektor yang dilonggarkan untuk investasi asing? Hatta menyebut salah satunya adalah bisnis periklanan yang selama ini tertutup bagi perusahaan asing. Menurut dia, sektor usaha ini dibuka terkait perjanjian regional ASEAN. "Jadi, nanti 51 persen bisa dibuka, tapi khusus (negara) ASEAN saja," katanya.
Sektor lain adalah farmasi. Hatta mengatakan pemerintah membuka lebih lebar investasi asing di sektor ini karena menilai investor Indonesia belum mampu mendorong kinerja sektor farmasi. Salah satu alasannya adalah kekuatan modal. "Sebelumnya asing kan 75 persen, nanti naik menjadi 85 persen," ucapnya.
Bisnis wisata alam yang tengah bergairah juga akan dilonggarkan. Hatta menyebut asing yang selama ini dibatasi kepemilikannya 49 persen, nanti akan ditingkatkan menjadi 70 persen. "Ini salah satu strategi untuk mendorong perkembangan industri pariwisata kita," jelasnya.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Mahendra Siregar, menambahkan sektor lain yang juga dibuka terkait dengan infrastruktur. Misalnya, operator bandar udara maupun pelabuhan yang sebelumnya terlarang bagi investor asing, kini akan dibuka 100 persen. "Ingat, ini pengelolaan dan permodalannya saja yang dibuka. Kalau kepemilikan aset, tetap dalam negeri, seperti (BUMN) Angkasa Pura atau Pelindo," ujarnya.
Sektor lain yang dibuka adalah terminal barang darat. Menurut mantan wakil menteri keuangan itu, asing nanti bisa memiliki porsi saham hingga 49 persen dalam usaha terminal barang darat. "Fasilitas jasa uji KIR juga akan dibuka maksimal 49 persen. Ini terkait dengan upaya penanganan polusi," katanya.
Sektor lain yang rencananya juga dilonggarkan adalah distribusi film atau bioskop, modal ventura keuangan, jasa telekomunikasi fixed-line, seluler, dan multimedia, serta rumah sakit (RS) spesialis. "Draft ini akan dimatangkan dan dirapikan, nanti kami rapat sekali lagi minggu depan," kata Hatta.
Sementara itu, pemerintah batal merevisi DNI untuk memperlonggar investor asing masuk di beberapa sektor. Misalnya, pertanian atau budidaya tanaman pangan dan perkebunan, industri gula pasir, pertambangan dan migas, rumah sakit umum, maupun jasa pendidikan.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi, mengatakan pengusaha dalam negeri tidak mempermasalahkan revisi DNI. Sebab masuknya asing lebih didorong pada pengelolaan, sehingga pengusaha dalam negeri masih bisa bermitra dan mendapatkan alih teknologi. Namun, dia tetap menuntut keberpihakan pemerintah, terutama dalam tiga sektor usaha, yakni ritel seperti supermarket atau hipermarket, film, dan logistik. "Sebab, pengusaha dalam negeri masih punya kapasitas untuk mengembangkan sektor ini," ujarnya.(owi/az/dye)

Batas Maksimal Kepemilikan Asing
(porsi saham dalam persen)

Sektor Saat Ini Revisi
Periklanan 0 51 (ASEAN)
Operator Bandara/Pelabuhan 0 100
Terminal Barang (darat) 0 49
Farmasi 75 85
Telekomunikasi 49 - 65 65
Wisata Alam 49 70
RS Spesialis 67 70
Uji KIR 0 49
Bioskop 0 49
Modal Ventura Keuangan 80 85

Sumber: Radar Banjarmasin Online

Gan, menurut agan apakah dengan aturan seperti ini perekonomian Indonesia bisa meningkat?
Dengan porsi pemilikan saham yang besar bagi investor asing, ane jadi bertanya-tanya, apa pengusaha dalam negeri belum mampu mengelola aset negeri kita sendiri sehingga kita masih bergantung pada pihak asing.
Apa bangsa kita masih mengharap bangsa lain membangun negeri ini. Investor Indonesia itu belum mampu atau tidak diberi kesempatan oleh pemerintah?
Ini jadi pemikiran ane gan, ane bukanlah ahli ekonomi. So, ane ingin tahu pendapat agan dan aganwati tentang berita ini.
emoticon-Jempol
Birokrasi nya yang bikin susah gan
yang dibuka bukan cuma kepemilikan asing di indonesia

tapi juga kepemilikan pengusaha indonesia di negara asing

jadi ini kesempatan buat pengusaha indonesia utk menguasai ekonomi negara asing
Quote:Original Posted By justspecial

Gan, menurut agan apakah dengan aturan seperti ini perekonomian Indonesia bisa meningkat?
Dengan porsi pemilikan saham yang besar bagi investor asing, ane jadi bertanya-tanya, apa pengusaha dalam negeri belum mampu mengelola aset negeri kita sendiri sehingga kita masih bergantung pada pihak asing.
Apa bangsa kita masih mengharap bangsa lain membangun negeri ini. Investor Indonesia itu belum mampu atau tidak diberi kesempatan oleh pemerintah?
Ini jadi pemikiran ane gan, ane bukanlah ahli ekonomi. So, ane ingin tahu pendapat agan dan aganwati tentang berita ini.
emoticon-Jempol


ane cuma pelaku usaha kecil-kecilan gan, kl dr sudut pandang ane, jelas perekonomian meningkat, menyerap tenaga kerja, pajak dll...kenapa pengusaha Indonesia kurang tertarik? dilihat dri jenis-jenis investasi di atas emang relatif tidak menarik bagi pengusaha Indonesia yg tipikalnya ogah di investasi jangka panjang, beresiko tinggi..sehingga tidak sexy menurut mereka, kelemahan lain adalah soal modal...banyak kalangan "sok nasionalis" di bp kenapa tambang minyak dikontrakkaryakan/konsesi ke asing? padahal utk ekplorasi butuh biaya gede dengan resiko besar kemunkinan cuma dapet air & lumpur...nah kita kan umumnya save player, ya jangan mewek emoticon-Big Grin
sebenernya orang2 lokal seperti kita bisa kelola bosssssssssssssssssssssssss
birokrasi Indonesia ini DI PERLIBET bozzzzzzzzzzzzz jadi susah bozzzzzzzzzz
Quote:Original Posted By bung.kus
yang dibuka bukan cuma kepemilikan asing di indonesia

tapi juga kepemilikan pengusaha indonesia di negara asing

jadi ini kesempatan buat pengusaha indonesia utk menguasai ekonomi negara asing


Bener juga gan, tapi kan yang seperti itu masih jarang. kayak semen indonesia akuisisi perusahaan semen vietnam.
Apa tidak lebih baik aset dalam negeri sebagai prioritas utama untuk dikelola sendiri oleh indonesia.
operator bandara boleh dikuasain asing sampai 100%...

entah ini bagus atau enggak, mengingat operator bandara yg sekarang (angkasa pura) kinerjanya gak istimewa. lihat aja soetta yang semrawutt.
Quote:Original Posted By justspecial


Bener juga gan, tapi kan yang seperti itu masih jarang. kayak semen indonesia akuisisi perusahaan semen vietnam.
Apa tidak lebih baik aset dalam negeri sebagai prioritas utama untuk dikelola sendiri oleh indonesia.


jarang karena aturan tidak mendukung......sekarang aturan sdh lebih mendukung......lihat aja nanti gan beberapa tahun kedepan
memmek aja bisa longgar klow dipake terus2an..
Quote:Original Posted By InRealLife
operator bandara boleh dikuasain asing sampai 100%...

entah ini bagus atau enggak, mengingat operator bandara yg sekarang (angkasa pura) kinerjanya gak istimewa. lihat aja soetta yang semrawutt.


Penguasaan ini kira2 untuk operatornya saja atau pengelolaan manajemen bandara
pengalaman ku juga, manajemen pengelolaan bandara di bandara2 di indo
emang semrawut.
kalo bisa dikelola asing mungkin agak bisa teratur,,
tapi masih mungkin yah emoticon-linux2
Quote:Original Posted By justspecial

Apa tidak lebih baik aset dalam negeri sebagai prioritas utama untuk dikelola sendiri oleh indonesia.
lha kalau pengusaha lokal sendiri tidak tertarik terus bagaimana? diserahkan ke BUMN? tahu sendiri kalo.....emoticon-Malu (S)

Quote:Original Posted By InRealLife
operator bandara boleh dikuasain asing sampai 100%...

entah ini bagus atau enggak, mengingat operator bandara yg sekarang (angkasa pura) kinerjanya gak istimewa. lihat aja soetta yang semrawutt.
bagus-bagus aja, asal tidak diberlakukan utk semua bandara, biar memacu operator lokal menjadi lebih baik, rumah sakit juga...drpd rumah sakit lokal berlabel internasional tapi pelayanan masih lebih bagus puskesmas emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By sherapim.angel


Penguasaan ini kira2 untuk operatornya saja atau pengelolaan manajemen bandara
pengalaman ku juga, manajemen pengelolaan bandara di bandara2 di indo
emang semrawut.
kalo bisa dikelola asing mungkin agak bisa teratur,,
tapi masih mungkin yah emoticon-linux2


Apa bisa dipastikan bisa lebih baik kalo diberikan 100% ke asing?
mungkin bisa lebih baik dari sekarang.

Ane rasa tanpa pihak asing pun, bandara bisa lebih teratur asal manajemennya yang sekarang di perbaiki.
invetasi asing makin longgar, pungli makin ketat....sami mawon tong emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ag6966nh
invetasi asing makin longgar, pungli makin ketat....sami mawon tong emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


fenomena pungli...
Baguslah...
Apa2 kalau dipegang asing jadi bagus kok.
Quote:Original Posted By ErnestoGuevara.
Baguslah...
Apa2 kalau dipegang asing jadi bagus kok.


gitu ya gan...
Ane ksh contoh simpel
Pemerintah mau bangun PLTU tp gak punya duid ada 3 opsi
1. Berhemat apbn..
2, pinjem ke IMF trus dibangun oleh BUMN
3. Minta dibangunin swasta dgn deal2an tertentu.,
Nah misal kalo jd tuh PLTU.... konsepnya PLN beli listrik tuh ke PLTU..misal 1200 rp /kwh harga jual ke konsumen sementara PLN beli ke PLTU asing 800 rp / kwh..kalo mau disubsidi ya monggo.. apakah merugikan negara ? Ngak juga.. anggap saja seperti beli listrik impor emoticon-Big Grin
Nah Pemerintah ngambil pajak via saham n penghasilan perusahaan..pajak tanah bumi n bangunan..
Keberadaan asing disini bisa berperan mempercepat pembangunan infrastruktur.. kalo ga ada infras ya pak opsi 1 n 2 emoticon-Big Grin
sepi amat
sepi ni tanggapan dari para juragan
ane setuju aja gan TS kalo porsi investasi asing dibuat fleksibel

terus kita rampok dan nasionalisasikan kalo kapitalis runtuh nantinya emoticon-thumbsup