alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527b1926a2cb171e6a000000/pendekar-ababil-tradisi-tahunan-1-sura-pesilat-ngamuk-di-tulungagung-dan-madiun
Cool 
[Pendekar Ababil] Tradisi Tahunan 1 Sura, Pesilat Ngamuk di Tulungagung dan Madiun
Ratusan Pesilat Ngamuk di Tulungagung
Selasa, 5 November 2013 20:53 WIB


TULUNGAGUNG, TRIBUN - Sekitar 200 sampai 300 anggota perguruan silat serba hitam merusak 13 rumah, satu mobil dan satu motor polisi di Dusun Genengan, Desa/Kecamatan Bandung, Tulungagung, Selasa (5/11) dini hari.

Mereka baru saja mengikuti Suran Agung, tradisi tahunan tiap malam 1 Muharam atau 1 Sura yang acaranya serupa dengan penerimaan anggota baru sekaligus pengesahan anggota lama yang mencapai level tertentu.

Mereka ternyata konvoi dan unjuk kekuatan seusai Suran Agung. Saat melintasi Dusun Genengan, mereka masuk kampung dan mencari pemuda dusun yang sebelumnya dianggap memprovokasi.

Namun karena tidak menemukannya, mereka melempari rumah-rumah penduduk. Sebagian memukul kaca rumah warga, bahkan merusak mobil pikap serta motor polisi. Bahkan, dua pemuda dusun yang sedang cangkruk di warung kopi juga dihajar.

Konvoi itu sebenarnya juga dikawal belasan polisi namun tidak berdaya mencegah amuk ratusan pesilat. Apalagi, massa yang beringas itu sebagian juga membawa senjata tajam aneka bentuk.

"Kami tidak berani keluar rumah, hanya mengintip. Begitu rombongan pesilat itu kelihatan masuk halaman rumah, kami lari lewat pintu belakang," kata Winoto, seorang kakek Dusun Genengan.

Situasi dusun pun sangat mencekam. Tidak ada warga yang berani keluar rumah. Penduduk sekitar dusun juga tidak berani masuk.

Situasi mulai normal ketika rombongan pesilat itu keluar dusun. Namun, sekitar pukul 03.00 WIB, warga desa saling berbagi kabar bahwa kemungkinan akan ada serangan susulan.

Itu sebabnya, menurut sejumlah warga desa, mereka pun bersiap-siap di tiap jalan masuk dusun. Para pemuda yang lebih siap dibanding sebelumnya, berjaga-jaga sambil membawa berbagai senjata tajam.

"Perangkat Desa memerintahkan kami berjaga-jaga," sahut Warno, pemuda Dusun Genengan. Ternyata, kabar penyerangan itu tak terjadi hingga setelah subuh.

Peristiwa seperti ini selalu berulang tiap Suran Agung. Namun, untuk kesekian kalinya polisi tak mampu mengantisipasi.

Kapolres AKBP Whisnu Hermawan Februanto berjanji akan mencari kelompok perusak itu. "Secepatnya kami tangkap mereka," janjinya.

Ia juga berniat mempertemukan para tokoh perguruan silat itu, tokoh warga dan tokoh agama untuk mengendalikan situasi ini. "Kami juga sudah koordinasi dengan bupati dan Muspika mengenai pemberian santunan untuk rumah-rumah penduduk yang dirusak massa," katanya.(surya)

http://jabar.tribunnews.com/2013/11/...di-tulungagung


Polisi Madiun Tangani Dua Kasus Pesilat PSHT
06 Nov 2013 19:49:19| Hukum | Penulis : Louis Rika


Madiun (Antara Jatim) - Polres Madiun Kota, Jawa Timur, menangani dua kasus kriminalitas yang melibatkan anggota perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah setempat pada perayaan tahun baru Islam 1 Muharam atau Suroan, 5 November 2013.

"Ada dua kasus yang kami tangani saat Suroan kemarin. Lokasinya berada di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Candi Sewu, Kecamatan Manguharjo," ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Anom Wibowo, kepada wartawan, Rabu.

Menurut dia, dua kasus tersebut adalah penganiayaan yang menyebabkan satu pesilat terluka dan kasus perusakan di muka umum. Hingga kini kasusnya masih ditangani intensif oleh Satuan Reskrim Polres Madiun Kota.

Ia menjelaskan, dari kasus tersebut sempat diamankan satu orang untuk masing-masing kasus yang diduga sebagai tersangka. Namun hingga kini polisi belum menentukan statusnya karena masih diperiksa.

"Saat diperiksa ada indikasi dari yang diamankan tersebut tidak terlibat dalam perusakan dan penganiayaan. Tapi masih didalami," kata Anom.

Ia menambahkan, dari kasus perusakan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa pecahan kaca, genteng, batako, beberapa buah batu, sebuah baju seragam silat PSHT, selembar kain berwarna kuning sebagai tanda korlap acara ziarah, satu unit sepeda motor, dan satu bungkus batu jenis batu kali.

Dari kasus penganiayaan, polisi menyita barang bukti sebuah batu yang diduga digunakan untuk melempar dan melukai dahi korban.

"Kami akan terus melakukan evaluasi terkait kegiatan Suroan para pesilat. Targetnya adalah nol kasus pada kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang," tambah Anom.

Sementara, Ketua SH Terate Daerah Khusus Pusat(DKP) Madiun Sudirman, menyatakan, pihaknya sangat menyayangkan kasus perusakan yang masih terjadi setelah terbentuknya Paguyuban Pencak Silat Madiun.

"Seharusnya hal itu tidak terjadi. Para pendekar diimbau mematuhi apa yang telah diputuskan oleh pimpinan," ujar Sudirman saat bertemu Kapolres dan korban di Mapolres Madiun Kota.

Ia menegaskan, organisasi perguruan pencak silat PSHT akan bertanggung jawab atas kasus kriminalitas yang melibatkan pesilatnya. Pihak PSHT akan memberikan tali asih kepada korban kasus perusakan tersebut.

"Tali asih yang diberikan itu merupakan wujud komitmen kami terhadap kegiatan sarasehan yang menghasilkan terbentuknya Paguyuban Pencak Silat Madiun. Diharapkan ke depan para pesilat PSHT dari tingkat atas hingga bawah ikut melaksanakan hasil sarasehan tersebut," kata Sudirman.

Korban perusakan rumah, Erwin Adi Candra, menyambut baik niat pemberian tali asih dari pihak PSHT. Ia dan warga lainnya berharap agar kasus tersebut tidak terjadi lagi. (*)

http://www.antarajatim.com/lihat/ber...s-pesilat-psht

Penyakit kambuhan rupanya. emoticon-Big Grin
Masih ada ya pendekar2 dari dunia persilatan?? emoticon-Matabelo
Kirain udah pada tewas....
Jagoan2 silat lagi emoticon-Cape d... (S). dari kemaren2 polisi dah memperingatkan untuk tidak diadakan pawai/konvoy, lha kok masih ada juga. polisi kok jg ga mengambil tindakan2 pencegahan ya, ga mungkin lah polisi ga tau.
yaaahhhh.....kedewasaan seseorang akan tampak seiring berjalannya waktu.....cie cie
dulu waktu sekolah saya pernah juga seperti itu emoticon-Embarrassment
malu sendiri akhirnya kalo setiap syuran agung ada pemberitaan seperti ini......
emoticon-Frown
kapan saudara2 saya bisa berpikir dewasa????? damai itu indah,kita itu satu.....masihkah cara lama digunakan????masihkah kekerasan itu perlu????
Kalo mau ngetes ilmu ke kandangnya kopassus sana emoticon-Traveller
pendekarnya main lempar batu emoticon-Cape d... (S)
SILATT BULSHHIIT
jago kandang, coba tantang dojo karate atau perguruan wushu terdekat jangan perkampungan... silat BULLSHIT
memang sdh tradisi btw kain kuning punya sh winongo emoticon-Embarrassment
belajar silat bukan buat bela diri tapi buat gaya-gayaan, sok jagoan, beraninya main keroyokan emoticon-No Hope
Adu tusbol ea ?
Quote:Original Posted By heri.nining
memang sdh tradisi btw kain kuning punya sh winongo emoticon-Embarrassment


yoi ganemoticon-Ngakak
musti perguruan silat iki maneh... ancene MBOKNE ANCUK KUABEH....!!! emoticon-Mad (S)
diiringi gendang jawara peragakan kembang
mong bak bak mong bak mong
bak bak mong bak mong

ketoprak toprak toprak toprak
dung pret dung pret

Quote:Original Posted By ontagurunpasir
Masih ada ya pendekar2 dari dunia persilatan?? emoticon-Matabelo
Kirain udah pada tewas....


taun 2013, orang berantem naek tank, masih ada aja NGAKU-NGAKU jago silat.
di indonesia satu orang nongkrong di jalan keadaan tenang.
2 orang nongkrong mulai spt jagoan
3 orang nongkrong mulai teriak2
4 orang nongkrong mulai berlagak jadi penguasa jalan itu
5 orang nongkrong mulai berani malak
10 orang nogkrong mulai berlagak jadi penguasa lingkungan disitu
100 orang nongkrong mulai deklarasi ormas pemuda baru.
1000 orang nongkrong pimpinannya mendaftar wakil rakyat

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
waduh
silat kok buat gayaan ,, ndeso
×