alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527a5088f9ca17cf75000002/polda-jatim-bilang-anak-jenderal-tidak-diistimewakan
Polda Jatim Bilang Anak Jenderal Tidak Diistimewakan
Polda Jatim Bilang Anak Jenderal Tidak Diistimewakan

Polda Jatim Bilang Anak Jenderal Tidak Diistimewakan

Quote:Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan penanganan kasus tabrak lari dengan tersangka Anggara Putra Trisula, 21 tahun, yang dilakukan penyidik Kepolisian Resor Sidoarjo sudah profesional dan proporsional.


Awi juga membantah tudingan adanya perlakuan istimewa terhadap putra bungsu Brigadir Jenderal Polisi (purn) Totok Sudharto, pensiunan pejabat Mabes Polri tersebut. ”Polres Sidoarjo sudah menjalankan tugasnya secara profesional dan proporsional,” kata Awi kepada Tempo, Rabu, 6 November 2013.


Awi juga menegaskan tidak ada perlakuan istimewa terhadap Anggara. Setelah terjadi tabrakan di halaman SMA Hang Tuah 2 Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, pada 31 Oktober 2013, polisi sudah mulai melakukan penyelidikan, dan pada 3 November 2013, polisi bisa mengidentifikasi pelaku dan alamatnya.


Adanya selang waktu tiga hari setelah terjadi kecelakaan, menurut Awi, karena pada saat yang sama seluruh personil kepolisian all-out mengamankan unjuk rasa buruh. Setelah mendapat laporan, polisi pun menuju ke lokasi kejadian, tapi sudah tidak menemukan apapun. Karena itu, polisi pun harus mengumpulkan barang bukti satu per satu. Demikian pula dengan pemanggilan saksi.


Polisi juga meminta keterangan korban yang dirawat di rumah sakit. Karena itu, diakui Awi, polisi membutuhkan waktu relatif lama. Hingga kemudian, 10 orang dipanggil sebagai saksi pada 4 November 2013. "Penyidik harus konfirmasi satu-satu, harus dirunut," ujar Awi.


Setelah negosiasi dengan orang tua pelaku, disepakati pemeriksaan akan dilakukan pada Rabu, 6 November 2013. Tapi ternyata orang tua mengantarkan Anggara pada Senin, 4 November 2013. Menurut keterangan pihak orang tua, Anggara mengalami stres dan depresi akibat pemberitaan tentang kasus tersebut. Anggara kemudian memutuskan menghadap polisi lebih cepat. "Setelah diperiksa, malam itu juga jadi tersangka dan ditahan," ucap Awi.


Awi juga mengakui bahwa Anggara ditahan di sel Satuan Lalu Lintas. Alasan yang dikemukakan Polres Sidoarjo, ruang tahanan biasa sudah overload. Namun Awi memastikan semua proses sudah sesuai prosedur dan tidak ada intervensi dari orang tua Anggara. "Kalau ada intervensi, nggak jadi tersangka," tutur Awi.


Praktisi Hukum Universitas Airlangga Surabaya I Wayan Titip Sulaksana tetap menilai bahwa Anggara mendapat perlakuan istimewa dari polisi. "Kalau yang nabrak orang biasa, kemarin-kemarin sudah diringkes," kata Wayan.


Menurut Wayang, ada indikasi tebang pilih dan perlakuan yang tidak sama dibandingkan dengan pelaku tabrakan dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas. Selain itu, meski tidak ada intervensi secara langsung, pasti ada ewuh pakewuh antara Polres Sidoarjo dengan orang tua Anggara. Bahkan, kalau tidak ramai diberitakan pers, bisa jadi kasus Anggara menguap begitu saja.


Alasan tahanan umum overload dinilai Wayan terlalu dibuat-buat. Sebab, kalau memang benar ruang tahanan penuh, penahanan Anggara bisa dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Medaeng, Dengan demikian, perlakuan istimewa terhadap Anggara tidak terbantahkan.

SUMBER


Mau siapa orang nya klo salah yaa di hukum aja
smoga praktek lapangan sesuai teori yg berlaku emoticon-I Love Indonesia (S)
ya walopun dipenjara tetep aja, kebagian nasi padang, kagak ada yg berani nyenggol, bebas rokok & HP.. sama aja ngekos itumah
Itu kata lo cok emoticon-fuck2
di lihat saja nanti ,

apa betul begitu
sudah bny yg komplain dgn institusi yg satu ini.
tapi kok tetap tdk ada perubahan,,,
malah tambah BOOOBBBRRROOOOOOKKKKKKK
Ora percoyo.
Ah apa iya???Gak percaya ah..emoticon-Ngakak
om polda mana buktinya
Polda Jatim cuma bacot aja.. Kasus Ustadz yg dibunuh sma anggota polres siodarjo dulu gmn, klo g didesak warga jg g bakal turun tangan.. emoticon-thumbdown
Lip service emoticon-Najis
percaya gak ya? kayaknya sih enggak.

maaf yah pak polisi. emoticon-Smilie
Udah...dibawa santai aja pak....masih keluarga sendiri juga....nanti soal urusan media....kami yang atur.....bapak santai aja.....eh pak...anaknya sudah dikasih makan?kalau belum sekalian aja....kami juga belum makan.....
Gampang pak kalau masalah makan....yang penting anak saya jgn sampai lecet ya didalam sini....anggap anak saya seperti anak kamu sendiri ya.....
Oh...tenang pak kalau masalah itu...semua bisa di atur.....kita kan masih satu keluarga besar....
Dan akhirnya.....happy ending......
lagu lama kaset baru...tau dong maksudnya???
ah wereng coklat tukang ngibul
Quote:Original Posted By cha..cham
Udah...dibawa santai aja pak....masih keluarga sendiri juga....nanti soal urusan media....kami yang atur.....bapak santai aja.....eh pak...anaknya sudah dikasih makan?kalau belum sekalian aja....kami juga belum makan.....
Gampang pak kalau masalah makan....yang penting anak saya jgn sampai lecet ya didalam sini....anggap anak saya seperti anak kamu sendiri ya.....
Oh...tenang pak kalau masalah itu...semua bisa di atur.....kita kan masih satu keluarga besar....
Dan akhirnya.....happy ending......


Bukti nyata pengakuan anak 'bintang' dari kepolisian.... emoticon-Malu


masyarakat udah tau lah perilaku wereng
Itu kan anda bilang...mana ada orang yang mau buka kejelekan sendiri..
tidak Istimewa,

cuma dikasih perlakuan lebih aja

wkwkwkwk....
Di kepolisian mungkin bs dapat perlalukan istimewa tp ketika sudah p21 dan jadi tahanan kejaksaan atau sudah di lapas moga moga si angga disatuin di sel sama preman preman homo biar boolnya jadi sasaran emoticon-Ngakak