alexa-tracking

FESTIVAL TIGA GUNUNG WAI HUMBA 2013

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5278e82a40cb17ca4b000007/festival-tiga-gunung-wai-humba-2013
FESTIVAL TIGA GUNUNG WAI HUMBA 2013
FESTIVAL TIGA GUNUNG WAI HUMBA 2013

Sukses melaksanakan Festival Tiga Gunung “Wai Humba” tahun 2012, tahun ini masyarakat Sumba dengan bangga menyelenggarakan kembali Festival Wai Humba 2013. Nda Humba Li La Mohu Akama – Humba Kambera (Kami Bukan Humba yang Menuju Kemusnahan).

Festival Wai Humba merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas kampung “Wai Humba”. Festival ini merupakan suatu bentuk reproduksi kreatif dari kebiasaan orang Sumba yakni Kalarat Wai. Kalarat Wai merupakan aktivitas religius dengan bentuk melakukan persembahyangan di sumber-sumber air yang ada di Pulau Sumba. Persembahyangan tersebut sebagai wujud ucapan syukur kepada pencipta atas berkat air yang melimpah. Selain itu juga untuk memohon kepada Pencipta agar senantiasa memberikan karunia air bagi penduduk Sumba.

Sumber-sumber air tersebut berada di tiga Gunung utama di Pulau Sumba yakni Gunung Wanggameti yang secara administratif berada di Kabupaten Sumba Timur, Tana Daru di Sumba Tengah/Sumba Barat dan Yawila di Sumba Barat Daya, Ketiga gunung tersebut menyuplai kehidupan kebudayaan/peradaban rakyat Sumba (sisi ekonomi, kesehatan,pendidikan, sospol dsb).

Wilayah Sumba sendiri sangat identik dengan air. Terbukti semua daerah utama khususnya yang telah menjadi ibu kota kabupaten, menggunakan kata Wai atau Wee (air). Sumba Timur dengan Waingapu, Sumba Barat dengan Waikabubak, Sumba Tengah dengan Waibakul, Sumba Barat Daya dengan Waitabula (kini berubah jadi Tambolaka).

Namun banyaknya aktivitas manusia dewasa ini mengakibatkan berkurangnya kelekatan, penghormatan manusia terhadap alam dan Penciptanya. Tak heran jika sekarang masyarakat Sumba mulai merasakan dampaknya. Kini banyak kawasan tangkapan air di tiga gunung tersebut mulai dirambah dan dirusak fungsinya dengan melakukan penebangan hutan secara eksploitatif dan juga dimasuki industri tambang minerba.

Festival Tiga Gunung “Wai Humba” 2013 diharapkan dapat membangun jembatan alternatif baru untuk mendekatkan kembali manusia dengan Sang Pencipta dan alam sekitarnya (baca: air). Semua kegiatan yang dilakukan di dalamnya; sembahyang di mata air, ibadah dan pahamang (rembug budaya) adalah upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sumber air melalui ritual adat.

Tahun lalu, Festival Tiga Gunung “Wai Humba” berlangsung 29 Oktober 2012 di Kampung Paponggu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Sumba Tengah. Dan tahun ini Festival ke-dua akan berlangsung 2 – 3 November 2013 di Desa Dikira, Kawasan Gunung Yawilla, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung antara lain:
  1. Persembahyangan syukur di mata air/sungai & Kalarat Wai/ Pa Erri Wee.
  2. Pentas seni padang & sungai.
  3. Pameran pangan dan kerajinan lokal.
  4. Penghijauan/ pelatihan pertanian organik/ pertanian selaras alam.
  5. Pentas Saiso/ Haigho dalam kemasan teater rakyat.
  6. Ikrar rakyat “Kami Bukan Humba yang Menuju Kemusnahan”.
  7. Ibadah Ekumene untuk Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Alam Ciptaan.
  8. Pahamang (rembug budaya) kampung Marapu.
  9. Pemberian penghargaan “ Sang Inspiratif Rumba & Wai Humba”.
  10. Pahamang (rembug budaya) Festival Tiga Gunung Wai Humba 2014.
×