alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5278bed1148b46c660000000/siapa-salah-gebrakan-dahlan-iskan-tersandung-monopoli
[Siapa salah?] Gebrakan Dahlan Iskan tersandung monopoli
monopoli disini maksudnya monopoli usaha ya gan, bukan duit monopoli ato permainan monopoli, apalagi ular tangga. makin ga nyambung.

Quote:KPPU: Strategi Sinergi Dahlan Iskan Bisa Picu Monopoli

[Siapa salah?] Gebrakan Dahlan Iskan tersandung monopoli

Liputan6.com, Jakarta : Sepak terjang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan yang mendorong sinergi perusahaan pemerintah membuat khawatir Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Langkah Dahlan dianggap membuka peluang munculnya monopoli dari perusahaan-perusahaan pelat merah yang bersinergi.

"KPPU sedang melakukan kajian terhadap kebijakan sinergi itu, soalnya banyak tender-tender yang mengatasnamakan sinegi BUMN yang tertutup," ungkap Wakil Ketua KPPU Saidah Sakwan saat ditemui di Gedung KPPU, Jakarta, Senin (4/11/2013).

Meski belum final, kajian KPPU yang tengah digelar ini diharapkan bisa menyelidiki perilaku perusahaan dan dampak dari kebijakan sinergi BUMN.

Tak hanya itu, KPPU juga berencana menggelar pertemuan dengan Dahlan Iskan untuk membahas sinergi antar BUMN dan kekhawatiran munculnya monopoli oleh perusahaan pemerintah.

"Kita harus ngomong ke Menteri BUMN. Kalau bisa harus membuat seperti ini, seperti ini dan seperti ini, begitu," jelas Saidah.

KPPU memastikan lembaganya tak mungkin menyalahkan maupun menindak kebijakan yang dikeluarkan Dahlan Iskan. Namun, KPPU bisa menjatuhkan hukuman kepada perusahaan yang terbukti melakukan monopoli.

"Kebijakannya itu sebenarnya bagus, demi memperkuat BUMN kita, tapi dalam implementasinya itu yang mesti kita awasin, karena pemerintah itu ada Undang-Undang yang berhak monopoli tapi perilakunya tidak boleh monopolistik," tutupnya. (Yas/Shd)

http://bisnis.liputan6.com/read/7376...-picu-monopoli

----------------------------------------------------------------------------------------------

Ini Alasan KPPU Jatuhkan Vonis Denda Rp 4,7 M ke PT Pelindo II

[Siapa salah?] Gebrakan Dahlan Iskan tersandung monopoli

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai PT Pelindo II telah melakukan perjanjian tertutup dengan penyewa lahan di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat. Perjanjian ini mengharuskan penggunaan perusahaan bongkar muat Pelindo. Perjanjian inilah yang melatari KPPU menjatuhkan vonis denda miliaran rupiah pada PT Pelindo II.

"Ada sekitar 20 perjanjian tertutup yang dilakukan oleh PT Pelindo II dengan para penyewa lahan di Teluk Bayur," kata Wakil Ketua KPPU Saidah Sakwan di kantornya, Senin (4/11/2013). Di antara para penyewa itu adalah BUMN yang sebelumnya juga punya lahan di pelabuhan tersebut.

BUMN yang melakukan perjanjian tertutup dengan Pelindo II, sebut Saidah, antara lain adalah PT Aneka Antam dan PT Semen Padang. "Yang menjadi masalah adalah mereka membuat kewajiban bahwa yang menyewa lahan itu harus pakai PBM (perusahaan bongkar muat) Pelindo," ujar dia.

Sementara, lanjut Saidah, di Pelabuhan Teluk Bayur ada 43 perusahaan bongkar muat lain sebelum perjanjian itu dibuat. "Akhirnya menghabisi pelaku usaha lain," kata dia sembari mengutip pengakuan pengusaha bongkar muat lain yang pelanggannya beralih ke Pelindo.

KPPU menjatuhkan vonis denda Rp 4,7 miliar kepada PT Pelindo II akibat praktik perjanjian tertutup terakhir bongkar muat di pelabuhan tersebut. PT Pelindo II dinyatakan melanggar ketentuan pasal 15 dan 19 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Banding

Sementara itu, PT Pelindo II menyatakan bakal mengajukan banding atas putusan KPPU ini. Mereka menilai majelis memutuskan perkara ini tidak secara obyektif. "Kami pasti segera mengajukan keberatan sesuai peraturan Mahkamah Agung No 3 Tahun 2005," kata Tim Hukum PT Pelindo II Armen Amir setelah sidang putusan di Gedung KPPU, Senin (4/10/2013).

Armen menyatakan banyak fakta dan keterangan saksi dikesampingkan majelis KPPU. PT Pelindo II, ujar dia, tetap berupaya menjaga persaingan usaha untuk mewujudkan kompetisi sehat dalam bisnis bongkar muat di pelabuhan. "Ada aturan yang kami lakukan, ada pola dan mekanisme," ujar dia.

Menurut Armen, kerap kali para pelanggan meminta jasa PT Pelindo II justru ketika barang sudah berada di pelabuhan. Permintaan itu dibuat karena perusahaan bongkar muat lain tak memiliki peralatan yang dibutuhkan. Menurut PT Pelindo, para pelanggan punya hak untuk menentukan perusahaan mana yang dipakai untuk membongkar atau memuat barang mereka di pelabuhan.

http://bisniskeuangan.kompas.com/rea....PT.Pelindo.II


kasus pelindo itu sederhananya gini. pelindo punya lahan untuk disewakan kpd perusahaan2. nah perusahaan2 yg mau nyewa lahan pelindo itu diwajibkan untuk menggunakan jasa bongkar muat dari pelindo, dan ngga boleh dari perusahaan lain.

pertanyaannya apakah ini bisa dianggap monopoli?

sbg analogi kalau agan2 ke bioskop, agan2 dilarang untuk beli makan/minum dari luar, dan harus beli di bioskop. apakah ini jg bs dianggap monopoli?

mari kita diskusikan disini emoticon-I Love Indonesia
ijin menyimak

beda dikit ama bioskop, klo didalam bioskop kan gk ada penjual makanan lain selain punya manajemen bioskop sendiri.
  • ada perjanjian tertutup yg mewajibkan utk menggunakan jasa bongkar muat punya pelindo.
  • ada 43 perusahaan bongkar muat di area yg disewakan pelindo.

Emang berbau monopoli sih, klo gk mau dianggap monopoli mestinya bikin peraturan yg melarang berdirinya perusahaan bongkar muat di area/lahan Pelindo. Klo misal kita punya perusahaan bongkar muat disitu, gmn perasaan kita ? emoticon-Big Grin

Kemajuan BUMN gk mungkin Tersandung gan hanya krn monopoli, secara BUMN modal dari negara dan tentunya punya jaringan kuat di lingkaran bisnis BUMN lainnya melalui proyek2x pemerintah, dan seharusnya BUMN itu perusahaan2x perkasa, klopun ada BUMN yg bangkrut berarti ada yg salah dgn manajemennya dan emang seharusnya DI fokus utk menata manajemen BUMN2x yg bangkrut itu.

Siapa yg salah ?
lihat dr sisi bisnis, jelas BUMN (pelindo) salah krn monopoli
lihat dr sisi kepentingan negara, jelas BUMN benar krn itu sangat menguntungkan kas negara
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By arbei.net
ijin menyimak


silakan gan. ditunggu pendapatnya. pendapatannya juga boleh emoticon-I Love Indonesia
ga ada salah ane rasa...
drpd jatoh ke cukong2 mendig dikuasai negara
cukong2 setor ke pejabat...pejabat hidup nikmat...rakyat melarat
usaha di sumbat....
maju terus iskan
Quote:Original Posted By bunkq
ga ada salah ane rasa...
drpd jatoh ke cukong2 mendig dikuasai negara
cukong2 setor ke pejabat...pejabat hidup nikmat...rakyat melarat
usaha di sumbat....
maju terus iskan

serasa puisi gan emoticon-Big Grin
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Quote:Original Posted By SatrioPininggit
kasus pelindo itu sederhananya gini. pelindo punya lahan untuk disewakan kpd perusahaan2. nah perusahaan2 yg mau nyewa lahan pelindo itu diwajibkan untuk menggunakan jasa bongkar muat dari pelindo, dan ngga boleh dari perusahaan lain.

pertanyaannya apakah ini bisa dianggap monopoli?

sbg analogi kalau agan2 ke bioskop, agan2 dilarang untuk beli makan/minum dari luar, dan harus beli di bioskop. apakah ini jg bs dianggap monopoli?

mari kita diskusikan disini emoticon-I Love Indonesia

Agan pake OS Windows dari Microsoft,
kalo gak boleh pake browser lain selain Internet Explorer bisa dianggap monopoli bukan? emoticon-Confused:
dari analogi bioskop aja udah jelas klo itu normal dan tidak ada masalah...
Quote:Original Posted By widya poetra
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi


Agan pake OS Windows dari Microsoft,
kalo gak boleh pake browser lain selain Internet Explorer bisa dianggap monopoli bukan? emoticon-Confused:


nah ane jg bingung. gmn tuh? emoticon-Bingung (S)
kalo pake leptop apel jg osnya harus dr mac. gmn tu? emoticon-Bingung (S)
slama monopoli kebaikan buat rakyat ya maju terus dah emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By bunkq
ga ada salah ane rasa...
drpd jatoh ke cukong2 mendig dikuasai negara
cukong2 setor ke pejabat...pejabat hidup nikmat...rakyat melarat
usaha di sumbat....
maju terus iskan


kayak lagi mimpi bisa begitu gan...

ini masih di indo gan emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ker0ker0
dari analogi bioskop aja udah jelas klo itu normal dan tidak ada masalah...


tp ane sbg pengunjung kesel harus beli makanan di dalem. mahal. emoticon-Marah
salah jokowi gan..
hahaha..
Quote:Original Posted By SatrioPininggit

kasus pelindo itu sederhananya gini. pelindo punya lahan untuk disewakan kpd perusahaan2. nah perusahaan2 yg mau nyewa lahan pelindo itu diwajibkan untuk menggunakan jasa bongkar muat dari pelindo, dan ngga boleh dari perusahaan lain.

pertanyaannya apakah ini bisa dianggap monopoli?

sbg analogi kalau agan2 ke bioskop, agan2 dilarang untuk beli makan/minum dari luar, dan harus beli di bioskop. apakah ini jg bs dianggap monopoli?

mari kita diskusikan disini emoticon-I Love Indonesia


Analogi bioskop tidak cocok, karena bioskop laen banyak dan bioskop bukan kepentingan vital yg berpengaruh ke banyak hal. Tetapi pelindo seringnya cuman satu2nya pelabuhan di satu kota....

Rawan jadi ajang korupsi pemerasan baru sih. Kalo semua PBM udah mati, cuman ada PBM Pelindo, perusahaan tinggal diperas, mao bongkar muat mesti suap yg besar, kalo gk tidak dilayani.

Apabila dapat kepala Pelindo yg nakal bisa merusak daya saing seluruh kota, harga barang utk konsumen jadi mahal. Lagian kalo cuman dia tinggal sendiri mao naekin harga juga sesuka hati, waktu itu efeknya betul2 besar.....
Quote:Original Posted By dark3lf


Analogi bioskop tidak cocok, karena bioskop laen banyak dan bioskop bukan kepentingan vital yg berpengaruh ke banyak hal. Tetapi pelindo seringnya cuman satu2nya pelabuhan di satu kota....

Rawan jadi ajang korupsi pemerasan baru sih. Kalo semua PBM udah mati, cuman ada PBM Pelindo, perusahaan tinggal diperas, mao bongkar muat mesti suap yg besar, kalo gk tidak dilayani.

Apabila dapat kepala Pelindo yg nakal bisa merusak daya saing seluruh kota, harga barang utk konsumen jadi mahal. Lagian kalo cuman dia tinggal sendiri mao naekin harga juga sesuka hati, waktu itu efeknya betul2 besar.....


gw juga mikir gitu sebenernya. cuman aturan monopoli kan harusnya berlaku utk semua usaha. seandainya bioskop punya hak berusaha spt itu, kenapa pelindo ngga? dua2nya badan usaha kan. gw masih bingung.

Quote:Original Posted By ShinMinAh


gw juga mikir gitu sebenernya. cuman aturan monopoli kan harusnya berlaku utk semua usaha. seandainya bioskop punya hak berusaha spt itu, kenapa pelindo ngga? dua2nya badan usaha kan. gw masih bingung.



Masalahnya Pelindo adalah perusahaan yg ditunjuk utk mengelola semua pelabuhan pemerintah di Indonesia. Jadi tanggungjawabnya besar sekali. Jadi dia yg buat peraturan, dia yg mengawasi, dan dia yg mengoperasikan. Kalo pelindonya nakal sapa yg bisa tau....

Analoginya kalo mao ditarik dgn bioskop, boleh gk kalo Pemda Jkt, KPK dan Polisi kerjasama, buat perusahaan baru terus bikin peraturan, kalau semua penduduk di area Jkt hanya boleh beli barang dari supermarket milik mereka, makan di warung mereka, tinggal di hotel mereka, dll, swasta gk boleh bersaing.

Quote:
The Indonesia Port Corporations or PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) are state corporations responsible for the governance, regulation, maintenance and operation of ports and harbors in Indonesia.
menurut ane sih kaga monopoli lah itu gan.. lha wong yg diserahkan tanggung jwb di pelabuhan adalah PT Pelindo.. jadi mereka yg berhak menentukan "aturan main" nya gan.. cmiiw..

Klo masyarakat ga perlu bayar pajak lagi, ane setuju-setuju aja klo makin banyak BUMN monopoli emoticon-Smilie
bumn monopoli gak masalah, lain cerita kalo utk swasta
Ane juga bingung gan..sebenernya bioskop itu jual film ato jual makanan emoticon-Hammer (S)

Lha dikasus ini juga sama, jual 2barang disatu tempat.. Masa iya gudang dipelindo bongkarnya dipelabuhan lain..apa ga makan biaya?
Quote:Original Posted By hoseanori
menurut ane sih kaga monopoli lah itu gan.. lha wong yg diserahkan tanggung jwb di pelabuhan adalah PT Pelindo.. jadi mereka yg berhak menentukan "aturan main" nya gan.. cmiiw..


Masalahnya aturan main yg dibuat rawan jadi ajang korupsi. Kalo harga listrik, bbm naek, semua org tau langsung protest. Tapi kalo harga bongkar muat naek, bisa jadi ajang bagi hasil ala kuota sapi, gk ada yg sadar gan. Padahal pengaruhnya lebih jahat lagi ke daya saing seluruh Indonesia. Hal hal kecil seperti ini yg bikin kita kalah bersaing dgn dunia luar, jadi kalah maju.

Contoh ekstrem kalo aturan main terserah mereka, kemudian cuman Pelindo yg boleh bongkar muat, kalo mereka naikan biaya bongkar muat sampe puluhan kali lipat gimana? Terus ada kepala nakal bikin '"jalur cepat jalur lambat"? emoticon-Malu (S)