alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5273b0cffaca17e45b00000a/sutowo-clan-perusahaan-migas-indonesia-pertamina-amp-blok-mahakam
Sutowo Clan, Perusahaan Migas Indonesia Pertamina & Blok Mahakam
Adiguna Sutowo, tiba-tiba saja nama itu menjadi perhatian media dalam seminggu terakhir. Adiguna, putra sulung almarhum mantan petinggi perusahaan migas milik Indonesia Pertamina tahun 1970-an, Ibnu Sutowo. Persoalannya sepele. Seorang perempuan dilaporkan menabrakan mobil mewah yang dikendarainya ke pintu rumah Adiguna Sutowo, tidak hanya merusak pagar tapi beberapa mobil mewah dengan harga miliaran. Putra bungsu Ibnu Sutowo ini memang beberapa kali menarik perhatian publik. Tahun 2005, dia dituduh dan terbukti di pengadilan menembak dari jarak dekat seorang pelayan bar di Hotel Sultan (dulu Hotel Hilton) Yohanes Brahman Haerudin alias Rudi.

Adiguna kemudian dibebaskan karena keluarga korban menerima permintaan maaf keluarga Adiguna Sutowo. Tersebar kabar miring saat itu, keluarga Adiguna Sutowo menyerahkan sejumlah uang ke keluarga korban selain meminta maaf ke keluarga korban. Kasus Adiguna Sutowo mengingat kembali nama besar Ibnu Sutowo, seorang Letnan Jenderal yang dipercaya Soeharto di awal era Orde Baru untuk memimpin Pertamina, perusahaan minyak dan gas bumi milik negara. Alih-alih membawa Pertamina menjadi perusahaan raksasa, mengingat harga minyak yang booming di awal tahun 1970-on, Sutowo malah mengantar Pertamina ke arah kehancuran. Pertamina menderita utang hingga US$10 miliar lebih tahun 1975.

Salah satunya akibat korupsi yang meraja lela. Gaya hidup petinggi-petinggi Pertamina saat itu yang berfoya-foya, berpesta di Eropa, turut memperburuk kondisi Pertamina. Lembaga audit negara dan Kejaksaan Agung pun tak berhasil membongkar isi perut Pertamina. Bahkan Soeharto pada suatu titik berang dengan kepemimpinan Ibnu Sutowo sehingga akhirnya Ibnu Sutowo terpental.

Artikel lengkapnya, baca disini