alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5273a0d3fdca17b80a000009/buruh-telah-ditipu

BURUH TELAH DITIPU

BURUH TELAH DITIPU
Saya setuju bahwa kesejahteraan buruh harus meningkat, karena memang dengan upah sebesar Rp. 2.200.000,- secara matematis tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka dengan layak. Saya sendiri yang hidup single dengan gaji sebesar Rp. 3.000.000 rupiah dan tinggal dirumah orang tua saya , mengakui bahwa tidak banyak yang bisa saya tabung. Apalagi mereka yang pendapatannya hanya Rp. 2.200.000, dan telah berkeluarga.
Akan tetapi meminta kenaikan gaji sebesar Rp. 3.700.000,- kepada pengusaha menurut saya adalah sebuah keinginan yang bodoh dan hanya akan menyengsarakan nasib mereka sendiri dan nasib pekerja disektor informal.

Kenapa ? karena dengan peningkatan upah menjadi Rp. 3.700.000,- itu berarti pengeluaran perusahaan meningkat drastis dan kita harus ingat motif ekonomi seseorang ingin memiliki keuntungan yang besar, sehingga opsi yang dimiliki oleh pengusaha hanya ada 3 cara yaitu :

1. Memindahkan pabrik mereka dari Jakarta ke daerah dengan UMP yang lebih rendah , sehingga akan banyak PHK missal di Jakarta. Lalu yang repot siapa , ya buruh itu sendiri mereka mau nggak mau harus nyari kerjaan baru ke luar daerah. Mulai kehidupan dari awal lagi dengan jaminan kesejahteraan yang belum tentu lebih lebih baik dibanding di Jakarta. Inget Jokowi Cuma ada di Jakarta.

2. Menutup usahanya
karena memindahkan pabrik itu bukan perkara yang mudah, kadang pengusaha harus bikin pabrik dari awal.

2. Menaikkan harga jual produk mereka. Untuk mensiasati pengeluaran yang cukup besar pengusaha harus menaikkan harga jual produk mereka. Lalu siapa yang dirugikan ? ya konsumen, lalu siapa kah konsumen itu ? ya sebagian besar rakyat.
Dengan kenaikan harga barang akan menyebabkan kenaikan harga barang-barang yang lain seperti efek domino kenaikan BBM. dan yang dirugikan adalah buruh itu sendiri dan juga pekerja informal seperti pedagang kaki lima yang tidak mengalami peningkatan pemasukan.

Justru kenaikan gaji buruh akan dimanfaatkan oleh pihak2 yang mengambil keuntungan seperti mafia pangan dan mafia property . Kenapa ? dengan kenaikan upah buruh menjadi Rp. 3.700.000,- otomatis harga bahan pangan sudah pasti ikutan naik, karena makanan adalah kebutuhan pokok manusia dan setiap orang harus makan. Karena Indonesia sangat ketergantungan impor bahan pangan jadi importir pangan punya peluang emas untuk meningkatkan keuntungan mereka ketika konsumen mereka (buruh) memiliki uang pendapatan lebih.
Padahal harga pangan impor tidak dipengaruhi oleh kenaikan upah buruh , karena bahan pangan impor diproduksi oleh buruh diluar negeri ?

Kenaikan upah buruh juga akan dimanfaatkan oleh mafia property, keinginan setiap orang untuk memiliki keuntungan yang lebih besar membuat pemilik property untuk memproleh keuntungan yang lebih dengan meningkatkan uang sewa rumah. padahal tanah kan tidak diproduksi oleh buruh , hehehehe

Jadi kenaikan upah buruh tanpa adanya pengendalian kenaikan harga adalah omong kosong belaka…………..dan mengendalikan kenaikan harga itu tidaklah mudah karena membutuhkan kekuasaan dari pemerintah pusat. Dan kita nggak akan bisa berharap pada pemerintah pusat.

Lalu bagaimana cara agar buruh meningkatkan kesejahteraan mereka , solusinya ada di pemerintah daerah DKI Jakarta berhubung pemerintah pusat nggak bisa kita harapkan, yaitu :

1. Mendesak Pemda DKI Jakarta untuk membuat rumah susun dengan harga sewa yang murah. Karena pengeluaran untuk sewa rumah merupakan salah satu pengeluaran yang besar. Hal ini sudah dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta dengan berupaya membeli tanah-tanah swasta untuk dijadikan rumah susun.
Pemda DKI Jakarta telah menindahkan ribuah warga ke rumah yang layak dengan harga sewa dibawah 250.000/bulan.

2. Meminta fasilitas kesehatan murah bagi rakyat . sudah berjalan dengan adanya kartu Jakarta Sehat.

3. Pendidikan berkualitas bagi rakyat, pendidikan di Jakarta sudah murah . banyak warga Jakarta yang bisa sekolah gratis di sekolah negeri sekarang karena jumlah siswa luar Jakarta yang sekolah disekolah negeri berkurang.
Cumin masalahnya pendidikan di Jakarta belum berkualitas berhubung kurikulum pendidikan nasional yang jelek dan kualitas tenaga pengajar di Jakarta yang abal-abal.

4. Fasilitas umum lebih banyak. Saat ini kita mengeluarkan biaya yang mahal untuk rekreasi dan berolah raga. Untuk main futsal saja kita harus bayar 200.000/jam apalagi sewa lapangan bola.

5. PENGENDALIAN INFLASI (PENGENDALIAN HARGA MAKANAN) sebenarnya hal itu telah dilakukan dengan kerjasama antara PD PASAR JAYA dengan PT.RNI sebagai distributor bahan pangan.
Akan tetapi dalam skala yang lebih besar , pengendalian inflasi ada didalam kekuasaan pemerintah pusat karena pemerintah pusatlah yang dapat memerintah Gubernur BI selaku pengendali moneter di Indonesia. Memerintah BULOG, memerintah Menteri Perdagangan , memerintah Menteri pertanian.

Jadi intinya buruh kita telah dibodohi oleh MAFIA PANGAN dan MAFIA PROPERTY
Diubah oleh: the.stats
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
untung ane pengusaha bukan pekerja emoticon-Cool
Kalo banyak PHK, berarti jakarta ga macet lagi

Biar mikir tuh
mereka dibayar karena kinerjanya buka kebutuhan hidupnya
Post ini telah di hapus oleh celanaman
ane jga buruh gan... gaji 2.3jt/blan. bagi ane cukup asal yg krja bnyak n gk susah buat cari krja.. pt ane yg skarang dulu prnah ada PHK gede2an waktu awal thun 2013. mesin yg dulu dipegang sama 5 atau org skarang jd dipegang sma 3 atw 2 org.. alhasil krja kta jd tmbah berat.
skarang ane heran sma yg lg pada demo gan, apalagi ane liat tadi yg demo'a skitar 30% pke motor yg harga'a diatas 20jt.. bysn, vixion, cb150r, bhkan ninja 250 jga ada gan.. ane tadi kepaksa ikut demo soal'a pt ane disweeping sma yg demo kalo gk keluar pt tmpat ane krja bkal diobrak abrik kata'a.
ane takut ntar pt ane malah nutup.. apalagi pt tmpat ane krja bkan pt gede.. yg masuk stiap sift'a aja cma 50org..
Diubah oleh az.fikri
Lagian kan gan buruh (maaf nih) semisal ada lulusan sd jadi buruh dan minta gaji 3,7jt gitu, apa kabar orang sudah sarjana gan? minimal upah sarjana untuk S1 aja di Jakarta udah 3jt-an, masa iya mau disamain sama buruh sedangkan "pengorbanan" untuk menuntut ilmunya beda
Yang penting sih bersyukur gan, kalo ngga bersyukur ya ngga akan merasa cukup emoticon-Wink
Ane sudah 4 tahun jadi guru honorer SD negeri dengan gaji kotor 100rb/bulan, duit segitu buat makan saja tidak cukup. UMR kota ane 800rb'an, jadi ane harus kerja 8 bulan biar dapat uang sebesar UMR
Alhamdulillah barokah....
bingung gua sama buruh gan....

UMP minta 3.7jt...

gila ya...bisa kabur semua investor luar negri...

biar ngerasa di PHK ga ada kerjaan...parah ee...makin hancur...
Quote:


ayo para pendukung UMR naik, coba dengarkan pendapat agan ini.
dan liat tuh, buruh demo masing-masing motor 1 biji, ada yg bawa ninja 250cc pula.
gimana kurang layaknya itu hidup? emoticon-Big Grin

Kalo kata emak ane yang kebetulan pengusaha, mending tuh karyawan semua di PHK, terus ngebayar sanak saudara aja yang ga banyak nuntut tapi kerja bagus.

terus silahkan serikat buruh bikin perusahaan sendiri, gaji diri mereka sendiri, bisa bertahan berapa lama tuh perusahaan emoticon-Big Grin
Diubah oleh ShellaYogi
sekalian aja minta mobil dinas sm perusahaan. istrinya yang ke 2-3-4 titipin perusahaan, mantap dehemoticon-Najis buruh nglunjak
Buruh bisanya menuntut tanpa tau efek di belakangnya yg akan muncul emoticon-Sorry
bingung ane baca nya emoticon-Bingung (S)
bisa nyangkut ke mafia property dan pangan
emoticon-Bingung (S)
Nice trit gan, smoga para buruh cepat sadar. emoticon-2 Jempol emoticon-Rate 5 Star
Berapapun gajinya klu di sukuri pasti cukup kok emoticon-Ngakak
setuju ane gan,,,
biaya hidup ntu murah,, yang mahal gengsinya,,,
hidup mah gak pernah ada cukupnya gan
harus di cukup2in
menurutku yang bener buruh gak bisa memanage keuangannya dengan baik karena keinginannya lebih banyak ketimbang kebutuhannya, jadinya mereka rengek ke pemda supaya umk dinaikkin padahal dengan kenaikan umk, biaya hidup bisa naik. biaya kendaraan, rumah, makanan bisa naik. warung pun bisa lebih mahal
wah, iya gan
begitulah..
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di