alexa-tracking

Pengalaman Mengunjungi Kem (Markas) TDM/TLDM - ATM

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5270a00f1e0bc3ec1a000003/pengalaman-mengunjungi-kem-markas-tdm-tldm---atm
Pengalaman Mengunjungi Kem (Markas) TDM/TLDM - ATM
Lain lubuk lain ikannya, lain padang lain belalang, jauh berjalan luas pemandangan. Berikut dibawah ini ane berbagi sedikit cerita yang ane dapat lihat, dan rasakan ketika mengunjungi kem (markas) TDM di Terendak Melaka, Padang Tembak KL, Jesselton dan Kota Belud, serta Pangkalan TLDM Sepanggar, beberapa tahun lalu:

Quote:




Foto/Dokumentasi akan menyusul






Tidak ada salahnya kita meniru jika itu untuk kebaikanemoticon-I Love Indonesia (S)
Kepangkatan dalam TDM
Quote:


Kepangkatan dalam TLDM
Quote:


Kepangkatan dalam TUDM
Quote:

kalau yang saya tangkap organisasi mereka terkesan efisien, seperti tidak adanya PNS di militer mereka, jadi semua bisa diberdayakan.

TNI boleh tuh meniru
Quote:

kita ga ada
Quote:

disini lebih takut ke perwira emoticon-Big Grin
Quote:

indonesia sangat luas, baru jekardah n sulabaya yang ditingkat/susun. rumah dan kendaraan??bagai langit n bumi. disini KPR KKB aja maksimal 15 taon (rumah) dan 5 taon (mubil) mana bunga tinggi amat, sono rumah bisa 20 taon lebih dan mubil 8 taonan (proton) serta bunga murah kalee emoticon-Frown
Quote:

kalo disini ada celetukan, tentara itu orang bodo anak turunnya juga bodo karena di asrama minim fasilitas emoticon-Big Grin apalagi dipedalaman emoticon-Ngacir
Quote:

sedang disusun konsep single salary....
Quote:

ga ada duit
Quote:

politis
Quote:

sama aja cuma namanya tunjangan brevet dimari. masalahnya tunjangan brevet sejak jaman dolo sampe sekarang besarannya ga pernah naik emoticon-Big Grin
Quote:

di fb banyak kalo dimari emoticon-Big Grin
Quote:

sama aja disini juga kalo bermasalah udah pasti ga naik pangkat emoticon-Embarrassment
Quote:

no komeng
Quote:

well, gw pernah denger gini, "indonesia kalo ga ada chart/poto pejabat di website mah ga seru....."
Quote:

no komeng juga emoticon-Big Grin
Quote:


Saya malah menggaris bawahi perlakuan public kepada militernya. Tidak ada kesan-kesan arogan, atau mungkin memang sudah doktrinya begitu ya?. Perlakuan untuk fasilitas umum sama dengan sipil, tidak terkesan mau didulukan, malah terkesan "dicuekin" oleh sipilnya.

Soal kriminalitas dan pelanggaran juga menjadi perhatian ane. Jika terjadi didalam, PM yang menangani. Jika diluar komplek, itu jadi tanggungjawab PDRM. Hukumannya juga sama dengan yang diterima sipil, malah ada tambahan lagi lagi Pengadilan Militer.

Contoh ane lihat di Center Point (Mall terbesar di Kota Kinabalu). Tentara (berpakaian sipil) masing kongkow-kongkow (malam minggu) hingga larut malam di di trotoar, padahal mall dah tutup. Lantas siapa yang bubabrin mereka? Polisi/Polisi Bantuan! Semua menurut, tidak ada bantahan. Ya paling mungkin cuma ngedumel, lantas balik kanan ke Kem.
Oalah Kem itu mksdnya camp toh...
jadi intinya komplek militer disana lebih bagus dr kita terutama dr tata letak yg jauh dr hunian warga sipil...
Sebetulnya dulu sih disini komplek2 militernya bener steril dr sipil cmn karena prtambahan pnduduk bnyak yg jadi mepet dgn rumah warga, malah skrg ada mall yg dbngun di dkt komplek militer, contoh kodam V deket S*tos...
Trus contoh yg laen komplek marinir gunungsari dulu pas ane masih kecil paling takut lewat situ malem,selain gelap,rada2 serem (karena rada mistis jg banyak personel yg masang muka angker emoticon-Peace ) tp skrg uda brubah smnjak dijadiin jalan tmbusan ke kmplek prumahan mewah n mall... emoticon-Big Grin
Quote:

Tapi bisa tanpa prestasi naik pangkat. Yang lulusan Akmil, jalanin saja perintah sesuai job nya, jangan macem2, jangan buat masalah, nanti jika sampai waktunya, pangkat akan naik sendiri, meski tanpa prestasi dan kerjanya cuma "makan tidur di batalyon". Ini banyak terjadi.

Quote:


naahhh ini dia yg saya amati belakangan ini..di Indonesia kebanyakan markas/barak tentara dekat dengan pemukiman penduduk,pemukiman padat lagi (apalagi Jakarta dan Bandung dan Cimahi)..padahal kalau terjadi perang, markas militer itu adalah target yang sah..kebayang kan collateral damage-nya kalo markas tsb dibom dr udara?? emoticon-Hammer
Quote:


tetep aja ga semua lulusan akmil jadi jendral kan?
yang pengsiun letkol juga seabreg, yang dipecat juga ga dikit emoticon-Big Grin
Quote:


Ini kan yang jadi acuan agan sylvia rafael di trit apa gitu. lupa gw. dimana sipil yang pegang kendali (supremasi sipil) ya harusnya seperti itu. tengtara tunduk pada sipil (pulisi). kalo indonesia menurut agan sylvia kan masih negara "rada" militeristik (atau sipil banci emoticon-Big Grin ). Dimana tengtara masih dianggap dewa dan sipil "menjura" kepadanya. emoticon-Big Grin

Pembahasan menarik kalo ditarik studi kasus negara sipil Malaysia vs negara "sipil" Indonesia emoticon-Big Grin
Quote:


justru bisa menjadi alasan pelanggaran HAM kalo musuh salah menyasar perkampungan sipil, shg akhirnya musuh dpt tekanan dari dunia internasional emoticon-Big Grin

menarik soal adanya bunker di kem TLDM, di Indonesia markas tdk perlu bunker, bunker just for noob emoticon-Embarrassment
Quote:


Sekitar tahun 2007 pernah ada master plan untuk memindahkan semua markas tentara (kecuali Kodam Jaya dan Garnisun) di Jakarta ke kawasan Jaktim. Jadi ceritanya disatuin dan dipusatkan.Entah sekarang tidak terealisasi, mungkin terbentur masalah klasik...dana.

Quote:


Saya malah menyoroti "jalan tol" dari Letda ke Kapten. Kalau sudah diatasnya, jelas prestasi dan kompetensi di kedepankan.

thanks komenya. mantabemoticon-I Love Indonesia (S)

kalo masalah non teknis , malon layak di tiru emoticon-Matabelo
Quote:


Mungkin di sini kebanyakan kasusnya kebalik .... pemukimannya yg justru dibangun terlalu dekat dg markas/barak tentara. Spt kasus lanud/bandara2 yg sekarang dikelilingi pemukiman padat ... lanudnya yg diprotes kan?
Quote:


kalo lahan markas tentara yg akan dipindahkan tsb dijual lalu uangnya digunakan untuk membangun markas baru,kira2 bisa nutup biayanya ga mas?? kan lahan ditengah kota tinggi tuh harganya..

meskipun yg lama belum dipindahkan,moga aja pembuatan markas baru bisa lebih memperhatikan aspek ini...emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:


nahh maka itu harusnya ada perencanaan yg matang sebelum bikin markas..kira2 akan seperti apa lingkungan apa sekitar, kalo diprediksi akan bakalann jauhhh lebih padat yaaa mending gausah bangun disitu..
Quote:


sejauh yang saya perhatikan juga begitu... sama halnya dengan penjara, kilang minyak, dan fasilitas2 lainnya yg emang sepantasnya jauh dari pemukiman...
Quote:


Setelah melihat itu semua, ane langsung berpikir ke "proses kelahiran" tentara negara masing2 dan doktrin yang dianut. TNI lahir dari rakyat, dengan proses mula-mula"asal jadi", ini dimaklumkan karena situasi ketika itu, dimana tuntutan perang kemerdekaan dan mengusir penjajah dikedepankan. Sedangkan ATM lahir dari proses yang teratur, melalui tes, seleksi dan tingkat-tingkat pemantauan oleh Inggris yang menjajah mereka.

Quote:


Bungker lengkap dengan tabung pemadam kebakaran, first aid kit dan tentunya senapan mesin.

Quote:


Seharusnya, area lanud dan markas-markas militer beberapa radius steril dari penempatan sipil, kalau mengikut aturan tuntutan profesionalisme kemiliteran.

Quote:


Pernah ada yang mengusulkan seperti ini, cukup logis memang jika dipikir. Namun dikalahkan oleh argumen tentang markas-markas lama yang bernilai sejarah tinggi. Sayang katanya jika harus di hilangkan dan dijual lahannya. Sisi historis dikedepankan daripada efisiensi.
Quote:
so damn true emoticon-Big Grin

Quote:


sebenarnya dulunya ya pinggiran, cuma karena pengembangan pemukiman & kota ya akhirnya masuk Kota juga, persoalan lain adalah 'warisan" orba di mana militer berpolitik praktis sehingga harus dekat kota emoticon-Big Grin sekarang mau mindahin misalnya markas Kodam ke pinggiran lagi juga duite sopo?
Satuan Radar kita juga banyak yg di pinggiran-pinggiran

Quote:


Kita ini diwarisi sejarah dimana dwifungsi ABRI berlangsung sejak era Soekarno....dwifungsi sekarang "tidak ada" lagi, tapi merubah kultur itu butuh proses yg cukup panjang, apalagi sipil sendiri juga kerap menarik-narik militer utk naik gelanggang emoticon-Cape d... (S)

di luar kejaguhannya, malay juga punya sisi positif yg harus kita contoh...cerita teman yg pernah main ke pangkaan udaranya, di tiap lanud juga disediakan titik-titik penempatan senjata hanud...di kita?

nice threat anyway, apalagi kalau ada foto nya emoticon-Cendol (S)
Quote:


Sayang, ane tidak berkesempatan berkunjung ke pangkalan lanud nya. Satu lagi yang ane lihat, markas-markas militer disana tidak asal buat lokasinya. Pembangunannya mengikut sertakan juga plan melindungi aset-aset ekonomi dan fasilitas bernilai tinggi.

Contohnya Pangkalan TLDM di Sepanggar. Disamping cover area Malaysia Timur, juga melindungi aset-aset minyak, PLTU Sepanggar, serta pulau-pulau pariwisata yang banyak tersebar diperairannya.

Foto nanti menyusul, mau diedit seperlunya duluemoticon-I Love Indonesia (S)
terima kasih komenya ganemoticon-I Love Indonesia (S)