alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/526dc5e9bbf87b663f000008/kunjungan-kru-dewa-ruci-ke-sekolah-di-darwin-menuai-kritik
Kunjungan Kru Dewa Ruci ke Sekolah di Darwin Menuai Kritik
Kunjungan kru KRI Dewa Ruci ke tiga sekolah di Kota Darwin, Australia, bulan lalu menuai kritik dari praktisi pendidikan setempat yang menilai kunjungan ini dilakukan tanpa persetujuan guru-guru dan orangtua murid. Sejumlah siswa sekolah yang dikunjungi itu berasal dari Propinsi Papua.



Dalam kunjungan itu, kru Dewa Ruci melakukan atraksi marching band. Pihak Konsulat Indonesia di Darwin yang mengorganisasikan kunjungan ini menjelaskan, sementara kru Dewa Ruci berada di Darwin tidak ada salahnya untuk mempertemukan mereka dengan siswa setempat.

Selama kunjungan, para prajurit TNI AL ini melakukan atraksi drum band dan juga membagi-bagikan baju kaos.

Namun Serikat Buruh Pendidikan (AEU) Northern Territory mengecam kunjungan itu. Mereka menilai kedatangan prajurit TNI AL dalam seragam lengkap ke sekolah-sekolah di Australia tidak sepantasnya dilakukan tanpa persetujuan pihak orangtua siswa.

Kepada ABC, Presiden AEU NT, Matthew Cranitch, mengatakan memang penting bagi siswa untuk berkenalan dengan kebudayaan asing, namun hal itu harus dilakukan melalui prosedur yang benar.

"Pertukaran budaya sangat positif, namun jika itu terjadi tanpa konsultasi dengan guru namun semata-mata persetujuan birokrasi di pemerintahan, itu tidak sepantasnya terjadi," kata Cranitch.

Ia menuding Departemen Pendidikan Pemerintah NT bersikap munafik karena membiarkan personil militer Indonesia mengunjungi sekolah di Darwin namun melarang para politisi federal melakukan hal yang sama.

Ketiga sekolah yang dikunjungi adalah Darwin High School, Darwin Middle School dan St Johns Catholic College. Pihak orangtua siswa tidak mendapat pemberitahuan adanya kunjungan itu. Mereka khawatir karena selama kunjungan itu ada yang sibuk mengambil foto para siswa. Sejumlah siswa berasal dari Papua.

Namun Direktur Eksekutif Departemen Pendidikan Allan Baillie dikutip mengatakan, kunjungan kru marching band ini bukan untuk mempromosikan militer Indonesia, namun merupakan kesempatan bagi siswa Australia mempraktekkan bahasa Indonesia yang mereka pelajari, mendengarkan lagu dan tari-tarian Indonesia.

sumber: http://www.radioaustralia.net.au/ind...kritik/1210808

==========================

protes kok telat
Antipati terhadap RI ternyata masih lumayan pekat di Aussie.
Kalo kunjungan itu bentuk memperkenalkan budaya nusantara..kalo politisi aushit tujuannya mau ngacak papua.. Beda tujuannya
Sisi salah indonesia masih lebih populer dari pada sisi benarnya...emoticon-Frown
diprotes karena ada warga papua yg sekolah disana, apa karena tidak ijin org tua siswa?? BTW itu yg organisir siapa? masak kru dewaruci, tiba2 datang kesekolah tanpa ijin, langsung ngadain pertunjukan
Quote:Original Posted By littlesophie24
diprotes karena ada warga papua yg sekolah disana, apa karena tidak ijin org tua siswa?? BTW itu yg organisir siapa? masak kru dewaruci, tiba2 datang kesekolah tanpa ijin, langsung ngadain pertunjukan



Pihak Konsulat RI.
Dewaruci bukannya kapal latih AAL? Apa bukannya para Kadet AAL yg pada turun bikin marching band? Kan ini bisa dibilang ekskursi sekolahan juga, anak2 Akademi latihan praktek pelayaran ngunjungin Sekolah setempat.

Kalau kunjungannya dari siswa2 Pusdikpassus, boleh lah kalo pada panik...emoticon-Big Grin
ngapain pada paranoid tingkat dewa emoticon-Bingung (S)

misi Dewaruci kebanyakan kan misi memperkenalkan budaya
Quote:Original Posted By kenyot10
Kunjungan kru KRI Dewa Ruci ke tiga sekolah di Kota Darwin, Australia, bulan lalu menuai kritik dari praktisi pendidikan setempat yang menilai kunjungan ini dilakukan tanpa persetujuan guru-guru dan orangtua murid. Sejumlah siswa sekolah yang dikunjungi itu berasal dari Propinsi Papua.



Dalam kunjungan itu, kru Dewa Ruci melakukan atraksi marching band. Pihak Konsulat Indonesia di Darwin yang mengorganisasikan kunjungan ini menjelaskan, sementara kru Dewa Ruci berada di Darwin tidak ada salahnya untuk mempertemukan mereka dengan siswa setempat.

Selama kunjungan, para prajurit TNI AL ini melakukan atraksi drum band dan juga membagi-bagikan baju kaos.

Namun Serikat Buruh Pendidikan (AEU) Northern Territory mengecam kunjungan itu. Mereka menilai kedatangan prajurit TNI AL dalam seragam lengkap ke sekolah-sekolah di Australia tidak sepantasnya dilakukan tanpa persetujuan pihak orangtua siswa.

Kepada ABC, Presiden AEU NT, Matthew Cranitch, mengatakan memang penting bagi siswa untuk berkenalan dengan kebudayaan asing, namun hal itu harus dilakukan melalui prosedur yang benar.

"Pertukaran budaya sangat positif, namun jika itu terjadi tanpa konsultasi dengan guru namun semata-mata persetujuan birokrasi di pemerintahan, itu tidak sepantasnya terjadi," kata Cranitch.

Ia menuding Departemen Pendidikan Pemerintah NT bersikap munafik karena membiarkan personil militer Indonesia mengunjungi sekolah di Darwin namun melarang para politisi federal melakukan hal yang sama.

Ketiga sekolah yang dikunjungi adalah Darwin High School, Darwin Middle School dan St Johns Catholic College. Pihak orangtua siswa tidak mendapat pemberitahuan adanya kunjungan itu. Mereka khawatir karena selama kunjungan itu ada yang sibuk mengambil foto para siswa. Sejumlah siswa berasal dari Papua.

Namun Direktur Eksekutif Departemen Pendidikan Allan Baillie dikutip mengatakan, kunjungan kru marching band ini bukan untuk mempromosikan militer Indonesia, namun merupakan kesempatan bagi siswa Australia mempraktekkan bahasa Indonesia yang mereka pelajari, mendengarkan lagu dan tari-tarian Indonesia.



bold: emangnya seragam lengkap = berbahaya untuk anak-anak ya? emoticon-Bingung (S)
logika berfikir parlemen sonotan pada aneh yak? paranoid level galaxy emoticon-Cape d... (S):
Quote:Original Posted By mailanakemak
bold: emangnya seragam lengkap = berbahaya untuk anak-anak ya? emoticon-Bingung (S)
logika berfikir parlemen sonotan pada aneh yak? paranoid level galaxy emoticon-Cape d... (S):


wajar sih, coba kalo situasinya dibalik..lagi belajar tiba2 pasukan US/australia datang ke sekolah SMP/SMA. pasti dipertanyakan izin dan koordinasinya.
Quote:Original Posted By agungfajari


wajar sih, coba kalo situasinya dibalik..lagi belajar tiba2 pasukan US/australia datang ke sekolah SMP/SMA. pasti dipertanyakan izin dan koordinasinya.


lah bukannya sering.... malahan sampe bantuin bangun2 ruang kelas dsb, dalam rangka misi sosial? klo ga salah dalam kerangka USAID?
itu mah aussie nya aja yg parno-an
Quote:Original Posted By buzztami


lah bukannya sering.... malahan sampe bantuin bangun2 ruang kelas dsb, dalam rangka misi sosial? klo ga salah dalam kerangka USAID?


kan tiba2 dan ngga ada koordinasi, makanya diprotes dan dipertanyakan emoticon-Embarrassment

kalo di indo mah jaman ane smp dlu jg itu AD dari zikon sm us army bantuin bangun mesjid malah

yg jd soal kan mereka mengunjungi sekolah yg ada anaknya org papua, tau sndiri sentimen papua
Tumben beritanya out of date kang...

Posisi KRI Dewa Ruci sekarang kan di Surabaya.
Setelah rusak kena badai, diperbaiki sebentar di australi kemudian balik lagi ke Surabaya untuk menjalani perbaikan yang sesungguhnya

Quote:Original Posted By suromenggolo
Tumben beritanya out of date kang...

Posisi KRI Dewa Ruci sekarang kan di Surabaya.
Setelah rusak kena badai, diperbaiki sebentar di australi kemudian balik lagi ke Surabaya untuk menjalani perbaikan yang sesungguhnya



lha protesnya juga telat kok. pas kunjungan gak ada protes, setelah pulang baru komplain. heheheh...
Gak akan ada positifnya klw segala sesuatunya dikaitkan sm kepentingan politik...sy yakin ini misi kebudayaan murni tdk ada intrik apa pun, msh aja di jadiin celah u dipelintir menjadi isu politis....lg pl sekolah itu yg anak Papua brp persen sih...
anak papua school di oz ? dikasih liatt nasib aborigineer native gak yah ? emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By kenyot10

Ia menuding Departemen Pendidikan Pemerintah NT bersikap munafik karena membiarkan personil militer Indonesia mengunjungi sekolah di Darwin namun melarang para politisi federal melakukan hal yang sama.


Mungkin masalahnya gk berkaitan dgn Indo aja tapi memang ada larangan politisi etc dilarang ke sekolah? emoticon-Bingung (S)
yaelah broemoticon-Cape d... (S), nora amat yaaak
takutnya karena anak2 papua itu ikut difoto2
mangnya mo dikarungin emoticon-Hammer
paling juga cuma menuh2in harddisk dokumentasi markas dewaruci.. emoticon-Big Grin