alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/526d21610e8b46f104000001/bbc--jungle-green-at-confrontation-1963-1966
BBC : Jungle Green at Confrontation 1963-1966
Cuplikan rekaman video dibawah ini adalah dokumentasi dari BBC versi Comanwelth Army selama Konfrontasi 1963 - 1966, yang mulai dipublikasikan ke umum 2010 silam.



Australian involvement in South East Asian Conflicts The Indonesian Confrontation Konfrontasi 1963 1966 Operations Video Gunners in Borneo
youtube-thumbnail





Patrol 1963-1966) Operations
This film gives some insight into the type of terrain and jungle through which Australians patrolled in Borneo. The value of helicopters in lifting men to and from operations is also evident as is the role played by Iban people in guiding the Australians through this unfamiliar country.
youtube-thumbnail





Australian SAS on Patrol The Indonesian Confrontation (1963-1966) Operations
This piece of film shows members of an SAS patrol making their way through jungle and across streams -- the soldiers look wary and are clearly concentrating on their surroundings. The presence of a camera, however, suggests that this was not a patrol in which the troops were in great danger. Among the most interesting scenes are those in which the troops meet local villagers with whom they share food and cigarettes.
youtube-thumbnail





Jungle Green at Borneo
The Indonesian Confrontation years. When the Indonesians started attacking Malaysia. This video clip shows the challenges faced by those involved in the fight against the Indonesian aggressors. During the conflict, security forces killed 6,710 MRLA guerrillas and captured 1,287. A total of 2,702 guerrillas surrendered during the conflict, while approximately 500 more did so at its conclusion. 1,345 Malayan troops and police were also killed during the fighting,[17] as well as 519 Commonwealth personnel. 2,478 civilians were killed, with another 810 recorded as missing
youtube-thumbnail





Jungle Green (Shorter Version)
Indonesia attacks Malaysia. Commonwealth Forces help to defend Malaysia. This is for a presentation for Veterans of this war.
youtube-thumbnail





Versi BBC / Comanwelth :
6.710 TNI/Gerilyawan gugur

2.702 TNI/Gerilyawan tertawan

1.345 ATM/PDRM gugur

519 Tentara Persemakmuran gugur

17 Tentara Persemakmuran hilang

2.478 Warga Sipil Malaysia tewas

810 Warga Sipil Malaysia dinyatakan hilang.


Begitu dahsyatnya pertempuran dihutan-hutan Kalimantan namun jarang yang ter ekspose ke public. Semoga sedikit demi sedikit fakta sebenarnya tentang apa yang terjadi disana terungkap. Baik dari versi Persemakmuran, versi Malaysia, dan tentu sekali versi kita sendiri. Tanpa mengurang rasa hormat buat pejuang-pejuang kita yang sudah gugur di belantara Kalimantan sana, apresiasi yang sama juga patut diberikan kepada tentara Persemakmuran. Mereka semua sama-sama ulet, sama-sama tangguh.

demikianemoticon-I Love Indonesia (S)
Sayangnya, kita tidak memiliki dokumentasi seperti mereka, jangankan video, foto-foto pun jarang sekali.

VERSI COLOUR :
Borneo Indonesia Malaysia confrontatian British Tawau 1962 to 66 Part 1
youtube-thumbnail



Borneo Indonesia Malaysia confrontatian British 1962 to 66 Part 2 HMS Albion
youtube-thumbnail



Borneo Indonesia Malaysia confrontatian British 1962 to 66 Part 3
youtube-thumbnail



HMS Eagle 1967 68 Singapore Aircraft carrier + Destroyer HMS devonshire? hampshire?
youtube-thumbnail
Quote:Original Posted By samuel.tirta
Cuplikan rekaman video dibawah ini adalah dokumentasi dari BBC versi Comanwelth Army selama Konfrontasi 1963 - 1966, yang mulai dipublikasikan ke umum 2010 silam.


Australian involvement in South East Asian Conflicts The Indonesian Confrontation Konfrontasi 1963 1966 Operations Video Gunners in Borneo
youtube-thumbnail





Patrol 1963-1966) Operations
This film gives some insight into the type of terrain and jungle through which Australians patrolled in Borneo. The value of helicopters in lifting men to and from operations is also evident as is the role played by Iban people in guiding the Australians through this unfamiliar country.
youtube-thumbnail





Australian SAS on Patrol The Indonesian Confrontation (1963-1966) Operations
This piece of film shows members of an SAS patrol making their way through jungle and across streams -- the soldiers look wary and are clearly concentrating on their surroundings. The presence of a camera, however, suggests that this was not a patrol in which the troops were in great danger. Among the most interesting scenes are those in which the troops meet local villagers with whom they share food and cigarettes.
youtube-thumbnail





Jungle Green at Borneo
The Indonesian Confrontation years. When the Indonesians started attacking Malaysia. This video clip shows the challenges faced by those involved in the fight against the Indonesian aggressors. During the conflict, security forces killed 6,710 MRLA guerrillas and captured 1,287. A total of 2,702 guerrillas surrendered during the conflict, while approximately 500 more did so at its conclusion. 1,345 Malayan troops and police were also killed during the fighting,[17] as well as 519 Commonwealth personnel. 2,478 civilians were killed, with another 810 recorded as missing
youtube-thumbnail





Jungle Green (Shorter Version)
Indonesia attacks Malaysia. Commonwealth Forces help to defend Malaysia. This is for a presentation for Veterans of this war.
youtube-thumbnail





Versi BBC / Comanwelth :
6.710 TNI/Gerilyawan Indonesia gugur

2.702 TNI/Gerilyawan Indonesia tertawan

1.345 ATM/PDRM gugur

519 Tentara Persemakmuran gugur

17 Tentara Persemakmuran hilang

2.478 Warga Sipil Malaysia tewas

810 Warga Sipil Malaysia dinyatakan hilang.



dan itu di klaim tetangga sebelah" merekalah yg 70% berperan" emoticon-Big Grin padahal Commonwealth. Keroyokan.. emoticon-Malu (S)
Lah wong korban dengan kostum DONGKER ja gk d akui emoticon-Big Grin
Salah satu peristiwa yang pernah berlabel TOP SECRET, tapi sekarang sudah mulai terbuka sedikit demi sedikit.
Quote:Original Posted By edge55


dan itu di klaim tetangga sebelah" merekalah yg 70% berperan" emoticon-Big Grin padahal Commonwealth. Keroyokan.. emoticon-Malu (S)
Lah wong korban dengan kostum DONGKER ja gk d akui emoticon-Big Grin


ATM/PDRM kebanyakannya memang mempertahankan Semenanjung Malaya, meski banyak juga yang dikirim ke Sabah/Sarawak. Fokusnya memang begitu. ATM/PDRM konsentrasi di Semenanjung dengan bantuan Royal Navy, bantuan udara, Tentara Persemakmuran konsentrasi di daratan Sabah/Sarawak.

Mereka juga berperan kok, jika tidak, tidak mungkin korban mereka juga sampai ribuan. Cuma memang korban di kita lebih banyak, sebagai "yang menyerang" itu sudah maklum.
Quote:Original Posted By edge55


dan itu di klaim tetangga sebelah" merekalah yg 70% berperan" emoticon-Big Grin padahal Commonwealth. Keroyokan.. emoticon-Malu (S)
Lah wong korban dengan kostum DONGKER ja gk d akui emoticon-Big Grin


Nie video harusnya taro di Cari Malay aja.. biar buat bahan belajar sejarah mereka...

Quote:Original Posted By samuel.tirta


ATM/PDRM kebanyakannya memang mempertahankan Semenanjung Malaya, meski banyak juga yang dikirim ke Sabah/Sarawak. Fokusnya memang begitu. ATM/PDRM konsentrasi di Semenanjung dengan bantuan Royal Navy, bantuan udara, Tentara Persemakmuran konsentrasi di daratan Sabah/Sarawak.

Mereka juga berperan kok, jika tidak, tidak mungkin korban mereka juga sampai ribuan. Cuma memang korban di kita lebih banyak, sebagai "yang menyerang" itu sudah maklum.

Menurut ane sih' klw saat itu konsentrasi kita gk kebelah dua dengan konflik internal" mungkin hasilnya akan laen emoticon-Malu (S). N atas kesepakatan dua belah pihak" untuk bentrok KRI dengan KD. D laut natuna untuk tidak d publikasikan" dengan tenggelam-nya kapal perang malaysia" mungkin mereka merasa malu CMIIW
korban di pihak kita bukan hanya TNI itu, banyak pula sukarelawan dan kelompok2 pemberontak Sarawak dan Brunei. Karena saat itu banyak kelompok2 yang bahu-membahu bersama TNI melawan persemakmuran.

Ada kelompok Brunei pimpinan A.M Azahari, pemimpin Partai Rakyat Brunei yang melancarkan pemberontakan pada Sultan Brunei tahun 1962, namun gagal karena ditumpas Gurkha. mantan anggota TNI selama perang kemerdekaan Indonesia dan pernah bertempur melawan Belanda di Jogjakarta tahun 40an.

Ada juga kelompok Sarawak yakni Partai Komunis Sarawak pimpinan Yap Chung Ho, yang kemudian RRC mengirim 2 tokoh komunis dari Cina Wong Kee Chok dan Wen Min Chuen ke Kalimantan untuk kerjasama dengan kelompok Yap Chung Ho ini.

Terus sukarelawan dari Indonesia, Quoteyang direkrut dari seluruh penjuru Indonesia, kebanyakan berhaluan kiri dan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Kelompok PKI ini dipimpin seorang etnis Arab Syarif Ahmad Sofyan al-Barakbah.
Yang riil jumlah TNI yang gugur berapa?

Lah wong dulu jumlah tentara kita masih sedikit kok. Pasukan mbah aja waktu perebutan Biak baru ada 2 batalyon (gabungan prajurit dan siswa). Dan yang diterjunkan ke konfrontasi cuma Kompi X. Sebagian besar diposisikan di batam dan nunukan
Quote:Original Posted By suromenggolo
Yang riil jumlah TNI yang gugur berapa?

Lah wong dulu jumlah tentara kita masih sedikit kok. Pasukan mbah aja waktu perebutan Biak baru ada 2 batalyon (gabungan prajurit dan siswa). Dan yang diterjunkan ke konfrontasi cuma Kompi X. Sebagian besar diposisikan di batam dan nunukan


Benar, mbah.
Resiko sebuah perang yang tidak resmi bagi Indonesia. Tidak ada kepastian berapa jumlah korban tewas di pihak TNI.
Tapi saya yakin jumlah korban tewas TNI tidak sampai di atas 1000 (seperti klaim Inggris), karena kekuatan TNI waktu itu juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai pemberontakan yang masih ada di dalam negeri.

Lebih tidak menyenangkan lagi ketika berganti kekuasaan, di tangan presiden Suharto, seolah-olah jerih payah pasukan yang sudah melakukan operasi lintas batas itu tidak ada artinya ya. Bahkan pasukan gerilya Sabah-Serawak bentukan Indonesia terpaksa harus dibungkam oleh Indonesia sendiri di era Suharto.
Apa ada kapal malaysia yg tenggelam?
Malaysia baru menyelesaikan pemberontakan di serawak dan sabah setelah 2 dekade walopun dibantu ama TNI.
Dalam dwikorta ini sebenarnya TNI masih menghadapi RMS di maluku dan DI di sulsel dan jabar. Bahkan rumor mneyebutkan Inggris menyelundupkan senjata make KS ke kahar muzakar. Nasib pejuang dwikora lebih menyedihkan bahkan pemerintah belum mau membawa pulang jasad serma rebani dkk
Quote:Original Posted By edge55

Menurut ane sih' klw saat itu konsentrasi kita gk kebelah dua dengan konflik internal" mungkin hasilnya akan laen emoticon-Malu (S). N atas kesepakatan dua belah pihak" untuk bentrok KRI dengan KD. D laut natuna untuk tidak d publikasikan" dengan tenggelam-nya kapal perang malaysia" mungkin mereka merasa malu CMIIW


Benar sekali.
Bukan saja terbelah, malah terbagi-bagi. Kesibukan politik luar negeri BK yang sangat aktif , Ganefo, Asia/Afrika, Poros Jakarta-Hanoi-Pyongyang-Peking, belum lagi hal keamanan dalam negeri, dimana bara-bara pemberontakan belum sepenuhnya padam.

Soal KD yang tenggelam, ane cuma tau iyanya ditenggelamkan oleh KRI dari jenis pemburu kapal selam. Apa nama KD nya? apa nama KRI nya? di front Semenanjung atau Borneo? Semuanya masih gelap.


Quote:Original Posted By Laskar Jowo
korban di pihak kita bukan hanya TNI itu, banyak pula sukarelawan dan kelompok2 pemberontak Sarawak dan Brunei. Karena saat itu banyak kelompok2 yang bahu-membahu bersama TNI melawan persemakmuran.

Ada kelompok Brunei pimpinan A.M Azahari, pemimpin Partai Rakyat Brunei yang melancarkan pemberontakan pada Sultan Brunei tahun 1962, namun gagal karena ditumpas Gurkha. mantan anggota TNI selama perang kemerdekaan Indonesia dan pernah bertempur melawan Belanda di Jogjakarta tahun 40an.

Ada juga kelompok Sarawak yakni Partai Komunis Sarawak pimpinan Yap Chung Ho, yang kemudian RRC mengirim 2 tokoh komunis dari Cina Wong Kee Chok dan Wen Min Chuen ke Kalimantan untuk kerjasama dengan kelompok Yap Chung Ho ini.

Terus sukarelawan dari Indonesia, Quoteyang direkrut dari seluruh penjuru Indonesia, kebanyakan berhaluan kiri dan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Kelompok PKI ini dipimpin seorang etnis Arab Syarif Ahmad Sofyan al-Barakbah.


Bisa jadi juga, sebab rekapitulasi perkiraan Persemakmuran mengambil kira dari mulai tercetusnya konflik, yaitu dalam rentang waktu 3 tahun. 1963 s/d 1966.

Quote:Original Posted By suromenggolo
Yang riil jumlah TNI yang gugur berapa?

Lah wong dulu jumlah tentara kita masih sedikit kok. Pasukan mbah aja waktu perebutan Biak baru ada 2 batalyon (gabungan prajurit dan siswa). Dan yang diterjunkan ke konfrontasi cuma Kompi X. Sebagian besar diposisikan di batam dan nunukan


Berapa jumlah TNI yang gugur, berapa gerilyawan yang gugur datanya belum pernah dipublikasikan, baik versi Persemakmuran, Inggris, Malaysia maupun versi kita, jika adapun selalu berubah-ubah dan mungkin memang sulit untuk didapatkan data yang benar-benar akurat. Dari data kita sendiri, TNI baik KIA maupun MIA menghampiri 1000-an. Angka ini mungkin mendekati ketepatan, karena memang dihitung dan direkapitulasi dari pasukan-pasukan yang dikirim, baik di Sektor Kopur I, Sektor Kopur II, penerjunan, pendaratan, raid, dan juga misi-misi rahasia serta clandestine.

Untuk lebih jelasnya, dibawah ini, data ringkas pasukan-pasukan yang tergabung dalam Komando Tempur I dan II, dan kesemua satuan-satuan dibawah ini tidak ada yang kembali ke basis nya dalam keadaan utuh.

Komando Tempur I/Sumatera : Brigjen Kemal Idris
- 16 Yonif AD
- 1 Brigade Pendarat KKO
- 2 Batalyon Tempur Brimob

Komando Tempur II/Kalimantan : Brigjen Supardjo
- 9 Yonif AD
- 1 Brigade Infanteri Diponegoro
- 2 Yonif lepas, yaitu Yonif 510 dan Yonif 520/Brawijaya ( Kosatgab Mandau )
- 1 Batalyon Pendarat KKO
- 3 Batalyon Tempur Brimob
- 1 Batalyon Tempur lepas Brimob ( Kosatgab Mandau )

Data diatas hanya yang tergabung dalam Kopur I dan II. Tidak termasuk satuan amfibi, RPKAD, Menpor, PGT dan lain-lain.



Quote:Original Posted By urban21
Resiko sebuah perang yang tidak resmi bagi Indonesia. Tidak ada kepastian berapa jumlah korban tewas di pihak TNI.
Tapi saya yakin jumlah korban tewas TNI tidak sampai di atas 1000 (seperti klaim Inggris), karena kekuatan TNI waktu itu juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai pemberontakan yang masih ada di dalam negeri.

Lebih tidak menyenangkan lagi ketika berganti kekuasaan, di tangan presiden Suharto, seolah-olah jerih payah pasukan yang sudah melakukan operasi lintas batas itu tidak ada artinya ya. Bahkan pasukan gerilya Sabah-Serawak bentukan Indonesia terpaksa harus dibungkam oleh Indonesia sendiri di era Suharto.


Mungkin hitungan Persemakmuran mengambil kira gerilyawan juga yang berhasil mereka tewaskan, makanya angka menghampiri 2000-an. Kekuatan TNI khususnya AD waktu itu memang terbagi-bagi. 27 Batalyon Infanteri bertugas dalam rangka Dwikora. Selain itu, 17 Batalyon Infanteri terikat dalam rangka pemulihan keamanan di Jawa Barat, Sulawesi, Maluku dan Papua. Dengan demikian, dari sebanyak 64 Batalyon Infanteri AD yang harus dikerahkan untuk mendukung Dwikora, 27 diantaranya dikirim dari Jawa.


Quote:Original Posted By merkapa
Apa ada kapal malaysia yg tenggelam?
Malaysia baru menyelesaikan pemberontakan di serawak dan sabah setelah 2 dekade walopun dibantu ama TNI.
Dalam dwikorta ini sebenarnya TNI masih menghadapi RMS di maluku dan DI di sulsel dan jabar. Bahkan rumor mneyebutkan Inggris menyelundupkan senjata make KS ke kahar muzakar. Nasib pejuang dwikora lebih menyedihkan bahkan pemerintah belum mau membawa pulang jasad serma rebani dkk


Memang ada KD yang ditenggelamkan. Tapi jenis, nama dan KRI mana yang menenggelamkan masih gelap.

Rebbani termasuk dalam list MIA. Memang banyak kerangka jenazah TNI/Gerilyawan yang gugur dan dikuburkan di Malaysia. Tersebar dari Sarawak, Sabah, Brunei, P.Pinang, Selangor, Negeri Sembilan, dan paling banyak di Johor. Di Kinabatangan Sabah dan Pensiangan Sarawak, banyak kuburan-kuburan tanpa nama. Penduduk setempat langsung mengebumikan ketika mereka gugur. Mereka tidak tau siapa nama mereka, yang mereka tau itu pasukan Indonesia.

Ketika masih jaman nya Gus Dur, pernah ada usaha untuk mengembalikan kerangka-kerangka para pejuang ke tanah air. Tim sudah dibentuk, bahkan sudah dikirim duluan untuk menyelidiki dan mencari tau keberadaan makam-makam tersebut. Sayang, berhenti ditengah jalan tanpa terealisasi. Padahal, Kerajaan Malaysia dan Brunei sudah mengulurkan bantuannya.





demikian.
Selamat pagi dan selamat beraktivitas semuanya.emoticon-I Love Indonesia (S)

Ane juga mau ngantor dulu, di TMP jadi Kuncen hihihi.emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By merkapa
Apa ada kapal malaysia yg tenggelam?
Malaysia baru menyelesaikan pemberontakan di serawak dan sabah setelah 2 dekade walopun dibantu ama TNI.
Dalam dwikorta ini sebenarnya TNI masih menghadapi RMS di maluku dan DI di sulsel dan jabar. Bahkan rumor mneyebutkan Inggris menyelundupkan senjata make KS ke kahar muzakar. Nasib pejuang dwikora lebih menyedihkan bahkan pemerintah belum mau membawa pulang jasad serma rebani dkk


RMS & DI ?
Maaf guru, kayaknya g deh. Dwikora pecah saat tahun 1964-an
Kahar Muzakar pada waktu tahun 1960 -an sdh di tembak tentara dari divisi Siliwangi dan RMS Soumokil di tangkap tahun 1962 setelah sebelumnya kita kehilangan Ltk. Ig. Slamet Riyadi.
Tapi tentu ada alasan kuat dari guru merkapa yg tidak saya ingat yg menyebutkan bahwa pada saat Dwikora kita masih perang melawan RMS dan DI / TII Kahar Muzakar.
( Beberapa bulan sebelum Bp Taufik Kiemas wafat, saya dan yg lain sempat kumpul dg seluruh anggota Forum Komunikasi Kebangsaan di gdg MPR, Senayan di mana hadir putra - putri para korban politik, dimana diantaranya hadir putra Kahar Muzakar, putri DN Aidit, Putri Jend. A.Yani, Putra Omar Dhani dan putra dari Karto Suwiryo demikian pula putra - putri yg lain eks rumah tahanan Nirbaya ).
Quote:Original Posted By boleroes11


RMS & DI ?
Maaf guru, kayaknya g deh. Dwikora pecah saat tahun 1964-an
Kahar Muzakar pada waktu tahun 1960 -an sdh di tembak tentara dari divisi Siliwangi dan RMS Soumokil di tangkap tahun 1962 setelah sebelumnya kita kehilangan Ltk. Ig. Slamet Riyadi.
Tapi tentu ada alasan kuat dari guru merkapa yg tidak saya ingat yg menyebutkan bahwa pada saat Dwikora kita masih perang melawan RMS dan DI / TII Kahar Muzakar.
( Beberapa bulan sebelum Bp Taufik Kiemas wafat, saya dan yg lain sempat kumpul dg seluruh anggota Forum Komunikasi Kebangsaan di gdg MPR, Senayan di mana hadir putra - putri para korban politik, dimana diantaranya hadir putra Kahar Muzakar, putri DN Aidit, Putri Jend. A.Yani, Putra Omar Dhani dan putra dari Karto Suwiryo demikian pula putra - putri yg lain eks rumah tahanan Nirbaya ).


mbah boel yth. bapak ane menumpas DI Kahar Muzakar di sulsel dari tahun 1964 sampai 1965 baru ditarik pulang ke jawa tahun 1965 setelah kahar muzakar tewas.
Quote:......
Untuk lebih jelasnya, dibawah ini, data ringkas pasukan-pasukan yang tergabung dalam Komando Tempur I dan II, dan kesemua satuan-satuan dibawah ini tidak ada yang kembali ke basis nya dalam keadaan utuh.

Komando Tempur I/Sumatera : Brigjen Kemal Idris
- 16 Yonif AD
- 1 Brigade Pendarat KKO
- 2 Batalyon Tempur Brimob
.........


ini brigjen kemal idris yg ikut pihak soeharto pas di peristiwa G30s...?
kapan beliau dipindah tugaskan ke jakarta.?
Jungle Green at Borneo
The Indonesian Confrontation years. When the Indonesians started attacking Malaysia. This video clip shows the challenges faced by those involved in the fight against the Indonesian aggressors. During the conflict, security forces killed 6,710 MRLA guerrillas and captured 1,287. A total of 2,702 guerrillas surrendered during the conflict, while approximately 500 more did so at its conclusion. 1,345 Malayan troops and police were also killed during the fighting,[17] as well as 519 Commonwealth personnel. 2,478 civilians were killed, with another 810 recorded as missing.

Singkatan MRLA itu apa ya? tidak langsung menyebut TNI atau Indonesians Army, karena memang masih berbaur istilahnya dengan gerilyawan di Kal Utara saat itu: Paraku dan PGRS...

sayangnya jarang ada video dari Indonesia, yang diharapkan bisa memberi fakta dari sudut pandang yang berbeda emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By the.gudheg


ini brigjen kemal idris yg ikut pihak soeharto pas di peristiwa G30s...?
kapan beliau dipindah tugaskan ke jakarta.?


Pak Kemal langsung alih tugas jadi Kepala Staf Kostrad menggantikan Achmad Wiranatakusumah pada 5 Oktober 1965, hari para Pahlawan Revolusi di kebumikan. Seandainya Kolonel Latief tidak ikut gerakan, dia yang akan mengisi tempat Kemal sebagai Pangkopur I di Sumatera
Quote:Original Posted By dharmaputra


mbah boel yth. bapak ane menumpas DI Kahar Muzakar di sulsel dari tahun 1964 sampai 1965 baru ditarik pulang ke jawa tahun 1965 setelah kahar muzakar tewas.

Hormat, maaf dari Yon berapa dari Divisi mana? Kahar Muzakar di tembak mati oleh bintara dari Yonif 330 Divisi Siliwangi tahun 1960 dalam Operasi Tumpas.
Kakak sepupu saya dari Yon 511 Blitar juga ikut operasi di Sulsel tahun 1960-an sebelum ditarik dalam rangka persiapan jadi Kontingen Garuda di Kongo.
Jadi pasukan dari Jawa di tempatkan di sana dalam rangka Pemulihan Keamanan setelah Kahar Muzakar meninggal.
×