alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5268ea2ef8ce17326400000d/ahrc-australia-dan-as-bantu-militer-indonesia-bantai-rakyat-papua
AHRC: Australia dan AS Bantu Militer Indonesia Bantai Rakyat Papua
HONGKONG, KOMPAS.com - Sebuah lembaga pengamat HAM yang bermarkas di Hongkong, Asian Human Rights Commision (AHRC) menyatakan, militer Indonesia menggunakan helikopter-helikopter bantuan Australia dan pesawat tempur dari Amerika Serikat (AS) untuk membantai warga Papua pada dekade1970-an.

Dalam laporan AHRC disebutkan, sejumlah petinggi militer Indonesia bertanggung jawab atas pembunuhan, pemerkosaan dan penyiksaan lebih dari 4.000 orang penduduk Papua pada akhir 1970-an.

Termasuk dalam daftar mereka yang bertanggung jawab dan harus diadili pengadilan HAM adalah mantan Presiden Soeharto.

Laporan ini berjudul "The Neglected Genocide - Human Rights abuses against Papuans in the Central Highlands, 1977 - 1978" (Pembantaian yang Terabaikan- Pelanggaran HAM terhadap warga Papua di Daerah Pedalaman Tengah, 1977-1978).

Laporan tersebut mencatat kekerasan yang terjadi saat Indonesia meluncurkan beberapa operasi militer di sekitar daerah Wamena dalam rangka menyikapi usaha mencapai kemerdekaan Papua setelah pemilihan umum tahun 1977.

ARHC mengadakan kunjungan lapangan, mewawancara sejumlah saksi, dan memeriksa catatan sejarah. Badan ini telah mengumpulkan 4.416 nama yang dilaporkan dibunuh militer Indonesia dan menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat penyiksaan, penyakit dan kelaparan berbuntut kekerasan tersebut bisa jadi lebih dari 10.000 orang.

Laporan ini menyatakan warga Papua di daerah pedalaman tengah menjadi korban pemboman dan penembakan dari udara, yang terkadang dilakukan militer menggunakan pesawat yang dipasok Australia dan Amerika Serikat.

Dalam salah satu gambaran kejadian, penduduk desa di daerah Bolakme diberitahu akan mendapat bantuan dari Australia yang dijatuhkan dari atas, namun justru kemudian dibom menggunakan pesawat dari Amerika.

Laporan ini juga mengandung gambaran-gambaran kejadian seperti pembakaran dan perebusan hidup-hidup para pendukung gerakan kemerdekaan. Sejumlah laporan menyebut warga Papua dipaksa melakukan berhubungan seks depan umum, dan terjadi pemotongan payudara serta anak-anak tewas dipenggal.

Basil Fernando, Direktur Kebijakan dan Program AHCR, mengatakan pada ABC bahwa tindakan-tindakan semacam itu bisa digolongkan ke dalam tindakan genosida.

Sebanyak 10 orang komandan dan petugas senior militer Indonesia disebut sebagai yang bertanggung jawab karena memerintahkan atau tidak mencegah kekerasan yang dilakukan berbagai batalyon.

Menurut Fernando, sejumlah nama yang disebutkan dalam laporan tersebut, beberapa di antaranya masih memegang jabatan dalam militer Indonesia. Laporan ini menyerukan dibentuknya pengadilan HAM ad hoc, komisi kebenaran, dan agar masyarakat internasional meminta Indonesia bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di Papua.

http://internasional.kompas.com/read...campaign=Kknwp
Opo maneh.......iki.......... emoticon-Cape d... (S)
gak ada komen pula dari TS nya emoticon-Big Grin
disonotan diem, eh pindah ke hongkong. emoticon-Nohope
emoticon-Ngakak
dagelan baru nich
HAM itu berpusat di Belanda...
mungkin masih gak ikhlas kali dulu ninggalin Papua (baca Irian Barat) ..makanya diobok obok terus lewat HAM

#teori konspirasi
Dari inggris ga mempan, Freedom flotila dari ozi jadi dagelan... sekarang mencoba point of view dari China...

dan itu katanya fakta tapi kok dari hasil wawancara... th 1977-78 pulak? benar2 hebat, hasil opini dari alam ghoib...

ayo KOMNAS HAM, mana suaramu... ada amunisi baru dari HK nih... emoticon-Big Grin
apakah ada kaitannya dengan rencana penempatan tukino di papua ya??? underbouw OPM mulai ngompori LSM buat berita tentang papua...
anjing menggonggong kafilah berlalu
ini baca laporan lengkapnya dulu, bahasa indonesia kok.

http://www.humanrights.asia/resource..._download/file
Kompas oh kompas

emoticon-Big Grin

Klo 1 benua penduduknya bisa habis, namanya kolonialisasi bukan pembantaian emoticon-Stick Out Tongue kata mereka
Quote:Original Posted By kenyot10
ini baca laporan lengkapnya dulu, bahasa indonesia kok.

http://www.humanrights.asia/resource..._download/file


denkoran munculemoticon-Matabelo

filenya ga bisa download omemoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By wahwibson


denkoran munculemoticon-Matabelo

filenya ga bisa download omemoticon-Bingung (S)


bisa kok, coba masuk lewat sini. ada yg low version

http://www.humanrights.asia/resource...ECTED-GENOCIDE
pemerkosaan gile bener. apa iya tni doyan? mending o
Terus videonya ada ga?Kalo ga ada biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu....
Quote:Original Posted By toesbolteroes11
Terus videonya ada ga?Kalo ga ada biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu....


mana ada gans, kan ini berdasar katanya anunya si anu, jadi ya cari aja si anu ... emoticon-Big Grin
wkwkwkwk Indonesia sekarang setrooonng emoticon-Ngakak dari Belanda diserang,dari Aussie diserang goyang HAM,flotilla goyang malah jadi tetep gk mempan,sekarang dari Hongkong dah mantep nih emoticon-Najis yang bikin gw bingung,mereka punya bukti kuat apa nggak,jangan jangan konspirasi yang intinya BULLSHIT lagi,padahal intinya mah pengen nguasain papua,dan memecah Indonesia (ala konspirasi) bicarain soal HAM tapi negara mereka pelanggaran hamnya aja kuat,contohnya dulu amerika (yaah agan dah tau lah amerika begimane,liat aja di timteng) emoticon-Cape d... (S)
Sudah dari pada koment bawa hasil ada pelanggaran HAM apa lah.tuh lembaga suruh tinggal paling lama 7 hari saja di papua kusus nya di puncak jaya.biar tau rasa kena malaria.pokok nya entah LSM dalam negri atau luar yang katanya ini atau itu bawa bawa TNI kasus Ham. mendingan suruh tinggal disana sebntr aja biara tau kejamnya orang sana.yang masih pakai sistim adat.dalam bertindak
knapa teriak2nya baru sekarang tong
Kejadian sudah 36 tahun silam apa bener masih ada anggota yang masih aktif dalam militer. Kalo semisalkan umur 25 + 36= 61 th sekarang. Kira2 siapa orang nya nih gan?