alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5267bf90a1cb176842000000/cis-50mg-smb-serbu-kopassus-dan-kostrad-tni-ad
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
Posted on 06/04/2013 | 12 Komentar

cis50mg_1

CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD

Dalam pola serbuan cepat, personel pasukan khusus perlu mendapat dukungan tembakan yang memadai. Dalam kondisi tertentu, bahkan senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm seperti M-60 dan FN GPMG (general purpose machine gun) menjadi kurang memadai bila yang dihadapi lawan dengan kelengkapan senjata berat. Untuk itu unit serbu pasukan khusus dibekali pula dengan SMB (senapan mesin berat) untuk membungkam basis perkubuan lawan. Bahkan dengan kaliber yang besar serta jarak tembak cukup jauh, SMB mampu mengusir pesawat/helikopter yang terbang rendah.

TNI pun memiliki beragam tipe SMB kaliber 12,7 mm, dari SMB veteran DShk-38 buatan Rusia/Uni Soviet, Browning M2HB, dan CIS 50MG buatan Singapura. Setelah sebelumnya dibahas seputar DShk-38 dan Browning M2HB, kini giliran CIS 50MG yang rasanya menarik untuk diulas. CIS (Chartered Industries of Singapore) 50MG mulai dirancang pada pertengahan tahun 80-an berdasarkan pesanan Departemen Pertahanan Singapura. Militer Singapura merancang CIS 50MG untuk menggantikan M2HB yang usia pakainya sudah lumayan tua. Dan secara resmi CIS 50MG mulai diproduksi pada tahun 1988, namun sejak tahun 2000 produksinya ditangani ST (Singapore Technologies) Kinetics.
Dual sistem sabuk amunisi
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
Dual sistem sabuk amunisi
CIS 50MG dengan tripod
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
CIS 50MG dengan tripod

Dibanding DShk-38 dan M2HB, CIS 50MG punya keunikan dari sisi desain, dimana SMB ini mengadopsi gas piston ganda dengan posisi dua tabung yang masing-masing berada disisi laras. Dengan teknologi gas piston ganda menjadikan CIS 50MG mampu mengadopsi dual sistem sabuk amunisi, masing-masing di kanan dan kiri. Dalam pengoperasiannya, senjata maut ini artinya bisa menenteng langsung dua box amunisi dan memuntahkan amunisi secara masif dan simultan.

Dengan dual sistem sabuk amunisi, daya gempur SMB ini menjadi begitu besar, umbaran proyektil ke sasaran bisa lebih banyak tanpa awak harus cepat-cepat untuk reload. Diumpamakan satu box berisi 100 amunisi, maka total ada 200 amunisi yang bisa ditembakan tanpa harus reload. Proses switching antar sabuk amunisi dapat berlangsung cepat dan mudah. Umumnya jenis amunisi yang diandalkan adalah jenis munisi pembakar, penembus lapis baja hingga tracer.

CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
cakra_fav1
CIS 50MG nampak terpasang pada rollbar rantis GMC
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
CIS 50MG nampak terpasang pada rollbar rantis GMC
14239_1060167762463_1774003826_112349_7906212_n
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
Di rantis GMC umumnya SMB ini ditambahkan dudukan untuk lampu sorot
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
Batalyon-Raider-dalam-menangulandi-masalah-teror-300x225
CIS 50MG terpasang pada rolling bar jeep tempur Kopassus, Land Rover Defender MRCV (multi role cambat vehicle)
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
CIS 50MG terpasang pada rolling bar jeep tempur Kopassus, Land Rover Defender MRCV (multi role cambat vehicle)

Bagaimana dengan daya gempur CIS 50MG? Merujuk ke spesifikasinya, SMB dengan berat total 30 kg, serta berat laras 13 kg ini dapat memuntahkan 400 – 600 proyektil dalam satu menit. Kecepatan luncur proyektilnya mencapai 890 meter per detik dengan pola kerja gas operated dan rotating bolt. Soal jarak tembak, maksimum dapat mencapai 6.765 meter, namun untuk jarak tembak efektifnya 2.000 meter.

Tidak diketahui persis kapan TNI mulai mengoperasikan CIS 50MG, kemungkinan di tahun 2002. Dan hebatnya penggunaan senjata ini cukup luas, khususnya di lingkungan TNI AD. Sebut saja Kopassus dan Kostrad plus Batalyon Raider Kodam mengadospi CIS 50MG untuk kelengkapan pada rantis (kendaraan taktis) mereka. Kopassus menempatkan CIS 50MG pada rantis Land Rover MRCV dan Kostrad/Raider mengadopsi senjata ini pada rantis GMC. Di kedua kendaraan ini CIS 50MG ditempatkan pada dudukan rollbar. Lain dari itu, panser Anoa buatan Pindad juga pernah terlihat menggunakan senjata ini. Selain dipasang pada rollbar di rantis dan ranpur, sepert halnya DShk-38 dan M2HB, CIS 50MG dapat dipasang pada dudukan tripod.
Tampak panser Anoa dengan senjata utama SMB CIS 50MG
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
Tampak panser Anoa dengan senjata utama SMB CIS 50MG
AB Singapura telah mengadopsi CIS 50MG dengan teknologi RCWS
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
AB Singapura telah mengadopsi CIS 50MG dengan teknologi RCWS

Menurut informasi dari Wikipedia, CIS 50MG juga telah diproduksi secara lisensi oleh PT Pindad. Ini menjadikan produksi kedua Pindad dari varian CIS, setelah sebelumnya ada CIS AGL 40 (pelontar granat otomatis). Bila di Indonesia terapan CIS 50MG masih serba manual, lain halnya AB Singapura yang telah mengadopsi CIS 50MG dengan teknologi RCWS (Remote Control Weapon System) pada beberapa ranpurnya, dengan RCWS arah bidik tembakan bisa lebih akurat dan keselamatan juru tembak lebih terjamin. RCWS juga tengah dikembangkan oleh Kavaleri TNI AD dengan SMB Browning M2HB. (Haryo Adjie Nogo Seno)

Spesifikasi CIS 50MG

Kaliber : 12,7 x 90 mm
Kecepatan proyektil : 890 meter/detik
Berat total : 30 kg
Berat laras : 13 kg
Jarak tembak efektif : 6.765 meter
Jarak tembak efektif : 2.000 meter
Panjang Total : 1,654 meter

http://indomiliter.com/2013/04/06/ci...ostrad-tni-ad/

meski Konsepnya bagus, kok yang CIS 50G ini cuma Singapura & kita aja. kenapa AB di dunia ini nggak melirik HMG ini buat gantiin M2HB & DSHK mereka. Apakah M2HB & DSHK masih lebih unggul meski usianya sudah tua
keren, supply ammo kiri dan kanan...tapi ada yang pake DU Ammo ga ya? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By brokenarroww
keren, supply ammo kiri dan kanan...tapi ada yang pake DU Ammo ga ya? emoticon-Bingung (S)


DU ada yg 12,7?
katanya sih pindad udah ambil lisensinya dan produksi sendiri..
tapi kok markingnya kayak cuma stiker ya?emoticon-Malu (S)
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
Quote:Original Posted By irahaha


DU ada yg 12,7?


cari" artikelnya gak nemu, malah paling kecil 20an. CMIIW. emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin kali aja ada yang kasih infonya. emoticon-Big Grin
OK lah ada keunggulan dual feed mechanism, tapi field strip nya apa ga lebih ribet dan lebih memakan waktu daripada M2HB? Biasanya common wisdom di rancang bangun senpi itu lesser parts is better
Quote:Original Posted By Hespionage
OK lah ada keunggulan dual feed mechanism, tapi field strip nya apa ga lebih ribet dan lebih memakan waktu daripada M2HB? Biasanya common wisdom di rancang bangun senpi itu lesser parts is better


CIS 50 MG itu modular lho.Dan biasanya sesuatu yg modular diciptakan untuk keringkasan.
jaman gini masih pake 50 cal?

apakah masih efektif buat lawan pesawat jet, armor dan komposit?
terus kalo buat lawan personel apa ga over kill?


Quote:Original Posted By tesla220volt
jaman gini masih pake 50 cal?

apakah masih efektif buat lawan pesawat jet, armor dan komposit?
terus kalo buat lawan personel apa ga over kill?




masih, sampe stanag 4569 level 3 itu cuma tahan 7,62 AP... ANOA pasti jebol.
anti helikopter msh efektif.
lawan personel ga overkill kl >1000m, yg berlindung, tembok standar di Indonesia (bata merah/batako +plesteram) tembus... bisa jg utk suppressive fire
Quote:Original Posted By tesla220volt
jaman gini masih pake 50 cal?

apakah masih efektif buat lawan pesawat jet, armor dan komposit?
terus kalo buat lawan personel apa ga over kill?




Sampai sistem 20 mm cukup ringan dan mobile untuk digelar satuan infantri gw rasa 50 cal masih cukup efektif untuk melibas jeep,truck,mini drone, dan lightly fortified location.emoticon-Smilie
Mengenai overkill against foot soldier please read this discussion:
http://carryingthegun.wordpress.com/...n-if-you-miss/
Quote:Original Posted By tesla220volt
jaman gini masih pake 50 cal?

apakah masih efektif buat lawan pesawat jet, armor dan komposit?
terus kalo buat lawan personel apa ga over kill?

Perasaan dimana2 kaliber 12.7mm/.50 cal masih jadi standar senapan mesin berat..
Senapan ini fitrahnya bukan buat ngelawan jet dan main battle tank juga kali..
Pake 20mm emang bisa di-mounting di jeep/heli utility?
Quote:Original Posted By tesla220volt
jaman gini masih pake 50 cal?

apakah masih efektif buat lawan pesawat jet, armor dan komposit?
terus kalo buat lawan personel apa ga over kill?




nope
harus pake dual feed yakhont launcher, efektif buat anything dr personel sampe CVN

mantaapp... yakhont setrongg.. idaman formiler
Quote:Original Posted By tesla220volt
jaman gini masih pake 50 cal?

apakah masih efektif buat lawan pesawat jet, armor dan komposit?
terus kalo buat lawan personel apa ga over kill?




sepertinya,50cal difokusin buat nyerang kendaraan tempur ringan kaya LUV atau infantry musuh yang sembunyi di balik tembok atau material ringan lainya,selain itu masih efektif juga lo gan buat nyerang heli yang terbang rendah

Quote:Original Posted By brokenarroww
keren, supply ammo kiri dan kanan...tapi ada yang pake DU Ammo ga ya? emoticon-Bingung (S)


Quote:Original Posted By irahaha


DU ada yg 12,7?


12.7 makenya Mk 211 Raufoss, "The multipurpose name is based on the projectile having an armor-piercing (tungsten core), an explosive, and an incendiary component, thus making it capable of penetrating lightly armored targets and causing damage to personnel inside the target after penetration." http://en.wikipedia.org/wiki/Raufoss_Mk_211
Quote:Original Posted By focus.user


nope
harus pake dual feed yakhont launcher, efektif buat anything dr personel sampe CVN

mantaapp... yakhont setrongg.. idaman formiler


setau ane yakhont itu manpad malah.......

---------------------------------------------------------
ane koq malah lebih milih minigun bwt anti personel, taburan pelornya gaitling bikin adem hati penggunanya....
Kenapa gak menggunakan ini aja...
CIS 50MG: SMB Serbu Kopassus dan Kostrad TNI AD
Quote:Original Posted By cahcluthak
Kenapa gak menggunakan ini aja...
Spoiler for mini gun:


Berat,mahal,perlu suplai listrik,Spc.gunner harus pintar ngatur Rate of fire...
Terus menurut situ kenapa harus pake itu?emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By toesbolteroes11


Berat,mahal,perlu suplai listrik,Spc.gunner harus pintar ngatur Rate of fire...
Terus menurut situ kenapa harus pake itu?emoticon-Malu (S)


tapi asuransi paling mujarab untuk door gunner heli serbu mbah emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By ravager


tapi asuransi paling mujarab untuk door gunner heli serbu mbah emoticon-Stick Out Tongue


Yes.Kalau buat heli/kapal sih no problemo.Untuk APC,Rantis...not so much..Space for ammo and the mini gun system it self will fill a large amount of space...Btw,Di film BHD juga keliatan begitu suplai listriknya hilang itu minigun jd ga guna coba kalo door gunnya GPMG atau Ma Deuce....
Quote:Original Posted By kalashinikov777




12.7 makenya Mk 211 Raufoss, "The multipurpose name is based on the projectile having an armor-piercing (tungsten core), an explosive, and an incendiary component, thus making it capable of penetrating lightly armored targets and causing damage to personnel inside the target after penetration." http://en.wikipedia.org/wiki/Raufoss_Mk_211


tungsten carbide dan DU sama2 sbg penetrator....kamsutnya ada ga penetrator DU kaliber 12,7? ai belum nemu artikel yg nyebut ada

Quote:Original Posted By the.BlackCat


cari" artikelnya gak nemu, malah paling kecil 20an. CMIIW. emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin kali aja ada yang kasih infonya. emoticon-Big Grin