alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52672ffbfaca17016a00000a/gimme-some-advice
gimme some advice
saya lahir dengan kondisi broken home,saya memiliki pasangan yang dikondisikan sama seperti saya yang broken home,pada tahap awal pacaran kami tak memiliki masalah apapun dikarenakan belum kenal secara dekat sekali .

pada awalnya saya berprasangka bahwa pasangan saya memiliki ekonomi yang berkecukupan,karena sudah memiliki mobil,motor,dan rumah yang cukup.
3 bulan sebelum kami menjadi pasangan orang tuanya mengadopsi 1 bayi laki-laki.
setelah beberapa bulan berjalan saya merasa ada yang janggal pada ekonomi pasangan saya lalu diceritakan semuanya(maaf privasi).
orang tuanya(perempuan)meminta pendapat kesaya bahwa dia sudah jenuh dengan pekerjaannya(ada banyak masalah dengan pendapatannya)yang membuat ekonomi keluarga naik turun dan yang tadinya cukup menjadi kurang,yang kuperbuat saat itu hanyalah memberi saran bahwa tak perlu dilanjutkan pekerjaannya.dan saya memutuskan bahwa saya akan mendanai biaya rumahnya(dengan orang tuanya).setelah 1 bulan berlalu akhirnya orang tuanya melepaskan pekerjaannya.dengan dilepaskannya pekerjaannya maka otomatis pasangan saya lebih dekat dengat orang tuanya.

ada suatu masalah muncul,masalahnya adalah bahwa saya waktu itu memang kekurangan biaya sehingga membuat kendaraannya dijual.
hingga sekarang bila kami kuliah,menggunakan kendaraan saya jadi kami mengatur waktu yang pas.

skip skip skip

pasangan saya mulai jenuh dengan saya,karena kekurangan saya dalam berkomunikasi,memang saya akui saya adalah orang yang sangat kurang dalam berkomunikasi,saya tidak memiliki teman dari sd-sma tetapi setidaknya saya sudah membangun beberapa pertemanan pada kuliah.pasangan saya baru mengutarakan buruknya saya pada saat itu,secara langsung saya bertanya pada dia"kenapa ga dibicarain dari dulu?"dia hanya diam.(maksudnya gimana saya juga bingung).

skip skip

meskipun hubungan kami renggang tetapi saya selalu berpikir bagaimana kedepannya?bagaimana kehidupan mereka nantinya?biaya kuliahnya bagaimana?kendaraan?dll

dikala begini apakah yang harus saya perbuat?

saya sendiri tidak tega bila meninggalkannya dalam kondisi yang seperti ini,tetapi pasangan saya juga sudah jenuh sudah tidak merespon saya
apa yang dapat saya lakukan? mohon pencerahan dari sesepuh"
mohon maaf bila masalahnya complicated.
inti permasalahannya:
1.bila pasangan kita berprinsip sudah ingin meninggalkan kita bisakah kita memperbaiki itu?

2.untuk masalah duniawi saya harus berbuat apa?

bila ada yang tidak jelas mohon ditanyakan cerita ini saya buat sesingkat-singkatnya.
Spoiler for 1:
Quote:Original Posted By howlifecreateme
saya lahir dengan kondisi broken home,saya memiliki pasangan yang dikondisikan sama seperti saya yang broken home,pada tahap awal pacaran kami tak memiliki masalah apapun dikarenakan belum kenal secara dekat sekali .

pada awalnya saya berprasangka bahwa pasangan saya memiliki ekonomi yang berkecukupan,karena sudah memiliki mobil,motor,dan rumah yang cukup.
3 bulan sebelum kami menjadi pasangan orang tuanya mengadopsi 1 bayi laki-laki.
setelah beberapa bulan berjalan saya merasa ada yang janggal pada ekonomi pasangan saya lalu diceritakan semuanya(maaf privasi).
orang tuanya(perempuan)meminta pendapat kesaya bahwa dia sudah jenuh dengan pekerjaannya(ada banyak masalah dengan pendapatannya)yang membuat ekonomi keluarga naik turun dan yang tadinya cukup menjadi kurang,yang kuperbuat saat itu hanyalah memberi saran bahwa tak perlu dilanjutkan pekerjaannya.dan saya memutuskan bahwa saya akan mendanai biaya rumahnya(dengan orang tuanya).setelah 1 bulan berlalu akhirnya orang tuanya melepaskan pekerjaannya.dengan dilepaskannya pekerjaannya maka otomatis pasangan saya lebih dekat dengat orang tuanya.

ada suatu masalah muncul,masalahnya adalah bahwa saya waktu itu memang kekurangan biaya sehingga membuat kendaraannya dijual.
hingga sekarang bila kami kuliah,menggunakan kendaraan saya jadi kami mengatur waktu yang pas.

skip skip skip

pasangan saya mulai jenuh dengan saya,karena kekurangan saya dalam berkomunikasi,memang saya akui saya adalah orang yang sangat kurang dalam berkomunikasi,saya tidak memiliki teman dari sd-sma tetapi setidaknya saya sudah membangun beberapa pertemanan pada kuliah.pasangan saya baru mengutarakan buruknya saya pada saat itu,secara langsung saya bertanya pada dia"kenapa ga dibicarain dari dulu?"dia hanya diam.(maksudnya gimana saya juga bingung).

skip skip

meskipun hubungan kami renggang tetapi saya selalu berpikir bagaimana kedepannya?bagaimana kehidupan mereka nantinya?biaya kuliahnya bagaimana?kendaraan?dll

dikala begini apakah yang harus saya perbuat?

saya sendiri tidak tega bila meninggalkannya dalam kondisi yang seperti ini,tetapi pasangan saya juga sudah jenuh sudah tidak merespon saya
apa yang dapat saya lakukan? mohon pencerahan dari sesepuh"
mohon maaf bila masalahnya complicated.
inti permasalahannya:
1.bila pasangan kita berprinsip sudah ingin meninggalkan kita bisakah kita memperbaiki itu?

2.untuk masalah duniawi saya harus berbuat apa?

bila ada yang tidak jelas mohon ditanyakan cerita ini saya buat sesingkat-singkatnya.
Spoiler for 1:


1.bila pasangan kita berprinsip sudah ingin meninggalkan kita bisakah kita memperbaiki itu?
masih bisa..bisa banget
setidaknya walaupun dia gak respon ente dia masih sayang walaupun sedikit
intinya ente jarang berkomunikasi kan ?
cobalah perbanyak komunikasi dengan dia
pasangan ente butuh perhatian "lebih"
sama kyk ente kan dari keluarga broken home
bukannya klo dari keluarga broken home butuh perhatian lebih ? emoticon-Smilie

2.untuk masalah duniawi saya harus berbuat apa?

ente masih danain orangtuanya cewek ente ?
apa soal pekerjaan dengan gaji yg kurang cukup sekarang ?
Anda sama sekali tdk gaul, tdk punya humor sense, bahasa tulisan seperti menggunakan google translate.
Saya jg pasti akan cepat bosan dan mual bila punya pasangan seperti Anda.
Quote:Original Posted By howlifecreateme
saya lahir dengan kondisi broken home,saya memiliki pasangan yang dikondisikan sama seperti saya yang broken home,pada tahap awal pacaran kami tak memiliki masalah apapun dikarenakan belum kenal secara dekat sekali .

pada awalnya saya berprasangka bahwa pasangan saya memiliki ekonomi yang berkecukupan,karena sudah memiliki mobil,motor,dan rumah yang cukup.
3 bulan sebelum kami menjadi pasangan orang tuanya mengadopsi 1 bayi laki-laki.
setelah beberapa bulan berjalan saya merasa ada yang janggal pada ekonomi pasangan saya lalu diceritakan semuanya(maaf privasi).
orang tuanya(perempuan)meminta pendapat kesaya bahwa dia sudah jenuh dengan pekerjaannya(ada banyak masalah dengan pendapatannya)yang membuat ekonomi keluarga naik turun dan yang tadinya cukup menjadi kurang,yang kuperbuat saat itu hanyalah memberi saran bahwa tak perlu dilanjutkan pekerjaannya.dan saya memutuskan bahwa saya akan mendanai biaya rumahnya(dengan orang tuanya).setelah 1 bulan berlalu akhirnya orang tuanya melepaskan pekerjaannya.dengan dilepaskannya pekerjaannya maka otomatis pasangan saya lebih dekat dengat orang tuanya.

ada suatu masalah muncul,masalahnya adalah bahwa saya waktu itu memang kekurangan biaya sehingga membuat kendaraannya dijual.
hingga sekarang bila kami kuliah,menggunakan kendaraan saya jadi kami mengatur waktu yang pas.

skip skip skip

pasangan saya mulai jenuh dengan saya,karena kekurangan saya dalam berkomunikasi,memang saya akui saya adalah orang yang sangat kurang dalam berkomunikasi,saya tidak memiliki teman dari sd-sma tetapi setidaknya saya sudah membangun beberapa pertemanan pada kuliah.pasangan saya baru mengutarakan buruknya saya pada saat itu,secara langsung saya bertanya pada dia"kenapa ga dibicarain dari dulu?"dia hanya diam.(maksudnya gimana saya juga bingung).

skip skip

meskipun hubungan kami renggang tetapi saya selalu berpikir bagaimana kedepannya?bagaimana kehidupan mereka nantinya?biaya kuliahnya bagaimana?kendaraan?dll

dikala begini apakah yang harus saya perbuat?

saya sendiri tidak tega bila meninggalkannya dalam kondisi yang seperti ini,tetapi pasangan saya juga sudah jenuh sudah tidak merespon saya
apa yang dapat saya lakukan? mohon pencerahan dari sesepuh"
mohon maaf bila masalahnya complicated.
inti permasalahannya:
1.bila pasangan kita berprinsip sudah ingin meninggalkan kita bisakah kita memperbaiki itu?

2.untuk masalah duniawi saya harus berbuat apa?

bila ada yang tidak jelas mohon ditanyakan cerita ini saya buat sesingkat-singkatnya.
Spoiler for 1:


1. Untuk masalah cinta itu tidak bisa dipaksakan, keculai bisa tumbuh lagi dengan sendirinya. memang rada susah untuk menjaga keharmonisan hubungan dikala sebelah pihak sudah tidak merasakan cinta lagi. tapi tidak menutup kemungkinan bisa numbuh cinta lagi dengan adanya situasi / lingkungan baru, misalnya ente lebih mesra dibanding sebelumnya, pindah rumah, punya anak dan semacamnya.

2. Mengenai masalah duniawi, saya hanya bisa kasih komentar Rejeki sudah ada yang mengatur, tinggal kalian mesti berdoa dan berusaha, tapi kalo ente mau nyari peluang usaha / usaha sampingan coba ke SF Bisnis


Ente sudah menikah gan..? emoticon-Bingung (S)
kalo emang udah, mungkin buat tread di Wedding & Family aja gan emoticon-Big Grin ini masalah ga bisa dibilang simpel..butuh banyak pertimbangan dalam pengambilan keputusan, mungkin sepuh disono bisa membantu....emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By another.place


1.bila pasangan kita berprinsip sudah ingin meninggalkan kita bisakah kita memperbaiki itu?
masih bisa..bisa banget
setidaknya walaupun dia gak respon ente dia masih sayang walaupun sedikit
intinya ente jarang berkomunikasi kan ?
cobalah perbanyak komunikasi dengan dia
pasangan ente butuh perhatian "lebih"
sama kyk ente kan dari keluarga broken home
bukannya klo dari keluarga broken home butuh perhatian lebih ? emoticon-Smilie

2.untuk masalah duniawi saya harus berbuat apa?

ente masih danain orangtuanya cewek ente ?
apa soal pekerjaan dengan gaji yg kurang cukup sekarang ?

dia dari dulu sudah dekat dengan orang tuanya,ya untuk sekarang kami seperti ada pembatas saya sendiri bila dirumahnya/bertemu dengan dia pikiran langsung kosong bingung harus bersikap bagaimana.dia memang bercerita masalahnya tetapi setiap kali saya kasih advice dia tidak mau merespon,dia selalu bertanya ke orangtuanya dulu.

ya saya masih danain,orang tuanya sekarang hanya IRT dan membantu orang jual" yang kecil"
Quote:Original Posted By bhethoro.kolo


1. Untuk masalah cinta itu tidak bisa dipaksakan, keculai bisa tumbuh lagi dengan sendirinya. memang rada susah untuk menjaga keharmonisan hubungan dikala sebelah pihak sudah tidak merasakan cinta lagi. tapi tidak menutup kemungkinan bisa numbuh cinta lagi dengan adanya situasi / lingkungan baru, misalnya ente lebih mesra dibanding sebelumnya, pindah rumah, punya anak dan semacamnya.

2. Mengenai masalah duniawi, saya hanya bisa kasih komentar Rejeki sudah ada yang mengatur, tinggal kalian mesti berdoa dan berusaha, tapi kalo ente mau nyari peluang usaha / usaha sampingan coba ke SF Bisnis


Ente sudah menikah gan..? emoticon-Bingung (S)
kalo emang udah, mungkin buat tread di Wedding & Family aja gan emoticon-Big Grin ini masalah ga bisa dibilang simpel..butuh banyak pertimbangan dalam pengambilan keputusan, mungkin sepuh disono bisa membantu....emoticon-Big Grin

ane masih mahasiswa ganemoticon-Ngakak
caranya mesra gimana kalo situasinya tidak mendukung?bukannya malah memperkeruh suasana nantinya?

Quote:Original Posted By tristan97
Anda sama sekali tdk gaul, tdk punya humor sense, bahasa tulisan seperti menggunakan google translate.
Saya jg pasti akan cepat bosan dan mual bila punya pasangan seperti Anda.


niru ukhti sugaryrafuma, smga saya tidak kualat emoticon-Thinking
Quote:Original Posted By howlifecreateme

ane masih mahasiswa ganemoticon-Ngakak
caranya mesra gimana kalo situasinya tidak mendukung?bukannya malah memperkeruh suasana nantinya?



Banyak masahasiswa yang udah nikah & kerja...emoticon-Cape d... (S)
Ane anggep aja belom nikah

Apa pertimbangan ente, dikala ente bicara sanggup untuk membiaya membiaya keluarganya yang notabenya belum jadi keluarga ente....?...emoticon-Cool

Apakah duit kuliah ente didapet juga dari minta orang tua ente..? emoticon-Cool


bercampur tapi tak melebur

just do it

elu mau lanjut ama die gak?

dari hati ama otak lu dengan segala pertimbangan

oh ya mohon masalahnya diperjelas lagi

terus di pindah wedding kalo mau emoticon-Kimpoi

disana lebih pro emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By jalzae
bercampur tapi tak melebur

just do it

elu mau lanjut ama die gak?

dari hati ama otak lu dengan segala pertimbangan

oh ya mohon masalahnya diperjelas lagi

terus di pindah wedding kalo mau emoticon-Kimpoi

disana lebih pro emoticon-Big Grin


Yang ada disono dimaki maki, kalo curhatnya ga jelas kaya gini...emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By howlifecreateme

dia dari dulu sudah dekat dengan orang tuanya,ya untuk sekarang kami seperti ada pembatas saya sendiri bila dirumahnya/bertemu dengan dia pikiran langsung kosong bingung harus bersikap bagaimana.dia memang bercerita masalahnya tetapi setiap kali saya kasih advice dia tidak mau merespon,dia selalu bertanya ke orangtuanya dulu.

ya saya masih danain,orang tuanya sekarang hanya IRT dan membantu orang jual" yang kecil"


mungkin ada permasalahan dibalik masalah yang dia utarakan
seperti yang ane tulis di atas
sering berkomunikasi dan ksh perhatian ke dia
Quote:Original Posted By bhethoro.kolo


Banyak masahasiswa yang udah nikah & kerja...emoticon-Cape d... (S)
Ane anggep aja belom nikah

Apa pertimbangan ente, dikala ente bicara sanggup untuk membiaya membiaya keluarganya yang notabenya belum jadi keluarga ente....?...emoticon-Cool

Apakah duit kuliah ente didapet juga dari minta orang tua ente..? emoticon-Cool



bukan minta dari orang tua,tapi ane menyisihkan ane ga minta lebih sama orang tua.memang ane salah tapi ane lebih merasa bersalah kalo orang yang ane sayang menderita,memang belum jadi keluarga tapi ane waktu harum"nya hubungan ngerasa nyaman banget entah sama ortunya ato dia

Quote:Original Posted By jalzae
bercampur tapi tak melebur

just do it

elu mau lanjut ama die gak?

dari hati ama otak lu dengan segala pertimbangan

oh ya mohon masalahnya diperjelas lagi

terus di pindah wedding kalo mau emoticon-Kimpoi

disana lebih pro emoticon-Big Grin

kalo dari sisi ane jelas mau lanjut emoticon-Malu (S) tapi dianya yang emoticon-Berduka (S)

saya juga kurang bisa jelasin masalahnya sejelas"nya karena terlalu complicated.
jelasnya adalah saya kepikiran dengan hal-hal tersebut
Quote:Original Posted By another.place


mungkin ada permasalahan dibalik masalah yang dia utarakan
seperti yang ane tulis di atas
sering berkomunikasi dan ksh perhatian ke dia


udah saya tanyain kalo untuk hal itu,dan masalahnya hanya ini dan ekonomi,tetapi untuk masalah ekonomi sudah tidak.jadi???
Quote:Original Posted By bhethoro.kolo


Yang ada disono dimaki maki, kalo curhatnya ga jelas kaya gini...emoticon-Ngakak (S)


maaf gan kalo ga jelas tapi emang ini masalah udah lama dan udah ane pikir dan berdoa tetep ga nemu jawabannya.ane juga ga tau harus cerita kesiapa
Quote:Original Posted By howlifecreateme

bukan minta dari orang tua,tapi ane menyisihkan ane ga minta lebih sama orang tua.memang ane salah tapi ane lebih merasa bersalah kalo orang yang ane sayang menderita,memang belum jadi keluarga tapi ane waktu harum"nya hubungan ngerasa nyaman banget entah sama ortunya ato dia


kalo dari sisi ane jelas mau lanjut emoticon-Malu (S) tapi dianya yang emoticon-Berduka (S)

saya juga kurang bisa jelasin masalahnya sejelas"nya karena terlalu complicated.
jelasnya adalah saya kepikiran dengan hal-hal tersebut


Masalah bosan, seenernya tidak diukur dari materi sih gan, biar ente mendadak jadi kaya tapi kalo tu cewe udah ga cinta ya apa mau dikata..emoticon-Big Grin
putus juga ga masalah, dari pada nanti dia bercumbu dengan pria lain yang ia cinta..emoticon-Stick Out Tongue

kalo ente mau jadi orang baik dan komitmen atas perkataan ente terhadap orang tuanya, biarpun putus ente masih bisa menyokong biaya kehidupan mereka kok.. dengan catatan semampunya dan tidak memberatkan ente..... kalo perlu ente kuliah sambil kerja, duitnya buat nyumbang mereka...emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By howlifecreateme


udah saya tanyain kalo untuk hal itu,dan masalahnya hanya ini dan ekonomi,tetapi untuk masalah ekonomi sudah tidak.jadi???


maslaah complicatednya apa gan ?
berkenan ditulis disini ?
jujur ane masih gantung dengan permsalahan ente
Quote:Original Posted By bhethoro.kolo


Masalah bosan, seenernya tidak diukur dari materi sih gan, biar ente mendadak jadi kaya tapi kalo tu cewe udah ga cinta ya apa mau dikata..emoticon-Big Grin
putus juga ga masalah, dari pada nanti dia bercumbu dengan pria lain yang ia cinta..emoticon-Stick Out Tongue

kalo ente mau jadi orang baik dan komitmen atas perkataan ente terhadap orang tuanya, biarpun putus ente masih bisa menyokong biaya kehidupan mereka kok.. dengan catatan semampunya dan tidak memberatkan ente..... kalo perlu ente kuliah sambil kerja, duitnya buat nyumbang mereka...emoticon-Stick Out Tongue


ane tau untuk masalah itu gan,yang ane bingungkan kelanjutannya gimana
ane 1 kampus sama pasangan ane,dia ga ada kendaraan ane yang anter jemput dia juga kalo ane pergi dari dia langsung trus pasangan ane gimana?
ane juga udah bilang ke dia bakal bantu terus ane udah komitmen ga mau bikin dia menderita trus ane harus gimana ?
sedangkan dia minta kejelasan status juga,dia minta putus tapi jujur dari diri ane ga mau putus dari dia apalagi dengan dikondisikan seperti ini.
ane mikir juga gimana baiknya untuk kedepannya entah itu ane/pasangan ane.
anda laki, atau perempuan? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By another.place


maslaah complicatednya apa gan ?
berkenan ditulis disini ?
jujur ane masih gantung dengan permsalahan ente


ane cerita step by step aja
1.ane bantu dia dalam perekonomian.
2.sekarang pasangan saya ingin putus dari saya.
3.ane bingung harus gimana,dikarenakan nanti bila saya harus meninggalkan pasangan saya,lalu kehidupan pasangan saya bagaimana?saya 1 kampus dengan pasangan saya dan saya juga mengantar jemputnya.bila saya pergi dari kehidupannya,apakah saya masih harus mengantar jemputnya?apakah saya juga harus membiayai?bila saya melakukan itu,bagaimana saya harus menatap wajahnya dan orang tuanya?meskipun kita sudah tidak ada hubungan.
^
^
oops dah dirangkum, emoticon-Big Grin

Jadi coba aku rangkum ya.
TS masih mahasiswa.
TS belum kerja.
TS berjanji menghidupi keluarga pasangan.
Pasangan TS kelihatan bosan.
gitu?

Apa mungkin ada kemungkinan pasangan ts ga enak sama ts dan berusaha agar ts lari kehidupan dia?
×