alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/526722c417cb17450d000002/kadal-newskorsel-batalkan-pembelian-pespur-f-15-se-dan-imbasnya-terhadap-indonesi
[Kadal News]Korsel batalkan Pembelian Pespur F-15 SE dan Imbasnya Terhadap Indonesi
Quote:
Korsel Membatalkan Pembelian Pespur F-15 SE dan Imbasnya Terhadap Indonesia
ecara mengejutkan Korea Selatan menyatakan menolak tawaran perusahaan Boeing untuk memasok 60 pesawat tempur F-15 Silent Eagle bagi Angkatan Udaranya (Royal Korean Air Force). Penolakan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Kim Min - seok, yang mengatakan bahwa Korea Selatan (Korsel) akan menunda pemberian kontrak US$ 7.7 milyar dalam pengadaan 60 pesawat F-15 SE, akan dilakukan tender ulang.

Pemerintah Korea Selatan nampaknya terpaksa tunduk kepada tekanan publik dalam aksi penolakan pembelian pesawat tempur F-15 SE, terutama pernyataan keberatan dan penolakan dari 15 mantan Kepala Staf Angkatan Udara yang menulis surat kepada Presiden Park Geun - hye, dan juga keberatan anggota parlemen partai yang berkuasa. Para pengeritik menyatakan bahwa pesawat tempur F-15 Silent Eagle dinilai kurang kemampuannya, khususnya kemampuan anti radarnya (stealth).

Korea Selatan menginginkan Angkatan Udaranya (ROKAF) mempunyai pesawat tempur yang dapat menyusup tanpa terdeteksi, untuk membalas serangan jauh kegaris belakang apabila Korea Utara (Korut) melancarkan serangan nuklir. Kim Min-seok menegaskan, "Angkatan Udara kami berpendapat bahwa kita memerlukan kemampuan tempur dalam menanggapi trend terbaru pengembangan teknologi kedirgantaraan, yang pada intinya adalah jet tempur generasi kelima khususnya dalam menghadapi provokasi dari Korea Utara , " katanya.

Pada musim semi tahun ini , ketegangan di semenanjung Korea telah meningkat tajam , dimana Pyongyang pernah menyatakan ancaman perang nuklir untuk memprotes sanksi PBB. Pemerintah Korea Selatan sangat khawatir setelah pemerintahan Korea Utara, Kim Jong-un melakukan uji coba peluru kendala balistik. Korea Utara juga diketahui menempatkan beberapa ratus ribu pasukan dengan persenjataan berat di perbatasan dengan Korsel. Memang pesawat Tempur Korut dinilai sudah tua tetapi jumlahnya sangat banyak, sehingga menjadi pertimbangan tersendiri apabila terjadi konflik.

Selain itu yang menjadi catatan, Korea Selatan tetap waspada karena berakhirnya Perang Korea tahun 1950-53, hanya dengan gencatan senjata , bukan berupa sebuah perjanjian damai. Oleh karena itu Korea Selatan terus alert terhadap kemungkinan pecah perang yang sewaktu-waktu akan timbul, terlebih mengingat pribadi pemimpin Korut Kim Jong-un yang masih muda dan agresif.

Pada beberapa waktu lalu, saat Korea Utara menyatakan ancaman serangan nuklir, pemerintah Amerika Serikat menanggapi dan mengambil langkah yang sangat serius. USAF mengirimkan pesawat tempur paling canggihnya yaitu, pesawat pembom siluman B-2, pesawat tempur siluman F - 22 dan pesawat pembom B - 52 , dalam latihan dengan Korea Selatan untuk show of force. Kedua pembom tersebut dapat mengangkut bom nuklir.

Dari Anggaran yang disiapkan sebesar US $7.7 milyar, dimana dalam perhitungan harga, Korea Selatan bisa mendapatkan 60 buah F-15 SE, kini dengan akan diulanginya tender baru, yang kemungkinan calon terkuat adalah pesawat tempur generasi kelima F-35A buatan Loockheed Martin atau Typhoon Eurofighter anggaran akan membengkak. Kemungkinan besar Korsel akan memilih F-35A dibandingkan Eurofighter, karena ikatan erat antara Korsel-AS, dimana AS masih menempatkan 28.500 pasukannya di Korsel.

Para pejabat militer AS mengatakan kekuatan terbesar dari F - 35 , selain mampu menghindari radar, pesawat ini mempunyai kemampuannya untuk memadukan data dari pesawat dan sensor lainnya . Hal ini memungkinkan untuk membantu mengidentifikasi target bagi pesawat tempur lainnya yang bersama-sama beroperasi. Mengingat harganya yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan F-15 SE, kemungkinan Korea Selatan akan mengurangi jumlah pesanan menjadi 40 atau 50 pesawat, atau mempertimbangkan anggaran baru.

Rangkaian pengadaan pesawat tempur terbaru Korea Selatan untuk menekan Korea Utara sejalan dengan kebijakan Jepang yang juga memesan 42 F-35 dari Loockheed. F-35 telah dipesan oleh USAF (Angkatan Udara AS) dan juga beberapa negara diantaranya Belanda, Inggris, Australia , Italia , Norwegia , Turki, Israel dan Jepang.

Berkaitan dengan Indonesia, jelas kebijakan Korea Selatan yang membatalkan keinginannya memiliki F-15 SE akan semakin membuat kerjasamanya dalam proyek IFX/KFX (Indonesia/ Korea Fighter Experiment) yang dinyatakan ditunda menjadi semakin tidak jelas kelanjutannya. Dengan kemungkinan membengkaknya anggaran apabila dipilih F-35 yang harganya jauh lebih mahal, maka kelanjutan proyek IFX/KFX akan menjadi lebih tidak menentu. Jelas Indonesia menjadi negara yang dirugikan. Isyarat penundaan selama sekitar satu-setengah tahun dilayangkan Pemerintahan Park Geun-hye tak lama setelah dirinya terpilih sebagai presiden ke-11 Korea Selatan pada Februari 2013.

Proyek ini menggantung setelah tim Korea-Indonesia menuntaskan tahap pertama, yakni Technology Development, dalam waktu 18 bulan, pada Desember 2012. Proyek diawali dengan tahapan Feasibility Study, dilanjutkan dengan Technology Development, lalu Engineering Manufacturing Development, dan diakhiri dengan Production Phase. Di pihak Indonesia, Kementerian Pertahanan menjadi penanggung-jawab utama atas proyek prestisius yang pernah disebutkan menelan ongkos US$8 milyar.

Pihak Indonesia tetap yakin dan berusaha melanjutkan proyek ini sebatas pada bagian-bagian yang bisa dikerjakan sendiri. Di dalam negeri, program ini dikerjakan tim dari Balitbang Kementerian Pertahanan, BPPT, PT Dirgantara Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan lain-lain. Dalam hal ini nasib Indonesia akan ditentukan oleh Korea Selatan yang masih dipusingkan dalam memilih jet tempur unggulannya.

Kini kita akan melihat sebuah perlombaan pemilikan pesawat-pesawat tempur generasi kelima, dimana beberapa negara di kawasan Asia Pasifik pada umumnya sudah memesan F-35 untuk memperkuat pertahanan udaranya. Sementara ini dengan memiliki Sukhoi 27/30, dilihat dari balance of power, saat ini AU Indonesia masih yang terbaik di Asia Tenggara, termasuk apabila dibandingkan dengan Australia.

Oleh karena itu nampaknya sebagai sekutu AS, Korea Selatan dan Australia nampaknya akan berusaha memiliki F-35 dimasa mendatang. Kita berharap ekonomi Indonesia membaik, dan suatu saat kita bisa memiliki Sukhoi-35 dan bahkan mungkin Sukhoi T-50 PAK-FA. Pesawat tempur yang jauh lebih murah harganya dibandingkan generasi lima lainnya, tetapi teknologinya lebih hebat. Who knows?
Sumber


udah pasti gatot dah ini....
saatnya untuk mencari mitra yang lebih berkompeten dan bisa dipercaya
bold : duitnya bisa balik gak yah trus dibelikan F 15 SE udah dapet 60++ unit lo
merah : apakah penulis kena efek gombalfire power yah?
Duit segitu bisa balik ngak, lumayan 8 milyar bisa buat skadron baru
sepertinya repost... sudah ada beritanya di formil sejak 3 minggu lalu... cmiiw
BOLD MERAH

Knp pengamat hanya melihat dari pesawatNya saja yaa
tidak melihat dari dukungan lainnya, seperti awacs , growler , bvr , (aussie)
padahal singapore jg udh punya awacs + bvr

Masyarakat awan deh yg kena , dengan hanya 16-sukhoi + 24 f-16 yg akan datang seakan-akan tni-au lebih bagus dibanding punya ausiie bahkan se asean, kenapa gk beritain apa adanyaa emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By Bwengak
Knp pengamat hanya melihat dari pesawatNya saja yaa
tidak melihat dari dukungan lainnya, seperti awacs , growler , bvr , (aussie)
padahal singapore jg udh punya awacs + bvr

Masyarakat awan deh yg kena , dengan hanya 16-sukhoi + 24 f-16 yg akan datang seakan-akan tni-au lebih bagus dibanding punya ausiie bahkan se asean, kenapa gk beritain apa adanyaa emoticon-Cape d... (S)


beli rudal aja masih maju mundur, beli kapal kopongan, masa udah mikir AWACS dll ? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Bwengak
BOLD MERAH

Knp pengamat hanya melihat dari pesawatNya saja yaa
tidak melihat dari dukungan lainnya, seperti awacs , growler , bvr , (aussie)
padahal singapore jg udh punya awacs + bvr

Masyarakat awan deh yg kena , dengan hanya 16-sukhoi + 24 f-16 yg akan datang seakan-akan tni-au lebih bagus dibanding punya ausiie bahkan se asean, kenapa gk beritain apa adanyaa emoticon-Cape d... (S)


chauvinisme akut kali... heheheh termasuk aliran Jaguhiyah.... kayak tetangga sonora...

Quote:Original Posted By kimi mabok


beli rudal aja masih maju mundur, beli kapal kopongan, masa udah mikir AWACS dll ? emoticon-Big Grin


lah yah itu kim pertimbangannya dari mana kok bisa ngomonng kaya gitu masa gara sukhoi aja langsung disebut terkuat Se ASEAN
Terkuat udara di asean asal itu vietnam, thailand, dan singapura keluar dari asean emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By clay.keys
Terkuat udara di asean asal itu vietnam, thailand, dan singapura keluar dari asean emoticon-Big Grin


yakin lebih kuat dari malaysia n thailand ? emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By clay.keys
Terkuat udara di asean asal itu vietnam, thailand, dan singapura keluar dari asean emoticon-Big Grin



jangan lupa keluarin Malaysia dan Myanmar dari ASEAN ya... biar predikat paling jaguh di ASEAN berhak disandang Indonesia...


hehejje

Quote:Original Posted By silent.reader.4


jangan lupa keluarin Malaysia dan Myanmar dari ASEAN ya... biar predikat paling jaguh di ASEAN berhak disandang Indonesia...


hehejje



yah udah berarti ASEAN anggotanya cuma laos,brunei,pinoy,timles ma indonesia aja yah?
Quote:Original Posted By r3zam4n


yah udah berarti ASEAN anggotanya cuma laos,brunei,pinoy,timles ma indonesia aja yah?


yup... maka predikat negara paling jaguh AU nya berhak di sandang indonesia...

Quote:Original Posted By r3zam4n


yah udah berarti ASEAN anggotanya cuma laos,brunei,pinoy,timles ma indonesia aja yah?


Menurut Pinoy Air Force mereka salah satu yg terbaik di dunia. Menurut suhu2 sini, TNI-AU lebih hebat dari Air Force Pinoy. Kesimpulannya...... emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By silent.reader.4


yup... maka predikat negara paling jaguh AU nya berhak di sandang indonesia...



poor my country.......
diminta lagi aja duit USD 8M itu terus belikan aja F 15 SE biar terbukti omongan si penulis..
Quote:Original Posted By r3zam4n


poor my country.......
diminta lagi aja duit USD 8M itu terus belikan aja F 15 SE biar terbukti omongan si penulis..


but I Love Indonesia.... hehehe

Quote:Original Posted By dellealpi82


Menurut Pinoy Air Force mereka salah satu yg terbaik di dunia. Menurut suhu2 sini, TNI-AU lebih hebat dari Air Force Pinoy. Kesimpulannya...... emoticon-Malu (S)


bold : nyerah deh kalo bahas pinoy emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By r3zam4n
poor my country.......
diminta lagi aja duit USD 8M itu terus belikan aja F 15 SE biar terbukti omongan si penulis..


KFX/IFX selalu dipenuhi pro kontra..sekarang kembali lg pada perjanjian awal disaat dana digelontorkan..tp intinya bukan pd soal uang semata, namun masih tetap menunggu kejelasan program ini (sementara usia pesawat semakin uzur) atau ambil keputusan akuisisi pesawat tempur lain yang tinggal beli (mau pake bumbu ToT atau gak terserah)...
Quote:Original Posted By dewaruci77


KFX/IFX selalu dipenuhi pro kontra..sekarang kembali lg pada perjanjian awal disaat dana digelontorkan..tp intinya bukan pd soal uang semata, namun masih tetap menunggu kejelasan program ini (sementara usia pesawat semakin uzur) atau ambil keputusan akuisisi pesawat tempur lain yang tinggal beli (mau pake bumbu ToT atau gak terserah)...


kalo menurut ane gak usah lah menunggu "cinta" yang gak jelaslah, kalo bisa ambil lagi aja duit USD 8M segera dibelikan F35 dengan embel2 lisensi kaya jepang atau Su 35 BM dengan embel2 lisensi juga yang mana russia pernah menawarkan join ke brazil. kayaknya duit USD 8M itu lebih keliatan manfaatnya kedepan.
IFX/KFX gatot pinjam istilah om bison
Quote:Original Posted By r3zam4n


poor my country.......
diminta lagi aja duit USD 8M itu terus belikan aja F 15 SE biar terbukti omongan si penulis..


Masalahnya duitnya juga belum dibayar, gimana mau diminta balik om emoticon-Big Grin
Tapi ane prihatin juga kalo beneran yg nulis ini Jendral Purnawirawan. Kok bisa nge-claim AU kita udah no-1 di ASEAN, di atas Aussie lagi. Bikin malu aja kalo dibaca org
Quote:Original Posted By r3zam4n


kalo menurut ane gak usah lah menunggu "cinta" yang gak jelaslah, kalo bisa ambil lagi aja duit USD 8M segera dibelikan F35 dengan embel2 lisensi kaya jepang atau Su 35 BM dengan embel2 lisensi juga yang mana russia pernah menawarkan join ke brazil. kayaknya duit USD 8M itu lebih keliatan manfaatnya kedepan.
IFX/KFX gatot pinjam istilah om bison


btw, emang duit USD 8 M udah dikeluarin Indonesia????





n satu lagi, ngonongin KFX/IFX itu gak akan ada habisnya dan cenderung monoton, sebelum tender FX-3 korsel selesai dan pemilu president indonesia selesai serta arah kebijakan pemerintah indonesia mendatang jelas....


sebelum itu jelas, hmmm ya wait n see aja.. heheh