alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52664c43a2cb174773000005/baranahan-kemhan-terima-presentasi-patrol-boat-dari-yonca-onuk-a-ortakligi-turki
Baranahan Kemhan Terima Presentasi Patrol Boat Dari Yonca-Onuk A. Ortakligi Turki
Baranahan Kemhan Terima Presentasi Patrol Boat Dari Yonca-Onuk A. Ortakligi Turki

Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kementerian Pertahanan menyelenggarakan kegiatan presentasi produk pertahanan Turki (22-10-2013) di gedung D.I Panjaitan Perkantoran Kemhan Jakarta, yang disampaikan oleh Dr. Ekber I.N. Onuk beserta anggota delegasi Yonca-Onuk A. Ortakligi, Turki dan dihadiri dari Asops, Aslog dan Asrenum Panglima TNI, Asops, Aslog dan Asrena Angkatan atau yang mewakili, Para Pejabat di jajaran Kemhan dan TNI.

Ka Baranahan Kemhan dalam sambutan pembukaan yang diwakili oleh Kabag Proglap Set Baranahan Kemhan Pembina Tk.I IV/B Megy Magdalena Laihad, S.H. M.H mengatakan, pada hakekatnya pertahanan nasional bertujuan untuk menjamin tetap tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk mewujudkan kondisi yang aman perlu pemenuhan kebutuhan Alutsista dalam mendukung tugas pokok TNI melalui pengadaan Alutsista, baik dari luar maupun produk dalam negeri. Untuk itu perlu hubungan bilateral dengan negara pengekspor Alutsista yang dibutuhkan oleh TNI. Sebagai salah satu perusahaan pembuat Alutsista, Yonca-Onuk A. Ortakligi sangat tertarik untuk memperkenalkan produk pertahanannya kepada TNI dengan harapan agar TNI dapat menggunakan Alutsista produk Republik Turki. Dalam kaitan itulah maka pada hari ini kita akan menyaksikan paparan tentang produk Patrol Boat yang dibuat oleh Yonca-Onuk A. Ortakligi.

Setiap negara tentu memiliki kesamaan dan perbedaan sistem dan peraturan perundang-undangan sendiri-sendiri dalam mengatur proses pengadaan Alutsista dalam negerinya. Demikian juga halnya dengan eksport import Alutsista dan kebijakan yang mengatur proses tersebut. Dalam kerjasama bidang pertahanan, sangatlah wajar untuk mengetahui kebijakan suatu negara tentang procurement system yang diterapkan serta bidang ToT (Transfer of Technology) atas produk industri pertahanannya. Hal ini bertujuan agar kerjasama pertahanan akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dan untuk menghindari kesalah pahaman di kemudian hari. dengan harapan melalui presentasi ini kita akan memperoleh informasi yang sangat bermanfaat bagi kita semua dalam rangka peningkatan kerjasama bidang sarana pertahanan dengan negara lain, khususnya dari Republik Turki.

sumber: http://ranahan.kemhan.go.id/detail.php?rid=72

=============================

apakah kemhan berminat?

produk-produknya dapat dilihat di http://www.yonca-onuk.com/productList.php/
Quote:Original Posted By kenyot10


produk-produknya dapat dilihat di http://www.yonca-onuk.com/productList.php/


Service Unavailable emoticon-Hammer
Quote:Original Posted By kimi mabok


Service Unavailable emoticon-Hammer


Bisa kok..........

Tapi barang ini istimewanya dimana ya...??? Hampir sama dengan FPB kita kan....??
Quote:Original Posted By keledaiidiot


Bisa kok..........

Tapi barang ini istimewanya dimana ya...??? Hampir sama dengan FPB kita kan....??


udah bisa sekarang...
he eh...produknya masih sekelas sama FPB, clurit dll emoticon-Thinking
PT. Palindo aja deh...
asal dikasih kesempatan yakin bisa berkembang kok...
Baranahan Kemhan Terima Presentasi Patrol Boat Dari Yonca-Onuk A. Ortakligi Turki
http://www.yonca-onuk.com/productList.php/?p=85

Baranahan Kemhan Terima Presentasi Patrol Boat Dari Yonca-Onuk A. Ortakligi Turki
http://www.yonca-onuk.com/productList.php/?p=98
Quote:Original Posted By gombaljaya
PT. Palindo aja deh...
asal dikasih kesempatan yakin bisa berkembang kok...


yoi, mending kasih palindo, lundin, dll emoticon-Thinking
Quote:Original Posted By kimi mabok


yoi, mending kasih palindo, lundin, dll emoticon-Thinking


make kontraktor dalem kan cuma sekelas FPBemoticon-Malu (S)
kalo beli ngeteng lalu telat bayar sich.....emoticon-Berduka (S)
Dari Yonca Onuk bisa dipelajari desain mekanisme pelontar SSM yang bisa "sembunyi" dan resep jitu ngebut sampai +60 knot
Quote:Original Posted By kimi mabok


yoi, mending kasih palindo, lundin, dll emoticon-Thinking


kalo bikin platform itu ane yakin di Indonesia banyak perusahaan yg bisa dan berkompeten. Gw heran masalah pemilihan senjata yang rata-rata masih mengandalkan indera mata pake Spider Web Gun Sight... emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment

Quote:Original Posted By Hespionage
Dari Yonca Onuk bisa dipelajari desain mekanisme pelontar SSM yang bisa "sembunyi" dan resep jitu ngebut sampai +60 knot



Resep >40 knot?!?! Gampang, yang penting berani dulu pake mesin Gas Turbine, Kalo ngandalin Diesel doang mah jangan harap kapal bisa mencapai speed itu
Quote:Original Posted By pecotot


kalo bikin platform itu ane yakin di Indonesia banyak perusahaan yg bisa dan berkompeten. Gw heran masalah pemilihan senjata yang rata-rata masih mengandalkan indera mata pake Spider Web Gun Sight... emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment



apa yang diharapkan dari konsumen yang beli KCR aja minta 'C' nya didownspek ? emoticon-Embarrassment
yang clurit by design dikasih CIWS eh ujung ujungnya balik ke denel G12 lagi ? emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By ikhwanarief



Resep >40 knot?!?! Gampang, yang penting berani dulu pake mesin Gas Turbine, Kalo ngandalin Diesel doang mah jangan harap kapal bisa mencapai speed itu


ora kuat le mbensini emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By kimi mabok


apa yang diharapkan dari konsumen yang beli KCR aja minta 'C' nya didownspek ? emoticon-Embarrassment
yang clurit by design dikasih CIWS eh ujung ujungnya balik ke denel G12 lagi ? emoticon-Embarrassment


makanya... kesian turki jualan kapal model begini didepan pake automatic pedestal remote gun.. begitu nyampe versi indonesianya, diganti sama M2HB + spiderweb gun shight emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By kimi mabok


ora kuat le mbensini emoticon-Ngacir


walah, usul gimana kalo designasi barunya kapal cepat di Indo, KcR n fPB emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By ikhwanarief



Resep >40 knot?!?! Gampang, yang penting berani dulu pake mesin Gas Turbine, Kalo ngandalin Diesel doang mah jangan harap kapal bisa mencapai speed itu


MRTP nya Yonca Onuk pake diesel tuh
Presentasi kok yg begituan.Disini udah banyak galangan yg bisa bikin kapal krucil oy.Kalau mau presentasi ke Polair aja mumpung anggaran Polri lg gede.Kalo ke Kemhan presentasi paling ga MILGEM lah.Kasih 1 sampel leasing setengah harga,embel2 ToT,bisa kredit bunga 0 persen dan kick back sekedarnya pasti gol kok.emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By pecotot


makanya... kesian turki jualan kapal model begini didepan pake automatic pedestal remote gun.. begitu nyampe versi indonesianya, diganti sama M2HB + spiderweb gun shight emoticon-Embarrassment


Untuk KCR atau kapal sejenis yang kecil AL pilih manual 20mm sebagai meriam utama dan 12.7mm sebagai secondary. Ini sih menurut saya masih sah-sah saja jika mengejar cost effective solution sebab RWS itu sangat mahal.

Cuman yang bikin geleng2 itu kan "kebiasaan" AL yang menerapkan pola pengadaan platform (fisik kapal), navigasi (termasuk sewaco jika ada) dan persenjataan terpisah. Kabarnya KCR-40 tertunda instalasi sisnav dan persenjataan karena prinsipal dari Cina mengatakan bahwa kapasitas dan ukuran ruang yang sejatinya dibuat sesuai spesifikasi ternyata meleset dan harus dibongkar.
Quote:Original Posted By Hespionage


MRTP nya Yonca Onuk pake diesel tuh


Monggo dilihat lagi produk list nya mereka lagi yg MRTP 34/33, mereka nyediakan konfigurasi mesin CODAG, CODOG n CODAD. Mereka menyatakan kalo speed 50 knot itu dicapai kalo pake konfigurasi CODAG, n max speed depending on engine configuration.

kalo MRTP Yonca-Onuk yg lain sih emang twin disel aja dah cukup karena bobotnya yg jauh lebih ringan
Quote:Original Posted By ikhwanarief


Monggo dilihat lagi produk list nya mereka lagi yg MRTP 34/33, mereka nyediakan konfigurasi mesin CODAG, CODOG n CODAD. Mereka menyatakan kalo speed 50 knot itu dicapai kalo pake konfigurasi CODAG, n max speed depending on engine configuration.

kalo MRTP Yonca-Onuk yg lain sih emang twin disel aja dah cukup karena bobotnya yg jauh lebih ringan


Untuk MRTP 34, Diesels, 2 x 2450 kW – 2 x 4000kW bisa up to 50 knot cukup fantastis sebenarnya