alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
(help) I lost myself after he died
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52638a8ebecb172a45000006/help-i-lost-myself-after-he-died

(help) I lost myself after he died

Saya menulis ini karena saya tidak tahu lagi harus bercerita kemana dan saya harap agan&sista dapat memberikan saran untuk apa yang saya alami.

Saya berjenis kelamin perempuan dan berumur 19 tahun sekarang. Saya lahir di jakarta dan menjadi anak tunggal selama 10tahun. Sewaktu saya di taman kanak-kanak saya mempunyai sahabat dekat berlawan jenis sebut saja namanya dimas (nama samaran). Mama saya dan mama dimas juga akhirnya menjadi sahabat sehingga mereka berdua memutuskan untuk memasukkan kami berdua disekolah dasar yang sama.

Kedekatan kami berdua terus berlanjut apalagi jarak rumah kami berdua yang tidak terlalu jauh. Saya sering bermain kerumahnya atau jalan bersama keluarganya begitu juga dia. Semasa SD saya pulang dan datang sekolah bersama dia diantar oleh ayahnya. Saya tumbuh bersama dia sehingga dia sudah seperti saudara saya sendiri. Saat adik saya yang pertama lahir pun dia menemani saya menginap di rumah sakit.

Waktu smp kali ini kami berdua yang memutuskan untuk masuk ke dalam SMP yang sama. Saat itu dia mempunyai pacar pertamanya begitu juga saya. Kami berdua sering bertukar cerita tentang pacar kami. Walaupun sudah mempunyai pacar masing-masing tetapi kami tetap lebih banyak menghabiskan waktu bersama. Saya dan dia dapat berbicara tentang hal-hal secara terbuka. Saya bercerita ketika saya pertama kali 'menstruasi' dan dia juga saat pertama kali melakukan 'masturbasi" intinya saya dan dia bisa berbicara tentang hal-hal yang biasa canggung saat dibicarakan orang lain karena saya merasa dia sudah seperti saudara saya sendiri dan merupakan bagian dari saya.

Waktu kelas 3 smp kami kembali sekelas. Saat itu juga kami putus dengan pacar masing-masing mungkin karena mereka tidak tahan melihat kedekatan kami berdua-_- disaat itu juga kami berdua semakin dekat. Dia terbiasa menggandeng kedua tangan saya. Kami saling mengucapkan rasa sayang. Kami berdua tidak dekat dengan perempuan/laki laki lain. tetapi dia tidak pernah meminta saya jadi miliknya. Bahkan waktu saya sedang bermain dirumahnya dia mencium bibir saya dan itu merupakan ciuman pertama buat saya dan dia.

Hubungan kami terus berlanjut sampai saat kami harus memasuki SMA. Sayang sekali kali ini kami berbeda SMA karena nilai dia yang jauh dibawah saya&orangtua saya tidak mengizikan untuk masuk sma yang dia masuki karena dianggap kurang bagus. Tapi kami berdua tetap dekat dan selalu bertemu pada hari sabtu minggu. Terkadang juga dia menjemput saya pulang sekolah&kami selalu bertukar pesan singkat. Tetapi status kami tetap sahabat.

Beberapa bulan setelah naik ke kelas 11 saat itu sedang maraknya tawuran dan itu terjadi disekitar daerah sma dimas. Tentu saja saya merasa khawatir. Saya memberitahu dia untuk berhati hati dan dia berjanji kepada saya. Saya tahu dia bukan orang yang suka terlibat dalam hal tidak jelas seperti tawuran.

Tapi hal buruk tetap terjadi. Saya masih ingat hari itu hari senin sekitar pukul sepuluh dimas sms saya bahwa dia akan pulang cepat karena tidak enak badan. Perasaan saya tidak enak disitu. Saya menyuruh dia berhati hati seperti biasa. Setelah itu tidak ada kabar dari dia. Ketika pukul 12 saat istirahat tiba tiba seorang teman sekelas saya heboh dengan dp contact bbm seseorang,tadinya saya tidak peduli. Teman saya menunjukkan kepada saya yang terlihat adalah gambar seorang pelajar sma laki laki dijalanan bersimbah darah. Hanya dari melihat belakangnya saja saya tahu itu dimas. Saya langsung panik dan menangis ditempat. Pikiran saya penuh dengan banyak pertanyaan.

Saya berusaha menghubungi dimas berkali kali tetapi tidak diangkat. Akhirnya dengan bantuan teman saya,saya izin sekolah dan berangkat ketempat kejadian. Saat disana tubuh dimas sudah tidak ada tetapi masih ada bekas darah di jalanan. Teman saya bertanya kepada orang orang sekitar sana dan ternyata dimas dibawa ke rumah sakit a disekitar jakarta selatan. Saat sampai dirumah sakit saya menemukan bahwa dimas sudah tidak bernyawa. Saya tidak bisa berhenti menangis saat itu. Saya merasa kehilangan sebagian dari diri saya.

Mama dimas datang beberapa saat kemudian. melihat saya histeris mama dimas justru tenang dan memeluk saya. Kami menangis bersama saat itu. Orangtua saya juga datang untuk menjemput saya. Saya tidak bisa tidur malam itu&saya juga tidak mau makan. Esok harinya saat pemakaman dimas saya masih merasa tidak percaya. Teman teman saya berusaha mengkuatkan hati saya. malam itu saya menginap dirumah alm.dimas. saya berbicara banyak dengan mama alm. dimas. Saya tidur dikamar alm.dimas malam itu. Hati saya terlalu sakit.

Saya pun mengetahui kronologis meninggalnya dimas. Saat sedang jalan pulang tiba tiba ada anak dari sma lain menghadangnya dan membacoknya saat itu juga merebut nyawa dimas. Anak sma itu sudah ditangkap oleh polisi tentu saja. Dimas mengalami luka di perutnya dan meninggal karena kehabisan darah karena tidak langsung ditolong. Saya tidak habis pikir kepada orang orang yang bukan langsung menolongnya tetapi malah memfotonyanya dan menjadikan dp bbm?saya merasa dunia adalah tempat yg kejam saat itu.

Dampak dari kematian dimas buat hidup saya sangatlah besar. Saya kehilangan diri saya. Saya menjadi orang yang menutup diri hingga saya pindah ke home schooling. Kondisi kejiwaan saya pun juga rapuh. Terkadang saya mendengar bisikan atau melihat kenangan kenangan bersama dimas yang membuat saya kehilangan kontrol dan mulai menangis. Orangtua saya pun membawa saya ke psikiater dan mama alm.dimas berbicara dengan saya supaya saya jadi kuat dan menerima bahwa alm.dimas sudah tidak ada.

Setelah saya lulus sma kondisi saya mulai membaik walau terkadang saya masih kehilangan kontrol. Bisikan yang saya dengar seperti dimas merasa kesakitan dan meminta saya menemaninya. saya juga sering mendapat mimpi buruk. Saya pernah mencoba bunuh diri tetapi gagal dan harus dirawat dirumah sakit selama sebulan. Melihat mama saya menangis melihat kelakuan saya,saya pun berusaha memperbaiki hidup saya.

Saya memutuskan untuk kuliah jauh dari jakarta. Awalnya mama saya takut bahwa saya akan lost control ketika tidak ada orang didekat saya tetapi saya meyakinkan mama saya bahwa saya mau sembuh. Sekarang saya berkuliah di sebuah universitas di jogja. tetapi sebulan sekali saya pulang untuk bertemu orangtua saya,mama alm.dimas dan juga psikiater saya. Kadang kadang terpaksa tiga bulan sekali jika saya terlalu sibuk.

Ditempat kuliah saya berusaha menata ulang hidup saya. Disini saya bertemu sebut saja evan. Saya tidak meyangka bertemu dia. Evan adalah teman sd saya dan alm. dimas. Evan awalnya tidak tahu bahwa dimas sudah tiada. Setelah dia tahu dia pun meminta maaf kepada saya. Saya pun sering menghabiskan waktu bersama evan. Evan sepertinya menginginkan sesuatu yang lebih dari sekedar teman dari saya. Saya pun mulai membuka diri kepada evan. Tetapi setelah evan mengatakan cinta,bisikan dan penglihatan yang saya lihat kembali muncul. Saya mulai kehilangan kendali dan kembali histeris. Saya pun kembali ke jakarta dan mengalami perawatan. Sudah tiga bulan saya cuti kuliah sampai sekarang.

Evan dengan setia terus menghubungi saya. Evan tahu keadaan saya sekarang. Dia bilang dia ingin menunggu saya dan ingin saya cepat kembali. tetapi saya berubah pikiran. Saya tidak tahu apakah selamanya bayang bayang dimas akan menghantui saya. Saya tidak tahu kapan saya akan sembuh. Saya tidak mau evan merasakan apa yang saya rasakan atau evan harus khawatir tiap kali saya lost contro. Saya juga merasa alm.dimas tidak ingin saya bersama oranglain.

Saya tidak ingin orang lain terlibat dalam kehidupan saya. Saya juga tidak mau evan bersama saya yang mempunyai mental illness. Menurut agan dan sista apa yang harus saya lakukan sekarang?
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
yg harus ente lakukan berobat sampe beneran sembuh emoticon-Cool
Quote:


sblumny ane turut brduka cita ats mninggalny dimas emoticon-Turut Berduka

TOPIC INTEREST emoticon-cystg

da beberapa hal yg ane pngen tanyakan

1 Saya juga tidak mau evan bersama saya yang mempunyai mental illness. bsa jlaskan lbih mental illnesny emoticon-Request

2 Saya mulai kehilangan kendali dan kembali histeris. Saya pun kembali ke jakarta dan mengalami perawatan. Sudah tiga bulan saya cuti kuliah sampai sekarang. bsa jdi tu soulmateny ts, klo.mnurut ts dimas tu sperti.soulmateny ts tw mnganggap sbagai shbat sejati emoticon-Bingung
bahasanya kaku dan kyk mengarang indah,ts pun newbie br buat

jd males komeng emoticon-Bingung (S)
Quote:


saya juga berharap saya bisa sembuh
Quote:


lalalalalala emoticon-Ngacir
saya menderita Schizophrenia gan. Iya saya merasa alm. dimas udah kayak bagian dari diri saya karena saya udah kenal dia sejak kecil
Udah ke psikiater kan... ya udah... msh terapi juga kan... ya udah... trs? Ya udah ikutin kata psikiaternya.... emoticon-Big Grin
Quote:


lanjutin terapinya aja mbak
soal evan nanti dulu aja, ga usah dipikirin skrg..
ilang gpp, nungguin ya syukur

soalnya berat klo harus ngurusin orang, hubungan sm orang, plus masih harus benahin mental yg belum stabil.
yg ada nanti hubungannya jadi suka keganggu, dan ngebebanin si dia, bikin dia ikut stress..
iya klo dia nya punya stok kesabaran tak terbatas, klo ga kuat dia pergi,
sista ditinggal, padahal blom stabil dan udah berharap ke dia,
yg ada cuma bikin makin down lagi nanti emoticon-Berduka (S)
jadi klo pendapat ane sih fokus sm diri sendiri aja dulu

oia
coba kenalan sm ts trit ini
http://www.kaskus.co.id/post/5263b02...0bc36d23000006
kali aja berjodoh emoticon-Embarrassment
Diubah oleh sella91
Sebaiknya mbak teraphy dahulu sampai benar2 sembuh, yang mbak derita ini mungkin masi termasuk stadium awal dan tidak begitu berat, Schizophrenia itu gangguan jiwa yang masih bisa disembuhkan.

Kemudian dilihat dari kejiwaan sista ini memang masih labil, jangan terlalu buru buru move on ke orang lain sebelum beban yang sista rasakan benar2 hilang, ini malah bisa membawa si evan terjerumus ke penderitaan sista yang sebenarnya gak harus dia alami
Diubah oleh alianz93
Quote:


1. Setiap manusia pasti mati. Jadi gak ada yg perlu disesali. emoticon-Smilie
2. Anda sudah punya psikiater, dan saya yakin mereka lebih berkompeten menyembuhkan anda dibanding kami kami disini. emoticon-Smilie
3. Kami disini mendengar, tapi kami tak bisa memberi solusi. Karena hanya anda sendiri yg bisa menyelesaikan masalah ini. Karena masalah utama adanya di hati. emoticon-Smilie

btw, narasi ceritanya sangat menggugah dan dramatis. Sungguh hidup yg manis dibanding saya yg banyak berkutat pada hal hal yg realistis. emoticon-Smilie
dimas? evan? serius nih? dalam kondisi seperti ini masih punya kemauan buat nonton bola ya?

gw nggak peduli sih cerita ini beneran atau nggak tapi yang jelas gw cuma saranin, lu nggak bakal sembuh kalo nggak nerima fakta bahwa sahabat lu udah nggak ada di dunia .. secara fisik .. tapi dia tetep ada di hati dan pikiran lu, menjadikannya kenangan yang baik dan menerima fakta adalah salah satu cara supaya lu bisa 'sembuh'

best regards emoticon-Smilie

Quote:


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
Bener, dari td gw baca kok namanya familiar ya, eh ternyata emoticon-Ngakak (S)

@Ts, Semoga di berikan ketabahan emoticon-Big Grin
perlu diingat sist..dsna dimas pasti jg pengen ente bhagia,bukan bgini terus2 san bersedih..keep smile emoticon-Peace

intiny klo g pngen brhalusinasi jngan prnh sndirian...buang jauh2 pkiran negatif....
Maaf kalau TS muslim seringlah shalat dan mendekatkan diri kepada Allah. Berdo'alah sist.

Taukah TS hal yang paling jauh di dunia? Itulah masa lalu. Dan sadarlah waktu itu berjalan maju, bukan berjalan mundur. Move on ya sist.
Pasti bisa sis sembuh.
Quote:


sis gak perlu muter2 nyari solusi sebenarnya cuman ada satu solusi
TUHAN dekatkan diri padanya pasti hilang semua dan sista bisa memulai hidup baru tanpa harus takut itu terulang lagi TUHAN pasti membantu Umatnya emoticon-Smilie
boleh om print cerita kamu dik ? emoticon-Smilie
saran ane sist, mending perbanyak ibadah mendekat k Tuham YME, kurang kuat nih imannya sista, dikasih musibah dikit langsung rapuh, dan kalo mmg sista bunuh diri gw rasa si dimas ngga bakal bisa ente temui karena kalian berada di dunia berbeda, yg satu di akherat dan yang satu gentayangan masih di dunia. serem... emoticon-Takut
ane juga punya temen yang udah temenan dari umur 3 tahun sis, ane bisa ngerasain apa yang ente rasain lah.. emoticon-Turut Berduka

kalo menurut ane sering sering ngeliat hal yang bikin hati ente adem sis, misalnya ngopi sambil liat pemandangan gitu, kalo ngga jalan jalan.
terkadang melihat keindahan alam sang pencipta bisa membuat hati jadi tenang sis emoticon-Big Grin
Saran ane, terima yg ada sekarang.. Jalanin sama yg sekarang.. Yg udah ngga ada, ikhlasin.. Dekati hubungan dengan Tuhan.. emoticon-Smilie
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di