alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5263782c38cb17c74c000005/golden-eagle-si-cikal-bakal-pak-fa
Golden Eagle Si Cikal Bakal Pak Fa
Su-47 Berkut, Cikal Bakal PAK FA T-50

Ketika kekaisaran Uni Sovet runtuh pada tahun 1991, banyak program pengembangan senjata yang terhenti, padahal kala itu perhatian Sukhoi terfokus pada pengembangan pesawat tempur demonstrator teknologi

Golden Eagle Si Cikal Bakal Pak Fa
Su-37/47 Berkut (Golden Eagle).

Pesawat ini masih banyak menggunakan desain dari Sukhoi sebelumnya yaitu Su-27 Flanker dengan pengecualian sayap utamanya dibuat menyapu (maju) ke depan agar lebih lincah pada kecepatan subsonik. Bagian sayapnya menggunakan bahan komposit yang kuat namun ringan dan sistem fly-by-wire canggih plus mesin turbofan..

Empat prototipe Su-37/47 Berkut (Elang Emas) akhirnya selesai dibangun meskipun tidak diadopsi oleh Angkatan Udara Rusia, menjadikan Berkut hanya menjadi penghias dalam sejarah dirgantara. Namun bukannya tidak ada hasil karena pesawat ini memang sebagai demonstrator teknologi (purwarupa peraga teknologi). Data yang dikumpulkan dari berbagai uji terbang Berkut telah digunakan dalam pengembangan Su-35 (Su-27 modern) dan pesawat generasi kelima Rusia PAK FA T-50.

Penggunaan sayap forward-swept (menyapu ke depan) menjadikannya mampu bermanuver dengan sangat baik pada kecepatan subsonik, memudahkan dalam lepas landas dan mendarat, mereduksi pencarian radar dan memiliki kontrol yang baik saat serangan sudut tinggi. Kerugian besar dari konfigurasi sayap yang condong ke depan adalah dapat menghasilkan stress load pada setiap sayap, memaksa pesawat berputar atau membungkuk dengan cara yang tidak wajar, yang akhirnya dapat menyebabkan bencana dalam situasi yang tidak tepat. Namun dalam desain Su-47 Berkut, sayap sengaja dibuat twisting/bending composite untuk mengurangi stress tersebut.

Saat Perang Dunia II, insinyur Jerman berhasil meluncurkan Ju 287, pesawat bomber multi-mesin. Pesawat ini didukung oleh 4 mesin turbojet Junkers Jumo 004 dengan dua mesin di pasang di bawah setiap sayap. Sayapnya sendiri high-mounted dan membengkok ke depan di sepanjang sisi badan pesawat. Satu prototipe diselesaikan dan kemudian diikuti dua pesawat lainnya yang tidak pernah selesai hingga akhir perang. Desain pesawat ini akhirnya diketahui pasukan Soviet saat minggu-minggu terakhir perang dan kemudian dipelajari oleh insinyur Soviet. Konsep sayap yang maju ke depan ini juga menjadi penelitian Amerika Serikat saat Perang Dingin, yang akhirnya terwujud pada pesawat demonstrator teknologi Grumman X-29. Pesawat ini pertama kali terbang pada 14 Desember 1984 dengan sebagian desain memanfaatkan badan pesawat Northrop F-5A "Freedom Fighter". Sama seperti Berkut, program X-29 yang sudah rampung juga tidak tidak pernah diadopsi militer AS.

Program Berkut sendiri lahir bersamaan dengan memudarnya kekaisaran Uni Soviet, yaitu pada tahun 1983. Angkatan Udara Soviet memulai pembangunannya bersama dengan Sukhoi. Pesawat ini awalnya lahir sebagai S-32 sebelum akhirnya "lulus" menjadi S-37 dan akhirnya Su-47. Program ini pertama kali bocor pada tahun 1996 dan Barat meyakini pengembangannya sebagai prototipe untuk pengembangan pesawat tempur generasi kelima Rusia -kala itu F-22 juga masih dikembangkan. Penerbangan pertama S-32 tercatat pada 25 September 1997 dan aksinya di depan publik tercatat pada Agustus 1999. Pesawat ini kemudian mampu mencapai kecepatan supersonik pada bulan Agustus 2000 dan diketahui pula bahwa S-37 itu hanyalah demonstrator teknologi yang tidak akan pernah masuk lini produksi. S-37 kemudian didesain ulang pada tahun 2002 menjadi Su-47.

Jatuhnya kekaisaran Soviet sebenarnya sangat mengancam kelanjutan pengembangan Su-32/37/47. Kementerian Pertahanan Rusia sendiri tidak memiliki dana yang cukup untuk menjaga keberlangsungan proyek. Sukhoi melanjutkan pengembangan Berkut sebagai usaha mandiri yang terbantu dengan hasil penjualan Su-27, dan berharap Berkut bisa menjadi demonstrator teknologi yang baik untuk pengembangan mesin-mesin terbang Rusia selanjutnya, khususnya Sukhoi. Program pengembangan akhirnya terus dilanjutkan meskipun terkesan merangkak. Tercatat selama uji coba, sang demonstrator ini terbang rata-rata dengan kecepatan maksimum Mach 1,6 (1960 km/jam).

Golden Eagle Si Cikal Bakal Pak Fa
Su-47 Berkut

Secara fisik, di luar bentuk sayapnya yang menyapu ke depan, Su-47 Berkut murni pesawat kebanyakan. Kokpit yang diambil dari Su-27 terletak di depan fuselage dan dibelakang short nose cone. Mesin dipasang di bagian belakang tersusun side-by-side, diantara twin, dan outward-canted vertical tail fins. Sementara inlet-nya (lubang udara) tetap, air scoop yang masing-masing tertanam di tepi depan sayap memberikan aliran udara tambahan untuk mesin saat kecepatan rendah. Di depan sayap utama terdapat canard kecil untuk meningkatkan kontrol dan lift. Undercarriage dan tricycle (desain roda tiga) juga dipinjam dari Su-27 demi mempercepat pengembangan.

Setiap tahap pengembangan dari Su-32/37/47 sudah dilengkapi dengan 2 mesin turbofan Aviadvigatel D-30F6 yang memiliki kemampuan afterburner (sama seperti yang dipasang pada pesawat interseptor Mikoyan MiG-31"Foxhound"). Output tercatat 18.700 pon (8.482 kg) dari daya dorong "kering" 32.000 pon (14.515 kg) yang dihasilkan dari proses afterburning (bahan bakar mentah dipompa ke pembuangan untuk menambah daya dorong/hentakan). Berkut final sejatinya menggunakan 2 mesin turbofan Lyulka AL-37FU/FP dengan thrust-vectoring.

Sejak awal, Berkut memang ditujukan sebagai demonstrator teknologi, dan tidak pernah bersenjata. Akhirnya program Su-47 selesai di 4 prototipe dan diyakini saat ini penerbangan dari keempatnya sudah dihentikan.

Su-32/37/47 Berkut
Jumlah produksi

4
Kru

1
Panjang

22,6 m
Lebar

15,16 m
Tinggi

6,3 m
Berat kosong

16.375 kg
Berat maksimum take-off

35.000 kg
Mesin

2 x Aviadvigatel D-30F6 thrust-vectoring
Kecepatan maksimum

2.710 km/jam
Jangkauan maksimum

3.300 km
Service Ceiling

18.000 meter
Rate of climb

233 m/detik
Varian

-Su-32 (produk awal 1996)
-Su-37 (produk revisi)
-Su-47 (produk final 2002)

http://www.artileri.org/2013/10/su-4...k-fa-t-50.html

kita sdh punya golden eagle juga emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By jokogudel
Su-47 Berkut, Cikal Bakal PAK FA T-50
kita sdh punya golden eagle juga emoticon-Malu (S)


T-50 TNI AU sih Golden Eagle Chick.emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By jokogudel
Su-47 Berkut, Cikal Bakal PAK FA T-50

kita sdh punya golden eagle juga emoticon-Malu (S)


emoticon-Belo Ternyata kita sudah punya ya?

Spoiler for Golden yang sebenarnya:
ini induk golden eagle yang akan menelorkan Pak Fa ya? kok secara biologis ga mirip? emoticon-Embarrassment
Rancu bener judul threadnya.. emoticon-Malu (S)
Sialan, kirain dagangan ane emoticon-army:
maksud 'teknologi demonstrator' itu apa sih ?
apa artinya Su-37 ini cuma produk untuk test doang ?
Quote:Original Posted By tesla220volt
ini induk golden eagle yang akan menelorkan Pak Fa ya? kok secara biologis ga mirip? emoticon-Embarrassment


fisikis kayanya emang kurang mirip, tapi dari kekurangan itu muncul monter pak fa. emoticon-Peace emoticon-Peace
Quote:Original Posted By toesbolteroes11


T-50 TNI AU sih Golden Eagle Chick.emoticon-Big Grin


beda bahasa doangemoticon-Ngakak

juga bentuknyaemoticon-Malu (S)
Kirain golden eagle punya kroya
Quote:Original Posted By invalidface
maksud 'teknologi demonstrator' itu apa sih ?
apa artinya Su-37 ini cuma produk untuk test doang ?


cuma buat eksperimen. apakah konsep forward swept ada kegunaannya, kendalanya apa, atau cocok buat pespur apa kagak. ga ada hubnya sama pesawat tempur2 berikutnya.... partsnya aja byk ngambil dr Su-27

n tnyt make FSW itu ga reliable.. spt studinya NASA di X-29, makanya ga dilanjutin ke program pespur buat operasional

n seinget gue designasinya S-47 bukan Su-47.... yg jelas sih bukan buat pesawat tempur
Sama2 T 50, beda bapak nih. emoticon-Ngakak (S)
Nama sama beda benda.....
Dan ternyata banyak yang tertipu oleh judul

Berkut bisa dibilang pesawat film fiksi. emoticon-Malu (S)
kirain golden eagle korea.?emoticon-Cape d... (S)

pak fa kapan produksi masalnya sih???
Quote:Original Posted By eric87
kirain golden eagle korea.?emoticon-Cape d... (S)

pak fa kapan produksi masalnya sih???


uji terbangnya ampe 2017-2018....
biasanya rusia pake sampe 7-8 prototype baru masuk produksi awal (pervissery), perbaikan, produksi masal.....

gw lebih pengin tau KFX kapan masuk produksi massalnya ? 2025 ? emoticon-Shutup
dikira GE nya korea emoticon-Ngakak (S)
ngapusiii emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By focus.user


cuma buat eksperimen. apakah konsep forward swept ada kegunaannya, kendalanya apa, atau cocok buat pespur apa kagak. ga ada hubnya sama pesawat tempur2 berikutnya.... partsnya aja byk ngambil dr Su-27

n tnyt make FSW itu ga reliable.. spt studinya NASA di X-29, makanya ga dilanjutin ke program pespur buat operasional

n seinget gue designasinya S-47 bukan Su-47.... yg jelas sih bukan buat pesawat tempur


Katanya kendalanya ada di material yg kurang cukup kuat untuk nahan beban. FSW ngebuat beban di ujung sayap terlalu berlebih.
CMIIW

Dan emang desinasinya Su-47 kok, S-32 >> S-37 >> Su-47
Meskipun tidak pernah membawa senjata,Berkut ternyata sudah dilengkapi dengan internal weapon bay berukuran kecil dengan konfigurasi mirip T-50 yaitu ditengah fuselagenya yang kemungkinan bisa memuat 2 buah AAM
Quote:Original Posted By jokogudel

Golden Eagle Si Cikal Bakal Pak Fa
Su-47 Berkut, Cikal Bakal PAK FA T-50

kita sdh punya golden eagle juga emoticon-Malu (S)


dikita golden eagle-nya udah seri T-50 emoticon-Ngacir
skasrang gmn gan,