alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52609acc3dcb17207c00000d/budget-news-pencairan-dana-on-top-untuk-alutsista-diharapkan-maksimal
[Budget News] Pencairan Dana On Top Untuk Alutsista diharapkan maksimal
Quote:
Menhan Yakin Pencairan Dana Alutsista Maksimal
JAKARTA - DPR berkomitmen mendukung pencairan dana on top (dana yang tak diambil dari APBN, tapi langsung dianggarkan Bappenas) untuk penguatan alat utama sistem senjata (alutsista). Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengajukan dana on top pada 2013 sebesar 18,3 triliun rupiah.

"Asalkan untuk kepentingan alutsista, kami prinsipnya no problem. Apalagi itu sudah diprogram hingga 2014 mendatang," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin, di Jakarta, Senin (8/10). Permintaan pengajuan dana itu masih dibahas di Badan Anggaran DPR. "Kami di Komisi I tinggal memastikan, kalau ada penyesuaian dana on top dari Banggar, penyesuaiannya berapa?" kata Tubagus.

Total dana on top alutsista yang dianggarkan pemerintah dari 2010 hingga 2014 sebesar 57 triliun rupiah. Dana itu sebagai tambahan untuk memenuhi kekuatan pokok minimal (minimum essential forces) untuk periode lima tahun itu sebesar 156 triliun rupiah. Dana itu terdiri atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014 sebesar 99 triliun rupiah dan dana on top sebesar 57 triliun rupiah.

Kemhan menargetkan bisa mengadakan 45 jenis alutsista dari anggaran tersebut untuk Mabes TNI, TNI AD, TNI AU, dan TNI AL. Jumlah itu setara dengan 30 persen kekuatan MEF. Adapun MEF sendiri ditarget tercapai pada 2024 mendatang. Sebanyak 14 jenis alutsista di antaranya diperuntukkan bagi TNI AU, yang terdiri dari lima jenis pesawat tempur, tiga jenis pesawat angkut, dua jenis helikopter, dua jenis pesawat latih, serta beberapa jenis pesawat tanpa awak dan alutsista udara lain di luar radar.

Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, justru sedikit pesimistis semua dana on top bisa cair pada 2014. "Kementerian Pertahanan seharusnya mengajukan dana on top pada 2013 lebih besar lagi karena dana tersisa masih besar. Minimal diajukan 22 triliun rupiah agar bisa terserap maksimal," kata Mahfudz.

Menanggapi hal itu, Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, optimistis dana on top bisa maksimal dipergunakan hingga 2014 mendatang. "Hingga 2013 sudah cair 29 triliun rupiah. Sisanya saya optimistis bisa dicairkan pada 2014 mendatang," kata Purnomo.

Adapun rincian dana on top yang sudah cair, antara lain hingga 2012 ini keluar sebesar 17 triliun rupiah, lalu pada 2013 diajukan sebanyak dua kali masing-masing sebesar 6 trilun rupiah. Sisanya sebesar 28 triliun rupiah akan dicairkan pada 2014. "Kita upayakan untuk bisa cair semua," ujar Purnomo.

Dengan demikian, target men capai 30 persen kekuatan MEF pada 2014 bisa tercapai. Menhan bahkan optimistis bisa melampaui target MEF hingga 40 persen di masa akhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Ini karena kita banyak ditawarkan alutsista hibah dari negara lain," kata dia. Hibah 24 pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat dinilai sangat signifikan menggenjot target pemenuhan MEF.
Sumber



Quote:
Inilah 10 K/L Dengan Alokasi Anggaran Terbesar dalam RAPBN 2014
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2014 telah diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Sidang Paripurna DPR-RI pada Jumat (16/8) lalu. Dalam RAPBN ini disebutkan, alokasi anggaran belanja pemerintah pusat ditetapkan sebesar Rp1.230,3 triliun (11,9 persen dari PDB), dari jumlah tersebut, sebesar 49,8 persen (Rp612,7 triliun) dialokasikan melalui anggaran Kementerian atau Lembaga (K/L), sementara sebesar 50,2 persen (Rp617,7 triliun) dialokasikan melalui anggaran bendahara umum negara (anggaran non-K/L).

Dalam RAPBN 2014 itu, terdapat 10 K/L yang memperoleh anggaran terbesar, yaitu: (1) Kementerian Pertahanan (13,6 persen dari belanja K/L); (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (13,5 persen); (3) Kementerian Pekerjaan Umum (12,2 persen); (4) Kementerian Agama (8,1 persen); (5) Kementerian Kesehatan (7,3 persen); (6) Kepolisian Republik Indonesia (6,8 persen); (7) Kementerian Perhubungan (6,4 persen); (8) Kementerian Keuangan (3,1 persen); (9) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2,7 persen); dan (10) Kementerian Pertanian (2,5 persen).

Kementerian Pertahanan dalam RAPBN tahun 2014 direncanakan memperoleh anggaran sebesar Rp83.427,7 miliar. Jumlah ini lebih rendah Rp100,3 miliar atau 0,1 persen bila dibandingkan dengan APBNP tahun 2013 sebesar Rp83.528,0 miliar.

Alokasi tersebut akan dimanfaatkan untuk melaksanakan berbagai program, antara lain: (1) program modernisasi alutsista dan nonalutsista/sarana dan prasarana matra darat; (2) program modernisasi alutsista dan nonalutsista serta pengembangan fasilitas sarana dan prasarana matra udara; (3) program modernisasi alutsista dan nonalutsista serta pengembangan fasilitas sarana dan prasarana matra laut; (4) program pengembangan teknologi dan industri pertahanan; dan (5) program modernisasi alutsista/nonalustista/sarpras integratif.

Sumber


Bold = 5 jenis pesawat tempur apakah = 5 skadron
merah = 28 T (on top) + 83 T (APBN)= 111T
bisa beli apa aja yah?
(4) program pengembangan teknologi dan industri pertahanan

nah ini gimana nih pelaksanaannya, kalo beli2 alusista mah gampang ketahuan ada barangnya.

mestinya tiru china beli2 industri eropa/rusia yg bangkrut. kalo belinya industri non militer seperti otomotif/shipping pun masih bisa dapet ilmunya
Nambah Bremen,Leuw 2 sama Sukhoi.emoticon-shakehands
Quote:Original Posted By r3zam4n


Bold = 5 jenis pesawat tempur apakah = 5 skadron
merah = 28 T (on top) + 83 T (APBN)= 111T
bisa beli apa aja yah?


dibeliin kilo aja, emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

C-705 aja cuma beli 5 biji tahun 2014 emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By toesbolteroes11
Nambah Bremen,Leuw 2 sama Sukhoi.emoticon-shakehands


terus apa lagi mbah lagi banyak duit nieh? emoticon-Big Grin
#kipas2# mode on:

Quote:Original Posted By 412hiukencana


dibeliin kilo aja, emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

C-705 aja cuma beli 5 biji tahun 2014 emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


beli apa bikin om?
Quote:Original Posted By 412hiukencana


dibeliin kilo aja, emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

C-705 aja cuma beli 5 biji tahun 2014 emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Ciyus Om 5 biji..,ntu bli rudal apa Jangwe..emoticon-Matabelo
5 jenis: Hawk209,Su27,Su30,F 16,T50i / F5 Tiger II.

ai berharap AU cuma punya ini Su35/Pakfa, IFX dan Gripen.aja

kaselnya Kilo + Club / mutan.

Quote:Original Posted By y4m4d1p4t1
5 jenis: Hawk209,Su27,Su30,F 16,T50i / F5 Tiger II.

ai berharap AU cuma punya ini Su35/Pakfa, IFX dan Gripen.aja

kaselnya Kilo + Club / mutan.



monggo wish listnya masing2 dengan dana segitu bisa dapet apa aja, tapi itu masih belum kepotong gaji lo yah emoticon-Big Grin
beli SAM gimana???
Quote:Original Posted By anaknyabudjem
beli SAM gimana???


BUK M1 ma Truk Pasir aja cukup
Yg ane ms bingung dana segede gtu tp kok belanjanya ms ngutang LN, gk seperti tetangga2...
Ada yg bs kasi pencerahan ?? emoticon-Smilieemoticon-Smilie
Hanya berharap dana yg ada tepat guna pemanfaatannya aja... emoticon-Kiss (S)

Jaya selalu TNI.. emoticon-army
Quote:Original Posted By villa.
Yg ane ms bingung dana segede gtu tp kok belanjanya ms ngutang LN, gk seperti tetangga2...
Ada yg bs kasi pencerahan ?? emoticon-Smilieemoticon-Smilie


semua pembelian senjata pasti melewati mekanisme kredit, ini untuk urusan penjaminan dll... sama kalo kita impor dlm jumlah besar trus pake L/C, more or less spt itu...

kedua, manajemen duit, anggaran turun dalam bentuk rupiah sedang kita beli senjata pake apa ? bisa dollar, euro, atau yg lain. Tapi kalo dari luar gak ada yg mau terima rupiah, kalo valas kita kurang ya utang dulu....

moga2 mbah kabei bisa nambahi emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By villa.
Yg ane ms bingung dana segede gtu tp kok belanjanya ms ngutang LN, gk seperti tetangga2...
Ada yg bs kasi pencerahan ?? emoticon-Smilieemoticon-Smilie


ntu masih belum dipotong gaji dll jadi yang asli untuk belanja ya kecil sebenernya
Quote:Original Posted By villa.
Yg ane ms bingung dana segede gtu tp kok belanjanya ms ngutang LN, gk seperti tetangga2...
Ada yg bs kasi pencerahan ?? emoticon-Smilieemoticon-Smilie



dana segede gitukan ga brojol semua pas APBN ditandatangani.. APBN itu dibikin berdasarkan forecast penerimaan negara dalam satu taun berjalan...

nah klo ttd kontrak januari kan belum masuk semua tu duit.. makanya pake utang dulu ada yg nalangin trus ntr kita bayar ke yg nalangin...




berharap bisa nambah alutsista yang pantes dipakai buat parade emoticon-Embarrassment

karena kilo ga mungkin dipakai buat parade, jadi silahkan para formiler bermimpi saja .... emoticon-Big Grin

Bingung istilah On Top

Nubie masih bingung nih apa yg dimaksud dengan dana On Top dari Bappennas di luar dari APBN. Jumlah nya gede lagi sampai Puluhan Trilyun gitu.

Kalau ada dana dari Bapennas yg di luar APBN (budget), pertanggung jawabannya gimana ya suhu? emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)

Mohon yg tahu berikan pencerahan ke nubitol soal On Top ini, asal jangan WOT ya suhu emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2

Kalo ada duit 28 T hanya buat alutsista di tahun 2014 (di luar budget 84T), udah bisa beli macam2 donk. Minimal 1 skuadron Su-35 + S300 gampang bgt tuh kebeli, tapi kok kayaknya too good to be true ya?? emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By villa.
Yg ane ms bingung dana segede gtu tp kok belanjanya ms ngutang LN, gk seperti tetangga2...
Ada yg bs kasi pencerahan ?? emoticon-Smilieemoticon-Smilie


Tetangga atau negara mana sekarang yang import senjata dalam bentuk cash? Serius ini ai tanyanya

Iraq atau bahkan Arab Saudi sendiri melakukan pembelian mereka dengan credit kok, dan tentu saja ada yang bisa mereka jadikan jaminan dalam pembayarannya. Pembayaran awal ke pabrik di talangi terlebih dahulu oleh bank penjamin, biasanya sih dari sindikasi perbankan tempat/negara alutsista itu dibeli, dan sebagai jaminan pembayaran bisa itu komoditi minyak atau cadangan equitas negara si pembeli. Serius cuman sedikit negara dan sedikit kasus yang masih melakukan transaksi jual beli senjata dengan cara cash di muka emoticon-Smilie

Bahkan untuk pembelian senjata di dalam negeri, hampir semuanya dilakukan dengan credit dan melibatkan bank penjamin. Sebagai contoh Anoa dan KCR 40 yang kemaren emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By dellealpi82
Nubie masih bingung nih apa yg dimaksud dengan dana On Top dari Bappennas di luar dari APBN. Jumlah nya gede lagi sampai Puluhan Trilyun gitu.

Kalau ada dana dari Bapennas yg di luar APBN (budget), pertanggung jawabannya gimana ya suhu? emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)

Mohon yg tahu berikan pencerahan ke nubitol soal On Top ini, asal jangan WOT ya suhu emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2

Kalo ada duit 28 T hanya buat alutsista di tahun 2014 (di luar budget 84T), udah bisa beli macam2 donk. Minimal 1 skuadron Su-35 + S300 gampang bgt tuh kebeli, tapi kok kayaknya too good to be true ya?? emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)


on top itu sepertinya dana yang tidak terserap, tetapi untuk dephan, tidak jadi silpa, karena dana itu dana khusus modernisasi, so, duitnya dipegang bapennas untuk digunakan sesuai peruntukannya ditahun berikutnya
sehingga dana modernisasi tetap ada dan gak balik ke depkeu jadi silpa
CMIIW emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By kimi mabok


semua pembelian senjata pasti melewati mekanisme kredit, ini untuk urusan penjaminan dll... sama kalo kita impor dlm jumlah besar trus pake L/C, more or less spt itu...

kedua, manajemen duit, anggaran turun dalam bentuk rupiah sedang kita beli senjata pake apa ? bisa dollar, euro, atau yg lain. Tapi kalo dari luar gak ada yg mau terima rupiah, kalo valas kita kurang ya utang dulu....

moga2 mbah kabei bisa nambahi emoticon-Embarrassment

Hmm ms gagal paham ane gan..
Maklum jaman skolah dulu ane sering di dasar klasemen..emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By r3zam4n


ntu masih belum dipotong gaji dll jadi yang asli untuk belanja ya kecil sebenernya


Iya jg yaa, kalo dah potong gaji n operasional yaa dikit,.. Makin susah mimpi kilo 6 unit dbayar cash keras..emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By chibiyabi



dana segede gitukan ga brojol semua pas APBN ditandatangani.. APBN itu dibikin berdasarkan forecast penerimaan negara dalam satu taun berjalan...

nah klo ttd kontrak januari kan belum masuk semua tu duit.. makanya pake utang dulu ada yg nalangin trus ntr kita bayar ke yg nalangin...



Hmm.. Bener jg gan.. Cuman kyk leo gtu kok gk pernah tau kreditnya brpa lama gtu.. Apa cuma 1thn ato lbh gtuu (seingat ane leo jg kredit LN) emoticon-Smilieemoticon-Smilie
×