alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525efc6f118b46eb06000000/prihatin-gaji-prajurit-jaguh-malaysia-20-kali-lipat-tni
Peringatan! 
(PRIHATIN) Gaji prajurit Jaguh Malaysia 20 kali lipat TNI !!
Setelah Presiden Soekarno lengser, tak ada lagi operasi Dwikora mengganyang Malaysia. Pemerintahan Presiden Soeharto menjalin persahabatan dengan Malaysia dan menumpas gerombolan Pasukan Gerilya Rakyat Serawah (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku).

Padahal di masa Soekarno, PGRS didukung penuh oleh pemerintah dan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Gerilyawan PGRS dilatih ABRI dan mereka sama-sama bertempur melawan Malaysia dan Inggris.

Dalam operasi gabungan Indonesia dan Malaysia menumpas PGRS/Paraku, banyak kejadian menarik. Salah satunya saat tentara Indonesia terkagum-kagum melihat fasilitas Tentara Diraja Malaysia.

Hal itu ditulis Hendropriyono dalam buku berjudul Operasi Sandi Yudha, Menumpas Gerakan Klandestin. yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas.

Ceritanya saat itu Letnan Dua AM Hendropriyono bergabung dengan Detasemen Tempur 13 Pasukan Khusus Angkatan Darat. Mereka bersama pasukan Malaysia melakukan pengejaran pada gerilyawan.

Namanya pasukan elite, pergerakan pasukan baret merah ini pun berbeda dengan pasukan reguler. Karena itu mereka sering tak sempat memasak. Bahkan prajurit lebih sering makan beras mentah. Jika sempat memasak, lauknya pun hanya ikan asin.

Sementara itu makanan tentara Malaysia saat itu sudah wah. Kornet daging sapi, ikan sardin dan makanan kaleng lain.

Saat istirahat, pasukan khusus Indonesia hanya membuat bivak dari jas hujan. Untuk alasnya hanya plastik dan berbantalkan ransel.

"Kami merasa heran melihat Askar Melayu Diraja Malaysia yang setiap beristirahat memasang tenda loreng yang indah, dilengkapi dengan kantin dan tenda kesehatan. Mereka juga berbaring di atas tempat tidur lapangan (field beld)," kata Hendro.

Di kesempatan lain, Hendro berbincang soal gaji dengan tentara Malaysia. Untuk pangkat Letnan Dua, gaji tentara Malaysia sekitar 650 ringgit. Di tahun 1972 itu setara dengan Rp 62.400. Sementara letnan dua TNI cuma Rp 3.120.

"Artinya gaji prajurit Malaysia 20 kali lipat gaji prajurit TNI dalam pangkat yang sama," kenang Hendro.

Lalu apa TNI jadi minder?

"Tidak sama sekali! Prajurit TNI sudah kenyang dibina dengan doktrin kejuangan untuk rela hidup seperti generasi terdahulu di zaman revolusi," kata Hendro tegas.

Tapi ada saja sedikit rasa iri pada prajurit TNI. Mereka pun mencoba menghibur diri sendiri.

"Kalau mereka kan diwarisi budaya tentara Inggris yang profesional," kata Pratu Jeje, anggota saya yang rajin mengaji, tanpa ia mengerti apa artinya profesional. Ketika saya tanya apa maksudnya profesional dengan pandir dijawabnya, "Bayaran, Letnan. Sersan Pangat menyambut, entah diarahkan kepada siapa. "Kalau kita kan tentara pejuang yang mengabdi dengan sukarela, ya?" beber Hendro. (Hal 91).

"Begitulah diskusi 'kampungan' kami untuk mengusir rasa iri hati yang tidak pada tempatnya."
http://www.merdeka.com/peristiwa/gaj...lipat-tni.html
emoticon-Kissemoticon-Kiss
Jadi inget gan kata2 yang di tipi ane pernah denger, tp lupa. Kalo malaysia itu "takut perang sama Indonesia karena tentaranya gajinya besar-besar, perutnya besar-besar". Jadi males perang sama Indonesia, emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
askar terjaguh di dunia dan akhirat sich wajar sajaemoticon-Ngakak

ngadepin kopassus dan kopaska cukup pake VAT-69 dan GGK (Garuk2 Kepala) emoticon-Cool
itu di masa lalu kan ? klo saat ini, wlwpun mungkin masih lebih besar on average pd level yg setara, perbedaan tdk lagi sejomplang itu. scr per kapita aja kita udah sekitar 35% Malaysia saat ini, jauh lebih baik dibanding saat itu.
Quote:Original Posted By gunawanspurs
itu di masa lalu kan ? klo saat ini, wlwpun mungkin masih lebih besar on average pd level yg setara, perbedaan tdk lagi sejomplang itu. scr per kapita aja kita udah sekitar 35% Malaysia saat ini, jauh lebih baik dibanding saat itu.
.....
setuju...
emang sih mata uang kita lemah terhadap dolar ...namun pendapatan negara udah naik dikit demi sedikit..it pun berlaku u/ gaji tni..gk bakal di updete lah brp persen gaji u/ tni...ini kan jg dari kebijakan pemerintah jg..
Kalau dulu ATM sudah menerapkan MRE corned beef dll dalam kaleng, sekarang MRE ATM adalah paket combo KFC, dimana KFC memegang peranan dapur umum.
Maaf bukannya mengejek tetapi demikian adanya.


Quote: "Kalau mereka kan diwarisi budaya tentara Inggris yang profesional," kata Pratu Jeje, anggota saya yang rajin mengaji, tanpa ia mengerti apa artinya profesional. Ketika saya tanya apa maksudnya profesional dengan pandir dijawabnya, "Bayaran, Letnan. Sersan Pangat menyambut, entah diarahkan kepada siapa. "Kalau kita kan tentara pejuang yang mengabdi dengan sukarela, ya?" beber Hendro. (Hal 91).

Yang menarik adalah pernyataan TNI itu adalah Tentara Pejuang jadinya sukarela. emoticon-army:
walaupun di jaman kayak gini banyak generasi muda kita nasionalisme udah mulai luntur, tapi ane yakin yang daftar untuk jadi anggota TNI tidak pernah sepi,
askar wataniah yang sempat diisukan orang2 kalimantan ikut jadi tentara jaguh mungkin karena alasan ringgit juga ya
Quote:Original Posted By binbin1979
walaupun di jaman kayak gini banyak generasi muda kita nasionalisme udah mulai luntur, tapi ane yakin yang daftar untuk jadi anggota TNI tidak pernah sepi,


polisi sama menwa jangan dilupakan emoticon-Big Grin
Ternyata pengeluaran mereka lebih banyak ke masalah gaji pegawai dan prajurit yach emoticon-Embarrassment baguslah emoticon-Embarrassment berarti mereka akan lebih sedikit investasi ke Alutsista
kalau sekarang sih sepertinya gak terlalu jauh...kira2 sepertiga nya lah, lagipula biaya hidup juga masih murah di sini, jaman pak hendro munkin belum ada tunjangan hutan a la malay, sekarang kan udah ada tunjangan perbatasan & daerah terpencil,tunjangan brevet, tunjangan kinerja dll

Quote:Original Posted By madokafc
Ternyata pengeluaran mereka lebih banyak ke masalah gaji pegawai dan prajurit yach emoticon-Embarrassment baguslah emoticon-Embarrassment berarti mereka akan lebih sedikit investasi ke Alutsista


sarcasm......emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By perardua
kalau sekarang sih sepertinya gak terlalu jauh...kira2 sepertiga nya lah, lagipula biaya hidup juga masih murah di sini, jaman pak hendro munkin belum ada tunjangan hutan a la malay, sekarang kan udah ada tunjangan perbatasan & daerah terpencil,tunjangan brevet, tunjangan kinerja dll



sarcasm......emoticon-Big Grin


kalau yang saya lihat sendiri sih masih sangat jauh,
ada tetangga yang pensiun (setelah 21 tahun kerja) sersan (setara serma mungkin), dia dapat pensiun RM135.000
Tidak bisa membandingkan angka vs angka.
Biaya hidup beda tiap2 negara.
Quote:Original Posted By Raptor2201
Tidak bisa membandingkan angka vs angka.
Biaya hidup beda tiap2 negara.


jangan pernah berfikir kalau biaya hidup di Indonesia lebih murah daripada di malaysia
Quote:Original Posted By Raptor2201
Tidak bisa membandingkan angka vs angka.
Biaya hidup beda tiap2 negara.


GDP perkapita malaysia itu paling nggak sekitar 4 kali Indonesia at best di wilayah paling kaya mereka, jadi nggak sampai butuh 20 kali lipat gaji standar Indonesia yang sekitar 3 jutaan rupiah.
bnyak banget trit ttg buku pak hendro ... di merge aja kali

baru slese baca bukunya.. bukunya bner2 membawa kita ke masa itu n memahami taktik operasi sandi yudha..

merangkak jarak jauh di didalem hutan n bertarung satu lawan satu pake piso emoticon-Matabelo

cuman gw heran dibukunya bnyak banget pengulangan kata kalimat or paragrafemoticon-Malu (S)
Dalam bukunya, pak Hendro pun cerita
Dengan gaji segitu, prajurit g bisa membeli oleh2 untuk keluarga
Jadi ya mereka bawain aja tuh makanan kaleng askar malay untuk keluarga dirumah, toh makanan kaleng saat itu termasuk mewah di Indonesia emoticon-Ngakak

Juga ada cerita lucu tentang suku Dayak Iban
Sebelum mereka memasuki daerah hutan, sempet diingetin oleh pihak kodam, harus hati2 sama cewek2 dayak yang cantik2 and nude di hutan, walaupun ada tradisi bisa diajak bobok asal suka sama suka emoticon-Kiss, tapi g boleh sampe ketauan orang tuanya!
Klo ketauan urusannya tinggal pilih, mau dipenggal m orang dayak emoticon-Berduka (S) ato bayar denda berupa babi yang harganya mahal, dan kodam tidak mau membantu jika ada prajurit yang kena masalah ginian, dipenggal silahkan emoticon-Berduka (S)
So pas berangkat ke hutan dan ketemu cewek2 dayak yang cantik dan nude, prajurit2 TNI cuma bisa main kode, "cleoatra arah jam 9" sambil cekikikan emoticon-Ngakak
Betul. Kalau dulu awal 2000 an jelas memang biaya hidup di Malaysia lebih mahal dibanding Indonesia. Tp sekarang, sama saja, malahan utk beebrapa sektor Indonesia lebih mahal.

Misal Jakarta vs KL. lebih kurang sekarang sama biaya hidupnya

kota lain di Indo juga gitu.



Quote:Original Posted By david leonard


jangan pernah berfikir kalau biaya hidup di Indonesia lebih murah daripada di malaysia


mana bisa di banding begitu
tergantung tingkat ekonomi masing2 negara,rata2 pendapatan per kapita dan budget
Butiran Skim Gaji Baru Angkatan Tentera Malaysia  2012

Berikutan pelaksanaan skim gaji baru Angkatan Tentera Malaysia (ATM) :

Kenaikan gaji tentera (pemegang Ijazah Sarjana Muda) daripada RM2,100 kepada RM2,400, sebulan

Gaji pokok permulaan anggota tentera berkelulusan Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) dinaikkan sekitar daripada RM800 kepada RM1,125 sebulan.


========

dapet petikan artikel ini, berapa kalo di indonesia?

RM1 = Rp3500 (pembulatan)
skim=scheme
SPM=SMA