alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525e90f6f9ca171e25000002/wawan-akui-temani-ratu-atut-bertemu-akil-di-singapura
Wawan Akui Temani Ratu Atut Bertemu Akil di Singapura
Wawan Akui Temani Ratu Atut Bertemu Akil di Singapura

Sumber Kompas

JAKARTA, KOMPAS.com - Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan melalui pengacaranya, Pia Akbar Nasution mengaku pernah bertemu dengan Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif, Akil Mochtar di Singapura beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Wawan mengaku hanya menemani kakaknya, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

“Enggak ada bicara tentang hal-hal yang spesifik. Pak Wawan kan hanya nemenin Bu Atut ketemu di situ,” kata Pia di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/10/2013).

Wawan merupakan tersangka penyuap Akil terkait sengketa pemilihan kepala daerah Lebak, Banten. Menurut Pia, tujuan utama kliennya pergi ke Singapura adalah untuk menonton balapan Formula 1. Begitu sampai di Singapura, Wawan baru tahu bahwa Atut juga berada di negeri jiran tersebut.

“Jadi Mas Wawan duluan sampai sana, baru tahu kalau ada Bu Atut. Jadi berangkatnya juga enggak sama-sama,” ujar Pia.

Dia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, tidak ada pembicaraan terkait perkara. Wawan dan Atut hanya berkonsultasi mengenai pemilu kepala daerah secara umum. “Membicarakan hal-hal yang umum saja lah, bagaimana soal pilkada, tapi bukan bicara spesifik kasus apa, itu enggak, dan itu pun hanya sebentar karena Pak Wawan dengan temannya, dan Pak Akil juga ada teman-temannya,” tutur Pia.

Sementara itu, Akil melalui pengacaranya Otto Hasibuan, membantah pernah mengadakan pertemuan dengan Atut dan Wawan di Singapura. Dia juga membantah bertemu dengan Atut di pesawat. Menurut Otto, kliennya kerap ke Singapura untuk keperluan berobat dan perjalanan dinas. Itu pun, kata Otto, Akil mengajak ajudannya ikut serta.

“Jadi kalau dia memang mau bertemu dengan orang lain, tentunya dia sendiri. Tapi ini kan dia bawa ajudannya dan perjalanannya resmi untuk berobat. Jadi pertama kali dia berobat, kemudian check up kedua kalinya,” ucap Otto.

Dia juga mengatakan bahwa Akil tidak pernah membicarakan masalah sengketa pemilu kada Lebak dengan Wawan dan Atut. Menurutnya, hubungan Akil dan Atut hanya sebatas ketua MK dan gubernur.

“Hubungannya dia sebagai gubernur tentu kenal,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas, Akil, Atut, dan Wawan diketahui berakhir pekan di Singapura pada Sabtu (21/9/2013). Saat itu adalah sebelas hari sebelum KPK melakukan operas tangkap tangan. KPK meringkus Akil, Rabu (2/10/2013) malam, kemudian melanjutkan menangkap Wawan, Kamis (3/10/2013) dini hari.

Akil tercatat pergi ke Singapura, Sabtu pukul 05.00 WIB, sementara Atut pergi ke Singapura pada hari sama hanya berselisih dua jam. Atut tercatat pergi ke Singapura pukul 07.00 WIB menggunakan pesawat Singapore Airlines bernomor penerbangan SQ 953.

Adapun Wawan pergi ke Singapura sehari sebelumnya. Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini berangkat ke Singapura pada Jumat (20/9/2013) sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 836. Kepulangan mereka bertiga ke Indonesia tercatat berbeda waktu. Akil pulang ke Indonesia pada Senin (23/9/2013), sekitar pukul 11.30 WIB.

Keesokan hari baru Wawan yang kembali ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 825. Atut baru pulang ke Indonesia pada Rabu (24/9/2013), sekitar pukul 19.30 WIB. Dia menggunakan pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 966.

Wah Udah ngaku....
Bagus nyanyi lebih banyak yeah
emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
ternyata ratu atut dan akil nge-date emoticon-Embarrassment
Makin rame nih ... menarik untuk diikuti kelanjutannya, bikin penasaran.

PPATK Temukan Transaksi Mencurigakan Adik Ratu Atut Rp 1 M

Wawan Akui Temani Ratu Atut Bertemu Akil di Singapura

Liputan 6

Liputan6.com, Jakarta : Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya transaksi mencurigakan senilai lebih dari Rp 1 miliar di rekening Tubagus Chaery Wardana alias Wawan. Tersangka kasus dugaan suap kepada Ketua nonaktif MK Akil Mochtar itu merupakan adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

"Sudah kita telusuri, masih kita proses. Tidak terlalu banyak, masih sekitar Rp 1 M," ungkap Kepala PPATK M Yusuf di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2013).

Namun, ke mana saja aliran dana dari dan ke rekening Wawan, Yusuf mengaku belum mengetahuinya. "Kita belum tahu itu ke mana," katanya.

Sementara, Yusuf mengaku pihaknya hingga kini belum menemukan adanya aliran dana yang janggal di rekening Ratu Atut. "Belum ada."

KPK menangkap Wawan terkait kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten, di Mahkamah Konstitusi. Dalam sidang sengketa Pilkada Lebak di MK, Akil Mochtar merupakan hakim panelnya. (Mut/Yus)
sedikit demi makin terang..emoticon-Ngakak
Makin seru saja film kehancuran dynasti banten ini emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Berobatnya ke Singapura emoticon-Cape d... (S)
semoga ga bikin kek senetron,usut dinasty atut ampe ke akar-akarnya

Pengacara Wawan: Atut yang Berinisiatif Temui Akil Konsultasi Pilkada

Wawan Akui Temani Ratu Atut Bertemu Akil di Singapura

Pengusaha Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Rabu (16/10/2013). Wawan yang ditahan KPK bersama Ketua MK Akil Mochtar, diduga terlibat dalam suap pengurusan sengketa pilkada Banten. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Tribunnews.com, Jakarta- Ketua Mahkamah Konstitusi (nonaktif) Akil Mochtar ternyata mengadakan pertemuan dengan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaeri Wardana, adik kandung Atut, di Hotel JW Marriott, Singapura, untuk membicarakan pemilihan kepala daerah. Fakta itu disampaikan Pia Akbar Nasution, pengacara Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Rabu (16/10/2013).

Menurut Pia, Atut yang berinisiatif menemui Akil untuk berkonsultasi masalah pilkada. Wawan, saat itu berada di Singapura sebenarnya untuk menonton balapan Formula 1. Namun, karena Atut hendak menemui Akil, kliennya pun diminta menemani.

”Sebenarnya yang mau ketemu Ibu Atut. Namun, karena Mas Wawan juga ada di Singapura, sementara Bu Atut agak terlambat datang, dia meminta Mas Wawan untuk menemui Pak Akil lebih dahulu. Setelah Bu Atut datang, Mas Wawan hanya menemani. Bu Atut waktu itu mau konsultasi masalah pilkada, secara umum saja,” katanya.

Menurut Pia, dalam pemeriksaan terhadap Wawan kemarin, penyidik juga mengonfirmasi pertemuan dengan Akil dan Atut di Singapura. ”Iya, antara lain memang soal pertemuan itu. Pertemuannya enggak lama kok, cuma 15 menit,” ujarnya.

Satu pesawat

Data yang diperoleh Kompas, saat berakhir pekan di Singapura pada Sabtu (21/9/2013), Akil dan Atut berangkat satu pesawat menggunakan Singapore Airlines SQ 953. Akil tercatat lebih dulu melintas di pemeriksaan imigrasi Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta daripada Atut.

Akil melintas pukul 05.08 WIB, sementara Atut pukul 06.50 WIB. Pesawat SQ 953 jenis Boeing 777-200 itu berangkat pukul 07.55 WIB. Akan tetapi, keduanya pulang pada hari berbeda. Akil pulang ke Indonesia Senin (23/9/2013), menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 825. Sementara Atut baru pulang ke Indonesia pada Rabu (25/9/2013) menggunakan pesawat SQ 966.

Data yang sama juga menyebutkan, pada saat Akil dan Atut pergi ke Singapura, Wawan juga berada di negeri Singa. Wawan berangkat lebih dahulu. Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini berangkat ke Singapura menggunakan pesawat Garuda Indonesia, GA 836, pada Jumat (20/9/2013) pukul 19.00 WIB. Wawan baru kembali ke Indonesia pada Selasa (24/9/2013), menggunakan pesawat Garuda Indonesia, GA 825.

Namun, pengacara Akil, Otto Hasibuan, membantah, kliennya pernah satu pesawat dengan Atut. ”Dia (Atut) tidak pernah satu pesawat dengan Akil. Namun, dalam arti, kami tidak tahu juga. Pokoknya dia tidak pernah bertemu di pesawat dengan Atut. Namun, kan, bisa saja kita sama-sama satu pesawat, tetapi enggak tahu,” kata Otto Hasibuan, kemarin.

Akil dan Atut membantah

Otto juga membantah bahwa Akil pernah secara sengaja bertemu dengan Atut di Singapura. ”Pak Akil bilang, dia tidak pernah bertemu di Singapura. Jadi, kalau memang ada fakta-fakta secara insiden, bisa saja kan? Kita pergi ke sana mungkin, yang lain ada di sana juga mungkin. Bisa saja waktunya sama, tetapi yang pasti tidak pernah ada mereka melakukan pertemuan di Singapura,” katanya.

Di tempat terpisah, juru bicara keluarga Atut, Fitron Nur Ikhsan, juga senada. Menurut dia, Atut memang pergi ke Singapura. Namun, Atut tidak bertemu dengan Ketua MK Akil Mochtar. ”Ibu Atut memang ke Singapura untuk cek kesehatan rutin,” kata Fitron.

Menurut dia, Atut memang rutin memeriksakan kesehatannya di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Dalam kunjungannya ke Singapura itu, Atut tidak bertemu Akil ataupun Wawan. ”Saya belum tahu kegiatan Pak Wawan di Singapura karena menurut Ibu Atut, beliau tidak bertemu Pak Wawan,” tutur Fitron lebih lanjut.

Wakil Ketua MK Hamdan Zoelva menyatakan tidak tahu soal kepergian Akil ke Singapura serta bertemu dengan Ratu Atut dan Wawan. ”Tidak ada yang tahu. Namun, beliau memang izin ke Singapura untuk berobat. Masalah kapan, kami tidak tahu,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal MK Janedjri M Gaffar menyatakan, keberangkatan Akil ke Singapura tidak dikoordinasikan dengan dirinya selaku sekjen. Janedjri mengaku baru tahu Akil ke Singapura ketika yang bersangkutan sudah akan kembali. Ia pun tidak tahu apakah terdapat pertemuan antara Akil, Ratu Atut, dan Wawan.

”Saya juga ditanya penyidik KPK mengenai pertemuan itu, saya jawab tidak tahu. Karena, saya benar-benar tidak tahu beliau ke Singapura dan baru tahu ketika Pak Akil akan kembali. Itu pun setelah saya bertanya kepada bagian protokol,” katanya
.
Janedjri juga membenarkan bahwa Akil memang sering ke luar negeri. Dalam catatan perlintasan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Akil memang tercatat hampir setiap bulan ke luar negeri, seperti Singapura, Hongkong, Malaysia, Shanghai (China), dan Dubai (Uni Emirat Arab). Namun, menurut Janedjri, perjalanan tersebut bukan merupakan perjalanan dinas, melainkan perjalanan pribadi.

Selain dengan pesawat komersial, menurut Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol MK Teguh Wahyudi, Akil juga pernah menyewa jet pribadi. ”Waktu itu Bapak sakit dan sudah tidak tahan lagi. Dia lalu menyewa jet untuk ke Singapura,” ujar Teguh. Perjalanan yang dimaksud adalah ketika Akil berobat ke RS Mount Elizabeth, Singapura, untuk sakit pinggang yang dideritanya pada 25-26 Juli 2013.

KPK tambah pasal
Kemarin, Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengumumkan surat perintah penyidikan baru atas nama tersangka Akil Mochtar. Apabila sebelumnya Akil dijerat dengan Pasal 12 Huruf c UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 Ayat 1 Kesatu KUHP, Pasal 6 UU Tipikor juncto Pasal 55 Ayat 1 Kesatu KUHP, kali ini ada pasal tambahan yang menjerat Akil.
”Kepada tersangka AM (Akil Mochtar) setelah melakukan pengembangan penyidikan, diduga juga melanggar Pasal 12 Huruf c atau Pasal 6 Ayat 2 dan atau Pasal 12B UU No 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat 1 Kesatu KUHP,” kata Johan.

Pasal 12B UU Tipikor ini, menurut Johan, menegaskan bahwa Akil diduga tak hanya menerima hadiah atau janji terkait dengan sengketa Pilkada Lebak dan Gunung Mas. ”Dari keterangan saksi ataupun tersangka dan hasil penggeledahan, penyidik KPK menduga ada tindak pidana korupsi tambahan berkaitan dengan Pasal 12B UU Tipikor, yakni dugaan tindak pidana korupsi dalam kaitan dengan penerimaan hadiah atau janji,” ujarnya.
Kayaknya wawan sakit hati karena merasa dikorbankan kakaknya, atut. karena tidak mau kecebur sendiri.. wawan mulai berinisiatif menarik kakaknya ke lubang yg sama. dinasti banten mulai retak.. saksikan kelanjutannya.
konsultasi sampai ketemuan di singapura?
kenapa ngga konsultasi ama KPU?
kenapa seorang hakim MK ketemu pihak yg berpotensi berperkara di MK di luar?
Asikkk...bnyak yg mau konser nih..siap2 aja angkutan tersangka...
Alibinya nonton F1, padahal...............
emoticon-Ngakak bener2 orang nggak bersyukur, udah jadi ketua MK msh aja korupsi
Yg 1 bilang ketemu, yg 2 bantah....

Gak sinkron ah
perjalanan dinas ke luar negeri? sampeyan ini emangnya MenLu?
Tunggu proses penyidikannya aja lah. Proses hukum kan sedang berjalan, Panastak jangan suka menarik kesimpulan prematur emoticon-Mad (S)
ini yang sekalian nonton F1 itu atau beda lagi yah?
lah yang jadi pengacaranya PIA NASUTION
wow wow wow
siiip dah, bongkar bongkar yuuukkkemoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Namun, pengacara Akil, Otto Hasibuan, membantah, kliennya pernah satu pesawat dengan Atut. ”Dia (Atut) tidak pernah satu pesawat dengan Akil. Namun, dalam arti, kami tidak tahu juga. Pokoknya dia tidak pernah bertemu di pesawat dengan Atut. Namun, kan, bisa saja kita sama-sama satu pesawat, tetapi enggak tahu,” kata Otto Hasibuan, kemarin.

lucu jg cara ngeles pengacara yg gk pnh menang lawan kpk ini....xixixi
×