alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525e90bd148b46932a000003/sidang-ormas-preman-sidang-bentrok-fpi-ylbhi-dampingi-warga-sukorejo
[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo
TEMPO.CO, Semarang - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), akan menjadi kuasa hukum empat warga Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, dalam sidang bentrok warga Sukorejo dan Front Pembela Islam di Pengadilan Negeri Semarang. Keterlibatan YLBHI memperkuat pendampingan hukum yang sebelumnya telah diberikan Lembaga Bantuan Hukum Semarang.

Koordinator Forum Warga Sukorejo Ellen Kurnialis mengatakan bersama LBH Semarang, warga perlu menggandeng YLBHI sebagai kuasa hukum, karena masalah itu bukan pidata semata, namun juga bernuansa politik. "Masalah kekerasan atas nama agama menjadi persoalan politik di negeri ini," kata Ellen kepada Tempo, kemarin, 15 Oktober 2013.

Kasus Sukorejo, kata dia, harus diselesaikan secara litigasi dan nonlitigasi. YLBHI dipandang memiliki jaringan untuk melakukan pendekatan nonlitigasi guna menggalang kekuatan prodemokrasi melawan isu kekerasan yang mengatasnamakan agama.

Direktur YLBHI, Alvon Kurnia Palma, menyatakan bersedia menjadi kuasa hukum warga Sukorejo karena YLBHI sangat peduli pada gerakan anti-kekerasan atas nama agama. "Kekerasan atas nama agama,seperti di Sukorejo, tak bisa ditoleransi," ujarnya.

Untuk itu, YLBHI menunjuk lima pengacara. Hari ini, Kamis, 17 Oktober, Pengadilan Negeri Semarang kembali menggelar sidang atas peristiwa yang terjadi pada 18 Juli lalu. Sidang kedua itu memiliki agenda pembacaan eksepsi.

Empat warga Sukorejo yang menjadi terdakwa adalah Agus Riyadi, Edi Bowo Dwi Yanto, Agung Fitriyono, dan Paido Godi Kulkarimah. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak pengeroyokan dengan ancaman maksimal 5,5 tahun penjara.

Sedangkan terdakwa dari FPI adalah Soni Haryono, Satrio Yuono, dan Bayu Agung. Soni adalah sopir mobil FPI yang menabrak beberapa warga. Satu warga, Tri Munarti, tewas terseret mobil hingga 50 meter lebih. Dia dijerat Pasal 310 Ayat 2, 3, 4 dan Pasal 311 Ayat 3, 4, 5 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun.

Sedangkan Satrio Yuono dan Bayu Agung dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 2, dengan ancaman hukuman maksimal penjara 10 tahun. Dalam kerusuhan tersebut, keduanya kedapatan membawa senjata tajam.

sumber

bibib mana bibib? kasian tuh supir mobil sewaan yg katanya eks fpi...
gara2 di sewa fpi , jadi kaget trus nabrak dah....
dpt gaji paling 100 rb sehari, masuk penjara dah
apes nian tuh supir
emoticon-Ngakak

cie yg bawa golok.... malah ngumpet di masjidemoticon-Cape d... (S)

[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo

[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo
setuju sama gambarnya..........emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
FPI pengacaranya si munarsih bukan??
biasanya kan doi jadi pengacara FPI
Nah lo jd korban jg, bs mikir kan skr
ada yang nyari habib?

[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo
Kasian tuh warga yg jd tersangka, mereka kan cuma bereaksi
[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo
Quote:Original Posted By antikritik.entu
FPI lanjutkan


si anak haramnya org cina, maen muncul aje... hiiiii.... jijiq ane ama org kek ente
dah suru emakmu ingat2 dolo bapak mu yg mana
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By liberal.kafir
[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo


wuih samurai, bukannya itu dr jepang ya? negara kafir bukan tuh?
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By liputan.asu
ada yang nyari habib?

[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo


oooohhhhh asal pake baju arab langsung jadi habib ya?
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By liberal.kafir
[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo


Bosen gan FPI mulu
Quote:Original Posted By antikritik.entu
Kalau FPI Menghancurkan Prostitusi Maka Anda Akan Lihat Di Media Televisi Dengan Wacana FPI Menghakimi Warga Atau FPI Bentrok Dengan Warga.

Nah mari buka mata saudaraku.
coba lihat berita di bawah ini.

Karena Yang Bentrok Bukan FPI Maka, media tidak berani menyorot tuntas perkembangan kasus ini, dan tidak ramai jadi pemberitaan media masa.


Keributan Antarormas Sebabkan
Satu Orang Terluka

Seorang mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam dalam keributan yang dilakukan oleh
beberapa oknum dengan melibatkan organisasi masyarakat (ormas) di Denpasar, Senin (14/10). "Seorang terluka segera
dilarikan ke rumah sakit, kami akan dalami sejauh mana luka yang dideritanya itu," kata Kepala Polresta Denpasar, AKBP Djoko
Hariutomo, ditemui saat meninjau tempat kejadian perkara.

Seorang korban yang belum diketahui pasti identitasnya tersebut kemudian dibawa ke
Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Denpasar, untuk menjalami perawatan intensif. Pihak kepolisian menduga keributan yang awalnya dipicu oleh permasalahan perorangan itu disebabkan oleh kesalahpahaman.

Namun, Djoko tidak memperjelas
kesalahpahaman apa yang melatarbelakangi keributan tersebut karena masih diselidiki
pihak kepolisian. "Ini bukan bentrok karena masalah sendiri-sendiri, biasa kalau kemudian dia meminta bantuan ke teman-temannya dan mereka datang," ujarnya.

Ratusan massa yang berasal dari dua ormas yakni Baladika dan Laskar Bali terlibat keributan di sekitar pertigaan Jalan Mahenderadatta atau dikenal dengan Jalan Kargo tepatnya di depan Pasar Batu Kandik, Denpasar sekitar pukul 13.00 Wita.
Sejumlah warga setempat menuturkan bahwa massa
tersebut terlihat membawa senjata tajam berupa pedang dan trisula.

----------------------------------------------



Semarang, - Bentrok antara warga dengan massa FPI di Sukorejo, Kendal membuat sejumlah pemuka agama Islam dari berbagai daerah di Jawa Tengah angkat bicara. Salah satunya adalah mantan ketua MUI Salatiga Drs KH Tamam Qoula (84) yang menganggap tidak perlu ada ormas yang membela Islam.

Menurutnya, syarat untuk membela Islam sesuai pedoman Al Qur'an adalah 'siapkanlah kekuatanmu, siapkanlah alat alat senjatamu, siapkanlah kuda kudamu, sehingga membuat getar musuh musuh Allah dan orang orang yang berbuat maksiat'.

"Sekarang FPI punya apa?" kata Tamam usai pertemuan antara Kapolda dan tokoh agama di lobi Mapolda Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Senin (22/7/2013).

Ia pun meceritakan saat masih menjabat sebagai ketua MUI Salatiga 1995-2007, pihaknya pernah didatangi tokoh FPI. Namun ia menolak keinginan FPI untuk membela Islam karena menurutnya umat Islam di Salatiga sudah merasa nyaman dengan para ulama, kyai dan santri dari puluhan pondok yang berada di Salatiga.

"Seluruh pondok pesantren itu markas pembela islam, jadi tidak perlu FPI" tegas pria yang juga pimpinan Ponpes Sultan Fatah Salatiga itu.

Sedangkan tokoh agama dari Kabupaten Kendal, Solahudin mengatakan sebaiknya ada anggaran dasar / abggaran rumah tangga (AD/ART) untuk FPI, jadi tindakan FPI harus sesuai dengan AD/ART yang ada.

"AD/ART itu juga akan menyaangkut ajarannya juga," tegas Solahudin.Next
[URL="http://news.detik..com/read/2013/07/22/165246/2310540/10/bahas-bentrok-fpi-di-sukorejo-kapolda-jateng-dialog-dengan-ulama"]sumber[/URL]

[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo
apakah ga ada keringanan tuh buat warga yg bereaksi terhadap pengacau?
kalo warga aja dihukum segitu berat, aparatnya juga kudu dihukum donk karena gak bisa melindungi warga dari pengacau

kalo fpi mah ceburin ke laut aja
Quote:Original Posted By antikritik.entu
Kalau FPI Menghancurkan Prostitusi Maka Anda Akan Lihat Di Media Televisi Dengan Wacana FPI Menghakimi Warga Atau FPI Bentrok Dengan Warga.

Nah mari buka mata saudaraku.
coba lihat berita di bawah ini.

Karena Yang Bentrok Bukan FPI Maka, media tidak berani menyorot tuntas perkembangan kasus ini, dan tidak ramai jadi pemberitaan media masa.


Keributan Antarormas Sebabkan
Satu Orang Terluka

Seorang mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam dalam keributan yang dilakukan oleh
beberapa oknum dengan melibatkan organisasi masyarakat (ormas) di Denpasar, Senin (14/10). "Seorang terluka segera
dilarikan ke rumah sakit, kami akan dalami sejauh mana luka yang dideritanya itu," kata Kepala Polresta Denpasar, AKBP Djoko
Hariutomo, ditemui saat meninjau tempat kejadian perkara.

Seorang korban yang belum diketahui pasti identitasnya tersebut kemudian dibawa ke
Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Denpasar, untuk menjalami perawatan intensif. Pihak kepolisian menduga keributan yang awalnya dipicu oleh permasalahan perorangan itu disebabkan oleh kesalahpahaman.

Namun, Djoko tidak memperjelas
kesalahpahaman apa yang melatarbelakangi keributan tersebut karena masih diselidiki
pihak kepolisian. "Ini bukan bentrok karena masalah sendiri-sendiri, biasa kalau kemudian dia meminta bantuan ke teman-temannya dan mereka datang," ujarnya.

Ratusan massa yang berasal dari dua ormas yakni Baladika dan Laskar Bali terlibat keributan di sekitar pertigaan Jalan Mahenderadatta atau dikenal dengan Jalan Kargo tepatnya di depan Pasar Batu Kandik, Denpasar sekitar pukul 13.00 Wita.
Sejumlah warga setempat menuturkan bahwa massa
tersebut terlihat membawa senjata tajam berupa pedang dan trisula.

----------------------------------------------


laporan langsung dari tempat kejadian, udah ga ada apa2 lagi, polisi cuman jaga sampe selasa siang emoticon-Stick Out Tongue
masalah bisa diredam dengan cepat oleh kepolisian dan pihak yang terlibatemoticon-siul:
keadaan sudah aman emoticon-siul:
mau nyiarin berita apa lagi?emoticon-siul:

buka mata lu saudaraku, mereka ribut ga pake embel2 agama, cuman ormas doang dan masyarakat juga mengakui kalo ormas2 itu ga lebih dari preman dan kalo mereka bentrok itu ga ada yang perlu dibelaemoticon-Angkat Beer
FPI : Fu*k Preman Indonesia....
Quote:Original Posted By antikritik.entu


Saking PARNOnya..Smpe2 Kristen dibawa2 buat membela FPI..emoticon-Nohope
Dipikirnya yg eneg ama FPI itu cmn TAPIR..goblok kok turunan..emoticon-Nohope

Kebencian dr BPLN smpe dibawa ke BP..
Tanggung tonk..Bawa sklian noh ke DP..!!emoticon-Nohope
Quote:Original Posted By antikritik.entu

[B]APA KATA GEREJA TENTANG HABIEB RIZIEQ ?


Bagi banyak kalangan di umat Kristen Pria bernama Habib Rizieq Shihab ini adalah sosok yang menakutkan. Kenapa? Karena organisasi yang dipimpinnya, Front Pembela Islam (FPI), disebut sering terlibat dalam penutupan-penutupan gereja.

Kali ini, Pantekosta Pos, menulis tentang perjalanan hidupnya yang bersentuhan dengan umat Kristen. Habib Rizieq Shihab lahir di Jakarta, 24 Agustus 1965. Setelah lulus Sekolah Dasar (SD), ia melanjutkan pendidikan di lembaga pendidikan Kristen Bethel yang bertepatan tidak jauh dari rumahnya (Tahun 1978-1979 atau 1979-1980).

Apa benar lembaga pendidikan Kristen sering digunakan untuk proses Kristenisasi? Habib Rizieq Shihab yang akrab disapa Habib mengatakan selama ia berada di lembaga pendidikan Kristen, khususnya di Bethel, ia tidak merasakan adanya gerakan Kristenisasi.”Sepanjang pengalaman saya waktu di Bethel, saya murni belajar. Bila hari-hari tertentu ada kegiatan di gereja, saat orangtua saya minta ijin kepada Kepala Sekolah agar saya tidak ikut kegiatan di dalam gereja, ternyata diijinkan,”

Lanjutnya, Bahkan ketika hari Jumat karena umat Islam memiliki kewajiban sholat, ia diijinkan sholat. “Sepanjang pengalaman saya di Bethel, Saya tidak mendapatkan upaya Kristenisasi. Saya tidak pernah diharuskan/dipaksa untuk ke gereja atau menjadi Kristen, baik secara langsung atau tidak. Gurunya juga tidak semua Kristen, ada beberapa guru beragama Islam,”tegasnya.

Walau begitu, Ia tidak menampik di lembaga-lembaga Kristen (di luar Bethel) ada saja oknum yang berupaya melakukan Kristenisasi. “Akhir-akhir ini ada kejadian-kejadian di beberapa tempat yang membuat masyarakat resah, yang Ana (Saya) lihat ada sejumlah oknum dari lembaga-lembaga pendidikan Kristen lain yang berusaha melakukan Kristeninsasi. Dan, tercium oleh masyarakat (Umat Islam), masyarakat—sumbunya pendek, langsung menyikapinya, kadang-kadang berlebihan juga. Nah, ini tidak bisa kita pungkiri. Kita berharap ke depan hal-hal semacam itu tidak boleh ada,”mintanya.

Habib mengakui, selama ia bersekolah di Bethel, guru-guru memperlakukannya sama seperti siswa yang lain, baik-baik saja. “Saya diperlakukan layaknya seorang murid. Saya di sekolah, nilai cukup bagus. Bahkan nilai agama saya terbaik, padahal agama Kristen yang saya belajar di sana. Nilai saya 9 sampai 10 setiap ulangan. Semua guru sayang dan cinta kepada saya. Saya tidak pernah berantem di sekolah. Sampai hari ini, guru-guru saya di Bethel, masih saya kenal, dan kalau ketemu di jalan kami sering bertegur sapa. Walau bagaimanapun mereka guru saya,”.

Sekarang ini, alumnus SMP Bethel (teman-teman Habib) banyak yang jadi pendeta.”Mereka sudah jadi pendeta, saya sudah jadi pendakwa (penyiar agama Islam), tetapi hubungan kami cukup baik, tidak ada masalah,”katanya.

Bila dilihat, Markas Besar (Mabes) FPI sangat berdekatan dengan tempat Bethel memproduk pendeta. Lalu apa rahasianya sampai dua lembaga yang berbeda ini dapat hidup berdampingan bertahun-tahun? Habib menuturkan rahasianya karena Bethel tidak pernah bikin masalah di masyarakat Petamburan. “Tidak pernah ada masyarakat meminta Bethel ditutup. Dari semenjak saya lahir di Kampung ini (Petamburan) tidak pernah ada problem antara masyarakat dan Bethel. Makanya kadang-kadang saya heran, di kampung-kampung lain pada ribut, antara satu lembaga Kristen dengan masyarakat, kadang sampai bakar-bakaran,”tuturnya seraya berkata kalau terjadi konflik pasti itu ada yang tidak beres, pasti ada yang menyinggung masyarakat.

Habib meminta lembaga-lembaga Kristen di Indonesia dapat belajar/studi banding dengan Bethel di Petamburan yang dapat berdampingan dengan FPI.”Sejak saya lahir di Petamburan (usia saya sudah 44 tahun), Bethel tidak pernah ada masalah. Masyarakat Petamburan sudah jadi benteng keamanan bagi Bethel,”.

Yang Perlu dipelajari dari Bethel, contoh, Bethel setiap ingin memberikan sumbangan, tidak pernah turun langsung. Bethel selalu mengajak RT, RW, Lurah atau FPI untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat Petamburan. “Kalau turun langsung, pasti akan menimbulkan kecurigaan dan itu bisa panjang ceritanya,”

Lewat penjelasan ini, Habib membantah, opini atau cerita bahwa FPI anti Kristen, musuh Kristen, suka nutup-nutupin gereja. “Itu tidak benar. Buktinya di Petamburan, FPI tidak hanya berdampingan dengan Gereja Bethel tetapi juga Gereja Katolik dan GPIB, dan kami aman-aman saja,”

Habib bersykur dalam hidupnya pernah mengenyam pendidikan di lingkungan agama Kristen karena ia menjadi banyak tahu ayat-ayat dalam perjanjian Lama dan Baru. “Saya belajar Perjanjian Lama dan Baru terdiri kitab-kitab apa saja. Injil ada berapa kitab. Kadang-kadang dulu, kami ngapalnya pakai lagu. “Matius…Markus…Lukas…Yohanes, Kisah Rasul…Roma…Korintus,…” demikian Habib melagukan kembali kitab yang ada di Perjanjian Baru yang sempat ia pelajari.

“Sekarang saya tampil sebagai Da’I, paling tidak saya mengerti tentang Kristen. Saya juga belajar perbandingan agama, sehingga kalau saya harus diskusi, dialog (bukan saling menghujat) saya lebih siap. Kalau saya tidak masuk Bethel maka saya tidak sesiap sekarang ini soal mengetahui agama Kristen. Ilmu yang saya peroleh itu membuat saya sangat percaya diri ketika hadir dalam sebuah dialog dengan pendeta berjumlah 160 orang. Dan pendeta-pendeta yang hadir banyak sudah bergelar doctor,”paparnya seraya berkata membuka pintu dialog antar umat bergama itu penting. Harus ada dialog.

http://pantekostapos.com/?p=1061


yg suka triak2 tapir skrg minta di akuin gerejaemoticon-Malu (S)
yg nulisnya bukannya anti ahok yg agama kristen? emoticon-Malu (S)
Yang matiin orang sama yang bela diri....tuntutannya cuman beda setengah tahun?






Oooohhhh yea rite......semoga gw ga salah baca emoticon-No Hope
Si antikritik udah coli yah? emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By Zeus.revelator

[SIDANG ORMAS PREMAN] Sidang Bentrok FPI, YLBHI Dampingi Warga Sukorejo


ps-nya tambahin bali, surabaya, n kota besar laennya emoticon-Embarrassment, luar negeri apa lagi emoticon-Embarrassment