alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525e7ca33f42b2c377000000/mentan-suswono-bungkamsaat-pak-dahlan-mengajukan-izin-impor-sapi-pedet-amp-sapi-betina
Mentan Suswono bungkam,Saat Pak Dahlan mengajukan izin impor sapi pedet & sapi Betina
Mentan Suswono bungkam,Saat Pak Dahlan mengajukan izin impor sapi pedet & sapi Betina

Update Terbaru:
Akhirnya Mentan Suswono Menyetujui Impor sapi anakan yg diajukan RNI

Quote:Original Posted By News

Dahlan: Mentan Suswono Bilang BUMN Boleh Impor Sapi Indukan


Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono merestui izin impor sapi betina (indukan) untuk BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Walaupun sebelumnya Dirut RNI Ismed Hasan Putro sempat bercerita bahwa Suswono hanya terdiam saat dimintai perizinan impor sapi indukan untuk BUMN.

"Soal impor sapi indukan, Pak Mentan sudah buka kemudian menurut Pak Mentan swasta nggak mau. Saya tanya boleh BUMN? Dia bilang boleh. Itu di rapat resmi, dia bilang boleh dan di depan Pak Menko (Hatta Rajasa)," ucap Dahlan usai rakor pangan di kantor Kemenko Perekonomian Lapangan Banteng Jakarta, Rabu (16/10/2013).

Di tempat yang sama Suswono membenarkan siap memberi penugasan kepada BUMN untuk mengimpor sapi betina dan pedet. Hal terjadi karena pihak swasta enggan menerima penugasan impor sapi betina dari pemerintah.

"Pelaku usaha nggak ada yang mengajuan impor indukan. Yang ada sapi bakalan dan siap potong. Tampaknya BUMN memang perlu didorong. Terus menteri BUMN bilang siap impor sapi indukan," kata Suswono.

Rencananya pengelolaan sapi indukan akan disinergikan dengan lahan sawit milik BUMN. Sebagai gambaran, dengan memanfaatkan lahan sawit hanya 50% saja dari total luas lahan sawit yang mencapai 9,4 juta hektar di Indonesia maka diperlukan sapi indukan mencapai 10 juta ekor.

"Kalau saja kita mengintegrasikan sawit ternak. Saat ini existing lahan sawit 9,4 juta hektar. Dipakai setengahnya saja atau 5 juta hektar. Katan 1 hektar ditaruh 2 ekor. Jadi kita butuh sapi 10 juta," jelasnya.

Sebelumnya Dirut PT RNI Ismed Hasan Putro mengatakan reaksi Suswono sebagai pihak yang berwenang soal perizinan hanya terdiam ketika dimintai soal izin impor sapi betina (indukan) dan anak sapi (pedet) saat rapat koordinasi pangan, oleh Dahlan Iskan.

Namun Dahlan saat ditanyai kebenaran kejadian tersebut, Dahlan tak memberikan jawaban. Mantan dirut PLN hanya tersenyum saat ditanyai kejadian itu.

[URL="http://finance.detik..com/read/2013/10/16/184500/2387468/4/dahlan-mentan-suswono-bilang-bumn-boleh-impor-sapi-indukan?f9911013"]DETIK[/URL]



Jakarta - BUMN perkebunan dan peternakan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) meminta kuota impor sapi pedet (anak sapi) dan sapi betina kepada Menteri Pertanian (Mentan) Suswono.

Menurut Dirut PT RNI Ismed Hasan Putro, reaksi Suswono sebagai pihak yang berwenang soal perizinan hanya terdiam. Kejadian itu terjadi saat rapat koordinasi pangan yang dipimpin Menteri Kordinator Perekonomian Hatta Rajasa hari ini di kantor Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta. Acara ini dihadiri para menteri bidang ekonomi, perwakilan kepala daerah hingga direksi BUMN pangan.

Ismed menjelaskan inisiatif RNI meminta izin impor sapi pedet dan sapi betina setelah Suswono mengaku pihak swasta tidak sanggup menerima penugasan impor tambahan sapi betina dan sapi bakalan tahun ini.

"Kata Mentan di rakor, pengusaha nggak ada mau impor sapi pedet dan sapi betina," ucap Ismed yang meninggalkan rakor lebih awal di kantor Kemenko Perekonomian di Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (16/10/2013).

Usai mendengar penjelasan Suswono, Ismed langsung mengirim pesan singkat kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan yang ikut hadir pada rakor pangan tersebut. Inisiatif RNI langsung disampaikan Dahlan. Saat itu, Dahlan menyampaikan bahwa RNI siap melakukan impor berapapun yang ditugaskan pemerintah.

Ismed menuturkan, usai Dahlan menyampaikan keinginan RNI, Mentan Suswono hanya bungkam di dalam rapat tersebut. "Saat Pak Dahlan mengajukan permohonan itu, Mentan hanya diam," katanya.

Padahal menurut Ismed, pihaknya tak masalah dengan pendanaan dan mitra pemasok di luar negeri. "BUMN siap dikasih kuota sapi betina dan pedet. Kita siap impor hari ini. Pendanaan dan sapi di Australia. Kita ambil asosiasi. Tapi kalau dikasih izinnya," sebutnya.

Ia menuturkan ketika izin diperoleh, RNI meminta kuota impor secara berkala. Hal ini diperlukan untuk menjaga pasokan dan harga daging di dalam negeri.

"Siap berapapun RNI siap. Tapi nggak hanya dikasih sapi impor betina produktif 1.000 ekor dan pedet 1.500 ekor, sapi bakalan 3.000, sapi siap potong 3.000 per bulan tapi jangan birokrasi yang bulet. Jangan ada banyak prasyarat," jelas Ismed.

[URL="http://finance.detik..com/read/2013/10/16/172018/2387370/4/bos-rni-sebut-mentan-suswono-hanya-terdiam-saat-dimintai-izin-impor-anak-sapi?f991104topnews"]DETIK[/URL]

RNI Kecewa dengan Pernyataan Mentan, Apa Itu?

Liputan6.com, Jakarta : Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), Ismed Hasan Putro, mengeluhkan sikap Menteri Pertanian (Mentan) Suswono yang mengungkapkan tidak ada pengusaha yang berminat impor sapi pedet dan betina produktif.

12 Perusahaan Ajukan Izin Impor 72.500 Sapi Siap Potong 12 Perusahaan Ajukan Izin Impor 72.500 Sapi Siap Potong
Padahal, menurut dia, RNI sangat siap untuk mengimpor kedua jenis sapi tersebut asal ada izin dan kuota impor bagi perusahaan pelat merah ini.

"Kami bicara ini karena Mentan bilang tidak ada pengusaha yang mau impor dan tadi Pak Dahlan Iskan (Menteri BUMN) sudah bicara soal kesiapan kami, tapi Mentan diam saja," ujar dia di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (16/10/2013).

Sayangnya, Ismed mengaku, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kuota impor daging sapi meski selama berbulan-bulan telah meminta izin kepada Kementerian terkait.

"Sejak delapan bulan lalu kami sudah minta (kuota) tapi tidak dikasih. Harusnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa dimanfaatkan, jangan swasta melulu," tegas dia.

Dia menyebut, RNI siap mengimpor sekitar 1.000 ekor sapi betina produktif, sapi pedet sebanyak 1.500 ekor, sapi bakalan sebanyak 3.000 ekor dan 3.000 ekor untuk sapi siap potong.

"Kami siap berapapun impor, asal birokrasi harus cepat jangan bulat dan banyak persyaratan, apalagi banyak 'meja'," ucap dia.

Ismed mencontohkan, pihaknya mengalami kesulitan dalam memperoleh izin pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Subang dan Jati Tujuh oleh Bupati Majalengka.

Saat ini, RNI baru memiliki dua RPH yang berbasis di Jakarta dan Lombok. "Sudah 9 bulan ngurus izin, tapi belum ada kejelasan. Jangan dipersulit lah," tukas dia. (Yas/Nur)

LIPUTAN6

Capee Dech...
ya ga mau dongs kasi BUMN pan duitnya dikit..
Kalo swasta pan Fee nya gedhe..
Ya pastilah diem si mentan, soalnya RNI belom bicarain komisi udah maen sanggup aje emoticon-Big Grin....ntar dia dapet ape lah? emoticon-Ngakak....mentan kaga berani malak RNI wong dia bumn bisa2 bentrok sm dahlan die emoticon-Ngakak
tahun mendatang, pedet (anak sapi) dan sapi betina, ya diusahakan bs diusahakan di dalam negeri
mungkin dalam hati mentan berkata : "WANI PIROOOO...... ???"
SINI SINI SINI IMPOR APALAGI YAK YANG BELOM?
si Dahlan ama si Ismed mo trading influence nih ke mentan minta kuota impor tanpa tender

hrusnya ditangkap tangan nih orang, KaPeKaaa.. emoticon-Mad:..

emoticon-Ngakak
lapor bunda putri dong emoticon-Ngakak emoticon-Matabelo
SBY mana nich.. tulung dipecat aja anak buahnya yg ga becus.. macam suswono nie..
Sabar-sabar .... tunggu Jokowi jadi presiden aja .... Mentan kaya gini ga bakal dipakai lagi, Lah punya BUMN yg siap kok pakai perusahaan Swasta??? cara berpikirnya gimana ya??? ... sabar-sabar .... tinggal dikiti lagi kok. Semoga Setelah pemilu presiden Indonesia bisa lebih maju dan ngga punya menteri kaya gini lagi.
mentri karbitan, becus apa sih dia jadi mentan ??
sebenernya sih pengen gw umpat, tapi rugi sendiri lah
yg dosa gw emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ApakanSaya
sebenernya sih pengen gw umpat, tapi rugi sendiri lah
yg dosa gw emoticon-Big Grin


Hehe... betul Gan... Update berita terbaru, skarang dia sudah approve..
Quote:Original Posted By ApakanSaya
sebenernya sih pengen gw umpat, tapi rugi sendiri lah
yg dosa gw emoticon-Big Grin


wekekeke.. betul, duitnya gak dapet, dosanya dapet. rugi 2x gan..
kalo menguntungken kagak ngebuleth swasta mana seh yg ogah emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By msconfig
mungkin dalam hati mentan berkata : "WANI PIROOOO...... ???"


Sama udah lapor don hilmi ama don lutpih belum? emoticon-Ngakak
emoticon-Paw emoticon-Paw emoticon-Paw


dalam hati berkata anji*g da dapet bagian nih gue emoticon-Big Grin


posted by sitoy.51704 emoticon-I Love Kaskus (S)
Quote:Original Posted By sitoy.51704
emoticon-Paw emoticon-Paw emoticon-Paw


dalam hati berkata anji*g da dapet bagian nih gue emoticon-Big Grin


posted by sitoy.51704 emoticon-I Love Kaskus (S)




jatah pushtoone cuyyy .... melayaaang emoticon-Ngakak (S)
Mana berani nolak dia emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak kasus daging Import saja tinggal tunggu waktu...
Sapinya tar menguap lg masuk kantong