alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525e56b53f42b23942000005/onani-politik-ala-pks-mulai-dari-strategi-defense-hingga-strategi-offense
[Onani Politik Ala PKS] Mulai Dari Strategi Defense Hingga Strategi Offense
The Godfather(1): Sibak Topeng SBY 'Sang Jenderal Prihatin'

"I Love United States with all its faults and consider it as second country"..

Sebuah ungkapan mendasar tanpa makna, namun anda akan bergeming apabila ternyata itu ucapan fenomenal Susilo Bambang Yudhoyono, ia mengungkapkan betapa dalam cintanya pada Amerika Serikat!

Taukah Anda Sisi Menakutkan Dari Susilo Bambang Yudhoyono
Mungkin Anda adalah salah satu dari sekian banyak rakyat Indonesia yang meremehkan SBY dengan segala stigma yang dilekatkan kepadanya di media-media nasional yang terkait dengan karakter dan kinerjanya selama menjadi presiden, misalnya “Jenderal kok peragu”, atau “Jenderal belakang meja”, atau “SBY lamban seperti kerbau” atau “Jenderal yang hobi curhat”, dan lain sebagainya.

Akan tetapi kisruh Partai Demokrat yang beberapa bulan lalu diserang kanan-kiri oleh lawan politiknya dengan tuduhan partai paling korup telah membuka mata kita semua bahwa SBY tidak selemah penampilannya, apalagi melihat bagaimana SBY bereaksi dengan mengatakan partai lain lebih korup dari Demokrat dan dia akan membuktikan hal tersebut, dan bagaimana hari ini seluruh petinggi partai politik yang menyerang Demokrat mungkin hanya Hanura yang masih selamat, sebab yang lain mulai petinggi dari PKS, PPP, Golkar, PDI-P sudah terbongkar kasus korupsinya, bahkan termasuk skandal seks maupun narkoba mereka. Terakhir telah terjadi pengejaran dari sisi hukum terhadap Dinasti Banten yang merupakan pendukung Golkar dan PDI-P.

Dari sisi karakter atau sifat, tampaknya SBY termasuk dalam orang-orang yang bersifat plegmatif yang dari luar selalu terkesan peragu, pendiam, lamban dan perlu didorong. Akan tetapi karakter plegmatif yang terlalu sering ditekan dapat membalas dengan lebih keras sekali dia membulatkan tekad bahwa dia telah cukup bersabar dengan para penganggu. Jadi secara teoritis orang plegmatis hanya tampak lemah di luar tetapi sebenarnya mereka berkarakter kuat.

Selain itu, kita juga melupakan bahwa SBY memang bukan jenderal yang ahli pertempuran lapangan sehingga tidak heran secara wibawa dia kalah dan tampak tidak setegas dari purnawirawan jenderal lain, katakanlah Prabowo, namun demikian jenjang karir SBY sebagai intelejen ABRI (sekarang TNI) justru dapat membuatnya jauh lebih menyeramkan daripada purnawirawan jenderal lain.

Bangsa kita memang pelupa sehingga melupakan bahwa SBY adalah lokomotif utama reformasi. Berkat operasi intelejen yang dilakukannya-lah maka “para pseudo reformis” dapat menjatuhkan Pak Harto yang saat itu dikawal dua jenderal paling kuat, Wiranto sebagai mantan ajudan dan Prabowo yang masih menantunya, termasuk dengan penyebaran press release tanpa izin Wiranto bahwa ABRI sudah tidak mendukung Soeharto. Jadi “Bapak Reformasi” yang sebenarnya adalah SBY dan bukan Amien Rais atau yang lain.

"penyebaran press release tanpa izin Wiranto bahwa ABRI sudah tidak mendukung Soeharto".

Jadi “Bapak Reformasi” yang sebenarnya adalah SBY dan bukan Amien Rais atau yang lain.

Saat itu dengan hanya bergerak di belakang layar, SBY bukan saja mampu mendorong jalannya reformasi, akan tetapi juga mengambil kesempatan dari rivalitas antara Wiranto dan Prabowo untuk kemudian memetik hasilnya sehingga sanggup menjadi presiden Indonesia sebanyak dua periode dan membangun Dinasti Cikeas.

Dari sisi apapun jelas operasi senyap yang dilakukan intelejen lebih efektif dan efisien daripada operasi terbuka. Terbukti mayoritas lawan politik SBY hari ini mulai dibungkam melalui serangkaian operasi intelejen senyap yang mana tanpa mereka duga tiba-tiba mereka ditangkap oleh KPK atau aparat lain.

Kisruh MK hari ini membuktikan pameo bahasa Inggris yang mengatakan “don’t judge book by it cover” dan bisa dibilang sejauh ini SBY adalah satu-satunya pewaris dinasti intelejen militer Indonesia yang pernah terkenal dan menjadi momok bagi sebagian rakyat Indonesia mulai dari Zulfikli Lubis, Ali Moertopo, sampai Benny Moerdani. -

Demi mengejar kekuasaan pribadi dengan menggadaikan SDA negara untuk kekuasaan dan menikam 3 Presiden sebelumnya, yakni Suharto, Gus Dur dan Megawati.

"Salam sandiwara bangsa" [Ahmad/Ridwan S/voa-islam.com]

Sumber gak valid : http://www.voa-islam.com/counter/lib...ang-yudhoyono/

The GodFather(2): Membungkam Lawan dgn isu Korupsi & Terorisme

JAKARTA (voa-islam) Satu persatu semua musuh politik Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat terseret kasus korupsi. Bukan suatu kebetulan apabila lawan politik habis diberangus KPK.

SBY cukup pandai memainkan silent operation dalam memberangus dengan menggunakan isu korupsi dan terorisme yang telah menjadi momok menakutkan di Indonesia. Memang seorang presiden secara UU tidak bisa mencampuri yudikatif, akan tetapi ia pandai mengunakan perannya, presiden kita ini, dia mencampuri urusan yudikatif dengan "meminjam tangan2 orang yg berwenang" untuk menghajar lembaga yudikatif, eksekutif maupun legislatif.

Johan Budi, juru bicara KPK menyatakan "Saya menyimpulkan, korupsi tidak berjalan sendirian, ada kerjasama antara Lembaga YUDIKATIF, LEGISLATIF, EKSEKUTIF dan PENGUSAHA."

Misalnya saja pusaran korupsi Partai Golkar ini, sedikit demi sedikit mulai menyeret dinasti Banten Chasan Sochib dan Ratu Atut. Dengan tertangkapnya Ketua MK Akil Mochtar yang berasal dari Partai Golkar, bersama kroni Golkar lainnya Chairunisa yang menjabat Bendahara MUI, Tubagus Chair Wardana alias Wawan Sochib yang merupakan adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut, dan Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Gambit Bintih.

Lalu pusaran kasus PDI-P mulai diangkat Ahok Center dan Kroni Jokowi yang disinyalir bagian dari pengusaha hitam pengemplang dana BLBI ratusan triliun, disebutlah Edward Suryajaya, lalu kroni lain James Riady yang di duga bagian dari intelejen Cina, lalu ada Djan Faridz dan tentunya keluarga Prabowo Subianto dan Hashim Djoyohadikusumo.

Kongkalikong Bunda Putri dan Luthi Hasan Ishaq

Berikutnya, dinasti PKS nampaknya menjelang ajal dan sulit meningkatkan elektabilitas dalam waktu cepat. Rusaknya reputasi dihantam dengan isu yang di benci Ibu-ibu di Indonesia, dibumbui perselingkuhan di luar nikah Fathanah dengan skandal seks artis porno majalah Popular Vitalia Sesha! Kasus korupsi PKS ini di setting dengan menyeret Luthi Hasan Ishaq dan Fathanah dengan isu memalukan yang lebih parah dari korupsi, yaitu poligami dibawah umur Darin Mumtazah maupun sepak terjang Don Juan Fathanah. Benar atau tidaknya kasus suap sapi import ini sudah bukan tujuan utama pelaku Spin doctor (agen pembuat & pengalihan isu), esensi yang terpenting berangus dan kendalikan persepsi publik atas pembunuhan karakter petinggi PKS menggunakan tangan perantara seperti Bunda Putri, dan misi berhasil, mission accomplished!

Bunda Putri memiliki nama lengkap Non Saputri. Pengaruh Bunda Putri untuk membantu memuluskan proyek di berbagai Kementerian, tampaknya bukan isapan jempol semata. Menurut Luthfi, Bunda Putri memiliki informasi yang valid terkait kebijakan reshuffle karena dekat dengan SBY. Fathanah didakwa bersama-sama Luthfi menerima uang Rp 1,3 miliar dari PT Indoguna Utama terkait kepengurusan kuota impor daging sapi. Keduanya juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dengan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membayarkan, dan membelanjakan harta kekayaan.

Luthfi mengungkapkan bahwa Bunda Putri adalah orang yang sangat dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Luthfi pernah mendatangi rumah Bunda Putri di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Ditemui di Gedung Pengadilan Tipikor, Kuningan, Luthfi Hasan Ishak, penuh senyum, dan tidak menunjukkan adanya kesedihan sedikitpun di wajahnya. Luthfi mengatakan tidak menerima uang sepeserpun, terkait dengan kasus daging import.

Karena, sejatinya dia hanya menjadi korban, yang sengaja dibuat (diskenariokan) oleh rezim SBY. "Pemerintah SBY sengaja mau menghancurkan PKS, karena tidak mau nurut", ujar Luthfi, Kamis, 10/10/2010.

Menurut Luthfi Hasan Ishak, sudah sejak dua tahun lalu, hubungan PKS dengan SBY, tak nyaman dan harmoni. Pasalnya, PKS tidak mau nurut dengan SBY, dan selalu menentangnya. Khususnya, terkait dengan Bank Century, dan kenaikan BBM.

Inilah smooth criminal ala SBY atas belitan skandal korupsi Demokrat, ia bereaksi dengan mengatakan partai lain lebih korup dari Demokrat dan dia akan membuktikan hal tersebut, dan bagaimana hari ini seluruh petinggi partai politik yang menyerang Demokrat mungkin hanya Hanura yang masih selamat, sebab yang lain mulai petinggi dari PKS, PPP, Golkar, PDI-P sudah terbongkar kasus korupsinya, bahkan termasuk skandal seks maupun narkoba mereka. Terakhir telah terjadi pengejaran dari sisi hukum terhadap Dinasti Banten yang merupakan pendukung Golkar dan PDI-P.

Kasusnya jebakan batman sepertinya sama dengan kasus Antasari Azhar, hanya beda cara penjebakannya dan diprediksi kasus ini akan bertahan hingga pilpres. Presiden dan Abraham samad pun senang. Presiden selamat dari kasus century dan hambalang sedangkan Abraham Samad selamat dari janjinya yang akan mundur jika 1 tahun kerjanya di KPK tidak bisa membongkar century maka dia akan mundur

Dari sisi apapun jelas operasi senyap kubu SBY yang dilakukan intelejen lebih efektif dan efisien daripada operasi terbuka. Terbukti mayoritas lawan politik SBY hari ini mulai dibungkam melalui serangkaian operasi intelejen senyap yang mana tanpa mereka duga tiba-tiba mereka ditangkap oleh KPK atau aparat lain.

Kisruh MK hari ini membuktikan pameo bahasa Inggris yang mengatakan “don’t judge book by it cover” dan bisa dibilang sejauh ini SBY adalah satu-satunya pewaris dinasti intelejen militer Indonesia yang pernah terkenal dan menjadi momok bagi sebagian rakyat Indonesia mulai dari Zulfikli Lubis, Ali Moertopo, sampai Benny Moerdani.

Tinggal "Bobok Celengan" demikian istilah aparat dalam membongkar dan melemahkan jaringan koruptor. Tinggal menunggu waktu saja. Dalam setahun ini akan ada Conflict, Crisis, dan yang terakhir adalah Chaos! Nah, kalo sudah terjadi Chaos, tidak ada lagi hukum yang mampu mengendalikan negara dalam kondisi chaos, kecuali MILITER!

Operasi Tangkap Ternyata Pengalihan Isu demi Godfather

Lalu bagaimana dengan aktivis Islam? Saudara muslim yang aktif di dunia pergerakan dan dakwah terus menerus dimandulkan dengan isu deradikaliasi terorisme yang terus dihembuskan BNPT dan Densus 88.

Bahkan BNPT akui penggerebekan teroris untuk pengalihan isu dan ternyata hal itu bukan omong kosong. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengakui hal tersebut.

"Perbandingan 80 persen dan 20 persen. 20 Persennya yang pengalihan isu, tetapi kalau di era Soeharto dulu persentasenya sangat tinggi," ujar Ansyaad saat ditemui di ruangannya, Jumat (10/5) malam.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui bahwa penggerebekan aktivis islam yang di tuduh teroris adalah pengalihan isu. Para teroris itu sebenarnya sudah dipantau cukup lama, namun kapan dilakukan penggerebekan menunggu saat yang tepat sehingga bisa memecah isu yang sedang berkembang di masyarakat.

Abu Roban misalnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menyebut bahwa jihadis yang di fitnah sebagai teroris ditembak mati di Batang itu telah diendus sejak tahun 2012. Namun Densus 88 baru melakukan penggerebekan untuk menunggu waktu atau moment yang tepat. Penggrebekan terduga teroris sudah di setup sejak lama (baca: dijebak, didanai, disulut semangatnya, dan diprovokasi untuk membuat makar dan akhirnya lalu ditangkap), lanjut Mbai, juga menunggu moment yang tepat. Menurut Mbai, penggrebekan teroris adalah berita seksi yang bisa digunakan untuk mengalihkan isu.

"Memang iya benar Abu Roban 2012 sudah kita cari dan dipantau sejak ramai kasus perampokan di Sumatera," ujar Ansyaad di kantornya, Jumat (10/5) malam.

Menurut Ansyaad, Menko Polhukam Djoko Suyanto sudah memerintahkan agar teroris secepatnya ditangkap. Meski demikian aparat baru bergerak bila kelompok teroris itu dianggap cukup bukti akan melakukan aksi.

Tak hanya itu, isu penembakan polisi sebenernya adalah isu "jeruk makan jeruk" demi menjaga sentimen kebencian kepada umat Islam terus meningkat hingga Pemilu 2014 nanti, kita bisa cata setiap bulan akan ada isu baru yang terus menyerang lawan politik dan umat islam dengan isu-isu yang dikembangkan oleh agen spin doctor.

Jurnalis senior Hanibal mengkonfirmasi isu tersebut "Ada kejanggalan kasus pada penembakan polisi ini, dikerjai sesama aparat dalam bisnis pengawalan. Kejanggalan bisa dibandingkan penanganan yg di kuningan sama di Ciputat dan Tangsel... juga yang di Depok, mengapa lama sekali? Namun, apabila di konfirmasi kepada petinggi TNI dan POLRI memang mengarah kepada aparat yang bermain, hanya saja mereka bungkam karena tidak menguntungkan mereka..."

Penggerebekan menunggu mereka merencanakan, lalu ada senjata, ada bom dulu lah. Tidak langsung digerebek, Kepentingan itu ada (pengalihan isu), Ini supaya di media massa yang diangkat ya itu (penggrebekan teroris)" terangnya.

Korupsi Rombongan Partai adalah musuh sesungguhnya

Fakta infografik di atas cukup banyak berbicara, ini lebih dari sekedar fenomena gunung es, partai terkorup adalah GOLKAR, lalu PDI-P dan berikutnya partai anak kemarin sore, Partai Demokrat. Dalam 10 tahun terakhir, si anak kemarin sore nampaknya sudah berani mendekati partai generasi Orde Baru ini.

Dengan fenomena demikian, masihkah anda percaya pada sistem demokrasi yang begitu sesat dan menyesatkan banyak pihak. Indonesia sudah lebih dari 60 tahun merdeka dan menyandarkan kekuasaan pada sistem demokrasi ini, namun hasilnya tak lebih hanya melahirkan raja-raja baru bak fir'aun moderen yang arogan.

Kini saatnya hati nurani akan bicara mengungkap kebenaran sejati.

Demokrasi adalah Thaghut

Thoghut atau Thaghut adalah istilah dalam agama Islam yang merujuk kepada setiap yang disembah selain Allah yang rela dengan peribadatan yang dilakukan oleh penyembah atau pengikutnya, atau rela dengan ketaatan orang yang menaatinya dalam melawan perintah Allah SWT.

Bentuk-bentuk thoghut antara lain :

Setan

Thoghut ini selalu menyeru beribadah kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalil-nya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu." (QS: Yaasiin: 60)

Penguasa zhalim

Penguasa zhalim yang mengubah hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seperti peletak undang-undang yang tidak sejalan dengan Islam. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mengingkari orang-orang musyrik. Mereka membuat peraturan dan undang-undang yang tidak diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: "Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyari'atkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?" (QS: Asy-Syuuraa: 21)

Hakim Zhalim

Hakim yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika ia mempercayai bahwa hukum-hukum yang diturunkan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak sesuai lagi, atau dia membolehkan diberlakukannya hukum yang lain. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: "Dan barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir". (QS: Al-Maa'idah: 44)

Mengaku Tahu Ilmu Ghaib

Orang yang mengaku mengetahui ilmu ghaib selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hal ini Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: "Katakanlah, 'Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah'." (Qs: An-Naml: 65)[2]

Penyembah Atau Yang Disembah

Seseorang atau sesuatu yang disembah dan diminta pertolongan oleh manusia selain Allah Subhanahu wa Ta’ala, sedang ia rela dengan yang demikian. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan barangsiapa di antara mereka mengatakan, 'Sesungguhnya aku adalah Tuhan selain Allah'. Maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zhalim." (QS: Al-Anbiyaa': 29) (ikhlas/voa-islam)

Sumber gak valid : http://www.voa-islam.com/counter/int...psi-terorisme/

Komen : "Onani politik ala PKS dimulai dengan munculnya media-media gak valid seperti dakwatuna, voa-islam, pkspiyungan, dsb. Media buatan tersebut tidak lain bertujuan untuk mempengaruhi opini publik terhadap citra partai PKS yang kini tengah terpuruk. Gokilnya, sekarang media-media itu tidak hanya dipergunakan untuk 'defense' saja, namun mulai dipergunakan untuk 'menyerang' lawan politik terbesarnya, yang tidak lain adalah partai penguasa saat ini.
Pertanyaannya, apakah Islam mengajarkan untuk mengumbar aib orang lain ke publik. Meskipun itu adalah kenyataan, tetap saja aib tidak boleh diumbar-umbar. Apalagi kalo yang diumbar itu adalah 'hanya' sekedar su'udzon fitnah belaka? Mohon penjelasannya, wahai panasbung..!!!!"

emoticon-I Love Indonesia (S)
Cow Protocol emoticon-Metal:

Perumus UU Tipikor Kritisi Kejanggalan Kasus Suap Daging Sapi

dakwatuna.com – Pakar hukum Prof Romli Atmasasmita menilai kasus suap dalam pengurusan kuota impor daging sapi yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lemah dari sisi korupsi. Menurutnya, unsur memperdagangkan pengaruh (trading influences) yang dituduhkan pada mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, sebenarnya belum diatur dalam pasal-pasal di Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Berbicara dalam sebuah diskusi bertema “Mengkritisi Kasus Suap Impor Sapi” di JW Luwansa Hotel Jakarta, Sabtu (5/10), Romli menuturkan, ada kerancuan dalam surat dakwaan jaksa KPK karena menempatkan Luthfi sebagai Presiden PKS yang berupaya mempengaruhi Menteri Pertanian (Mentan) Suswono untuk mengubah kuota impor daging sapi. Padahal, tidak ada ketentuan dalam UU Tipikor Pemberantasan Korupsi tentang memperdagangkan pengaruh.

“Jadi kalau kasus Luthfi itu trading influences, di mana nyambungnya? Kalau Luthfi dapat uang dari Fathanah, itu pun paling jauh kena gratifikasi,” ujar Romli dalam sebuah diskusi bertema “Mengkritisi Kasus Suap Impor Sapi” yang digelar di JW Luwansa Hotel Jakarta, Sabtu (5/10).

Lebih lanjut guru besar ilmu hukum di Universitas Padjadjaran Bandung itu mengatakan, kasus suap dalam UU Tipikor selalu menyangkut penyelenggara negara. Namun, Luthfi dalam surat dakwaan justru disebut sebagai Presiden PKS. Padahal, lanjut Romli, pihak yang bisa membuat kebijakan tentang kuota impor daging sapi adalah Mentan. Namun, Suswono sudah menyatakan bahwa tidak ada perubahan kuota impor termasuk untuk PT Indoguna Utama.
“Pertanyaannya sampai atau tidak (uang suap, red) ke Mentan? Trading influences belum diatur. Kecuali memang ada bukti bahwa uang itu untuk mempengaruhi kebijakan,” lanjutnya.

Mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum di Kementerian Hukum dan HAM yang pernah merumuskan UU Tipikor dan KPK itu bahkan menilai jerat korupsi untuk Ahmad Fathanah juga lemah. Sebab, Fathanah hanya sebagai perantara.

Romli menjelaskan, perantara tidak diatur dalam Konvensi PBB Tentang Antikorupsi (United Nations Convention Against Corruption/UNCAC). Meski Indonesia sudah meratifikasi UNCAC, namun pasal jual beli pengaruh maupun peran perantara juga tidak ada diatur dalam UU Tipikor. “Kasus Luthfi nggak masuk soal trading influences. Ini perluasan pasal 55 KUHP (perbuatan turut serta, red),” tegas Romli.

Bagaimana dengan dakwaan tentang pencucian uang? Romli mengatakan, harus ada pembuktian kejahatan korupsinya terlebih dulu baru digunakan pasal pencucian uangnya. “Logikanya, bagaimana mau cuci baju kalau bajunya saja belum ada?” kata Romli membuat perumpamaan.
Karenanya Romli mengaku heran dengan langkah KPK yang bergerak cekatan menjerat Luthfi setelah menangkap Fathanah. Sebab, sebenarnya kasus suap itu bukanlah tangkap tangan. “Saya melihatnya ada kecerobohan KPK. Kenapa KPK yang biasanya hati-hati jadi terburu-buru?” pungkasnya. (ara/jpnn)

Sumber gak valid: http://www.dakwatuna.com/2013/10/05/...#axzz2grNLVCpW
[Onani Politik Ala PKS] Mulai Dari Strategi Defense Hingga Strategi Offense
Gan, Ane nimbrung boleh kan??

Mau tanya dulu nih boy, Menurut ente standar bisa dikatakat "Tidak Valid" itu apa?. atau ente punya prinsip

Asal PKS, Pasti Salah!!!

???
Quote:Original Posted By A.Style
[Onani Politik Ala PKS] Mulai Dari Strategi Defense Hingga Strategi Offense


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Apa ini gan? menunjukkan level ente
Quote:Original Posted By smanepa1801KL


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Apa ini gan? menunjukkan level ente


Oh, si Budi-kris***
pasti ga suka sama PKS kan landasan partai ini bukan kris*** tapi is***
ya wajar dia ga suka
udah dari lahir itu mah
walaupun PKS ada bagusnya, pasti yg dicari jeleknya mulu
Quote:Original Posted By smanepa1801KL


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Apa ini gan? menunjukkan level ente


[Onani Politik Ala PKS] Mulai Dari Strategi Defense Hingga Strategi Offense
wew. agan bilang jangan buka aib

tp agan dengan mbuka trit ini juga mbuka aib.tambah lg judulnya emoticon-No Hope

mundur teratur aja deh
ah sama aja...semua demi kekuasaan....mau islam mau kafir...sama urusannya perut dan dibawahnya........sekarang gimana kita pinternya...yg penting menang
Quote:Original Posted By smanepa1801KL
Gan, Ane nimbrung boleh kan??

Mau tanya dulu nih boy, Menurut ente standar bisa dikatakat "Tidak Valid" itu apa?. atau ente punya prinsip

Asal PKS, Pasti Salah!!!

???


Tidak valid jika dalam meliput suatu sengketa, media dimaksud tidak meliput pandangan dari kedua belah pihak...

Sudah lazim kalo media milik suatu partai pasti memberitakan hal-hal yang BAIK saja dari partai dimaksud...jadi tidak berimbang gitu pemberitaanya...

asal salah pasti salah gan emoticon-Smilie
ini yg tambeng2 yak terus fitnah jadi halal emoticon-Ngakak
fitnah halal asal demi kebaikan PKS emoticon-Ngakak
artikel opini yg penuh spekulasi dan berbicara pada salah satu pihak masih dianggap valid?

heran ane ama sapiers pekaes
kenapa gak perang intel? kaya USA vd Soviet jaman jadul.. keluarin jurus counter intel-nya dong broh, eh wan emoticon-Big Grin

Kesel 

Quote:Original Posted By budikris



Komen : "Onani politik ala PKS dimulai dengan munculnya media-media gak valid seperti dakwatuna, voa-islam, pkspiyungan, dsb. Media buatan tersebut tidak lain bertujuan untuk mempengaruhi opini publik terhadap citra partai PKS yang kini tengah terpuruk. Gokilnya, sekarang media-media itu tidak hanya dipergunakan untuk 'defense' saja, namun mulai dipergunakan untuk 'menyerang' lawan politik terbesarnya, yang tidak lain adalah partai penguasa saat ini.
Pertanyaannya, apakah Islam mengajarkan untuk mengumbar aib orang lain ke publik. Meskipun itu adalah kenyataan, tetap saja aib tidak boleh diumbar-umbar. Apalagi kalo yang diumbar itu adalah 'hanya' sekedar su'udzon fitnah belaka? Mohon penjelasannya, wahai panasbung..!!!!"

emoticon-I Love Indonesia (S)


Tololisasi Terdeteksi...emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


Coba Cantumin Sumbernye klo yg Bikin Itu Media Emg Orang PeKaEs Dull..

ELu yg jadinya keliatan maen tuduh org sembarangan klo cuma nyantumin berita asal2an trus ngaitin sama PKS..

ane bukan kader pks

cuman sebel aje ngeliat org jelek yg nyoba jelekin org..emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Ini para pembela PKS emang semuanya pada masih nubi atau ternyata senior yg "malu2x" menyatakan rasa cintanya terhadap PKS dan bersembunyi dibalik ID kloning?
Quote:Original Posted By pamegat_ruh


Tidak valid jika dalam meliput suatu sengketa, media dimaksud tidak meliput pandangan dari kedua belah pihak...

Sudah lazim kalo media milik suatu partai pasti memberitakan hal-hal yang BAIK saja dari partai dimaksud...jadi tidak berimbang gitu pemberitaanya...

asal salah pasti salah gan emoticon-Smilie


Emg ga bisa dipungkiri semua media pasti rata2 membela kepentingan kelompoknya. Sebut aja MetroTV, TVone, bahkan detik dan okezone pun ga bisa dibilang netral (pikir aja sendiri). Media2 luar pun ane rasa seperti itu, dikit yg ngasi pemberitaan berimbang dengan meliput lebih dr satu pihak (kalo ada plis kasi tau ane biar ane bisa jadiin referens).
Mudah2an kaskuser bisa lebih arif menyikapi pemberitaan di media dan tidak double standard.
Quote:Original Posted By Talbis
Ini para pembela PKS emang semuanya pada masih nubi atau ternyata senior yg "malu2x" menyatakan rasa cintanya terhadap PKS dan bersembunyi dibalik ID kloning?


Maaf gan..klo ane emg baru maen kaksus..emoticon-Malu (S)

ane cuma ga suka aje orang yg aneh2 posting buat ngadu domba ngejerumusin orang kya ni thread..

soalnye dari dulu ngeliat org2 yg maen kaskus kaya org2 yg melek informasi semua..

eh ternyata baru coba2 ikut debat langsung dapet bata emoticon-Cape d... (S)..

padahal bahasa yg ane pake masih sopan kok dibanding yg laen..emoticon-Bingung (S) tambah lagi ane masih pake logika yg bener..

ternyata ga semua org yg maen kaskus make logika dengan benar ya..kasian padahal pinter2 lho emoticon-Berduka (S)
emoticon-Ngakak Yg terbukti mengulur-ulur waktu adalah SAPI PKS.
Quote:Original Posted By cow.shake
Kasus Impor Daging Sapi
Hilmi Aminuddin Absen Sidang Luthfi Hasan Ishaaq

Kamis, 17 Oktober 2013 14:41 WIB

[Onani Politik Ala PKS] Mulai Dari Strategi Defense Hingga Strategi Offense
Ketua Majelis Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin, absen dari panggilan Jaksa KPK untuk bersaksi dalam sidang terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq.

Ketidakhadiran Hilmi, dijelaskan Jaksa KPK, Wawan Yunarwanto karena sebelumnya sudah mengirim surat pemberitahuan.

"Rencana hari ini kami menghadirkan empat saksi, tapi yang hadir baru tiga. Ada surat pemberitahuan tidak hadir atas nama saksi Hilmi Aminuddin," kata Jaksa Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Namun, Jaksa Wawan tidak menjelaskan detail alasan ketidakhadiran Hilmi yang tercantum dalam surat tersebut. Dia hanya menunjukan surat tersebut kepada Majelis Hakim.

Code:
http://www.tribunnews.com/nasional/2013/10/17/hilmi-aminuddin-absen-sidang-luthfi-hasan-ishaaq


emoticon-Ngakak SAPI PKS teriak2 ungkap Bunda Putri, Don Hilmi yg kenal dgn Bunda Putri malah gak berani ke persidangan Luthfi. Kemarin saja Don Hilmi dan anaknya Ridwan Hakim juga mangkir ketika mau diperiksa KPK, kapan Bunda Putri bisa terungkap kalau Don Hilmi dan anaknya tidak kooperatif? Semakin jelas SAPI PKS berusaha mengulur-ulur waktu dan tidak kooperatif dgn penegak hukum.

emoticon-Ngakak SAPI PKS yg cerdas bisa menjelaskan?


[Onani Politik Ala PKS] Mulai Dari Strategi Defense Hingga Strategi Offense
Bunda Putri dan Hilmi Aminuddin
gila lu ndro...
emoticon-Cape d...

sdm berkualitas di intelejen cm dipake utk saling menjatuhkan partai2 sesama bangsa Indonesia...

emoticon-Cape d...

gmn bangsa indonesia mau maju y?????? bukan sibuk bersaing dg negara2 luar malah sibuk bersaing menjatuhkan saudara sebangsa..

kalau indonesia terus seperti ini, yang tertawa senang yah antek2 negara luar (agan2 tau lha negara mana2) yg ingin lihat Indonesia hancur di tangan bangsa nya sendiri.. krn ga perly diperangi dg senjata, bangsa indonesia sdh berperang moral/hujatan/psikis dg bangsa nya sendiri..

Well Done!!! emoticon-Shakehand2