alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525dfb35a1cb17ab02000005/putra-sby-raih-awrd-bidang-militer-akankah-menjadi-panglima-tni-termuda-berikutnya
Putra SBY raih awrd bidang militer, akankah menjadi panglima TNI termuda berikutnya?
Penghargaan ini pertama kali di bidang militer untuk Indonesia dari NTU Singapura.



JAKARTA, Jaringnews.com - Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Mayor TNI Inf Agus Harimurti Yudhoyono, memperoleh penghargaan Nanyang Outstanding Young Alumni Award 2013 (Penghargaan Alumni Muda Nanyang) dari Nanyang Technological University (NTU) di Singapura.

Informasi ini didapatkan setelah NTU mengirim surat permohonan pemberian award kepada Panglima TNI, kemarin.

"Rencana pemberian penghargaan akan dilakukan hari ini, Sabtu, 12 Oktober 2013, pukul 19.00 waktu Singapura di gedung Auditorium NTU, oleh Lawrence Wong, Menteri Kebudayaan, Komunikasi dan Pemuda dan Presiden NTU," ujar Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul, dalam keteranga rilisnya wartawan, di Jakarta, Sabtu (12/10).

Sejak penghargaan ini diberikan kepada para alumni NTU tahun 2005, Indonesia telah menerimanya sebanyak tiga kali. Peraih penghargaan pertama adalah Merry Riana, penulis buku Mimpi Sejuta Dolar.

Kemudian tahun 2009, Profesor Hery juga mendapatkan hal yang sama. Praktis, Mayor Inf Agus Yudhoyono adalah peraih pertama penghargaan ini dari militer.

Presiden Nanyang Technological University, Professor Bertil Andersson mengatakan alasan Agus Yudhoyono memperoleh penghargaan ini karena Agus dinilai sebagai pemimpin muda dengan prestasi luar biasa di bidang kemiliteran di Indonesia.

Dalam pengamatan NTU, selama menjadi mahasiswa di S. Rajaratnam School of International Studies di NTU, ia sudah menonjol. Agus pernah ditunjuk sebagai pengamat di Shangri-la Dialog di Singapura dan sebagai peserta ASEAN 100 Leadership dan ASEAN Leadership di Malaysia pada tahun 2006.

Atas prestasinya tersebut Agus ditminta oleh Kementerian Pertahanan Australia untuk berpartisipasi dalam program Special Young Future Leaders pada tahun 2012 dan Departemen Pertahanan Republik Korea untuk program serupa pada tahun 2013.

Sebagai salah satu perwira muda yang berprestasi, Agus telah menerima sejumlah medali dan penghargaan dari pemerintah Indonesia maupun berbagai negara-negara lainnya dengan menunjukkan komitmen dan dedikasi serta integritas luar biasa dalam pelayanannya sebagai perwira militer.

Penghargaan dari Nanyang Technological University ini, menambah deretan prestasi yang diukir salah satu putra terbaik TNI ini di dunia internasional. Atas kontribusinya dalam operasi pemulihan keamanan di Aceh dan misi perdamaian di Lebanon, Agus meraih berbagai macam medali militer. Tidak hanya di dalam negeri, Agus juga menerima penghargaan prestisius dalam masa pendidikan militer di Fort Benning, Amerika.

Agus merupakan satu-satunya penerima penghargaan yang bukan warga negara Amerika. Selain kiprah lapangan di militer, NTU juga mengamati Agus mengembangkan secara konsisten kemampuan akademisnya.

Sepulangnya dari Lebanon, Agus mempunyai peran penting dalam pembentukan Pusat Penjaga Perdamaian Indonesia di Sentul, Jawa Barat. Setiap tahun ia diundang sebagai instruktur untuk program pelatihan pra-penyebaran untuk kontingen Indonesia serta aktif dalam berbagi pelajaran penting yang ia pelajari sebagai pasukan penjaga perdamaian di berbagai forum akademis dan media.

Meskipun ia masih seorang perwira muda, Agus menunjukkan kinerja yang luar biasa, yang melampaui tingkat pangkatnya. Untuk usahanya dalam membantu pembentukan Universitas Pertahanan (Unhan), ia dianugerahi Medali Perintis dari pemerintah Indonesia. Setelah berkontribusi untuk pendirian Unhan, Agus terpilih untuk menempuh program Master of Public Administration di John F. Kennedy School of Government, Harvard University pada tahun 2009 yang juga merupakan bagian dari program Mason Fellowship.

Terkait penghargaan Nanyang Outstanding Young Alumni Award 2013 yang diterima Mayor Inf Agus Yudhoyono, Iskandar Sitompul juga mengatakan TNI sangat bangga, karena sejak tahun 2003, TNI mengirimkan sekitar 4 sampai dengan 6 perwiranya untuk belajar di NTU pada program master, baru kali ini TNI mendapatkan penghargaan tersebut.

Putra SBY raih awrd bidang militer, akankah menjadi panglima TNI termuda berikutnya?

http://jaringnews.com/politik-perist...-ntu-singapura

Apakah ini bagian dari skenario juga emoticon-Bingung (S)
mudah2an bener2 karena prestasinya bukan karena siapa di belakangnya. tapi jaman sekarang semua abu2 gan. ngga ada yg bisa dipercaya.
betapa bangganya si beye...

tapi sebenarnya kebanggaan si beye akan lebih besar lagi bila dia bukan presiden dan anaknya meraih award itu. jadi gak ada lagi bisik bisik tetangga
semoga awardnya beneran emoticon-Embarrassment

bukan palsu, apalagi jadi-jadian emoticon-Embarrassment
Semoga award ini murni karena skill nya
sudah bayar berapa milyar pak..??? semoga pembelian gelar ini bisa mengangkat moral bangsa kita, amien ! emoticon-Malu (S)
jadi Panglima TNI ? masih jauuuuuh...secara pangkat masih Mayor, tahun depan bapaknya sudah pensiun....
tergantung nanti siapa yang jadi Panglima tertinggi TNI...kalau yang jadi Pangti cikeas hater ya bisa cenat cenut karirnya...emoticon-I Love Indonesia (S)
... hmm ..

saya sempat berpikir, apakah TNI di jaman merdeka begini lebih memble dibanding pas jaman perang...

pas jaman perang untuk naik pangkat aja.. wah gimana gitu..

kalau sekarang??
taun depan bokapnya udah anjlok tahta, jangan harap karir bisa semoncer sekarang yah
gan, katanya bapak ini dapet penghargaan karena masih muda dan berprestasi,
ane mau nanya nih emang prestasinya selama ini apa ya, selain tentu saja tugas di Lebanon dan punya istri cakep
haduh...kenapa yah rada sulit percaya penghargaan ini diterima jujur krn emank beliau pantas...
pinter si agus ini, kek babenya .shutup:

congrats, gus!emoticon-shakehand
Putra SBY raih awrd bidang militer, akankah menjadi panglima TNI termuda berikutnya?
VS
Putra SBY raih awrd bidang militer, akankah menjadi panglima TNI termuda berikutnya?


Pilih mana gan?
jangan karena dia anak presiden yg mencle2, kita anggap dia mencle2 juga.

di BP raya ini ada yang udh pernah ketemu blm sama orangnya?
ane pernah 30menit bersama mayor Agus tahun 2012 kmrn, kita semua langsung respek sama dia.
dia emang bukan perwira biasa, jelas terlihat dari gaya bicara, ga ada kata2 banggain diri sendiri, ga ada kata2 bullshit pamerin kemampuan TNI bisa ini loh, ga ada kata2 pamer dia anak presiden.

ane percaya di masa depan dia bisa panglima, mungkin 10tahun lagi.
ada udang dibalik batu tuh hahaa
semoga aja ngga jadi panglima yg galau dan korup
Quote:Original Posted By felixch
jangan karena dia anak presiden yg mencle2, kita anggap dia mencle2 juga.

di BP raya ini ada yang udh pernah ketemu blm sama orangnya?
ane pernah 30menit bersama mayor Agus tahun 2012 kmrn, kita semua langsung respek sama dia.
dia emang bukan perwira biasa, jelas terlihat dari gaya bicara, ga ada kata2 banggain diri sendiri, ga ada kata2 bullshit pamerin kemampuan TNI bisa ini loh, ga ada kata2 pamer dia anak presiden.

ane percaya di masa depan dia bisa panglima, mungkin 10tahun lagi.


Mayor Agus emang handal ia menguasai berbagai bahasa

emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Quote:Original Posted By kavalier
betapa bangganya si beye...

tapi sebenarnya kebanggaan si beye akan lebih besar lagi bila dia bukan presiden dan anaknya meraih award itu. jadi gak ada lagi bisik bisik tetangga



kalo bapaknya udh pensiun, lantas dia dapet penghargaan, kagak ada yang bakal beritain emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
tp agus memang hebat, terlepas dari dia anak SBY
Soal kepangkatan itu memang sudah ketentuan. Untuk alumni Akademi TNI/Akpol sudah ada rentang/jangka waktunya.
Lulus Akademi : Letda/Ipda ( jangka waktu 3/4 thn ga ada masalah ) naik Lettu/Iptu, 3.5/4thn karir aman2 saja, ga macem2, naik Kapten/AKP(kalau dri akpol mulai masuk PTIK). Rentang 3 jenjang ini memang sudah digariskan akan dicapai, walau tanpa prestasi. Nanti selanjutnya, untuk naik ke Mayor/Kompol harus sekolah dulu (Diklapa/Se*lapa).

Mulai dari pangkat Mayor/Kompol untuk naik pangkat rentang waktunya cukup lama, ada yg bahkan sampai belasan tahun. Masa ini prestasi lebih diutamakan. Untuk naik ke Letkol/AKBP harus sekolah lagi (masuk Sesko). Rentang waktu inilah juga kebanyakan perwira disekolahkan di luar negeri atau sebagai staf atase militer, ILO, disamping belajar, sambil menimba pengalaman.

Sudah habis sesko naik Letkol/AKBP mau ke Kolonel/Kombes pun harus sekolah lagi, ini pun bisa bertahun-tahun, begitu seterusnya hingga mencapai pangkat tertinggi. Jadi kalau dikatakan bisa "termuda" menjadi panglima TNI, ane rasa terlalu cepat prediksinya. Rentang waktu karir masih panjang, senior, teman se lichting, junior masih banyak. Dari umpama 300an yg lulus dalam satu angkatan, paling cuma 20persen nya yg mencapai bintang, dan tidak semuanya bisa menjabat Panglima.

Dengar2 ybs ini Seskonya diluar negeri ya? Akibat kecelakaan penerjunan jadi ga Sesko dlm negeri. Overall, ybs memang pinter kok. Walau misalnya ybs bukan anak presiden, ane rasa juga ga masalah. Iq nya memang diatas rata2emoticon-Cendol (S)

congrat mas agusemoticon-Cendol (S)