alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525caa90128b46ee5a000008/ngakak-dagelan-freedom-flotilla-masih-lanjut
Thumbs up 
[ngakak] Dagelan Freedom Flotilla masih lanjut

West Papuan Asylum Seekers Dumped in Remote Refugee Camp


[ngakak] Dagelan Freedom Flotilla masih lanjut
Peta East Awin sumber gambar : Google

Press Release – Freedom Flotilla

Six of the West Papuans who sought asylum in Australia after being persecuted for their involvement in a ceremonial handover of sacred water and ashes as part of the Freedom Flotilla, were relocated under armed guard to Kiunga on Saturday the 12th …West Papuan Asylum Seekers Dumped in Remote Refugee Camp

Six of the West Papuans who sought asylum in Australia after being persecuted for their involvement in a ceremonial handover of sacred water and ashes as part of the Freedom Flotilla, were relocated under armed guard to Kiunga on Saturday the 12th and will be sent to a refugee camp in East Awin on Tuesday the 15th of October 2013.

The border refugee camp is home to thousands of West Papuan refugees who have fled from violence and persecution to PNG. Since 1986 the PNG government has practised a policy of relocating refugees to the remote camps, where their freedom of movement is restricted and their best hope is to one day gain a ‘permissive residency permit’ to allow them to live outside the camps.

Ruben Blake, spokesperson for the Freedom Flotilla said, “It is disturbing that Australia would be complicit in a policy of dumping refugees in a remote border region and leave them to fend for themselves. Australian mining company BHP Billiton dumped its tailings from the Ok Tedi Mine into the river, and now Australia is dumping its refugees in the affected area.”

A West Papuan who grew up in East Awin after his family was relocated there by the PNG government, expressed grave concern for the group.

“Living in East Awin was really a challenge, life there is very hard. The nearest town Kiunga is 50km away from the refugee camp. During rainy season cars cannot operate so the only way to get to the town is walking for 50km to the town. Thousands of West Papuan Refugees have died of malaria in East Awin Camp.”

He continued “We were denied to the right for citizenship, we were also discriminated by Papua New Guinea Government in terms of getting better education, health services and job opportunities. Many more have been displaced following raids from Papua New Guinea Police Forces (Task Force). Houses are burnt down, West Papuans are arrested and tortured by the Task Force simply for using the land to build houses and grow crops. Discrimination and persecution are still happening until today, so it is feared that the West Papuan asylum seekers that were sent to Papua New Guinea will face the same thing faced by the thousands of past West Papuans Refugees who have been relocated there.”

Ruben Blake said “We know that the deportation of refugees from Australia and now to East Awin is illegal, both under the Refugee Convention, and under the terms of the 2003 MoU with PNG. Even the Immigration Minister who cited the MoU as basis for their deportation has admitted that. Unfortunately Australia’s Border Protection policies are cynically designed to prevent asylum seekers gaining access to legal representation, but we are continuing to look for legal avenues to challenge their cruel, inhumane and illegal action.”

Sumber Berita
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
dagelan ini terus berlanjut, dikira bakal diterima di Australia rupanya malah di kirim ke PNG dan rupanya walau masih satu rumpun sama orang PNG rupanya mereka malah diperlakukan lebih buruk dibandingkan selama tinggal di Indonesia
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
setidaknya kita sedikit bersyukur dibandingkan pemerintah regional sebelumnya
PM PNG sama PM Ozzi dari awal sudah nunjukin komitmen mereka untuk berdiri bersama Indonesia di asia century ini dan cara paling tepat untuk menunjukkan komitmen tersebut adalah bersama-sama ngebully para anggota OPM
good job Ozzi and PNG
emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
insiden impor sapi kelihatannya bikin sonotan meradangemoticon-Ngakak

seharusnya sekalian imigran gelap dibiarin lewatemoticon-Kiss
seharusnya sekali2 kita biarkan para ekstrimis ini masuk ke Papua, dan bila terjadi perang sporadis dan kita terdesak, maka kita bisa mengirimkan red alert ke sahabat2 kita,,,dan seperti nostalgia jaman bahuela: lontong, pembom, cruiser, rudal jelajah, SAM akan welcome....

Quote:Original Posted By jokogudel
seharusnya sekali2 kita biarkan para ekstrimis ini masuk ke Papua, dan bila terjadi perang sporadis dan kita terdesak, maka kita bisa mengirimkan red alert ke sahabat2 kita,,,dan seperti nostalgia jaman bahuela: lontong, pembom, cruiser, rudal jelajah, SAM akan welcome....



jika ada kesepakatan berani menanggung beban embargo, itu epnamblas n apache kalo ud dibyar tib2 ada embargo brg ditahan lagi ? saat indonesia mau menegakkan integritas, org2 sebelah akan membawa isu ham. ga usah oz, malaysia lah ambil conto.

santa cruz 1991, Tv3 malaysia menyiarkan video penembakannya (apapun dalilnya atas nama kebebasan pers, wtf lah) dan saat 1999 tl berdiri, malaysia menyertakan pasukannya dibawah bendera perdamaian.

sbnernya kalo rasa nasionalisme tinggi, resiko apapun pasti akan worth to proceed. Hare -hare begene ga akan ada red alert ntu yg sprti ente blg, lha wong urusan corby sama manusia perahu aja hukum indonesia inferior thd oz
{ASK}

Sebenarnya masalah apa sih yang mendasari warga papua kita nyari suaka ke australia?
pingin tau.............. kurang apa sih pemerintahan kita ini.
Quote:Original Posted By gearbox23
{ASK}

Sebenarnya masalah apa sih yang mendasari warga papua kita nyari suaka ke australia?
pingin tau.............. kurang apa sih pemerintahan kita ini.


untuk menjawab itu tepatnya ada dua masalah :

yg cari suaka : udah belajar ga pinter2 dan gagal memuaskan diri.

pemerintah : kurangnya banyak, di pusat aja terasa banget. apa lagi yg di daerah. belom lagi diperparah sama oknum

ujung2nya : saling mencari kambing hitam (hari ini lagi susah dicari, lagi pada dipotong).
Kasus di PNG kayak gini harusnya lebih digencarkan disiarkan di seluruh papua atau daerah NKRI yang pengen merdeka sendiri. Biar tahu mereka, betapa gak enaknya kalo di-bully negara lain emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By QueenoftheBaned
Kasus di PNG kayak gini harusnya lebih digencarkan disiarkan di seluruh papua atau daerah NKRI yang pengen merdeka sendiri. Biar tahu mereka, betapa gak enaknya kalo di-bully negara lain emoticon-I Love Indonesia (S)


terutama jika dibully sama negara yang dikira bersahabat dengan mereka
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Itulah kebodohan pencari suaka papua dikira bakal dikasihani cm jd alat politik segelintir senator ozzy..emang enak dibully..
Dengan kata lain: hendak berniat mau keluar mulut harimau malah masuk mulut buaya... emoticon-Ngakak



biarin aja..ntu manusia yg gak tau bersyukur..pengkhianat, kalo perlu dirazia aja perbatasan sapa tau mereka balik ke papu lg jd bisa diusir. lagian apa gk sadar si kanguru itu mayoritas bule rasialis? jd gk mngkin lah mau belain pencari suaka kecuali buat alat politik mereka aja
Quote:“Living in East Awin was really a challenge, life there is very hard. The nearest town Kiunga is 50km away from the refugee camp. During rainy season cars cannot operate so the only way to get to the town is walking for 50km to the town. Thousands of West Papuan Refugees have died of malaria in East Awin Camp.”

jauh kemana mana... emoticon-Matabelo
Ini bisa jadi pelajaran berharga bagi saudara2 kita yang ada di Papua sana, bahwa hidup dan tinggal di Indonesia masih pilihan terbaik terlepas dari beberapa kekurangan pemerintah namun masih jauh lebih baik dibanding dimasukkan ke penampunagn papua nugini yang jauh dari segala2nya
Quote:Original Posted By venom.jeka
Ini bisa jadi pelajaran berharga bagi saudara2 kita yang ada di Papua sana, bahwa hidup dan tinggal di Indonesia masih pilihan terbaik terlepas dari beberapa kekurangan pemerintah namun masih jauh lebih baik dibanding dimasukkan ke penampunagn papua nugini yang jauh dari segala2nya


hidup ini pilihan: Hidup bebas di negeri sendiri yang serba kekurangan atau hidup terpenjara di negeri orang yang kaya...

tapi perlu diingat, kekayaan dan kemakmuran bisa diperjuangkan di tempat atau negeri sendiri, tetapi kalo kemerdekaan/kebebasan di negeri orang?

memang negarane mbahmu?

Quote:Original Posted By venom.jeka
Ini bisa jadi pelajaran berharga bagi saudara2 kita yang ada di Papua sana, bahwa hidup dan tinggal di Indonesia masih pilihan terbaik terlepas dari beberapa kekurangan pemerintah namun masih jauh lebih baik dibanding dimasukkan ke penampunagn papua nugini yang jauh dari segala2nya


Kalau mau salahin seharusnya salahin pemerintah daerahnya dah di kasih otonomi khusus,KPK aja ngak penah ngusik, malah ngak bisa sejahterain rakyatnya.kalau masih pada goblok malah salahin pemeintah pusat emoticon-Mad (S)
Quote:Original Posted By jokogudel
seharusnya sekali2 kita biarkan para ekstrimis ini masuk ke Papua, dan bila terjadi perang sporadis dan kita terdesak, maka kita bisa mengirimkan red alert ke sahabat2 kita,,,dan seperti nostalgia jaman bahuela: lontong, pembom, cruiser, rudal jelajah, SAM akan welcome....



sahabat nya udh gk ada skrg. emoticon-Malu
Quote:Original Posted By venom.jeka
Ini bisa jadi pelajaran berharga bagi saudara2 kita yang ada di Papua sana, bahwa hidup dan tinggal di Indonesia masih pilihan terbaik terlepas dari beberapa kekurangan pemerintah namun masih jauh lebih baik dibanding dimasukkan ke penampunagn papua nugini yang jauh dari segala2nya


Memang sengaja itu ditaruh jauh2.Selain spy mrk ga mengganggu ekonomi PNG jg tujuannya biar mereka mati semua gara2 malaria.Pinter nih Aussie n PNG.OPM diterima iya,dikasih tempat mengungsi iya,cuma yg dikasih adalah hell on earth.emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By gearbox23
{ASK}

Sebenarnya masalah apa sih yang mendasari warga papua kita nyari suaka ke australia?
pingin tau.............. kurang apa sih pemerintahan kita ini.


Mungkin sisa2 dari efek samping kebijakan Suharto dulu, sedot daerah utk bangun pusat. Meskipun belakangan daerah dapet otonomi, tapi kan pembangunan butuh waktu, gk mungkin bisa selesai semuanya dalam 1-2x masa pemerintahan.

Gk usah jauh2, di Kupang ibukota provinsi NTT aja sampe 3-4 thn lalu mati lampu 5x dalam seminggu itu wajar, sekali mati lampu minimal 4-8 jam. Speedy juga baru masuk 3-4 thn belakangan.

Sekali2, Indonesia embargo sapi ostrali, gandum ostrali....

(sebelumnya overstok dulu deh ya... biar indomi ga bangkrut dan rm padang ga susah cari rendang sapi..)
Quote:Original Posted By HobbyMiliter
Sekali2, Indonesia embargo sapi ostrali, gandum ostrali....

(sebelumnya overstok dulu deh ya... biar indomi ga bangkrut dan rm padang ga susah cari rendang sapi..)


Rasanya kebalik gan, Indo yg lebih butuh beli sapi dan gandum dari ausie emoticon-Malu (S)