alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525ca3c43fcb176c26000001/bukan-hanya-di-indonesia-bosnia-juga-diambang-euforia-sepakbola
Bukan Hanya di Indonesia, Bosnia juga Diambang Euforia Sepakbola
Bukan Hanya di Indonesia, Bosnia juga Diambang Euforia Sepakbola
Jika publik sepakbola Indonesia tengah euforia dengan sukses timnas U-19 ke putaran final Piala Asia 2014, kondisi hampir serupa tengah dialami rakyat Bosnia –Herzegovina. Hanya saja euforia mereka baru benar-benar meledak jika tim sepakbola Bosnia lolos ke Piala Dunia 2014 yang kini tinggal selangkah lagi.

Laga terakhir melawan Lithuania, Rabu (16/11) akan menjadi laga menentukan sukses timnas Bosnia. Edin Dzeko dan kawan-kawan wajib menang demi tiket otomastis itu, sebab saingan utama mereka, Yunani juga berpeluang meraih tiket langsung. Apalagi lawan yang akan dihadapi Yunani adalah tim peringkat terbawah, Liechtenstein.

Jika sama-sama menang, Bosnialah yang meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2014, sedangkan Yunani harus puas diperingkat kedua. Ini karena selisih gol keduanya sangat jauh. Bosnia dengan 29-6 sedang Yunani10-4. Tapi jika Bosnia seri apalagi kalah, sedang Yunani menang maka posisi akan jadi terbalik.

Untuk itu, rakyat Bosnia –Herzegovinasejenak melupakan luka akibat perpecahan etnis di negerinya. Mereka kini bersatu mendukung tim kesayangan mereka agar segera menyegel satu tempat di Piala Dunia 2014. Demi dukungan itu, lebih dari 8.000 suporter Bosnia akan melakukan perjalanan ke Kaunas, markas Lithuania, dimana laga terakhir Bosnia di Grup G akan digelar.

“Kita telah melihat bahwa tim nasional telah menyatukan perbedaan. Rakyat kini tak lagi mempedulikan perbedaan itu. Mereka hanya punya satu kebanggaan, yaknisebagai warga Bosnia dan Herzegovinia, ” kata Mela Softic , seorang manajer dari Sarajevo. Ia mengaku sedang memikirkan untuk mengumpulkan uang agar bisa pergi ke Brasil mendukung timnas kebanggannya tahun depan.

Bosnia merupakan bagian dari tragedi perpecahan etnis dari sebuah Negara bernama Yugoslavia. Mereka mengalami konflik berdarah, terutama tahun 1992-1995. Perpecahan etnis,ketidakstabilan politik dan kesulitan ekonomi kemudian melanda negeri berpenduduk lebih dari lima juta jiwa itu selama bertahun-tahun.

Empat hari lalu, setelah mengalahkan Liechtenstein, para suporter Bosnia langsung memesan tiket bus dan tiket pesawat guna menyerbu Stadion Dariaus Ir S Gireno, markas Lithuania di Kaunas. Seorang anak bernama Affan Aidan Sabanac, memperoleh hadiah ulang tahun keenam berupa perjalanan dan tiket nonton tim kesayangannya. Ia ingin ikut bersuka cita dengan “Kemenangan Dragons!”

Timnas Bosnia baru mengikuti Piala Dunia mulai tahun 1998, langkah mereka umumnya selalu berhenti di babak kualifikasi. Pencapaian terbaik adalah adalah Piala Dunia tahun 2010 saat mereka lolos kualifikasi Grup 5 namun kemudian harus terhenti di babak playoff oleh Portugal dengan agregat 2-0. Pengalaman itu terulang secara menyakitkan di Piala Eropa 2012 dimana Bosnia kembali disingkirkan Portuhal dengan agregat 6-2.

Rakyat dan pemain Bosnia–Herzegovina tentu tak mau pengalaman serupa mereka alami lagi. Keberadaan pelatih Safet Susic , seorang mantan pemain Yugoslavia di Piala Dunia tahun 1982 dan 1990 menjadi jaminan.

Sang pelatih kini mengomandoi apa yang disebut generasi emas Bosnia –Herzegovina. Generasi itu dimotori Edin Dzeko, pemain Manchester City.Nama-nama tenar lainnya antara lain Asmir Begovic (Stoke City), Miralem Pjanic (AS Roma), Senad Lulic (Lazio),dan Vedad Ibisevic (Stuttgart).

Dzeko dan kawan-kawan terbukti berhasil memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan grup. Bosnia memiliki selisih hingga 23 gol hampir setara dengan timnas Jerman dan Belanda yang lolos duluan. Yunani pun kini hanya bisa berdoa agar Bosnia tersingkir sementara mereka wajib mengalahkan Liechtenstein.

Di atas kertas, Bosnia –Herzegovina diunggulkan bisa mengatasi ke Lithuania dan lolos ke putaran final Piala Dunia 2014. Laga terakhir melawan Lithuania yang digelar di Stadion Bilino Polje (Zenica), Bosnia menang secara menyakinkan 3-0. ” Kami lebih kuat sekarang. Kami juga percaya pada diri sendiri. Kami akan membuktikan bahwa kami adalah tim terbaik di grup ini (dan ) pantas lolos ke Piala Dunia ,“ ucap gelandang Miralem Pjanic, serius.

So, marilah kita saksikan euforia rakyat Bosnia –Herzegovina yang akan meledak di Kaunas, Lithuania.

http://halsatu.com/timnas-bosnia-diambang-sejarah/

wahh emoticon-Matabelo dengan sepak bola bisa melupakan sebuah konflik. Makanya, ayo dukung sepak bola Indonesia emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:MAU INTERNETAN UNLIMITED DI PC/LAPTOP KAMU? KLIK DISINI
waah harapan ane semoga timnas kita ini bisa menembus piala dunia gan emoticon-Matabelo
padahal negara kecil.. india & cina yg negara gede aja jarang ikut apalagi kita
maju terus bosnia ....
Quote:Original Posted By anonimous.ind
waah harapan ane semoga timnas kita ini bisa menembus piala dunia gan emoticon-Matabelo



Iya dimulai Piala Dunia U-20 tahun 2015, Evan Dimas CS di sana emoticon-Ngakak

Bosnia hebat juga karena berada dalam naungan pssi trutama dipertuan la nyala dan partai golkar emoticon-Recommended Seller
ehh... Ane salah ya?? emoticon-Bingung
kek nya ni berita luar negeri aja deh
Quote:Original Posted By pocongkeren
Bukan Hanya di Indonesia, Bosnia juga Diambang Euforia Sepakbola
Jika publik sepakbola Indonesia tengah euforia dengan sukses timnas U-19 ke putaran final Piala Asia 2014, kondisi hampir serupa tengah dialami rakyat Bosnia –Herzegovina. Hanya saja euforia mereka baru benar-benar meledak jika tim sepakbola Bosnia lolos ke Piala Dunia 2014 yang kini tinggal selangkah lagi.

Laga terakhir melawan Lithuania, Rabu (16/11) akan menjadi laga menentukan sukses timnas Bosnia. Edin Dzeko dan kawan-kawan wajib menang demi tiket otomastis itu, sebab saingan utama mereka, Yunani juga berpeluang meraih tiket langsung. Apalagi lawan yang akan dihadapi Yunani adalah tim peringkat terbawah, Liechtenstein.

Jika sama-sama menang, Bosnialah yang meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2014, sedangkan Yunani harus puas diperingkat kedua. Ini karena selisih gol keduanya sangat jauh. Bosnia dengan 29-6 sedang Yunani10-4. Tapi jika Bosnia seri apalagi kalah, sedang Yunani menang maka posisi akan jadi terbalik.

Untuk itu, rakyat Bosnia –Herzegovinasejenak melupakan luka akibat perpecahan etnis di negerinya. Mereka kini bersatu mendukung tim kesayangan mereka agar segera menyegel satu tempat di Piala Dunia 2014. Demi dukungan itu, lebih dari 8.000 suporter Bosnia akan melakukan perjalanan ke Kaunas, markas Lithuania, dimana laga terakhir Bosnia di Grup G akan digelar.

“Kita telah melihat bahwa tim nasional telah menyatukan perbedaan. Rakyat kini tak lagi mempedulikan perbedaan itu. Mereka hanya punya satu kebanggaan, yaknisebagai warga Bosnia dan Herzegovinia, ” kata Mela Softic , seorang manajer dari Sarajevo. Ia mengaku sedang memikirkan untuk mengumpulkan uang agar bisa pergi ke Brasil mendukung timnas kebanggannya tahun depan.

Bosnia merupakan bagian dari tragedi perpecahan etnis dari sebuah Negara bernama Yugoslavia. Mereka mengalami konflik berdarah, terutama tahun 1992-1995. Perpecahan etnis,ketidakstabilan politik dan kesulitan ekonomi kemudian melanda negeri berpenduduk lebih dari lima juta jiwa itu selama bertahun-tahun.

Empat hari lalu, setelah mengalahkan Liechtenstein, para suporter Bosnia langsung memesan tiket bus dan tiket pesawat guna menyerbu Stadion Dariaus Ir S Gireno, markas Lithuania di Kaunas. Seorang anak bernama Affan Aidan Sabanac, memperoleh hadiah ulang tahun keenam berupa perjalanan dan tiket nonton tim kesayangannya. Ia ingin ikut bersuka cita dengan “Kemenangan Dragons!”

Timnas Bosnia baru mengikuti Piala Dunia mulai tahun 1998, langkah mereka umumnya selalu berhenti di babak kualifikasi. Pencapaian terbaik adalah adalah Piala Dunia tahun 2010 saat mereka lolos kualifikasi Grup 5 namun kemudian harus terhenti di babak playoff oleh Portugal dengan agregat 2-0. Pengalaman itu terulang secara menyakitkan di Piala Eropa 2012 dimana Bosnia kembali disingkirkan Portuhal dengan agregat 6-2.

Rakyat dan pemain Bosnia–Herzegovina tentu tak mau pengalaman serupa mereka alami lagi. Keberadaan pelatih Safet Susic , seorang mantan pemain Yugoslavia di Piala Dunia tahun 1982 dan 1990 menjadi jaminan.

Sang pelatih kini mengomandoi apa yang disebut generasi emas Bosnia –Herzegovina. Generasi itu dimotori Edin Dzeko, pemain Manchester City.Nama-nama tenar lainnya antara lain Asmir Begovic (Stoke City), Miralem Pjanic (AS Roma), Senad Lulic (Lazio),dan Vedad Ibisevic (Stuttgart).

Dzeko dan kawan-kawan terbukti berhasil memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan grup. Bosnia memiliki selisih hingga 23 gol hampir setara dengan timnas Jerman dan Belanda yang lolos duluan. Yunani pun kini hanya bisa berdoa agar Bosnia tersingkir sementara mereka wajib mengalahkan Liechtenstein.

Di atas kertas, Bosnia –Herzegovina diunggulkan bisa mengatasi ke Lithuania dan lolos ke putaran final Piala Dunia 2014. Laga terakhir melawan Lithuania yang digelar di Stadion Bilino Polje (Zenica), Bosnia menang secara menyakinkan 3-0. ” Kami lebih kuat sekarang. Kami juga percaya pada diri sendiri. Kami akan membuktikan bahwa kami adalah tim terbaik di grup ini (dan ) pantas lolos ke Piala Dunia ,“ ucap gelandang Miralem Pjanic, serius.

So, marilah kita saksikan euforia rakyat Bosnia –Herzegovina yang akan meledak di Kaunas, Lithuania.

http://halsatu.com/timnas-bosnia-diambang-sejarah/



Rame nih sepakbolanya
rame apanya? ?? bosnia dari namanya aja udah terbelakang
haha, bosnia sama juga gan, sama" gak jelas permainan nya huhuhu