alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525b4860a2cb175951000004/kpk-diminta-telusuri-kejanggalan-proses-perpanjangan-jabatan-akil
KPK Diminta Telusuri Kejanggalan Proses Perpanjangan Jabatan Akil
Jakarta - Refly Harun menyatakan ada proses yang janggal saat DPR memperpanjang masa jabatan Akil Mochtar sebagai hakim MK. Indonesian Legal Roundtable (ILR) berharap agar KPK ikut mengusut kejanggalan ini.

"Lolosnya Akil lebih berat disebabkan adanya konsensi-konsensi politik antara Akil dan Komisi III. Penting bagi KPK untuk mendalami lebih lanjut kemungkinan adanya 'konsesi-konsesi hitam' dibalik lolosnya Akil tanpa fit dan propert test di Komisi 3 DPR tersebut," kata pengamat ILR Erwin Natoesmal Umar, saat dihubungi, Senin (14/10/2013).

Dugaan adanya kejanggalan karena Akil dipilih tanpa fit and proper test dan tanpa mendengar pertimbangan masyarakat. Menurut Erwin hal ini penting untuk dipertanyakan kembali ke Komisi III DPR.

"Bisa jadi karena dia mantan anggota komisi III DPR, maka dia bisa lolos," ujarnya.

Menurut Erwin, setiap hakim MK harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya integritas dan kepribadian yang tidak tercela, adil, dan negarawan. Oleh sebab itu Komisi III diharapkan mau meminta maaf kepada publik karena terkait sistem seleksi yang cenderung kurang bagus.

"Jika dihubungkan dengan tudingan suap pemekaran daerah pada tahun 2006 dan tudingan Refly Harun pada tahun 2010 lalu, maka jelas Akil tidak bisa lolos syarat ketat konstitusi tersebut, karena integritasnya tercela," ujarnya.

Terkait hal ini anggota komisi III Fraksi Gerindra Martin Hutabarat mengamini adanya dugaan kejanggalan dalam perpanjangan masa jabatan Akil saat itu. Menurutnya proses perpanjangan tidak ditempuh secara wajar.

"Saya mengamini pernyataan Refly Harun bahwa ada kejanggalan di Komisi III DPR dalam memperpanjang masa jabatan Akil Mochtar sebagai hakim konstitusi tanpa melalui fit and proper test. Proses penetapan memperpanjang masa jabatan Akil ini tergolong aneh," kata Martin Hutabarat dalam pesan singkat kepada detikcom, Minggu (13/10).

[url]http://news.detik..com/read/2013/10/14/063332/2385749/10/kpk-diminta-telusuri-kejanggalan-proses-perpanjangan-jabatan-akil?n991102605[/url]

Dalam banyak kesempatan tindakan Anggota Komisi III memang kontroversial bahkan menantang logika publik, saya suka dan mendukung rekening keuangan mereka juga diperiksa PPATK Dan diumunkan ke publik.
Quote:Original Posted By jajang100
Jakarta - Refly Harun menyatakan ada proses yang janggal saat DPR memperpanjang masa jabatan Akil Mochtar sebagai hakim MK. Indonesian Legal Roundtable (ILR) berharap agar KPK ikut mengusut kejanggalan ini.

"Lolosnya Akil lebih berat disebabkan adanya konsensi-konsensi politik antara Akil dan Komisi III. Penting bagi KPK untuk mendalami lebih lanjut kemungkinan adanya 'konsesi-konsesi hitam' dibalik lolosnya Akil tanpa fit dan propert test di Komisi 3 DPR tersebut," kata pengamat ILR Erwin Natoesmal Umar, saat dihubungi, Senin (14/10/2013).

Dugaan adanya kejanggalan karena Akil dipilih tanpa fit and proper test dan tanpa mendengar pertimbangan masyarakat. Menurut Erwin hal ini penting untuk dipertanyakan kembali ke Komisi III DPR.

"Bisa jadi karena dia mantan anggota komisi III DPR, maka dia bisa lolos," ujarnya.

Menurut Erwin, setiap hakim MK harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya integritas dan kepribadian yang tidak tercela, adil, dan negarawan. Oleh sebab itu Komisi III diharapkan mau meminta maaf kepada publik karena terkait sistem seleksi yang cenderung kurang bagus.

"Jika dihubungkan dengan tudingan suap pemekaran daerah pada tahun 2006 dan tudingan Refly Harun pada tahun 2010 lalu, maka jelas Akil tidak bisa lolos syarat ketat konstitusi tersebut, karena integritasnya tercela," ujarnya.

Terkait hal ini anggota komisi III Fraksi Gerindra Martin Hutabarat mengamini adanya dugaan kejanggalan dalam perpanjangan masa jabatan Akil saat itu. Menurutnya proses perpanjangan tidak ditempuh secara wajar.

"Saya mengamini pernyataan Refly Harun bahwa ada kejanggalan di Komisi III DPR dalam memperpanjang masa jabatan Akil Mochtar sebagai hakim konstitusi tanpa melalui fit and proper test. Proses penetapan memperpanjang masa jabatan Akil ini tergolong aneh," kata Martin Hutabarat dalam pesan singkat kepada detikcom, Minggu (13/10).

[url]http://news.detik..com/read/2013/10/14/063332/2385749/10/kpk-diminta-telusuri-kejanggalan-proses-perpanjangan-jabatan-akil?n991102605[/url]

Dalam banyak kesempatan tindakan Anggota Komisi III memang kontroversial bahkan menantang logika publik, saya suka dan mendukung rekening keuangan mereka juga diperiksa PPATK Dan diumunkan ke publik.


Om Martin... saat itu sudah ada di Komisi III ?emoticon-Bingung
Semuanya sudah kongkalikong dengan dpr.
8 anggota MK sepakat milih akil jadi ketua juga udah kongkalikong
kalo satu kasus ditelusuri sampe tuntas, bakal banyak yang tersangkut
entar nambah repot, cukup yang inti nya saja emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak