alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525a1a99bfcb171c21000005/penjaga-perbatasan-garda-terdepan-juga-umpan
Penjaga Perbatasan, Garda Terdepan Juga Umpan
PONDOK kecil di tepi Pantai Nama, barat Pulau Kisar, Maluku, siang itu sunyi. Kicau camar yang melayang di kejauhan pun terdengar jelas. Dua laki-laki bercelana pendek mengecek perahu karet yang penuh tambalan di tepi pantai.

Selesai dengan tugas rutin, suatu siang di akhir Juni lalu, dua anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut itu duduk santai di pos. Berdua mereka menjadi penghuni pos berukuran 8 meter x 6 meter.

Tak ada nuansa sangar dari sebuah markas prajurit yang menjaga garda terdepan Nusantara. Padahal, pos yang terletak di Kecamatan Pulau-pulau Terselatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, itu hanya berjarak 12 mil laut atau 22 kilometer dari Timor Leste.

”Kalau bosan, ya, main catur atau video game berulang-ulang. Kalau masih bosan, ya, melamun saja,” ujar Zakaria (21), salah satu penjaga pos berpangkat kelasi dua telegrafis. Ia baru bergabung di pos itu selama empat bulan terakhir menemani sang komandan yang sebelumnya bertugas sendirian.

Seperti hari-hari sebelumnya, siang itu, kedua prajurit yang menginduk pada Pangkalan Utama TNI AL VII Kupang itu lebih banyak diam di pos. Mereka tak leluasa berpatroli karena keterbatasan sarana pendukung. Mereka hanya memiliki satu perahu karet dengan mesin tempel berkekuatan 40 PK.

Bahan bakar pun dijatah. Setiap tiga bulan, pos kebagian 60 liter bensin, 200 liter solar, dan 60 liter oli. Jumlah itu harus dibagi untuk motor operasional dan generator sumber listrik pos.

Sekali patroli keliling Kisar butuh 40 liter solar. Kalau seminggu sekali patroli, jatah solar sudah habis sebulan.

”Kami ini garda terdepan sekaligus umpan,” kata Letnan Dua Laut (Teknik) Cahya Dharmawan, Komandan Pos TNI AL Pulau Kisar, getir. Bukan mengeluh, tetapi keterbatasan itu membuat mereka tak bisa bekerja profesional.

Kemampuan SAR mereka pun tak termanfaatkan. Akibatnya, saat ada kecelakaan laut yang menimpa perahu nelayan, mereka tidak bisa banyak membantu.

”Jelas sedih tidak bisa berbuat apa-apa untuk menjangkau lokasi kecelakaan. Paling kami hanya berkoordinasi dengan nelayan lain atau petugas Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Kementerian Perhubungan yang alatnya lebih lengkap,” tambah Cahya, yang bertugas di Kisar sejak November 2012.

Ironisnya, ada beberapa kapal cepat (speedboat) milik pemerintah kabupaten setempat terbengkalai tak terpakai di dekat pos tersebut. Namun, sekadar meminjam kapal itu untuk patroli pun tidak diizinkan.

Keterbatasan personel dan sarana membuat TNI AL dipandang sebelah mata oleh masyarakat dan pemerintah setempat, apalagi oleh pihak asing. Posisi Kisar yang berbatasan dengan Timor Leste dan dekat Australia membuatnya sangat rawan. Perairan selatan Kisar sering menjadi lokasi transaksi jual beli minyak ilegal di atas tanker yang biasa disebut dengan istilah ”kapal kencing”.

”Pergi ke sana dengan perahu karet hanya membahayakan nyawa sendiri,” ujar Cahya, yang pernah bertugas di KRI Nanggala 402.

Sebagai satu dari 92 pulau terluar Indonesia, Kisar sangat rawan gangguan kedaulatan. Ancaman itu diperparah dengan ketertinggalan pembangunan di Kisar. Alih-alih dijaga dan dihias rapi, beranda depan Nusantara itu justru diabaikan dan ditinggalkan.

sumber: http://travel.kompas.com/read/2013/1...pan.Juga.Umpan

===========================

miris
Buat beli BBM jaga perbatasan kurang tapi buat pinjem mainan buat parade ada ya emoticon-Bingung (S) bener2 heran.
miris sih
moga tetap semangat menjalankan tugas walau di tengah keterbatasan
trit ky gini yg hrsnya dibanyakin, dan kt cenderung menutupi kemirisan dgn mengkhayal berita lontong, ngetawain tetangga dll
kasihan BBM buat operasional kurangemoticon-Berduka (S)
belum ada perubahan ternyata... cuma beda ada video game doang....
Pos perbatasan diisi 2 orang saja dengan bangunan cuma 8x6??? Wah ini sih namanya sepele pemerintah, gk usah dah mikir jaga kedaulatan, diserbu perompak yg kebetulan singgah aja bisa habis...gawat kalo emang begini kondisi real perbatasan kita...emoticon-Sorry
bTW itu ada yang menarik, ex KRI Nanggala 402 kok jadi prajurit penjaga perbatasan ditempat terpencil pulak? biasanya yang pernah tugas di SatKasel karirnya bagus bagus dech emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)
Bekas awak KS yg selalu tabah sampai akhir pun sampai mengeluh,memang bnr2 miris tuh kondisinya...TNI AL TNI AL...apalagi dulu pas anggaran lbh cekak lg gmn ya?
Quote:Ironisnya, ada beberapa kapal cepat (speedboat) milik pemerintah kabupaten setempat terbengkalai tak terpakai di dekat pos tersebut. Namun, sekadar meminjam kapal itu untuk patroli pun tidak diizinkan.

miris pasti UUD ( ujung - ujung nya duit lagi ) emoticon-Berduka (S)
nubie sprti saya hanya bisa berdo'a semoga esok atau lusa ada berita baik buat mereka ..
Quote:Original Posted By kimi mabok
belum ada perubahan ternyata... cuma beda ada video game doang....

Pernah ditugasin disitu yah gan, trs hal2 lain yg miris apa lagi bisa di sher di mari.

apa gw bilang, daripada mimpi biking blue navy dengan ngincer DZP sebiji lah, slava sebiji lah ato kapal berotot sebiji TAPI cuma ditumpuk di sulabaya mending beli 24 biji MPA dan sisanya beliin aja kapal patroli kecil tapi disebar ke seluruh negeri emoticon-Embarrassment, dari sisi coverage jelas lebih bagus ide ga emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kabei
apa gw bilang, daripada mimpi biking blue navy dengan ngincer DZP sebiji lah, slava sebiji lah ato kapal berotot sebiji TAPI cuma ditumpuk di sulabaya mending beli 24 biji MPA dan sisanya beliin aja kapal patroli kecil tapi disebar ke seluruh negeri emoticon-Embarrassment, dari sisi coverage jelas lebih bagus ide ga emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

sekali keluar kapal steroid remuk tuch mbahemoticon-Kiss
Quote:Original Posted By wahwibson

sekali keluar kapal steroid remuk tuch mbahemoticon-Kiss


ah, dikita mah topik yang muncul masih seputar government presence kok emoticon-Big Grin belum layak ngomongin blue navy water emoticon-Embarrassment
buat apa punya kapal segede bagong tapi cuma eksis disulabaya sedangkan di pelosok negeri cuma dapet kapal karet tanpa bbm emoticon-Ngakak
*gw pernah bilang, jawa ga usah dijaga mah ga bakal diklaim negara lain, tapi pelosok negeri tanpa kehadiran pemerintah sudah risiko tinggi dicaplok orang emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By kabei
apa gw bilang, daripada mimpi biking blue navy dengan ngincer DZP sebiji lah, slava sebiji lah ato kapal berotot sebiji TAPI cuma ditumpuk di sulabaya mending beli 24 biji MPA dan sisanya beliin aja kapal patroli kecil tapi disebar ke seluruh negeri emoticon-Embarrassment, dari sisi coverage jelas lebih bagus ide ga emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


Lha.Diskusi Backbone aja malah kapal-kapal besar buat blue water kok.Kapal patroli sama sekali ga dibahas.emoticon-Big Grin
maaf newbie mau bertanya untuk para sepuh..
jadi klu mnrut agan-agan semua untuk 92 pulau terluar fasilitas apa sj yg harus disiapkan.?apakah tiap pulau setidaknya harus memiliki 1 buah kapal cepat untuk meminimalisir penyelundupan.?
Quote:Original Posted By cookers18
maaf newbie mau bertanya untuk para sepuh..
jadi klu mnrut agan-agan semua untuk 92 pulau terluar fasilitas apa sj yg harus disiapkan.?apakah tiap pulau setidaknya harus memiliki 1 buah kapal cepat untuk meminimalisir penyelundupan.?


Kapal cepat yg gmn dulu?Yg ptg itu kapalnya bs utk patroli sekaligus transpor logistik dan personel.Untuk persenjataan M2HB sama senjata organik personel jg cukup.
Quote:Original Posted By kabei

ah, dikita mah topik yang muncul masih seputar government presence kok emoticon-Big Grin belum layak ngomongin blue navy water emoticon-Embarrassment
buat apa punya kapal segede bagong tapi cuma eksis disulabaya sedangkan di pelosok negeri cuma dapet kapal karet tanpa bbm emoticon-Ngakak
*gw pernah bilang, jawa ga usah dijaga mah ga bakal diklaim negara lain, tapi pelosok negeri tanpa kehadiran pemerintah sudah risiko tinggi dicaplok orang emoticon-Embarrassment

harus cari kapal karet sakti bisa tahan CIWS+rudal anti kapal emoticon-Cool
Nasib penjaga batas negeri.......mengerikan...