alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5259449717cb17930d000002/semakin-hari-pak-pol-yang-kita-banggakan-semakin-amatir-dan-kurang-berkualitas
Semakin Hari Pak Pol Yang Kita Banggakan Semakin Amatir dan Kurang Berkualitas
Jakarta - Insiden senjata api yang tidak sengaja tertembak di Mapolres Jakarta Timur masih belum dapat ditelusuri kebenarannya. Aparat kepolisian di Polres Jakarta Timur tidak tahu kejadian yang terjadi di halaman rumahya sendiri.

"Terus terang saya masih belum mengetahui kejadian tersebut hingga saat ini, tadi saya masih di lapangan lalu saya juga langsung telepon anggota di sini dan katanya memang tidak ada," ujar Kabag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi saat dikonfirmasi di Mapolres Jakarta Timur, Jl. Matraman Raya, Jakarta Timur, Sabtu (12/10/2013).

Menurut Didik, CCTV yang ada di dekat lokasi apel sedang dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat dilihat rekamannya. Lokasi apel pun di lapangan terbuka sehingga kecil kemungkinan ada peluru yang tertembak ke plafon dan mengenai petugas.

"Kalau memang benar ada kejadian itu nanti akan saya kabari," imbuhnya.

Sama halnya dengan itu, pedagang makanan di kantin Mapolres pun tidak mengetahui kejadian tersebut. Ia datang ke kantin yang lokasinya persis di depan lapangan pada pukul 09.00 WIB.

"Dari saya datang sih tidak ada. Tapi kalau Sabtu memang biasanya apel dari jam 07.00 WIB," tutur pedagang kantin, Amin (38).

Sementara itu informasi yang dihimpun detikcom menyatakan bahwa terdapat tiga orang petugas mengalami luka akibat insiden tersebut. Pihak RS Premier Jatinegara pun menyatakan sempat ada petugas yang ke RS tadi pagi.

[URL="http://news.detik..com/read/2013/10/12/182706/2385394/10/polres-jakarta-timur-tutupi-insiden-senjata-api-di-markasnya?nd771104bcj"]sumber[/URL]

Setelah seringnya salah tangkap, salah tembak, salah sasaran, salah alamat, rekayasa kasus, jadi beking.... kini terjadi lagi, salahkan calo penerimaan polisi.....
Sisca Yofie apa kabar ya....???emoticon-Malu (S)

  • penerimaan polisi jangan pakai tarif bintara sekian, akpol sekian....
  • lebih banyak belajar psikologi pelayanan supaya sadar instansinya adalah pelayan masyarakat bukan minta dilayani masyarakat.
  • tingkatkan kemampuan dengan diklat, semua masyarakat Indonesia tau kualitas polri yang jauh dari mumpuni apalagi expert, anggotanya banyak yang tidak profesional dan banyak lagak di hadapan sipil
  • jauhkan dari bantuan luar negeri supaya netral dan tidak berpihak
  • cari dan buru anggotanya yang jadi beking
  • belajar dari polisi luar negeri yang netral dan profesional
  • kompolnas mandul, seharusnya seperti di luar negeri dimana kompolnasnya independen dan bisa memberi sanksi pimpinan.
  • anak buah salah yang disalahkan anak buah, padahal sistem komando apabila anak buah salah yang menerima hukuman adalah atasannya.
  • datangkan ahli religi yang bisa mengubah mental korup aparat kita


pak pol yg kita banggakan? lo aja ah gan gw mah ngga emoticon-Malu (S)


kalo soal fulus ga pernah salah kok...
beginilah kalau perekrutannya serampangan, sudah bukan rahasia lagi
detik yah??? emoticon-Cape d...
Kalo ada rame-rame yang menyangkut korps coklat, selalu jawaban pertama "tidak tahu"
kapan kita banggakan pak pol gan? gw kagak pernah sama sekali.. paling keluarganya pol aj yang banggakan..
gw sih ogan..

emoticon-Ngakak
miris gan emoticon-Berduka (S)
temen sma ane yg hobby tawuran n ngisep ganja justru sekarang jadi polantas emoticon-Hammer2
Wereng coklat....
Hama di negri kita....
emoticon-Smilie emoticon-Smilie
judul threadnya pake majas ironi ya gan biar ngga da polisi yg baca dan tersinggung? emoticon-Ngakak
Ane prihatin gan..