alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52592cf4bccb179f50000003/si-menggugat-harkitnas
SI menggugat Harkitnas.
Syarikat Islam Gugat Sejarah Nasional
Diposting Pada 10 Oct 2013
Ketua umum SI
Ketua umum SI Rahardjo Tjakraningrat (Foto: Republika.co.id)

JAKARTA_DAKTACOM: Salah satu ormas Islam tertua di Indonesia, Syarikat Islam (SI) menggugat sejarah awal pergerakan Indonesia. SI mengkritik penetapan hari kebangkitan nasional yang diperingati setiap 20 Mei bukan berdasarkan fakta sejarah.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Syarikat Islam, Rahardjo Tjakraningrat mengatakan, jika melihat fakta sejarah, SI hadir lebih awal ketimbang kelahiran Boedi Oetomo yang saat ini diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

“SI hadir pada 1905 pada waktu itu bernama Syarikat Dagang Islam, sedangkan Boedi Oetomo 1908. Selain itu SI merupakan organisasi pribumi yang berjuang melawan penjajah. Sedangkan Boedi Oetomo hanya terdiri dari kaum priyayi Jawa yang kompromi dengan kolonial saat itu,” ujarnya pada perayaan Milad SI ke 108 di Jakarta, Kamis (10/10).

Pada sejarah awal berdirinya, SI atau Syarikat Dagang Islam sudah menjadi organisasi politik. Terdiri dari beberapa pedagang pribumi yang kemudian berkembang menjadi perjuangan melawan penjajah pada saat itu.

Rahardjo mengingatkan Haji Samanhudi sebagai pendiri saat itu berjuang meningkatkan kesejahteraan pedagang pribumi yang dirugikan atas kebijakan kolonial. Perjuangan ini kemudian menyebar ke seluruh pelosok nusantara.

“Perlu diingat dari SI ini lahir tokoh besar perjuangan Indonesia, seperti HOS Cokroaminoto yang kemudian memunculkan berbagai aliran perjuangan bangsa Indonesia, Sukarno yang nasionalis, Semaun dan Muso yang komunis dan Kartosuwiryo yang Islamis,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, kiprah ini jauh bila dibandingkan jasa Boedi Oetomo. Karena itu, sudah seharusnya pemerintah kembali meluruskan sejarah bangsa. Khususnya peran para pedagang pribumi di seluruh Indonesia yang telah berjuang, termasuk jasa HOS Cokroaminoto yang melahirkan tokoh revolusi sekaliber Sukarno.

SI juga menggugat pelaksanaan ekonomi yang liberal dan pemerintahan yang cenderung mengarah kepada Demokrasi barat. “Kembalikan sistem politik kita yang mengenal musyawarah mufakat,” imbuhnya.***

Redaktur: Imran Nasution
Sumber : Republika.co.id

www.dakta.com/berita/nasional/50316/syarikat-islam-gugat-sejarah-nasional.html/


Sori agan agan..kalo repost..karena menurut ane artikel ini bagus untuk membantu meluruskan sejarah...kalo tidak diterima ya maaf..


bisa diuji,,, ane pertamax
ane maaf kan gan ... ane kaga terima.
Tenang! Masih banyak yg perlu diluruskan.
emoticon-Big Grin
Teruss... SI maunya tanggal berapa?

Sesepuh SI yg "benar-benar" berjuang aja kalo ane rasa ga protes tuh terhadap penetapan harkitnas.

Mungkin junior-junior atau keturunannya aja yg notabene generasi baperan jadi iri karena nama SI gak naik ke permukaan.

Apakah ada maksud terselubung di balik semua ini? Apakah SI berambisi untuk berkuasa menggantikan FPI yg sebentar lagi mau dilibas?

Kita tunggu saja kelanjutannya....
dan saat mereka ribut2 karena rebutan tanggal, anak sekolah masa bodo krn harkitnas kagak libur emoticon-Matabelo