alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5258cccac0cb17cf3c000007/quottragedi-menit-ke-832quot--kasus-akil-tvone-keceplosan-quotgolkar-nya-gak-usah-disebutquot
| "Tragedi menit ke 8:32" | Kasus Akil TvOne Keceplosan "Golkar-nya gak usah disebut"
| "Tragedi menit ke 8:32" | Kasus Akil TvOne Keceplosan "Golkar-nya gak usah disebut"
Media bisa menggiring opini publik untuk menjustifikasi seseorang bersalah dan menyebarluaskan aibnya ke seluruh dunia. Sebaliknya, media juga bisa menutupi kesalahan pihak tertentu dengan cara tidak memberitakannya.

TV One baru-baru ini dicurigai melakukan operasi tersebut setelah insiden "keceplosan" pada tayangan langsung breaking news, Rabu malam (2/10) pekan lalu.

Dikutip dari bersamadakwah.com Jum'at (11/10/2013), dalam video berdurasi 14 menit yang telah beredar di media sosial itu, dialog reporter tentang larangan penyebutan Partai Golkar ikut terekam dan terdengar jelas.

"Golkar-nya gak usah disebut ya," demikian seperti diucapkan reporter pada video di menit 8:32.

Sontak, beragam komentar negatif tertuju pada TV One yang mengesankan sedang melakukan operasi tertentu.

"Kok bisa itu keceplosan atau bagaimana," kata Rahma Ummu Fatih mengomentari video tersebut.

"Sebaik-baiknya bangkai ditutup ketauan juga," timpal Aji Teguh Prihatno.

Perlu diketahui, Akil Mochtar Ketua MK yang tertangkap tangan oleh KPK adalah mantan kader Golkar dan Chairunnisa Anggota DPR yang ikut dicokok pada kejadian itu juga merupakan kader Golkar.

[YOUTUBE]ZV58059e_G0#t[/YOUTUBE]

sumber

Begitulah ulah media milik orang politik, tidak akan independen
Ya kn ud ktauan siapa pemilik tv oon
repost detected nih..

baru aja nih berita jadi HT gan. liat2 dulu gan kalo bikin trit
bakal jadi HT nih emoticon-2 Jempol:

ane pejwan dulu
Quote:Original Posted By dNightmare
repost detected nih..

baru aja nih berita jadi HT gan. liat2 dulu gan kalo bikin trit


maklum gan, ni orang gag pernah liat kaskus halaman depan.. sumber berita terpercayanya PKSpuyengan emoticon-Ngakak
emoticon-Repost
memang pada akhirnya terserah pendengar dan pemirsa
×