alexa-tracking

Ketika Semangat Kemandirian JK Berbuah Panser Anoa

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5258a4c9f8ca17fa0700000b/ketika-semangat-kemandirian-jk-berbuah-panser-anoa
Thumbs up 
Ketika Semangat Kemandirian JK Berbuah Panser Anoa
Ketika Semangat Kemandirian JK Berbuah Panser Anoa
Sabtu, 12 Oktober 2013 05:44 WIB

Warta Kota/Alex Suban


Ketika Semangat Kemandirian JK Berbuah Panser Anoa
Anak-anak berkeliling menumpang Panser Anoa produksi Pindad dalam Pameran Alutsista TNI AD di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (4/10/2013). Pameran yang digelar dalam rangka HUT ke-68 TNI tersebut berlangsung dari 4-7 Oktober 2013. (Warta Kota/Alex Suban)


Quote:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa waktu lalu 3-7 Oktober 2013, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyelenggarakan pameran sistem persenjataannya.

Organisasi militer ini mempertunjukkan senjata-senjata sekaligus kendaraan miliknya tersebut dalam pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang digelar di pelataran Tugu Monas Jakarta.

Di antara stan-stan yang ada, stan TNI Angkatan Darat (TNI AD) cukup banyak mendapat perhatian. Salah satu kendaraan senjata yang paling menarik minat pengunjung adalah sebuah panser. Panser ANOA namanya. Yang khusus dalam acara ini adalah, para pengunjung ternyata bukan hanya dapat ‘melongo’ menyaksikan mobil baja ini. Mereka juga bisa ikut menaikinya, tentu bukan untuk diberangkatkan perang, tapi keliling Monas.

Namun yang menarik dan mengesankan dengan panser ini bukan hanya kekuatan atau kecanggihannya yang memang sudah seperti panser-panser buatan negara maju. Tapi adalah cerita dibalik baja-baja berjalan inilah yang jauh lebih menarik.

Ini semua diawali dari rasa gregetan-nya seorang Jusuf Kalla . Waktu itu tahun 2007 JK mencanangkan kebijakan kemandirian industri pertahanan. Ia gemas melihat alat persenjataan militer negeri ini kebanyakan impor, khususnya panser.

Dalam suatu kesempatan ceramah di Lemhanas beberapa waktu lalu, JK mengatakan “Masa (panser) yang seperti ini saja kita tidak bisa buat? Saya tanya pindad berapa biayanya. Katanya 7 milyar.”

Hitung-hitungan JK saat itu menunjukkan bahwa jika Indonesia impor, maka biayana adalah 1 juta dolar.
“Itu ‘kan 10 miliar? Waktu itu saya tegaskan, kita bisa buat sendiri dengan kualitas yang sama bahkan lebih baik!” kata mantan Wapres ini.

Waktu itu beberapa pihak termasuk dari TNI meragukan ide JK ini. Bagaimana keahliannya, itulah yang menjadi sumber keraguan. Tapi JK tak kehilangan akal.

“Saya panggil semua yang ahli menghadap. Siapa ahli trek, siapa ahli bodi, siapa ahli baja, siapa ahli listrik, siapa ahli kaca, saya kumpulkan mereka di kantor. Saya katakan, ‘Hei, kalian orang hebat di negeri ini, saya minta anda semua buat sesuatu untuk bangsa ini. Saya tak mau bayar, tapi Anda bantu negeri,” kata JK.

Masalah lain kemudian muncul. Bagaimana pembiayaannya? Waktu itu PT Pindad sama sekali tak punya kesanggupan finansial untuk proyek ketahanan ini.

“Bagaimana uangnya? Mudah saja. Saya panggil bank-bank pemerintah lalu saya tegaskan, ‘Hei bank, kasih dia (PT Pindad) 500 miliar.’ Waktu itu mereka bertanya tentang bagaimana dasarnya. Saya bilang, ‘Kau butuh apa?’ Keputusan pemerintah. Mudah saja. Saya langsung minta Bappenas buat proyek ini, juga Kemenhan buat proyek ini. Selesai,”ujarnya.

Masalah ternyata tak berhenti di situ saja. Waktu itu, bank-bank pemerintah masih meragukan permintaan JK agar mereka mengucurkan dana pinjaman pada PT Pindad. Namanya bukan JK kalau kehabisan akal.
JK menceritakan, “Waktu itu mereka (Bank-bank) bilang, ‘Wapres, siapa yang akan menjamin (pembayaran pinjamannya)? Lalu saya jawab, Menteri Keuangan yang akan menjamin. Kita (pemerintah) akan bayar tahun depan. Beres.”kata JK.

Maka, cerita JK, datanglah mereka para ahli yang sudah ia kumpulkan secara keroyokan ke PT Pindad. Setelah melalui serangkaian proses dan tahapan,jadilah buat panser setengah harga impor yang lebih hebat.

Kini Panser ANOA terus jadi favorit TNI jadi bagian alutsistanya. Seperti dilaporkan Kantor Berita Antara, panser ANOA milik TNI ini memang lebih baik dari buatan luar negeri misalnya dengan Panser VAB buatan Prancis.

Salah satu pembeda Anoa dan VAB terletak pada plat baja yang digunakan untuk melindungi kaca anti peluru. Apabila musuh menembak bagian kaca, maka plat baja itu yang melindungi sehingga tidak pecah. VAB tidak memiliki perlengkapan seperti ini.

Selain itu, bagian kabin Anoa telah dilengkapi dengan CCTV (kamera pengawas), NVG (alat deteksi malam hari), dan pendingin udara. Dengan kelengkapan tersebut Anoa menjadi lebih nyaman dari pada VAB yang belum dilengkapi semua kelengkapan itu.

“Kita selama ini dibodohi saja. Oleh orang lain atau juga diri kita sendiri! Kita impor ini-itu karena merasa tak bisa mandiri. Soal proses pemberian proyek ke Pindad, apa yang salah? Tak ada yang salah. Cuma satu yang bisa buat panser. Peraturannya kalau cuma satu tak perlu tender. Apalagi lebih murah,” kata Wakil Presiden RI 2004-2009 ini.


http://www.tribunnews.com/nasional/2...ah-panser-anoa

bikin anoa pake ahli trek emoticon-Bingung

kan bukan tracked vehicle emoticon-Hammer2
pokoknya bersyukur dulu, trus itu armornya ditambah lagi bisa g ya jadi anoa terminator, emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

tambahin ATGM atau pakai turret 105mm
maksudnya itu 'ahli trek' itu adalah 'ahli truk' kayaknya gan. ane tinggal di sulawesi tengah, orang sini nyebut 'truk' itu dengan 'trek', 'bus' diganti dengan 'bis'. mungkin udah jadi kebiasaan kali gan. emoticon-Ngakak

maklum kan JK orang sulwesi selatan gan, bahasa org sulsel juga gak beda jauh dengan bahasa org sulteng gan. masyarakat di sulteng, terdiri dari suku bugis (asal sulsel) yang kurang lebih jumlahnya sama dengan suku kaili (asli sulteng sendiri), jadi wajari aja klo itu pembauran bahasa gan emoticon-Big Grin
bersyukur saat itu ada pak JK.. atau nasib anoa hanya sebatas protype seperti rekan2nya.. emoticon-Malu (S)
Jadi ingat dulu namanya disebut Panser Sangkuriang karena mepetnya waktu yg ada sehingga dikebut sekedar membuktikan kalau PINDAD bisa bikin dan sempat dipamerkan
ane berharap.. produk2 ataupun prototipe yg sudah dibuat pt pindad/di yg lainya seharusnya membutuhkan kebijakan pengambil kebijakan di negeri ini,seperti yg dilakukan pak yusuf kalla...agar kemandirian bisa tercapai...amien2
Quote:Original Posted By SVDragunova
maksudnya itu 'ahli trek' itu adalah 'ahli truk' kayaknya gan. ane tinggal di sulawesi tengah, orang sini nyebut 'truk' itu dengan 'trek', 'bus' diganti dengan 'bis'. mungkin udah jadi kebiasaan kali gan. emoticon-Ngakak

maklum kan JK orang sulwesi selatan gan, bahasa org sulsel juga gak beda jauh dengan bahasa org sulteng gan. masyarakat di sulteng, terdiri dari suku bugis (asal sulsel) yang kurang lebih jumlahnya sama dengan suku kaili (asli sulteng sendiri), jadi wajari aja klo itu pembauran bahasa gan emoticon-Big Grin


Setuju sama atas saya. Di kampung saya juga sebutannya trek.
Yah, kalaupun memang benar pak JK manggil ahli "track" ya ngga apa apa juga, bukan orang industri militer ini, wajar lah salah salah dikit. Yang jelas kan Anoanya udah ada wujudnya sekarang.
berharap kalo pindad bisa bikin IFV secara mandiri sekelas BMP-3 untuk marinir, marder/puma untuk TNI-ADemoticon-Cendol (S)
Quote:Original Posted By wahwibson
berharap kalo pindad bisa bikin IFV secara mandiri sekelas BMP-3 untuk marinir, marder/puma untuk TNI-ADemoticon-Cendol (S)


SBS ? emoticon-Shutup
Quote:Original Posted By kimi mabok

SBS ? emoticon-Shutup

kok ane ngerasa SBS itu masih setingkat APCemoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By kimi mabok


SBS ? emoticon-Shutup


Susilo Bambang Senang emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kimi mabok


SBS ? emoticon-Shutup


Mending lisensi dagangan ente ya, Wiesel emoticon-Big Grin
Diatas pak JK bilang harga anoa setengah dr harga impor. Ini yg dimaksud harga impor itu apc yg mana ya?
Setau saya malah anoa itu ga murah, sekitar 8-9M per ekor. Bandingkan dgn BTR-80 yg konon 6M udah fully armed dgn fire system turret yg lumayan modern.
Lalu harga leo 2A4 second-hand yg jelas MBT dgn armor super tebal even unggul di atas rata2 MBT blok timur blom lg didukung fire. Control system yg sgt baik serta high-calibre 120mm gun yg jatuhnya 700rb USD per ekor. IMHO itu sih muraaahhh banget loh dibanding anoa yg 8M aja blm ada senjatanya
Quote:Original Posted By wahwibson
berharap kalo pindad bisa bikin IFV secara mandiri sekelas BMP-3 untuk marinir, marder/puma untuk TNI-ADemoticon-Cendol (S)

Kalopun bisa sih harapan sy juga ga mahal2 amat per unitnya. Khan ntar kalah saingan sama brg2 tsb spt BMP3 dan marder yg udah jelas2 lbh terbukti n proven scara operasional.

Quote:Original Posted By clay.keys
Diatas pak JK bilang harga anoa setengah dr harga impor. Ini yg dimaksud harga impor itu apc yg mana ya?
Setau saya malah anoa itu ga murah, sekitar 8-9M per ekor. Bandingkan dgn BTR-80 yg konon 6M udah fully armed dgn fire system turret yg lumayan modern.
Lalu harga leo 2A4 second-hand yg jelas MBT dgn armor super tebal even unggul di atas rata2 MBT blok timur blom lg didukung fire. Control system yg sgt baik serta high-calibre 120mm gun yg jatuhnya 700rb USD per ekor. IMHO itu sih muraaahhh banget loh dibanding anoa yg 8M aja blm ada senjatanya


Kalau yang dimaksud Pak Jusuf Kalla itu Iveco super AV, VABL, FN FARSS dan AMV Patria gimana? emoticon-Big Grin harganya rata rata pada maknyus tukh
Quote:Original Posted By clay.keys
Diatas pak JK bilang harga anoa setengah dr harga impor. Ini yg dimaksud harga impor itu apc yg mana ya?
Setau saya malah anoa itu ga murah, sekitar 8-9M per ekor. Bandingkan dgn BTR-80 yg konon 6M udah fully armed dgn fire system turret yg lumayan modern.
Lalu harga leo 2A4 second-hand yg jelas MBT dgn armor super tebal even unggul di atas rata2 MBT blok timur blom lg didukung fire. Control system yg sgt baik serta high-calibre 120mm gun yg jatuhnya 700rb USD per ekor. IMHO itu sih muraaahhh banget loh dibanding anoa yg 8M aja blm ada senjatanya

sebenarnya kalo mau lebih murah kalo beli jangan ngetengemoticon-Malu (S)
lalu bayar tepat waktuemoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By wahwibson

kok ane ngerasa SBS itu masih setingkat APCemoticon-Bingung (S)


Memang APC seperti M-113.TNI minta ranpur track yg bisa mengimbangi mobilitas Leuw 2 dan IFV Murder.
Quote:Original Posted By newmomotaro


Kalau yang dimaksud Pak Jusuf Kalla itu Iveco super AV, VABL, FN FARSS dan AMV Patria gimana? emoticon-Big Grin harganya rata rata pada maknyus tukh


Wah klo sama barang kinyis2 gitu sih emang lain emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By newmomotaro


Kalau yang dimaksud Pak Jusuf Kalla itu Iveco super AV, VABL, FN FARSS dan AMV Patria gimana? emoticon-Big Grin harganya rata rata pada maknyus tukh


iya, mungkin yang dimaksud yang barang baru. yang lebih murah dari Anoa memang banyak tapi rata-rata itu barang refurbished/upgrade dari stok lama.

Dan membuat sendiri juga mahal karena ada biaya R&D, Biaya investasi untuk fasilitas produksi, dan skala ekonomis
mudah2an 2014 ada orang dg tipikal ky gini muncul....amin