alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5256b55fbfcb17e05d000002/luthfi-akui-terima-rp-200-juta-di-spbu-pancoran
Luthfi Akui Terima Rp 200 Juta di SPBU Pancoran
Luthfi Akui Terima Rp 200 Juta di SPBU Pancoran

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Luthfi Hasan Ishaaq membenarkan menerima uang Rp 200 juta dari sopir Ahmad Fathanah bernama Nus Hasan. Penyerahan uang berlangsung di salah satu SPBU Pancoran, Jakarta Selatan, tapi Luthfi tak tahu muasal uang tersebut.

"Benar saya terima uang dari terdakwa, sekitar 200 juta," kata Luthfi saat memberian kesaksian untuk terdakwa suap kuota impor daging dan pencucian uang, Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum untuk Fathanah, diterangkan bahwa pada 27 Oktober 2012, Fathanah memberikan uang tunai sebesar Rp 200 juta kepada Luthfi. Uang itu diserahkan melalui sopir Fathanah setelah mengantar isterinya pulang lebih dulu.

Hasan membenarkan adanya pemberian uang Rp 200 juta kepada Luthfi. Uang tersebut, Hasan melanjutkan, dibungkus dalam sebuah tas. Namun, Luthfi meluruskan bahwa uang tersebut terkait utang piutang dengan Fathanah. Ia menegaskan bahwa Fathanah kerap berutang padanya.

Ketika ditemui Hasan, Luthfi menggunakan mobil VW Caravelle putih yang modifikasi audionya dibayari sekretaris pribadinya bernama Ahmad Zaky. Hasan memastikan uang itu diterima langsung Luthfi, yang saat itu menjabat Presiden PKS.

Code:
http://www.tribunnews.com/nasional/2013/10/10/luthfi-akui-terima-rp-200-juta-di-spbu-pancoran


Hmmm gimana neh Bung Fahri.... Konfirmasi?
kecil ini siihhh...ha sebanding ma aib nya...

Luthfi Pernah Atur Penempatan Pejabat di Pemda Sumut Lewat Gatot

Luthfi Akui Terima Rp 200 Juta di SPBU Pancoran

Terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq (LHI)(kiri) didampingi kuasa hukumnya menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2013). Persidangan dugaan suap kuota impor daging sapi di Kementrian Pertanian tersebut mendengarkan kesaksian dari Mentan Suswono seputar pertemuan dengan Luthfi Hasan, Ahmad Fathanah dan Maria Elizabeth Liman selaku Direktur Utama PT Indoguna Utama.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak hanya mengurus kuota impor daging di Kementerian Pertanian, saat masih menjabat Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, memiliki pengaruh luas sampai campur tangan menentukan penempatan pejabat di Pemerintah Daerah Sumatera Utara.

Hal tersebut terungkap dalam kesaksian Luthfi saat memberikan keterangan untuk terdakwa Ahmad Fathanah dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2013). Keterangan Luthfi meluncur setelah dipancing lewat pertanyaan jaksa penuntut umum.
Adalah jaksa Muhibuddin yang mempertanyakan Luthfi mengutus sekretaris pribadinya, Ahmad Zaky, dan Fathanah menemui kader PKS, yang juga Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, tak lain mempromosikan seorang kepala dinas setempat bernama Hasapangan.

"Pernah saya diminta tolong mengecek nama itu. Lalu saya minta memverifikasi kebenaran itu. Saya minta ke Ahmad Zaky atau terdakwa. Tentang posisi dia, si nama itu," terang Luthfi, yang belakangan mengaku permintaannya itu tak dipenuhi keduanya.

Jawaban Luthfi bertolak belakang dengan keterangan sebelumnya bahwa Zaky dan Fathanah bukan lah kader PKS, tapi kenapa kali ini diutus untuk mendatangi Gatot.

Belakangan, Luthfi mengelak dan mengatakan bahwa dirinya hanya mengutus dan mempercayakan kepada Zaky, bukan Fathanah.

Karena kerap mengelak, Jaksa Muhibuddin kemudian membacakan Berita Acara Pemeriksaan Luthfi. Dalam BAP itu ada petikan wawancara telepon yang menyatakan Zaky dan Fathanah kesulitan melobi sang pejabat.

"Ada percakapan dengan saksi Ahmad Fathanah, 'Ini belum berhasil syekh. Cuma sedikit.' Lalu dijawab saudara saksi, 'Kekuatan antum di negosiasi.' Maksudnya apa itu?," tanya jaksa Muhibuddin berharap Luthfi memberikan penjalan soal wawancara ini.

Luthfi terpojok, lalu menjabarkan agak panjang. Dia berdalih, waktu itu ada seorang anggota DPR dari partai berbeda menitipkan kepada seorang pejabat yang harus dipromosikan dan mau melobi Gatot untuk melaksanakan hal itu. Diketahui, bahwa Fathanah mengakui Gatot sulit dilobi.
ada-ada aja dikasi duit smp 200jt kok ga tau duit apa.
Brati dikalangan pejabat Indo duit 200jt recehan bgt yahemoticon-Bingung (S)
Luthfi Akui Terima Rp 200 Juta di SPBU Pancoran
kebenaran itu sederhana
kebohongan itu berbelit-belit emoticon-Cool

klo pushtun serah terimanya di mana tadz? emoticon-Ngakakemoticon-Sorryemoticon-Ngakak
ngakunya baru 200 juta. tau deh sisanya berapa? emoticon-Cape d...