alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52564f34a3cb17ca2b000018/tni-sebut-amerika-pelit-teknologi
TNI Sebut Amerika Pelit Teknologi
Pemerintah dalam pengadaan alat utama sistem senjata atau Alutsista menjalin kerja sama dengan beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Perancis, dan Korea Selatan. Masing-masing negara produsen tersebut mempunyai keunggulan teknologi tersendiri.

Dari kerja sama itu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Sisriadi Iskandar mengungkapkan ada strategi tersendiri dari pemerintah Indonesia.

Sisriadi menegaskan pemerintah tidak terikat pada negara tertentu karena Indonesia punya pengalaman embargo tahun 1990-an hingga 2000-an oleh Amerika. Indonesia punya pesawat tapi tidak dapat terbang karena suku cadangnya tak bisa dibelikan.

"Karena pengalaman itu makanya kita jadi beli di mana-mana, jadi diembargo di sini kita masih bisa beli di sana,” ujar dia kepada detikcom, kemarin. Selain itu, pemerintah juga tak mau membeli alutsista dari satu sumber karena alasan teknologi. “Amerika itu pelit enggak mau kalau sekalian sama teknologinya,” kata Sisriadi.

Persoalan transfer teknologi memang jadi perhatian tersendiri. Untuk mengoperasikan alat-alat super canggih itu diperlukan keterampilan sumber daya manusia yang tinggi.

Sesuai Undang-Undang Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, dalam setiap pembelian sistem senjata dari luar negeri wajib ada konten lokal. Bentuknya antara lain pelatihan, kerja sama pembuatan, dan kerja sama operasi.

Sisriadi berujar, kerja sama PT Dirgantara Indonesia dengan Kanada adalah salah satu bentuk kerja sama dan transfer teknologi tersebut. Sementara dari produsen lain, pembelian senjata juga umumnya sepaket dengan training.

"Setiap kontrak ada klausul bahwa operator akan dilatih di negara itu. Dan yang kita kirim adalah tenaga-tenaga intinya, jadi nanti dia pulang akan menyebarkan ilmu,” jelasnya. Dia optimistis kemampuan prajurit Tanah Air bisa mengimbangi kecanggihan teknologi alutsista yang baru.

Anggota Komisi Pertahanan dan Luar Negeri DPR, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati atau Nuning mengatakan sudah seharusnya industri pertahanan dalam negeri diberi kesempatan besar untuk pembuatan alutsista TNI.

"Ini untuk menyesuaikan kebutuhan teritorial wilayah negara dan sistem kemandirian dalam kemampuan yang bisa terus berkembang," ujar politikus Partai Hanura ini kepada detikcom, kemarin.


sumber: [url]http://news.detik..com/read/2013/10/10/130103/2383450/10/1/tni-sebut-amerika-pelit-teknologi[/url]

=============================

coba kalo belinya banyak pak... siapa tau gak terlalu pelit
Coba tanya aja ke pakistan, Turkiye, Israel, Jepang, UK, hingga Korea Selatan sudah berapa banyak transfer teknologi yang dia dapatkan dari US emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak syaratnya kalau beli jangan ngeteng
nach kan jamaah ngetengiyah wal teoteniya wal mbuletiyahemoticon-Ngakak
bukan pelit tot, di kamus bahasa sana kenalnya cm lisensi...
nah.. amrik taunya lisensi... kita teotiyah wabil ngetengiyah... gak nyambung dah.
nogmongin ToT selain gak boleh ngeteng ya harus juga ngeliat pihak sini bisa gak nerima ToT. coba ada perusahaan sekelas mitsubishi heavy industries di indonesia.
Quote:Original Posted By newmomotaro
Coba tanya aja ke pakistan, Turkiye, Israel, Jepang, UK, hingga Korea Selatan sudah berapa banyak transfer teknologi yang dia dapatkan dari US emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak syaratnya kalau beli jangan ngeteng


bukan cuma beli banyak, ada "syarat" lain kalo mau TOT, negara2 yg disebut di atas kan punya bargain masing2.
kita ini emang maunya enak sendiri dan instan emoticon-Ngakak:
memangnya kalo sdh dikasih lisensi atau ToT kita siap?

benahi dulu infrastruktur, tingkatkan biaya riset, hargai para peneliti dgn meningkatkan kesejahteraan mereka...

kalo semua belum diwujudkan kita g mungkin akan jd bngsa yg mandiri....walaupun diberi ribuan lisensi dan ToT dari penjuru dunia....
kalau ameriki pelit ya cari negara lain dong, gitu aja kok repot... emoticon-Ngakak (S) emoticon-Hammer (S):
Dia yang pelit .... apa kita yang kebanyakan maunya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By mr.yakhont
Dia yang pelit .... apa kita yang kebanyakan maunya emoticon-Big Grin


lha iki.. bisa jadi begitu, beli gak sekodi, nawarnya kayak beli satu kontener.. emoticon-Big Grin emoticon-Stick Out Tongue
sebenarnya TOT seperti apa yg di harapkan. Kan gak semua teknologi akan di berikan dengan mudahnya.. emoticon-Malu (S)
disinilah letak penyakitnya ngarep TOT, sampe training pun di anggap TOT juga emoticon-Ngakak

jangankan beli sedikit, beli banyak pun belum tentu juga di kasih.

Ibaratnya kita makan enak di rumah teman, ketahuan klo makanan yg enak gitu selain krn resep dan bahannya maknyus juga perlu peralatan yg memadai. Mau masak beef wellington, walaupun tahu resep dan teknik masaknya, masa masaknya pake belanga tanah liat ! kudu beli oven nya sendiri lah, keluar duit lagi itu.
Mama riki pelit takut kalo udah tot malah bs bikin sendiri sparepartnya gak bs diembargo lg kl dituduh melanggar hamburger..
Kalo kondisi kayak sekarang kira kira US masih mau kasih hibah ama ToT gak Nyot? Jangan jangan malah dijual mahal untuk tutupin defisit anggarannya..??
Udah tau pelit kenapa beli kesono mulu pak
Dan hibah, minta ToT lagi..........how typicalemoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By Chemodh
Kalo kondisi kayak sekarang kira kira US masih mau kasih hibah ama ToT gak Nyot? Jangan jangan malah dijual mahal untuk tutupin defisit anggarannya..??


Kalo dibandingin ama Rusia bgm?? Versi ekspor alutsista dari Rusia jg downgradeemoticon-Bingung (S)
emangnya klo beli bekas bisa dikasih TOT gitu....
ya jelas pelit lha sekarang non rika temennya neng ausie. neng ausie udah dianggep mampu menjaga keseimbangan kawasan dan zero konflik. neng rika sudah ngak butuh indonesia dan kita nya saja yg masih ke geer an. wake up....
Quote:Original Posted By sukirwan
ya jelas pelit lha sekarang non rika temennya neng ausie. neng ausie udah dianggep mampu menjaga keseimbangan kawasan dan zero konflik. neng rika sudah ngak butuh indonesia dan kita nya saja yg masih ke geer an. wake up....

ente yang harus wake up.....
pola pikir 10 tahun yang lalu masih dipake emoticon-Nohope