alexa-tracking

Tak Seperti Jokowi, Pak Nur Mahmudi Sosok Teladan yang Tak Terekspos Media

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52564486128b466555000001/tak-seperti-jokowi-pak-nur-mahmudi-sosok-teladan-yang-tak-terekspos-media
Tak Seperti Jokowi, Pak Nur Mahmudi Sosok Teladan yang Tak Terekspos Media
Tak Seperti Jokowi, Pak Nur Mahmudi Sosok Teladan yang Tak Terekspos Media
Dua kali menjabat sebagai Walikota Depok banyak prestasi yang telah beliau raih. Tak banyak yang tahu karena sosok beliau yang sederhana tak terlalu terekspos media seperti halnya pejabat-pejabat lainnya yang dengan sedikit sensasi tiba-tiba menjadi terkenal khalayak publik.

Pak Nur Mahmudi apa adanya, tak dibuat-buat, namun dibalik kesedarhanaannya tersimpan sosok luar biasa hingga mendapat julukan sebagai 'Ulama yang Intelek' dan 'Intelek yang Ulama' dari pimpinan Muhammadiyah Depok, KH Wazir Nuri.

Semoga sedikit ungkapan jujur dari Siti Afina Zahrah, seorang Mahasiswi Akuntansi ini, dapat membuka mata kita tentang Sosok Teladan yang dapat menjadi contoh tentang bagaimana menjadi pribadi yang bermanfaat.

Rangkuman Twit Sosok Teladan Pak Nur Mahmudi:

1. Berawal dari tugas mata kuliah etika profesi untuk mem-publish profil pelayan publik teladan.

2. Klo blh jujur, sy blum prnah mngalami pelayanan publik yg sngat prima/mnyaksikn sosok pelayan publik yg brkualitas scr langsung.

3. Maka saya memutuskan untuk mencarinya lewat media, utamanya lewat dunia maya. #SosokTeladan

4. Akhirnya, sy menemukan sosok tersebut, yg menurut pmberitaan media maya, sangat cocok menyandang predikat pelayan publik teladan. #SosokTeladan

5. Dan beliau adalah Pak Nur Mahmudi Ismail, Walikota Depok. Sosok Teladan Pelayanan Publik.

6. Sedikit tentang Pak Nurmahmudi Ismail, yg saya sarikan dari beberapa artikel, yg kemudian saya ramu dengan bahasa saya sendiri.

7. Simpati saya pada Pak Nur (begitu beliau biasa disapa), bermulai ketika saya membaca sebuah artikel.

8. Dalam artikel disebutkan bahwa pak nur ikut serta membersihkan sampah di sungai bersama dengan petugas kebersihan. #SosokTeladan

9. Mungkin kita berpendapat, ‘pejabat publik kan memang biasa seperti itu, toh tujuannya untuk menarik simpati’.

10. Tapi tidak,ternyata yg menyaksikannya bukanlah para wartawan, melainkan hanya segelintir org yg melintas yg kebetulan ‘ngeh’.

11. Bahwa orang yang sedang mengais sampah di kali tersebut adalah Pak Nur Mahmudi, Walikota Depok.

12. Hal itu beliau lakukan sebagai bentuk teladan langsung kepada rakyatnya untuk peduli kepada kebersihan lingkungan.

13. Dalam artikel lain, saya temukan pak nur yang sedang menggunakan transportasi umum dan berbincang dengan penumpang. #SosokTeladan

14. Bahkan orang yang menyaksikannya sempat mengabadikan momen beliau sedang bercengkrama akrab
Tak Seperti Jokowi, Pak Nur Mahmudi Sosok Teladan yang Tak Terekspos Media
15. Pak Nur memang sering naik angkot atau kereta, agar bisa berkomunikasi langsung dengan masyarakat, menyerap berbagai aspirasi.

16. Tak ada awak media yang meliputnya, foto tadi didapatkan dari penumpang yang menguploadnya ke dunia maya, kemudian tersebar. #SosokTeladan

17. Hal ini juga memberikan bukti nyata atas teori yang selama ini saya pelajari..

18. Bahwa bagaimanapun seseorang menyembunyikan kebaikannya, pasti akan tetap tercium wanginya.

19. Sy kemudian tuk mengenal lbh dlm Pak Walikota yg pernah menjabat sbg Menteri Kehutanan RI tersebut.

20. Ternyata banyak sekali prestasi-prestasi yang sudah pak nur raih selama menjabat menteri hingga menjadi walikota depok.

21. Prestasi yg pernah diraih slh satunya adlh Tender pengadaan barang paling transparan se-Indonesia (versi KPK, Kominfo & Bappenas). #SosokTeladan

22. Sbg walikota depok, prestasi beliau Angka Kematian bayi terendah seindonesia, angka harapan hidup tertinggi ke 2 se indonesia.

23. Banyak lagi prestasi yang lainnya, yang membuat saya semakin kagum dengan pribadi beliau.

24. Saya baca di artikel lain, pak nur selain sebagai politisi juga sebagai ulama yang lahir dari lingkungan pesantren di kediri. #SosokTeladan

25. Beliau alumni Pondok Pesantren Salafiyah, Al-Ishlah pimpinan KH Thoha Mu’id, di Bandar Kidul, dekat Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

26. Di pesantren inilah Pak Nur mendapatkan dasar pendidikan keislaman bernuansa Nahdliyin. Sholat berjamaah, sholawat, dziki & tahlil.

27. Dasar pendidikan Islam itu dikombinasikannya dgn keilmuan umum dengan melanjutkan studinya ke Institut Pertanian Bogor (IPB).

28. Pak Nur mendapatkan gelar S-1 di bidang Teknologi Pangan dan Gizi.

29. Pak Nur mendapatkan beasiswa tuk mlanjutkan kuliah ke Texas A & M University, Amerika Serikat sampai meraih gelar S-2 dan S-3. #SosokTeladan

30. Kedua gelar itu, diraihnya dengan predikat cum-laude di bidang ilmu teknologi pangan.

31. Perpaduan pendidikan dua kutub ilmu terpatri dalam dirinya, menjadikannya satu dari sedikit ulama yang menguasai bidang sains.

32. Dan satu dari sedikit ilmuwan yang menguasai ilmu Islam.

33. Tak heran jk beliau mendapat julukan ”ulama yg intelek dan intelek yg ulama” dari pimpinan Muhammadiyah Depok, KH. Wazir Nuri.

34. Istri beliau juga seorang penghafal Al-qur’an/Hafidzah. Lengklaplah sudah kehidupan beliau dgn dianugrahi istri yg sholehah. #SosokTeladan

35. Subhanallah. Semoga banyak lagi pemimpin di negeri ini yang kapabilitas dan kualitasnya seperti beliau.

36. Pejabat Publik yang teladan adalah yang memberikan pelayanan terbaik untuk rakyatnya, baik kata maupun aksi nyata.

37. Dan pak nur mahmudi tlh memberikan contoh ttg bagaimana menjadi pelayan publik yg baik dengan prestasi2 yg telah beliau raih.

38. Saya tidak ragu untuk menjadikan beliau sebagai #SosokTeladan dalam pelayanan publik, insya alloh depok akan menjadi lebih baik.

Spoiler for pic 1:


Spoiler for pic 2:


Spoiler for pic 3:


Spoiler for pic 4:


Spoiler for pic 5:


Spoiler for pic 6:


Spoiler for pic 7:


Spoiler for pic 8:



ember

Teruskan prestasimu pak Nur Mahmudi, semoga Depok menjadi Kota yang bisa dicontoh kota lainnya. Pelayanan prima
ajarin cara megang sekop dulu gan
sumbernya dari payungan.com emoticon-Nohope
Yang penting pake tangan kanan gan emoticon-Big Grin
kalau ada yang baik ya diapresiasi.. nur mahmudi sejauh ini belum ketangkep KPK.. soal kinerja juga ga parah2 banget kaan? iya ga? obyektif dong emoticon-Big Grin

TS sumber beritanya dari situs haram
kasihan ya ampe jungkir balik ngga ada yg ngeliput
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)

jangan lupa pake tangan kanan makannya emoticon-Stick Out Tongue
orang nya sebagai individu mungkin fine2 sajah,


tetapi kalu orientasi dia cuman melayani kepentingan kelompok tertentu seperti junjungan nya yang lagi diadili dia hanya baik untuk lingkungan punyengan sajah ... sebaiknya jadi walikota ato raja puyengan saja lah emoticon-Ngakak
Tak Seperti Jokowi, Pak Nur Mahmudi Sosok Teladan yang Tak Terekspos Media
emoticon-Ngakak Bangga ya jadi penipu warga Depok ye.

Buntut Suap Akil, Nur Mahmudi Kembali Digoyang
Marieska Harya Virdhani - Okezone
Senin, 7 Oktober 2013 15:36 wib

Tak Seperti Jokowi, Pak Nur Mahmudi Sosok Teladan yang Tak Terekspos Media

DEPOK- Penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar mulai berbuntut panjang. Pasalnya, MK diminta untuk meninjau ulang keputusan terkait sengketa Pilkada yang telah diputuskan sebelumnya, lantaran keputusan-keputusan itu terindikasi suap.

Setelah sejumlah warga Lebak melakukan aksi unjuk rasa menuntut peninjauan kembali keputusan MK tentang Pilkada Lebak, kini giliran warga Depok yang kembali menggoyang isu sengketa Pilkada.

Untuk diketahui, dua periode pilkada Depok berturut - turut berakhir dengan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Kedua Pemilukada tersebut terpilih Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail. Isu sengketa tersebut kini dimunculkan kembali pasca terungkapnya kasus dugaan suap yang menjerat Akil.

Hari ini sebanyak 20 orang dari Depok berangkat dari Jalan Arief Rahman Hakim, Pancoran Mas, Depok menuju MK. "Betul telah berangkat 20 Orang massa elemen dari Komando Rakyat Semesta (KORSA) pimpinan Akbar Husein yang melakukan aksi unjuk rasa di Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta," ujar Kabagops Polresta Depok Kompol Suratno, Senin (07/10/2013).

Tuntutan mereka yakni hukum mati Akil Mochtar, serta usut kembali sampai tuntas semua proses persidangan sengketa Pemilukada se- Indonesia yang terindikasi suap di MK.

Termasuk menggoyang Nur Mahmudi Ismail yang memenangkan dua kali sengketa Pemilukada Depok tahun 2005 dan 2010. Sebelumnya bahkan massa sempat mendesak agar Mendagri mengabulkan Pemilukada ulang di Depok. "Kendaraan yang digunakan satu unit mobil angkot dan dan satu 5 unit sepeda motor," tutup Suratno.

Code:
http://jakarta.okezone.com/read/2013/10/07/501/877808/buntut-suap-akil-nur-mahmudi-kembali-digoyang



Quote:Original Posted By cow.shake
Desak Pencopotan Nur Mahmudi, Massa Depok Datangi Kemendagri
Ini terkait sengketa Pilkada Kota Depok. Lalu apa tanggapan Mendagri?

Senin, 2 September 2013, 17:28 Desy Afrianti, Zahrul Darmawan (Depok)



VIVAnews - Kisruh Pilkada Depok terkait kepemimpinan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan wakilnya, Idris Abdul Somad masih berlanjut. Massa yang tergabung dari berbagai aliansi dan partai politik di Depok hari ini mendatangi kantor Kementerian Dalam Negeri di Jalan Medan Merdeka Utara.

Mereka mendesak Kemendagri menindaklanjuti sengketa Pilkada yang dinilainya cacat hukum dan mengeluarkan surat pemberhentian untuk Nur Mahmudi dan wakilnya.

"Mendagri juga harus menunjuk pengganti sementara (Plt) Wali Kota Depok-Wakil Wali Kota Depok, yang kami nilai saat ini cacat hukum," kata Ketua Harian DPD II Partai Golkar Depok, Poltak Hutagaol, Senin, 2 September 2013.

Jika tidak ada tindaklanjut dari Kemendagri, demonstran ancam menggelar aksi lebih besar dengan mengajak berbagai ormas.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum Kota Depok akhirnya mengeluarkan surat pencabutan Surat Keputusan (SK) yang menegaskan bahwa pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok saat ini ilegal, pada 21 Juni 2013 lalu.

Surat pencabutan itu tertuang dalam SK No 24/kpts/R/KPU Kota-011.329181/2010 tentang penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok periode 2011-2016.

"Surat keputusan itu dikeluarkan untuk memenuhi permintaan DPRD Depok dan salah satu pasangan calon yang pada saat itu menggugat," kata Ketua KPUD Depok, Raden Salamun.

Sebelumnya DPRD Depok juga mengeluarkan surat pada 26 November 2012 yang ditujukan kepada KPU Kota Depok untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung nomor 14 K/TUN/ 2012 tanggal 4 Juli 2012.

Putusan itu berisi pembatalan SK KPU Kota Depok tanggal 24 Agustus 2010 tentang Penetapan Pasangan Calon dan Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Depok dalam Pemilukada 2010.

KPU Kota Depok, lanjut Salamun, berupaya mempertahankan SK no 23 dan 24 namun kandas karena dianggap sudah sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Hingga pada tahun 2012 MA mengeluarkan putusan nomor 9 dan 10/Kpts/R/KPU-Kota-011.329181/2013 tentang pencabutan dua SK KPUD terkait pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok tahun 2010.

"Jika DPRD menghendaki adanya Pilkada ulang, maka segera dilakukan. Kami akan lebih menjunjung tinggi keputusan Kemendagri daripada DPRD, karena wewenang pengangkatan dan pencopotan wali Kota ada di tangan menteri. Dan kami tidak akan melakukan pemilihan ulang, jika Kemendagri belum memberhentikan dulu Wali Kota."

Tanggapan Mendagri

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan bahwa putusan Mahkamah Agung terkait hasil Pemilihan Wali Kota Depok tidak bisa menonaktifkan Nur Mahmudi Ismail dari jabatannya. Meski MK telah memutuskan bahwa keputusan KPU Kota Depok terdahulu dibatalkan, namun menurut Gamawan, keadaan hukum saat ini sudah berubah.

"Apakah kita akan kembali ke dua tahun sebelumnya? Itu sesuatu yang tidak mungkin. Keputusan MA ini sangat sulit kita eksekusi. Kecuali kalau belum pilkada. Pilkada sudah berlangsung, sudah selesai," ujar Gamawan.

Gamawan mengaku sudah mengkonsultasikan masalah ini kepada sejumlah pakar hukum, termasuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidiqqie. Untuk itu, Gamawan mengatakan, Nur Mahmudi masih menjabat sebagai wali kota Depok. Sebab, dalam putusan MA itu tidak mengatur soal pemilihan ulang.

Code:
http://metro.news.viva.co.id/news/read/440965-desak-pencopotan-nur-mahmudi--massa-depok-datangi-kemendagri


emoticon-Ngakak Nasib dah warga Depok dikibulin terus.


emoticon-Ngakak Siap2 saja kena si tonggos.
alamaaak muncul juga si r4bia emoticon-Big Grin

BP itu lengkap fensboinya
wanonta ada r4bia
wanbabi ada si zhouxian
emoticon-Ngakak (S)
Ada yg bisa bukti in apa merakyatnya sblm blusukan populer?
Quote:Original Posted By broony
sumbernya dari payungan.com emoticon-Nohope

kasihan, mau cari kesalahan pak nur mahmudi ga ketemu.
tapi lumayan lah, bisa nyalahin sumbernya.
good job bro
lama juga nih orang gak nongol di kaskus... dan akhirnya setelah sekian lama nongol lagi emoticon-Embarrassment
masuk depok sekarang sudah seperti masuk kawasan kota aja ternyata arsiteknya nur mahmudi yah emoticon-Matabelo
.....Ahh sudalah wkwkkwkkwkwemoticon-Big Grin cuma saran buat TS kalo mau cari simpati jgn di banding"kan malah ntar jd bumerang hehe...ane ga pusing mau siapa aja kalo kerjanya bagus ya harus di apreasi emoticon-Big Grin mau dari mana aja
ijin mantau, gan

fyi, ane ngetik postingan ini pakai tangan kiri lho
cmn bisa ngakak aja
emoticon-Ngakak
bukan krn isi beritanya tp sakit hati TS emoticon-Malu (S)
untuk siang ini .. TS sudah dapat kah..??

Tak Seperti Jokowi, Pak Nur Mahmudi Sosok Teladan yang Tak Terekspos Media
jgn lupa cebok pke tangan kanan...
nur mahmudi selama jadi walikota ambil gaji gk? jokowi selama jadi walikota gk pernah ambil gaji