alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5253f79541cb178770000002/ga-ada-rotan-akar-pun-jadi
Ga Ada Rotan, Akar pun Jadi
Arhanud TNI AD Lirik Rudal MANPADS QW-3

Ga Ada Rotan, Akar pun Jadi
Install QW-3 pada platform peluncur di truk SX 2110

Menuju MEF (minimum essential force) tahun 2014, elemen Arhanud TNI AD mendapat jatah modernisasi beragam alutsista. Yang cukup mendapat sorotan adalah penambahan jenis rudal darat ke udara (SAM/surface to air missile). Rudal yang digadang menuju MEF 2014 diantaranya rudal Mistral Atlas dan rudal Starstreak, kedua rudal ini memang punya teknologi canggih dengan sensor penjejak yang sensitif. Tapi harus diakui, kedua rudal baru Arhanud TNI AD yang disebut barusan masih bersandar pada platform MANPADS (Man Portable Air Defense System) yang masuk kelompok SHORAD (short range air defence), alias pertahan udara jarak dekat.

Lalu, apakah Arhanud TNI AD bakal ada rencana memboyong jenis SAM jarak jauh, seperti halnya rudal S-300 buatan Rusia? Jawaban pastinya mungkin hanya pihak Kemhan (Kementrian Pertahanan) RI yang tahu. Tapi berdasarkan analisa, nampaknya dalam waktu dekat RI belum berencana mengadopsi jenis SAM yang bisa bikin keder pesawat mata-mata asing dan black flight ini. Justru diluar kedatangan Mistral dan Starstreak, Arhanud TNI AD kini sedang melirik untuk mengadopsi jenis rudal di kelas SHORAD, yang dimaksud bukan rudal besutan AS, Eropa Barat, atau Eropa Timur, tapi rudal QW-3 buatan Cina.

Bagi pemerhati alutsista, nama QW-3 tentu sudah tidak asing. Pasalnya sejak tahun 2010, Paskhas TNI AU sudah menggunakan QW-3 untuk tugas pertahanan pangkalan. Seperti halnya rudal Grom, Mistral, dan Strela, QW-3 juga platform dasarnya adalah MANPADS. Dalam gelar operasional di lingkungan Paskhas, rudal ini memang diopersikan secara nanual, bisa dipanggul oleh seorang prajurit, tapi dapat juga dipasang pada dudukan tripod di kendaraan jip, sehingga mobilitasnya dapat bertambah.

Ga Ada Rotan, Akar pun Jadi
Platform peluncur, dalam kondisi tanpa rudal. Saat tampil di pameran Alutisista TNI AD 2013

Bagaimana dengan QW-3 yang rencananya akan diboyong TNI AD? Nampak dalam pameran Alutsista TNI AD 2013 (3-7 Oktober 2013), QW-3 tidak tampil ‘polos’ seperti yang digunakan Paskhas TNIAU, melainkan QW-3 sudah disiapkan dalam dudukan platform penembakkan secara otomatis dan terintegrasi. QW-3 ditempatkan dalam platform yang terdiri dari empat dudukan peluncur dari atas truk Shaanxi SX 2110 4×4. Konsepnya mirip dengan peluncur Poprad untuk rudal Grom yang juga digunakan Arhanud TNI AD. Seketika rudal habis setelah ditembakkan, maka awak dalam hitungan detik dapat memasang rudal yang baru. Rudal cadangan pun ditempatkan pada truk peluncur tersebut.

Urusan integrasi antara radar, sistem penembakan otomatis, dan komposit senjata, bukan sesuatu yang asing bagi Arhanud TNI AD. Sejak era rudal Rapier, Bofors RBS-70, dan Grom, masing-masing sista tersebut sudah hadir dengan perangkat radar pasangannya sendiri-sendiri, seperti RBS-70 dengan radar Giraffe, dan rudal Grom dengan MMSR (Mobile Multibeam Search Radar). Nah, sama halnya dengan QW-3, karena sudah berlaku serba otomatis, rudal ini masuk skenario yang mirip dengan Kobra Modular Air Defence System pada sista rudal Grom.

Rudal QW-3 dalam pameran Alutsista TNI AD 2013, ditampilkan dalam wujud TD-2000B Missile Gun Integrated Weapon System. Ini artinya, truk peluncur tidak bisa bekerja sendirian, melainkan perlu keterpaduan dengan unsur yang lain. Dalam wujud truk SX 2110 4×4, ada perangkat FCDV-1. Peran perangkat ini sebagai Optoelectronic tracker dan FCC (fire control computer). Optoelectronic tracker dapat dioperasikan dengan dukungan penjejak otomatis untuk rudal musuh ≥ 7km dan penjejak pesawat musuh ≥ 15km. Selain itu, juga dilengkapi infrared thermal imaginer. Fungsi sebagai FCC, perangkat ini dapat mengendalikan hingga 8 rudal. Tidak itu saja, TD-2000B berlaku komposit, dimana FCC secara terpadu juga dapat mengendalikan tembakan secara otomatis enam pucuk meriam S-60 kaliber 57mm.

Selain FCDV-1, dalam TD-2000B Missle Gun Integrated Weapon System juga ada radar SR-74. Radar SR-74 juga dipasang pada dudukan truk, yakni jenis SX 2153B 6×6. Pada perangkat inilah, fungsi pengindraan dipercayakan. Secara umum radar SR-74 memiliki jarak pencarian untuk pesawat tempur hingga radius 40km, sedangkan untuk rudal penjelajah 12km. Ketinggian maksimum deteksi hingga 5km, dengan impact probability : 95% (pesawat) dan 60% (rudal). Sementara killing probability : 70% (pesawat) dan 45% (rudal). Dalam kondisi pertempuran, waktu reaksi sistem dengan rudal QW-3 butuh waktu 8 sampai 10 detik. Sederhananya, keberadaan radar mobile ini mirip dengan radar Giraffe buatan Swedia.

Lain Arhanud TNI AD, lain pula Paskhas TNIAU. Dalam gelar tempurnya, satbak (satuan tembak) QW-3 Paskhas juga butuh bantuan radar untuk mendeteksi kedatangan pesawat musuh. Tapi radar yang digunakan Paskhas terbilang mini, yakni dalam plafform jip 4×4. Untuk tahu lebih detail spesifikasinya, silahkan klik TH-5711 Smart Hunter.

Mengapa QW-3? Meski buatan Cina, bukan berarti kemampuan rudal ini low end. Kami telah mengupas cukup panjang tentang rudal ini ditulisan terdahulu. Singkat cerita, QW-3 punya jarak tembak hingga 8km dengan ketinggian maksimum 5km. Tidak seperti Strela dan Grom yang mengandalkan pemandu passive infrared, maka QW-3 menggunakan pemandu laser yang ditempatkan pada moncongnya. Dengan pemandu laser, QW-3 lebih tahan terhadap pengecoh panas (flare) yang dimuntahkan pesawat lawan. Untuk mendukung manuver tinggi, QW-3 sudah dilengkapi mikro komputer dan kemampuan anti jamming.

Ga Ada Rotan, Akar pun Jadi
QW-3 dioperasikan oleh personel Paskhas TNI AU

Tidak mudah bagi jet tempur untuk lolos bila telah dikunci QW-3, sebab rudal seberat 23kg ini mampu melesat hingga 2,7 Mach, terbilang tinggi untuk kelas rudal MANPADS. Hulu ledaknya mengadopsi jenis high explosive fragmentation dengan radius kehancuran hingga tiga meter. Rudal QW-3 beserta TD-2000B Missile Gun Integrated Weapon System telah diuji penembakkan pada 4 Februari 2013 di wilayah Garut, Jawa barat. Sasarannya menggunakan target drone S-70 buatan Cina.

Boleh jadi spesifikasi QW-3 yang membuat TNI AD tertarik. Tapi pendapat kami, sudah waktunya bagi TNI AD mengadopsi medium – long range SAM. Keberadaan rudal jelas ini punya implikasi strategis, dan mampu menambah daya deteren militer Indonesia dikawasan. Karena medium – long range SAM pengadaannya tidak murah, kontroversi pun harus siap dihadapi dari dalam dan luar negeri. Tapi toh, semuanya akan berlalu, seperti ribut-ribut soal wacana pembelian MBT Leopard tahun lalu. Militer Indonesia harus dikenalkan pada sesuatu yang baru. Entah nantinya bakal digunakan atau tidak, update alutsista di level yang lebih maju harus dilakukan. Lain dari itu semua, daya deteren adalah nilai yang mahal dalam babak pyswar. (Haryo Adjie Nogo Seno)



Ga Ada S 300, Buk, Pantsir, QW 3 pun Eksis....
Shorad Seteronggggg emoticon-I Love Indonesia (S)
yang dibahas Soegeng Sarjadi mau ngadain mid-range SAM di TVRI kemarin tu ini?! emoticon-Cape d... (S)
yang diatas khan baru analisa pribadi toh
lagian ngapain TNI AD melirik QW3??....lha khan mereka udah punya starstreak, Poprad, TD 2000...terus apa bedanya ama QW3?? wong sama-sama SHORAD
kalau TNI AD ngambil QW3 juga...sama juga jalan di tempat kekuatan hanud TNI AD....masak habis memensiunkan rapier malah ngambil QW 3 juga sih?? tambah menurun dong performanya emoticon-Nohope
saya hanya ingin selalu berdoa...
jika indonesia berperang, nanti pesawat2 musuh hanya menyerang pasukan-pangkalan dan kota2 di indonesia hanya dengan ffar dan bukan dengan agm/gbu...
moga2 doa saya terkabul...
amin emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment emoticon-Berduka (S)
masih make MANPADS nichemoticon-Berduka (S)
emoticon-Ngakak
kan udah punya. td 2000 tuh kan isinya qw
E...Lhadalah... trit sebelah sibuk rembug S 300 dan pantsir, malah ada kabar sedep2 asin gini, beneran nih TNI AD mau ambil manpads lagi?





Quote:Original Posted By brokenarroww
E...Lhadalah... trit sebelah sibuk rembug S 300 dan pantsir, malah ada kabar sedep2 asin gini, beneran nih TNI AD mau ambil manpads lagi?


kagak, cuman pendapat pribadi sang penulis
Quote:Original Posted By kenyot10
emoticon-Ngakak
kan udah punya. td 2000 tuh kan isinya qw


ngangkat 4 biji QW pake truk segede gitu,

Ga Ada Rotan, Akar pun Jadi

mending ditaruh di situ aja.


Spoiler for truknya gede ya, ga ada yang lebih kecil ?:
tenang bapak bapak
semoga MEF kedua akan berhasil menghadirkan SAM jarak sedang
Spek sudah dikirim, tinggal menyesuaikan alutsista yang dibeli
walau KASAU tidak menyebutkan merek atau negara... semoga tetep berhasil



Quote:Original Posted By suromenggolo
tenang bapak bapak
semoga MEF kedua akan berhasil menghadirkan SAM jarak sedang
Spek sudah dikirim, tinggal menyesuaikan alutsista yang dibeli
walau KASAU tidak menyebutkan merek atau negara... semoga tetep berhasil


mantab mbaaaaaaaah, skyshied gimana mbah ?
Quote:Original Posted By suromenggolo
tenang bapak bapak
semoga MEF kedua akan berhasil menghadirkan SAM jarak sedang
Spek sudah dikirim, tinggal menyesuaikan alutsista yang dibeli
walau KASAU tidak menyebutkan merek atau negara... semoga tetep berhasil





rencana. yg di ajukan berapa baterai mbah?
Quote:Original Posted By 412hiukencana


mantab mbaaaaaaaah, skyshied gimana mbah ?


skyshield bukannya masuk kategori short range ???

ga nyebut merek, jadi ga tau maunya kasau kaya apa
tapi yang jelas masuk MEF kedua

Quote:Original Posted By Mayjunes


rencana. yg di ajukan berapa baterai mbah?


belum ada yang ngasih bocoran spek dan jumlah
mari kita kunjungi blog ato fesbuk si penulis beramai ramai dan kasih PENCERAHAN PELANGI ala PORNMILF...emoticon-Ngakak

Ayooo ayoooo biar doi sadar
Quote:Original Posted By suromenggolo


ga nyebut merek, jadi ga tau maunya kasau kaya apa
tapi yang jelas masuk MEF kedua



belum ada yang ngasih bocoran spek dan jumlah


inikah barang terbang dari rusia ? buat AD dan AL kira2 mainan apa lagi nih mbah yang di datengin dari sana ?

se' mbah, iki lewat boron kah ?
Quote:Original Posted By loneAbe
yang dibahas Soegeng Sarjadi mau ngadain mid-range SAM di TVRI kemarin tu ini?! emoticon-Cape d... (S)

kalo QW3 bukannya short range om?
Quote:Original Posted By alexander hagal
yang diatas khan baru analisa pribadi toh
lagian ngapain TNI AD melirik QW3??....lha khan mereka udah punya starstreak, Poprad, TD 2000...terus apa bedanya ama QW3?? wong sama-sama SHORAD
kalau TNI AD ngambil QW3 juga...sama juga jalan di tempat kekuatan hanud TNI AD....masak habis memensiunkan rapier malah ngambil QW 3 juga sih?? tambah menurun dong performanya emoticon-Nohope

benar om, semoga tidak diambil lagi, too much shorad will kill us emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By dika160507
saya hanya ingin selalu berdoa...
jika indonesia berperang, nanti pesawat2 musuh hanya menyerang pasukan-pangkalan dan kota2 di indonesia hanya dengan ffar dan bukan dengan agm/gbu...
moga2 doa saya terkabul...
amin emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment emoticon-Berduka (S)


Quote:Original Posted By wahwibson
masih make MANPADS nichemoticon-Berduka (S)

dont worry...sampai 50 tahun tidak akan ada perang emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By kenyot10
emoticon-Ngakak
kan udah punya. td 2000 tuh kan isinya qw

aku kira isinya Grom om, sama2 short range comunity emoticon-Frown
Quote:Original Posted By brokenarroww
E...Lhadalah... trit sebelah sibuk rembug S 300 dan pantsir, malah ada kabar sedep2 asin gini, beneran nih TNI AD mau ambil manpads lagi?

hanya rencana... hope: no more shorad





Quote:Original Posted By suromenggolo
tenang bapak bapak
semoga MEF kedua akan berhasil menghadirkan SAM jarak sedang
Spek sudah dikirim, tinggal menyesuaikan alutsista yang dibeli
walau KASAU tidak menyebutkan merek atau negara... semoga tetep berhasil





Aamiin...semoga angin segar bersama dengan segarnya hujan malam ini emoticon-Cendol (S)
Quote:Original Posted By 412hiukencana


inikah barang terbang dari rusia ? buat AD dan AL kira2 mainan apa lagi nih mbah yang di datengin dari sana ?

se' mbah, iki lewat boron kah ?


mbah ga ngerti, kasau belum nyebut negara
kalo soal angkatan yang lain, nanti mbah cari deh
Quote:Original Posted By suromenggolo


skyshield bukannya masuk kategori short range ???

ga nyebut merek, jadi ga tau maunya kasau kaya apa
tapi yang jelas masuk MEF kedua



belum ada yang ngasih bocoran spek dan jumlah


ditunggu kabarnya mbah..
info sementara dari AU ya mbah yg udah pengajuan medium SAM?
Quote:Original Posted By suromenggolo


mbah ga ngerti, kasau belum nyebut negara
kalo soal angkatan yang lain, nanti mbah cari deh

Bukannya di trit sebelah kasad udh ngasih statment akan membeli medium sam mbah?
Quote:Original Posted By suromenggolo


skyshield bukannya masuk kategori short range ???

ga nyebut merek, jadi ga tau maunya kasau kaya apa
tapi yang jelas masuk MEF kedua



belum ada yang ngasih bocoran spek dan jumlah

asyik meinimal sedikit angin penyejukemoticon-Kiss

semoga truk pasir/Pantsyr-S1 kalo bisa S-300/S-400emoticon-Kiss