alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525272d90d8b46395e00000b/5-cerita-pengemis-berpendapatan-jutaan-rupiah
5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah
1. Rp 54 juta
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin Ichwan Noor Chalik mengungkapkan, pihaknya menangkap sekitar 20 orang pengemis pada razia Mei lalu. Nah, di antara dari mereka yang tertangkap adalah sepasang suami istri bernama Acin dan Aisyah.
Dari penangkapan Acin dan Aisyah itulah, Satpol PP menemukan uang sebesar Rp 54 juta dan 75 gram emas . Para Satpol PP yang menggeledah saat itu kaget bukan kepalang. Seorang pengemis mampu menghasilkan uang sebanyak itu. Menurut Ichwan, ada dugaan Acin adalah koordinator lapangan (korlap) para pengemis.
Kalau memang benar uang sebanyak itu adalah kumpulan dari semua pengemis dalam sebulan, Windia memperkirakan rata-rata sebulan mereka mendapatkan uang sekitar Rp 2,5 juta per orang, belum lagi emasnya.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

2. Rp 2 juta di kantong celana
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menangkap dua pengemis bernama Abdul Samad (54) berasal dari Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Mereka sudah dipulangkan secara paksa oleh Satpol PP ke tempat asalnya.
Pengemis antar pulau tersebut berhasil mengumpulkan uang jutaan rupiah selama berada di Kabupaten Kotim.
Abdul Samat ditangkap Satpol PP pada Rabu (10/7) tepatnya di depan hotel Borneo Jalan Jenderal Ahmad Yani Sampit dan dipulangkan secara paksa pada Kamis (11/7) dengan menumpang kapal laut.
Dari tangan Abdul Samad Satpol PP berhasil menemukan uang sebesar Rp 2.328.000 dan uang tersebut disimpan dalam kantong celana sebesar Rp 2.100.000, sedangkan sisanya sebesar Rp 238.000 berada dalam tas plastik.
Di hadapan Satpol PP Abdul Samad juga mengaku jika dirinya sebelumnya telah mengirimkan hasil mengemisnya ke keluarganya yang berada di Sumenep sebesar Rp 2,5 juta.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

3. Rp 3,5 juta per 10 hari
Enot namanya. Perempuan berusia 71 tahun ini adalah pengemis asal Rengasdengklok, Jawa Barat. Sehari-hari, ia mengemis di wilayah Jakarta Selatan.
Untuk mengelabuhi petugas, ia memakai karung besar. Terkadang ia menjadi pemulung, jika tak ada petugas ia menjadi pengemis.
Penghasilan menjadi pengemis sangat fantastis. Pengemis jutawan ini dalam 10 hari mampu mengantongi uang Rp 3.500.000. Jumlah itu tentu sangat besar jika dibandingkan dengan para pekerja sektor formal biasa.
Upayanya mengais rezeki dengan cara mengemis akhirnya ketahuan juga saat petugas Sudin Dinas Sosial Jakarta Selatan pada Selasa (1/10) lalu melakukan razia. Ia terjaring saat sedang mengemis di Pasar Mampang.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

4. Bawa Rp 1 juta di kantong
Seorang pengemis bernama Madani ditangkap Satpol PP Kota Sampit pada Jumat (12/7) pukul 15.30 WIB di sekitar Taman Kota Sampit. Dari tangan Madani, Satpol PP berhasil menemukan uang sebesar Rp1.103.000.
Madani dipulangkan secara paksa dengan menggunakan kapal laut. Biaya kepulangan para pengemis antar pulau tersebut menggunakan uang pengemis itu sendiri.
Menurut Rihel, mereka datang ke Sampit memang dengan sengaja untuk mengemis dan selama berada di Sampit para pengemis tersebut tinggal di penginapan. Kehadiran para pengemis ke Sampit diduga kuat ada yang mengkoordinir.
"Sekarang kami masih memburu orang yang mengkoordinir dan yang disebut bos oleh para pengemis tersebut," katanya.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

5. Rp 1,4 juta dan dua tas polo
Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Jambi mengamankan orang yang berprofesi sebagai gelandangan dan pengemis (gepeng) berpendapatan jutaan.
Kepala Dinas Sosnakertrans Kota Jambi Kaspul di Jambi, Rabu membenarkan ada gepeng yang berhasil ditangkap dan saat digeledah dari mereka ditemukan uang hasil mengemis dan meminta-minta hingga Rp 1 juta.
Ia menambahkan, Kota Jambi masih menjadi lahan subur bagi para gepeng dari luar kota.
Dari pengakuan seorang pengemis bernama Supriadi (70) asal Wonosobo, Jawa Timur, ia menjadi pengemis karena mudah untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Supriadi terjaring razia yang dilakukan petugas Dinsosnakertrans Kota Jambi pada Rabu siang sekitar pukul 12.30 WIB saat sedang mangkal untuk mengemis di depan kantor Samsat Jambi di kawasan Jelutung, Kota Jambi.
Saat diperiksa petugas terungkap dari tangan Supriadi ditemukan uang tunai lebih dari Rp1,4 juta. Selain itu, petugas juga mendapati dua buah tas merek Polo untuk menyimpan pakaian.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah





nyari rezeki ga cuma yg banyak tp juga harus yg barokah emoticon-Kiss (S)

lagi musim kayaknya bikin thread tentang pengemis
huaaaaaaah menang banyak. tapi hasil ngemis sih. emoticon-Ngakak
mending kita-kita orang yg kerja banting tulang. halal. keringet sendiri. insyaallah berkah dan manfaat. amiiiiiiin....
lebih hati2 ah skrg kalo mau sedekah mending langsung ke lembaga resmi penyalur sedekah/mesjid.

emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By enjues13
1. Rp 54 juta
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin Ichwan Noor Chalik mengungkapkan, pihaknya menangkap sekitar 20 orang pengemis pada razia Mei lalu. Nah, di antara dari mereka yang tertangkap adalah sepasang suami istri bernama Acin dan Aisyah.
Dari penangkapan Acin dan Aisyah itulah, Satpol PP menemukan uang sebesar Rp 54 juta dan 75 gram emas . Para Satpol PP yang menggeledah saat itu kaget bukan kepalang. Seorang pengemis mampu menghasilkan uang sebanyak itu. Menurut Ichwan, ada dugaan Acin adalah koordinator lapangan (korlap) para pengemis.
Kalau memang benar uang sebanyak itu adalah kumpulan dari semua pengemis dalam sebulan, Windia memperkirakan rata-rata sebulan mereka mendapatkan uang sekitar Rp 2,5 juta per orang, belum lagi emasnya.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

2. Rp 2 juta di kantong celana
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menangkap dua pengemis bernama Abdul Samad (54) berasal dari Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Mereka sudah dipulangkan secara paksa oleh Satpol PP ke tempat asalnya.
Pengemis antar pulau tersebut berhasil mengumpulkan uang jutaan rupiah selama berada di Kabupaten Kotim.
Abdul Samat ditangkap Satpol PP pada Rabu (10/7) tepatnya di depan hotel Borneo Jalan Jenderal Ahmad Yani Sampit dan dipulangkan secara paksa pada Kamis (11/7) dengan menumpang kapal laut.
Dari tangan Abdul Samad Satpol PP berhasil menemukan uang sebesar Rp 2.328.000 dan uang tersebut disimpan dalam kantong celana sebesar Rp 2.100.000, sedangkan sisanya sebesar Rp 238.000 berada dalam tas plastik.
Di hadapan Satpol PP Abdul Samad juga mengaku jika dirinya sebelumnya telah mengirimkan hasil mengemisnya ke keluarganya yang berada di Sumenep sebesar Rp 2,5 juta.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

3. Rp 3,5 juta per 10 hari
Enot namanya. Perempuan berusia 71 tahun ini adalah pengemis asal Rengasdengklok, Jawa Barat. Sehari-hari, ia mengemis di wilayah Jakarta Selatan.
Untuk mengelabuhi petugas, ia memakai karung besar. Terkadang ia menjadi pemulung, jika tak ada petugas ia menjadi pengemis.
Penghasilan menjadi pengemis sangat fantastis. Pengemis jutawan ini dalam 10 hari mampu mengantongi uang Rp 3.500.000. Jumlah itu tentu sangat besar jika dibandingkan dengan para pekerja sektor formal biasa.
Upayanya mengais rezeki dengan cara mengemis akhirnya ketahuan juga saat petugas Sudin Dinas Sosial Jakarta Selatan pada Selasa (1/10) lalu melakukan razia. Ia terjaring saat sedang mengemis di Pasar Mampang.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

4. Bawa Rp 1 juta di kantong
Seorang pengemis bernama Madani ditangkap Satpol PP Kota Sampit pada Jumat (12/7) pukul 15.30 WIB di sekitar Taman Kota Sampit. Dari tangan Madani, Satpol PP berhasil menemukan uang sebesar Rp1.103.000.
Madani dipulangkan secara paksa dengan menggunakan kapal laut. Biaya kepulangan para pengemis antar pulau tersebut menggunakan uang pengemis itu sendiri.
Menurut Rihel, mereka datang ke Sampit memang dengan sengaja untuk mengemis dan selama berada di Sampit para pengemis tersebut tinggal di penginapan. Kehadiran para pengemis ke Sampit diduga kuat ada yang mengkoordinir.
"Sekarang kami masih memburu orang yang mengkoordinir dan yang disebut bos oleh para pengemis tersebut," katanya.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah

5. Rp 1,4 juta dan dua tas polo
Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Jambi mengamankan orang yang berprofesi sebagai gelandangan dan pengemis (gepeng) berpendapatan jutaan.
Kepala Dinas Sosnakertrans Kota Jambi Kaspul di Jambi, Rabu membenarkan ada gepeng yang berhasil ditangkap dan saat digeledah dari mereka ditemukan uang hasil mengemis dan meminta-minta hingga Rp 1 juta.
Ia menambahkan, Kota Jambi masih menjadi lahan subur bagi para gepeng dari luar kota.
Dari pengakuan seorang pengemis bernama Supriadi (70) asal Wonosobo, Jawa Timur, ia menjadi pengemis karena mudah untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Supriadi terjaring razia yang dilakukan petugas Dinsosnakertrans Kota Jambi pada Rabu siang sekitar pukul 12.30 WIB saat sedang mangkal untuk mengemis di depan kantor Samsat Jambi di kawasan Jelutung, Kota Jambi.
hadeuh ga berkah tuh kagak ade usahanya sama sekali..emoticon-Najis emoticon-Cape deeehh

Saat diperiksa petugas terungkap dari tangan Supriadi ditemukan uang tunai lebih dari Rp1,4 juta. Selain itu, petugas juga mendapati dua buah tas merek Polo untuk menyimpan pakaian.
 5 Cerita pengemis berpendapatan jutaan rupiah





bagus nih inponya gan. hahahaha siapa mau nyusulll....??emoticon-Ngakak
gile bener.. udah jadi profesi ya skrg ini emoticon-Matabelo
STOP beri uang ke PENGEMIS...
Kebanyakan mereka adalah orang yang malas berkerja dan hanya mau meminta2...
emoticon-Matabelo

Quote:
Maen ke Thread Ane ya Gan :
a. Carmen Cortez (Spy Kids) masa kini... [Bening Inside]
b. Ayo belajar gebukin Maling atau Penipu FJB Gan...
c. Yang mau turunkan berat badan "selain puasa" masuk...!!!
d. Yang Farhat Abbas tahu betul mengenai Twitter, dan mungkin Agan tidak


mending usaha sendiri aja yah gan drpd ngemis. emoticon-Malu (S)
terus apa gunanya ane kuliah sekarang gan emoticon-Frown ? demi masa depan cerah ? belum tentu penghasilan ane setelah lulus nanti bisa melebihi pengemis2 jutawan tadi emoticon-Cape d... (S)
pekerjaan halal namun tidak disarankan.
salah satu ciri orang malas, gak mau kerja keras tapi pengen hasil berlebih.
sekarang ane gak pernah mau ngasih peminta-minta yang mangkal di sekitar traffic light, gak ikhlas.
set dah ngemis penghasilanya luarbiasa gitu emoticon-Hammer (S)
bantuin up ah, biar orang yang suka ngasih duit ke pengemis, mata hatinya terbuka

belom tentu dia lebih miskin dari kalian hahahahha
gilee pengemis-pengemisnya..emoticon-Matabelo
gile ane nabung susah payah aja belum ada segitu...
waduh... gede banget penghasilannya..
banyak pada bikin thread pengemis nih..ane dr dulu jarang ngasih pengemis,bukannya kurang jiwa sosial,mending di kasih ke yayasan aja yg udah jelas-jelas membutuhkan
Mending berwirausaha aja gan lebih menjajikan