alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5252469340cb176745000004/150-jenderal-berkumpul-bentuk-dewan-revolusi-rakyat
150 Jenderal Berkumpul, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat
150 Jenderal Berkumpul, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat

JAKARTA – Ratusan purnawirawan jenderal dan perwira menengah TNI kembali menyatukan barisan untuk ‘menjatuhkan’ atau melengserkan kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Alasannya, para jenderal itu, pemerintahan SBY tidak bisa lagi diharapkan mensejahterakan rakyat, menegakkan hukum, memberantas korupsi, dan persoalan bangsa lainnya. Informasi yang diterima, sekitar 150 purnawirawan TNI berkumpul di Jakarta, dan hadir dalam pertemuan ini antara lain Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto, Mustahid Astari, Tommy (PETA). Ketiganya mengatasnamakan dari Gerakan Revolusi Nurani (GRN).

Dalam pertemuan itu dikeluarkan pernyataan Tri Komando Nurani: Turunkan SBY dengan mobilisasi umum, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat, dan Kembali ke UUD 1945 asli. “Sebanyak 150 purnawirawan itu sudah sepakat untuk melengserkan pemerintahan SBY dengan mobilisasi umum,” kata Indro Tjahyono yang dikenal dekat dengan sejumlah jenderal purnawirawan, Selasa pagi (20/12). Menurutnya, pertemuan 150 purnawirawan TNI itu disambut 20 jenderal lainnya, termasuk Jenderal (Purn) Prabowo Subianto dengan membuat aksi keprihatinan bangsa pada pertengahan Desember ini.

150 Jenderal Berkumpul, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat

“Prabowo dkk menyatakan aksi keprihatinan terhadap kondisi bangsa saat ini, dan hal ini sah-sah saja. Tapi, kalau 150 purnawirawan itu sudah clear, artinya menjatuhkan SBY secara inkonstitusional,” ujar Indro. Menurut Ketua DPP Hanura, partai yang didirikan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto ini, para purnawirawan itu juga menyatakan optimis pemerintahan SBY tidak akan sampai 2014. “Itulah sebabnya mereka terus melakukan penggalangan kepada rakyat untuk mengkritisi pemerintahan SBY, yang pada akhirnya melakukan aksi penggulingan,” ujar Indro.

150 Jenderal Berkumpul, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat

Sementara itu, mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi sangat mendukung langkah para Jenderal senior Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) yang akan berkumpul di Bandung, Jawa Barat pada perengahan bulan Desember nanti. “Saya sangat mendu-kung langakah para Jenderal senior SBY tersebut. Kalau bukan senior, siapa lagi yang akan mengingatkan SBY,” kata Saurip Kadi dalam perbincangannya dengan Teraspolitik.com melalui telepon selularnya, Jum’at (25/11).

Kecewa Diinformasikan, selain Tyasno dkk dari GRN, dari kelompok jenderal lain, sekitar 19 orang, juga kerap berkumpul di rumah Jenderal (Purn) Luhut B Panjaitan, Jenderal (Purn) Jhony Lumintang, Jenderal (Purn) Fahrur Rozi, dan lainnya. “Mereka sering berkumpul di rumah Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan yang juga mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Reformasi masa Presiden Abdurrahman Wahid,” kata Ketua MK Mahfud MD, beberapa waktu lalu. Menurutnya, para jenderal itu menyatakan kecewa dengan pemerintah.

“Beberapa mantan jenderal yang sering bertemu di rumah Luhut Panjaitan antara lain, Letnan Jenderal purnawirawan Jhony Lumintang, Jenderal purnawirawan Fahrur Rozi, Letjen (Purn) Agus Wijoyo, Jenderal (Purn) AM Hendropriyono, dan Letjen (Purn) Kiki Syahnakri. “Setidaknya ada sekitar 19 para purnawirawan jenderal yang kerap bertemu di kediaman Luhut Panjaitan. Mereka mengatakan, pemerintahan ini mengecewakan. Pemerintahan ini lambat,” ujar Mahfud, yang juga mantan Menteri Pertahanan. Hal senada juga dikemukakan mantan Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, menurutnya, para mantan jenderal sering melakukan pertemuan. “Para jenderal itu hampir setiap hari berkumpul dan bertemu, karena mereka berkantor di gedung yang sama, di Kuningan, Jakarta,” ujar Fahrul.

Sumber : Harian Terbit

menurut ane jangan ada kudeta atau penurunan presiden dah ndral...ntr yang jadi korbannya tetep rakyat
jangan mengatasnamakan rakyat malah bikin sengsara rakyat


yang bisa nyendolin ane dikasih ya gan emoticon-Sorry
musim panas butuh emoticon-Blue Guy Cendol (L)
kalo rakyat jadi sengsara 150 jendral ini mau tanggung jawab :cpd


Revolusi berarti perubahan yg cepat, asal ga keblabasan kayak pas demo reformasi 98 aja emoticon-Takut (S)

ujung2nya kekuasaan ama Duit
tapi mengatasnamakan rakyatemoticon-Cape d... (S)
Klo mau pelengseran, berarti harus ada penggantinya.
Biasanya Wapres kan y?
Quote:Original Posted By madlani
ujung2nya kekuasaan ama Duit
tapi mengatasnamakan rakyatemoticon-Cape d... (S)


Bener gan, malah rakyat kecil yang jadi korbannyaemoticon-Hammer2
waduh gawast mau di kuedta
wah bintang 3 ma bintang 4 yang pada kumpul klo nyatuin kekuatan bisa gawat tuh
jangan dulu d
tahun depan juga ud d ganti
Apapun motivasinya, rakyat jgn lg dijadikan tameng.
Semoga indonesia tetap damai emoticon-I Love Indonesia (S)
Huanjrit... emoticon-Matabelo bakalan seru nih.. emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By jenggotdewa
kalo rakyat jadi sengsara 150 jendral ini mau tanggung jawab :cpd


iya gan pasti terjadi pertumpahan darah, inflasi dan kemerosotan ekonomi

Quote:Original Posted By afroholic87


Revolusi berarti perubahan yg cepat, asal ga keblabasan kayak pas demo reformasi 98 aja emoticon-Takut (S)


wah jangan dah...pengalaman buruk jangan diulang, apalagi yang mengkoordinir militer bisa era militerism terulang di negri ini emoticon-Cape d... (S)
mending jangan..
jangan ada begitu2an ..
toh beberapa bulan lagi kita akan segera pemilu...
jadi kudeta gan ini, oposisi banyak jadi keinget negara2 timur tengah kalo begini
wah mau terjadi kudeta nih ntar ujung2nya rakyat jadi korban emoticon-Sorry
kapan nih gan?
Wah2 ada apa ini masa kudeta? emoticon-Takut (S)
Waahhh emoticon-Matabelo
inii, bakalan makin jadi rakyat sekarat.. makin jadi sekarat..
yang diatas aja ga pernah akur, gimana yang dibawah mau sejahtera.
ah...jendral ngapain buang waktu...mending Di rumah aja,maen AMA cucu...Mau nurunin sby ya pk mekanisme lah...ADA aturanya