alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5250c001f8ce170f76000005/alasan-logis-ketika-orang-berpacaran
Cool 
alasan logis ketika orang berpacaran
Berbicara masalah pacaran, pasti erat banget dengan yang namanya kasih sayang. Jika seseorang sudah berikrak dan memutuskan untuk menjalin suatu hubungan special dengan seseorang, maka bisa dipastikan orang tersebut sudah mempunyai kasih sayang terhadap seseorang itu. namun terkadang, ‘motif’ seseorang untuk menjalin suatu hubungan tak serta merta disebabkan urusan kasih sayang saja. Banyak factor. Kalian bisa menganalisa sendiri beberapa factor factor tersebut. Karna gue yakin, ada yang lebih lihai dari gue untuk menjabarkan beberapa factor tersebut. Diantara nya….nah loh!
tapi lupakan sejenak beberapa ‘motif’ tersebut. Gue nggak mau menjabarkan panjang lebar mengenai hal itu. yang gue mau bahas disini adalah apa sih alasan yang paling logis ketika seseorang memutuskan untuk menjalin suatu hubungan yang special.
karna kebanyakan, ketika gue tanyakan hal ini kebeberapa teman yang sedang menjalin suatu hubungan, gue nggak pernah bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan untuk urusan seperti ini. ada teman yang mengatakan ‘ya biar bisa merasakan masa muda aja.’
oke merasakan masa muda. Memangnya apa yang bisa dirasakan ketika menjalin suatu hubungan di umur yang masih ‘mentah’ begini?
ada sebagian juga yang mengatakan, ‘biar bisa diperhatiin.’
hmm…biar bisa diperhatiin? Memangnya perhatian orang tua dan teman disekitar tak cukup?
malah yang lebih ekstrem lagi, ada yang mengatakan ‘kalo nunggu nikah mah lama..belum tentu umur lu sampe…kalo nggak sampe, berarti dalam hidup lu nggak pernah ‘ngerasain’ yang begituan. sanggah salah satu teman ketika gue Tanya kenapa dia seringnya gunta ganti pacar. Dan ketika menyebutkan kata ‘’ngerasain’’, dia memberikan tanda kutip pada kedua jarinya.

oke gue mulai prihatin. Namun apakah keprihatinan itu justru malah menciutkan niat gue buat menjalin suatu hubungan?
sepertinya tidak. Karna bagi gue, masih banyak alasan yang lebih logis yang bisa digali dari pemahaman seperti ini. gue juga nggak mau kalau harus menyandang status ‘perjaka tua’ yang anti sama yang namanya pacaran. Maka dari itu. ini dia, 3 alasan logis ketika seseorang mulai membukakan pintu hatinya kepada orang lain versi gue :

1. NYAMAN

‘‘pacaran adalah bentuk aplikasi dari seseorang yang merasa nyaman dengan seseorang lainnya.’’
Memang suatu hubungan itu akan timbul ketika rasa nyaman itu sudah mencuat. Nggak ada alasan yang lebih masuk akal lagi selain rasa nyaman.
dan rasa nyaman itu bisa muncul dari beberapa alasan. Nyaman karena merasa nyambung dalam hal komunikasi. Nyaman karena mempunyai banyak kesamaan dalam hal sudut pandang. Dan mungkin nyaman karena sifat dan sikap yang dia berikan kepada kita. "tapi ada sebagian orang yg gak nyaman sama sikap pacar nya sendiri" emoticon-Cape d... (S)

"tapi kan bisa aja rasa nyaman itu semakin lama semakin pudar, dan hingga saatnya hilang?"

oke yang namanya manusia itu pasti mempunyai titik jenuhnya masing masing. Hal ini wajar. Tapi bukan kah setiap manusia selalu dibekali senjata paling ampuh sedunia untuk melawan rasa jenuh itu sendiri, yaitu ‘’perasaan’’. Masih adakah musuh yang paling berbahaya yang tak bisa dikalahkan oleh perasaan kita sendiri? Gue rasa tidak. Setidaknya kita masih punya feel yang tanpa kita sadari bekerja dengan sendirinya ketika rasa jenuh itu hadir. Apa kita masih bisa bilang kata ‘jenuh’ terhadap seseorang yang dengan hebatnya sudah membuat kita merasa nyaman? "inntinya sih so, not until one of choosing a mate emoticon-Kiss (S)

2. MENJADI LEBIH BAIK

Kalau diantara kalian masih mempunyai beberapa kekurangan disana sini. Misalnya suka manjat tiang listrik ditengah hari bolong. atau malah gemar ngemil sandal jepit . Gue rasa kalian butuh satu figure yang dapat membimbing kalian kearah yang lebih baik. Ketika ada seseorang yang dengan telaten nya bisa membimbing kita kearah yang lebih baik lagi, kenapa masih ragu kalau dia memang tercipta buat kita. Menjalin suatu hubunga dengan di landasi pemahaman seperti ini, gue yakin akan mengarahkan satu pasangan kearah yang lebih baik lagi.
konsep dasar nya seperti ini. jika ada sepasang kekasih yang menjalin suatu hubungan karena alasan poin ke 2 ini, gue berani jamin mereka bukan hanya ingin merasakan masa masa indah bersama kekasih, namun mereka juga ingin memperbaiki segala kekurangan yang mungkin bisa ditutupi oleh pasangannya.

"Bukan kah dalam hal ini kita wajib menutupi segala kekurangan pasangan?"
jawaban simple nya Cuma satu. Ngapain dipacarin.
tapi kalau mau kompleks nya. Ketika kita tahu kalau pasangan kita yang jauh lebih tidak baik dari kita. Apa salahnya kita yang menjadi motor untuk menggerakan dia kearah yang lebih baik lagi.
so..semoga bisa menjadi lebih baik lagi ketika memutuskan memilih si dia untuk dijadikan teman hidup

3. BELAJAR BERTANGGUNG JAWAB

poin ketiga ini lebih diperuntukan untuk kaum adam. Gue sering menyebutkan kalau pacaran itu adalah langkah awal dalam menuju bahtera rumah tangga. Dilangkah awal ini juga secara nggak langsung kita dituntut untuk belajar tanggung jawab. Memang skala nya masih kecil. Namun bukan tidak mungkin dari yang kecil ini bisa melahirkan tanggung jawab yang besar ketika mengarungi bahtera nanti.
bentuk tanggung jawab ketika pacaran tentu berbeda jauh dengan saat kita menikah. Namun secara garis besarnya sama.
dengan belajar tanggung jawab ketika pacaran juga dapat membuat citra kalian sebagai lelaki bisa diperhitungkan. Terkadang wanita masih ragu pada pria yang belum juga menampakan tanggung jawabnya sebagai pemimpin. Maka dari itu. jadikanlah masa masa pacaran sebagai ajang untuk bisa melatih kita menjadi satu sosok yang lebih bertanggung jawab.

mungkin itu yang menurut gue masuk akal ketika seseorang memutuskan untuk menjalin suatu hubungan. Selebihnya gue nggak bisa jamin apakah itu masuk akal dan bisa dipercaya. Sebab dari beberapa cerita teman, ada yang mengatakan dia selalu tertekan dengan ejekan teman temannya yang bilang dia ‘tidak laku’. Maka dari itu. dia setengah mati mencari pasangan agar bisa menepis persepsi itu. tapi yang menjadi pertanyaannya, apakah dia benar benar nyaman? Hmm.. entahlah.
yang pasti, bagi gue pribadi. Gue akan memutuskan buat pacaran ketika ketiga poin itu sudah ada. emoticon-Kimpoi emoticon-Peluk emoticon-Peluk

"dare to dare to risk going out means when a relationship with a partner"
emoticon-Kiss emoticon-I Love Kaskus (S) emoticon-I Love Kaskus (S)
jadi inget kata dosen ane, "tujuan pacaran itu kan untuk menikah, lha kalo gak ada maksud untuk menikah buat apa pacaran?"
setuju gak setuju sih ane emoticon-Big Grin emoticon-Nohope
alasan2 yg sangat logis tuh emoticon-Smilie
logis banget gan emoticon-Smilie harus di terapin
tongkrongin dlu ye gan . .
alasan logis ketika orang berpacaran
kayanya satu motif diatas udah cukup dah gan buat ane...
namanya juga pacaran..buat saling kenal dulu
Keren gan apa lg yang nomer 2 ane ngerasain banget