alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525066ac0e8b467f2400000f/soekarno-berjuang--soekarno-terbuang
Breaking News! 
Soekarno Berjuang , Soekarno Terbuang !
Dibaca dulu yak gan , sangat miris gan dalam beberapa minggu ini ( Keamanan masyarakat di tembakin , kasta pengadilan tertinggi terjerat jual beli hukum , dan yang masih anget membabi butanya seorang pejabat akan haus harta sampe maruk banget numpuk duit , mobil sampe 10 ), semakin terlihat kalo bangsa kita pemerintahannya memang udah sangat bobrok , tamak akan kekuasaan dan kekayaan duniawi , lupa akan namanya nasionalisme itu seakan berkedok untuk memajukan ke singgasana .



Spoiler for INI UCAPAN BUNG KARNO , MASIH INGAT !:


Berikut ada kutipan kecil yang mungkin bermanfaat untuk kita semua , simak yak juragan !


“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya”

Quote:Berbanggalah kita sebagai bangsa Indonesia karena pernah memiliki sosok yang banyak sekali menimbulkan controversial dalam kehidupannya. Soekarno, sekali lagi Sokarno. Bagai aliran air di samudera luas cerita tentang Soekarno tak pernah usai.

Berbagai sisi kehidupannya senantiasa menimbulkan tanggapan yang cukup tajam, mulai dari yang berbau mistik sampai seputar hari-hari akhir kekuasaan dan akhir hayatnya, tak bosan ditulis dan dicari orang.
Soekarno lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, dari pasangan Raden Sukemi Sastrodiharjo (berprofesi guru) dan Ida Ayu Nyoman Rai dari Bali. Soekarno wafat pada 21 Juni 1970 pukul 03.30 WIB dalam keadaan merana, setelah selama 3 tahun rezim Orde Baru (Orba) mengkarantinakannya secara politik.

Sebagai komunikator ulung dan layaknya seorang guru yang cakap, Soekarno mampu menyampaikan ide-ide/pemikiran cerdas dengan lancar, penuh imajinasi dan komunikatif. Di tangannya, topik-topik bahasan yang sebetulnya sukar dan berat, menjadi mudah dan ringan dicerna untuk dipahami masyarakat awam sekalipun.


Quote:Misalnya, saat secara berkala pada tahun 1958-1959 Soekarno memberikan rangkaian ‘kuliah’ guna menjelaskan kembali sila demi sila dari Pancasila sebagai dasar negara. Bung Karno menjelaskan masing-masing satu sila pada tiap kesempatan tatap muka. Tanggal 26 Mei 1958 ia memulai rangkaian itu dengan memberi kuliah tentang pengertian umum Pancasila. Ketika menyampaikan penjelasan tentang berbagai bentuk kapitalisme dan perlawanannya terhadap paham itu, Soekarno menegaskan, Pancasila bukan cuma merupakan pandangan hidup, tapi juga alat pemersatu bangsa.

Kuliah pembukaan itu disusul kuliah-kuliah serupa di waktu-waktu berikutnya yang diadakan di Istana Negara dan disiarkan langsung lewat radio ke seluruh penjuru Indonesia. Berbeda jauh dengan pidato-pidato Soekarno di depan massa yang biasanya menggelora dan berapi-api membakar semangat rakyat, rangkaian kuliah yang diberikannya itu berjalan rileks dan komunikatif.

Dengan serangkaian kuliah itu kelihatannya Soekarno ingin sekaligus mengingatkan, Istana Negara bukan tempat sangar, sakral, yang hanya boleh dimasuki presiden ataupun para pejabat penting lain negara; tapi istana tersebut adalah milik rakyat, tempat segenap masyarakat belajar mengenai berbagai hal termasuk dasar negara. Soekarno ingin menjadikan Istana Presiden (dan bahkan Indonesia umumnya) sebagai ‘ruang kuliah’ di mana terselenggara proses belajar-mengajar antara masyarakat dengan pemimpinnya.

Dari teori-teori filsafat dan politik serta acuan historis yang digunakan dalam mengurai sila per sila Pancasila, terlihat jelas sekali pengetahuan Soekarno sangat luas dan mendalam. Dalam uraian-uraiannya, sering Bung Karno menyitir pemikiran-pemikiran filusuf Renan, Confucius, Gandhi, ataupun Marx. Dengan begitu, Soekarno seolah ingin menunjukkan serta memberi contoh bahwa tiap warga negara perlu terus-menerus memperluas pengetahuannya. Kendati Soekarno dididik sebagai seorang teknik, tapi ia amat akrab dengan ilmu-ilmu sosial, terutama filsafat, politik, sejarah dan agama.
Dalam satu kesempatan dalam rangkaian kuliah itu, Soekarno menyinggung kembali pertemuan dan dialognya dengan seorang petani miskin bernama Marhaen. Dialog itu sendiri sebenarnya sudah berlangsung jauh sebelumnya, tapi Soekarno masih mampu mengingat dan menggambarkannya dengan amat jelas, gamblang.

Ini pertanda Soekarno amat menaruh perhatian pada perjumpaannya dengan Marhaen, wong cilik, rakyat jelata miskin, serta mau menjadikannya sebagai titik tolak perjuangan bersama untuk membebaskan semua rakyat Indonesia dari belenggu kemiskinan, kemelaratan, ketertinggalan, dan ketidakadilan. Bagi Bung Karno, retorika memperjuangkan kepentingan rakyat yang tak disertai perjumpaan-perjumpaan langsung dengan rakyat merupakan omong kosong, utopia.


Quote:Dengan begitu, sebagai guru bangsa, Soekarno amat tak suka cuma berkutat di dunia teori, melainkan juga menceburkan diri ke realitas kehidupan sehari-hari seluruh lapisan masyarakatnya. Soekarno selalu berusaha keras mempertemukan ‘buku’ dengan ‘bumi’, menatap teori-teori sosial dengan realita kehidupan keseharian rakyat Indonesia yang sedang ia perjuangkan.
Soekarno terus-menerus mempererat kaitan teori dan praksis, refleksi dan aksi. Agaknya inilah salah satu faktor yang membedakannya dari pemimpin-pemimpin lain, baik yang sezamannya maupun setelahnya.

Satu hal penting yang tak diragukan dan perlu diingat – terlepas dari apakah orang setuju ataukah tidak dengan uraian dan berbagai pemikirannya – bahwa Soekarno bukanlah sosok pejabat (presiden) yang korup. Memang, bagaimanapun, sebagai seorang manusia, Soekarno bukan tanpa kelemahan. Dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara misalnya, ia terlihat amat menikmati posisinya, sehingga muncul kesan ia tak lagi menempatkan diri sebagai seorang pelayan publik dalam tata masyarakat, bangsa dan negara demokratis.

Sebagai presiden, semestinya Bung Karno menyadari kedudukannya selaku seseorang yang menjabat sejauh rakyat memberi mandat kepadanya. Itupun disertai batasan masa jabatan tertentu. Tapi rupanya Soekarno tak terlalu menghiraukan hal tersebut. Karena itu, ketika tahun 1963 ia diangkat sebagai penjabat presiden seumur hidup, Bung Karno tak menolak.

Sebagai seorang guru yang memandang negerinya sebagai suatu ‘ruang kuliah raksasa’ dan rekan-rekan sebangsanya sebagai ‘murid-murid’ yang patuh, timbul kesan bahwa Soekarno seolah tak memerlukan ‘guru-guru’ yang lain. Ia tak keberatan akan eksistensi mereka, namun (sadar atau tidak) ‘gaya mengajarnya’ mendorong para tokoh lain yang juga potensial untuk menjadi guru bangsa terpaksa menyingkir atau tersingkir.

Kita masih ingat, saat tanggal 1 Desember 1956 Mohammad Hatta mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden. Kita juga belum lupa bagaimana orang-orang dekat Soekarno seperti Sjahrir, Amir Syarifuddin, Tan Malaka, Mohammad Natsir, dan sebagainya satu per satu menjauh darinya.

Quote:Pada pertengahan 1950-an, agaknya perhatian Soekarno yang demikian besar terhadap posisinya sendiri, membuatnya kurang menyadari bahwa dampak Perang Dingin antara Amerika Serikat (AS) versus Uni Soviet sudah kian jauh merasuki relung-relung kehidupan masyarakat Indonesia. Kemenangan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada Pemilihan Umum 1955 serta pemilu daerah tahun 1957 misalnya, telah mempengaruhi perhatian dan kebijakan para pelaku utama Perang Dingin terhadap bangsa/negara Indonesia.

Di satu sisi, Republik Rakyat Cina (RRC) bersama Uni Soviet dan Blok Timur-nya menyambut kemenangan PKI itu dengan amat antusias dan penuh gembira karena menandakan kian meluas dan menguatnya pengaruh komunisme di Indonesia. Tapi di sisi lain, bagi Washington bersama sekutu-sekutunya, kemenangan PKI itu kian meningkatkan ketakutan mereka bahwa Indonesia akan benar-benar lepas dari lingkaran pengaruh Barat. Dalam kerangka pikiran teori domino, lepasnya Indonesia akan berarti terancamnya kepentingan-kepentingan negara-negara Barat di segenap kawasan Asia Tenggara.

Sedikit demi sedikit panggung ketegangan pun dibangun. Pada tahun 1965-1966 panggung itu dijadikan arena pertarungan berdarah antara anggota, pengikut, dan pendukung PKI dengan unsur-unsur kekuatan domestik nonkomunis yang di-back up penuh oleh AS dan kawan-kawan. Lalu, sedikit demi sedikit Soekarno ‘dijepit’ dari semua sisi oleh pemerintahan Orba, dan akhirnya guru bangsa yang kelewat besar jasanya bagi Indonesia ini dikarantinakan, disingkirkan dari panggung kekuasaan.

Indonesia yang dengan segenap cinta dia tegakkan, ternyata di Indonesia pula dia harus tergilas dan tersingkirkan. Tapi benarkah demikian ? Biarlah sejarah yang mencatat dan memberikan jawaban untuk generasi mendatang.




pertamax

semoga taun 2014 melahirkan sosok "bung karno" yg baru. aamiin
Soekarno Berjuang , Soekarno Terbuang ! Quote:Apabila berkenan main juga ya Gan ke Thread Ane di bawah ini:




Soekarno Berjuang , Soekarno Terbuang !
mudah2an akan ada pemimpin indonesia yg seperti sosok soekarno
Nice Inpoh gan
emoticon-I Love Indonesia dulu
sukarno hanya tinggal kenangan emoticon-Berduka (S)
Dia disingkirkan dan dikhianati oleh sahabatnya sendiri demi kekayaan pribadi yang nilainya sangat kecil untuk suatu negara... Tapi yah siapa tau gan, hanya Tuhan dan orang-orang yang berkaitan yang mengetahui, biar Tuhan yang membalas kejahatan mereka...

yang lalu biarlah berlalu gan, dan yang telah berlalu jangan sampai terulang kembali.
emoticon-I Love Indonesia smga 2014 Indonesia jdi tmbh baik
Semoga 2014 dapet yang lebih baik emoticon-I Love Indonesia
Merindukan Pak Karno emoticon-Matabelo

Lambang Kota Hindia Belanda
Serius ni?
Bacaan bagus gini baru dikit replynya?
Kemana aja para orang" yang katanya punya intelektualitas tinggi
emoticon-Hammer2

Bapaaakkk
Kapan indonesia seperti dulu lagi
emoticon-Matabelo
Soekarno sampe sekarang tetep tokoh Idola ane gan emoticon-army
MERDEKA mudah2an 2014 indonesia mempunyai pemimpin yang merakyat jujur dan g neko-neko
persaingan politik gan. pahlawan bisa jadi musuh negara. tergantung siapa yg berkuasa.
kalau ada yg ngomong "piye penak jamanku toh ?" pengen gue tampol sampe abis tuh orang.
emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia


Izin meninggalkan jejak..
kasihan soekarno gan emoticon-Sorry
Semoga ke depannya bangsa kita makin baik ya gan ya emoticon-Smilie

Hebatnya Kusno...

Menurut saya kejatuhan soekarno selain karena perebutan pengaruh isme Capitalisme dan Komunisme antara AS dan Unisoviet kala itu, ada beberapa dokumen yang menyebutkan bahwa kejatuhan Soekarno terkait dgn freeport...
Singkat cerita adalah Ketika perebutan Irian Barat dr Belanda, pertanyaannya kenapa AS pd waktu itu semangat sekali membantu Indonesia merebut Irian Barat ?? emas.... Belanda tdk melihat adanya potensi emas disana, namun peneliti AS melalui perusahaan pencari tembaga berhasil menemukan gunung emas di Irian Barat yg sekarang bernama Tembaga Pura, AS bahkan membantu senjata utk Indonesia guna pwrebutan Irian Barat dr Belanda, melalui jalur Diplomasi AS mengancam Belanda melalui penghentian bantuan Marshall Plan pd waktu itu tp sayang Belanda tidak melihat potenai yg ada di Irian Barat tersebut dan akhirnya Belanda menyerahkan Irian Barat ke Tangan Indonesia, tahun demi tahun berlalu sehingga tiba masanya era 65-66 AS merayu Soekarno utk mengekplorasi tembaga di Irian Barat tersebut, namun sejatinya Emas dan Uraniumlah yg AS incar, Soekarno juga tdk mengetahui potensi tersebut....
Namun Hebatnya Soekarno berani menolak penawaran AS tersebut dengan jawaban Saya tidak akan pernah mengijinkan Bangsa Lain memgeksplorasi kekayaan alam Indonesia, Biarlah kekeyaan Alam Indonesia di kelola oleh pemuda Indonesia sehingga Indonesia mandiri dan berdikari...
Bgitu kecewanya AS kpd Soekarno maka AS mencari celah utk menjatuhkan Soekarno...
Akhirnya telah di temukan tokohnya yg tak lain adalah Soeharto dgn design penjatuhannya melalui sebuah periatiwa yg sdh tdk asing lagi bagi kita, cerita kemudian adalah Soeharto mempersilahkan AS mengeksplorasi kekayaan Tambang tersebut melalui PT Freeport dgn ijin eksplorasi adalah tembaga pd waktu itu, namun yg diangkut ke AS adalah emas dan uranium yg akhirnya bkn menjadi rahasia umum lagi, Kontrak PT Freeport berakhir smp kapan pun kita tidak tahu ???
Di era Orba penanaman Modal besar besaran oleh barat dibuka lebar lebar pintunya Olh Presiden pd waktu itu smp akhirnya tragedi 98 terjadi...
demikianlah cerita singkat dibalik kejatuhan Soekarno diluar cerita perebutan pengaruh Capitalime dan Komunisme pd waktu itu...
maaf kl terlalu singkat dan kurang jelas...
kalo mbahas soekarno g ada habisnya gan, love you soekarno emoticon-Big Grin
rindu bapak soekarno nihhhh emoticon-Pelukemoticon-I Love Indonesia
×