alexa-tracking

[Orifict] Post Paradisum - Pseudodementia

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52505d1317cb178969000004/orifict-post-paradisum---pseudodementia
[Orifict] Post Paradisum - Pseudodementia
Prakata :
Ada seseorang yang mengatakan bahwa. Jangan pernah menahan ide yang muncul di pikiran cuma karena ego. Jika ada sesuatu yang ingin diceritakan atau dikisahkan, maka kisahkanlah. Tidak harus terpaku pada keutuhan trit tertentu dalam genre tertentu. Kata-kata itu cukup membuka hati penulis juga. Banyak ide yang terlintas tapi tidak seluruhnya fit dengan trit yang ada. Sekalipun ingin tapi tidak ada korelasi dan besar kemungkinan malah merusak keutuhan konsep yang ada.

Tidak banyak hal yang bisa di sinopsiskan, tapi yang pasti trit ini akan merangkum ide yang soft atau pun liar dan mungkin sebagian disturbing.

Silahkan membaca. Klo berkenan silahkan tinggalkan komen.

[Orifict] Post Paradisum - Pseudodementia
Pseudodementia

[Orifict] Post Paradisum - Pseudodementia

by Heilel_Realz012

Status : Open File

Description:
Lorem ipsum dolor sit amet
Quote:

1st story - Crusaders of Witchcraft (Part 1)

[Orifict] Post Paradisum - Pseudodementia
20th century Witch


1st story - Crusaders of Witchcraft (Part 1)

Quote:


Spoiler for part 1:

1st story - Crusader of Witchcraft (part 2 end)

[Orifict] Post Paradisum - Pseudodementia
Sister Celia

1st Story – Crusaders of Witchcraft (part 2 end)

Quote:


Spoiler for part 2:


- END -
Character Profile

Quote:
wow kena mangekyo sharingan emoticon-Belo
dan endingnya gantung, as expected dari cerita thriller emoticon-Big Grin
hmm...udah baca semuanya, cuman rasanya beda part 1 ama part 2 berasa ngejomplang banget bedanya. di part 1 pembangunan suasananya cukup baik dan mayan gritty, cuman yah...pas di part 2 gw malah ngerasa rada kebanyakan infodump ato hal2 yang rada terlalu berat untuk langsung dicerna jadinya gw ngebaca gak seenjoy yang pertama.

full deskripsi sih ya, jadinya feelnya rada kurang di yang kedua. rasa mencekam dan disturbingnya gak semasuk yang pertama juga. kayaknya kalo misalnya di part 2 fokusnya ke feeling si protagonis semua bakalan lebih yahud 'suspense' yang disajikan'e. just my opinion tho.

habis itu well, ending ngegantung nya juga bikin gw gak gitu ngeh mengenai apa yang terjadi. yah, ini karena diceritakan lewat first pov kali yah. kalo misalnya ada narasi yang pake sudut orang ketiga buat nambahin keterangan2 dsb. setelah bagian penutupan itu mungkin gw bakal lebih ngeh ama akhir ceritanya, tapi yah ini menurut gw aja sih.

satu hal lagi yang gw kerasa rada jimak itu sih bagian pembukaan part 2. emang rada infodump tapi yah, itu sebenernya siapa yang ngomong sih, settingnya abad 19 gitu. dan gw baru tau kalo udah ada supir taksi di abad segitu emoticon-Bingung (S)

anyway, beberapa highlight dari cerita yang bikin sense tersendiri emoticon-Big Grin

Quote:


Quote:


lol entah kenapa dalam cerita yang model serius kek gini ada aja yang bikin gw ngakak emoticon-Ngakak (S)

also

Quote:


bener2 jadi highlight cerita nih emoticon-Recommended Seller

Quote:


lolwut...asli wtf nih gw bacanya emoticon-Ngakak

ini....campur2 kayak gado gado thriller, drama, dark comedy dsb. twistnya bikin gw ngelus dada juga emoticon-Big Grin

last but not least, good job for writing this. can't say this really impact me in some way, but the effort alone really worth a thumbs up.
wew beres jga baca nya nh, keseluruhan mantep lah ceritanya emoticon-thumbsup
kesan gelap nya disini bener-bener ada lah, dari mulai cerita ttg sihir ampe ilmu hitam emang ngegambarin goth banget emoticon-Big Grin
cuma mungkin untuk kesan erotis ama disturbing blm keliat banget lah, msh terkesan biasa emoticon-Smilie
tapi, secara keseluruhan sekali lagi bener-bener daebak lah (*daebak = luar biasa). emang bener nh orang jagoan urusan gothic ato gelap-gelap gni emoticon-Ngakak (S)

sedikit "rasa aneh" yah kk emoticon-Embarrassment

Spoiler for "rasa aneh":
Quote:


wogh cero baca. emoticon-Matabelo

lol mangekyou sharingan. lebih ke representasi ilmu hitam itu, guna-guna, paranoia sebenernya. dan ya di FS jarang banget yg nulis cerita triller. meriahkan lagi fict dengan kesan yang lain (dengan nuansa goth di dalamnya). emoticon-Big Grin
Quote:

habis apa lagi? kalimat mainstreamnya kan itu emoticon-Hammer (S)
nulisnya terinspirasi ritual sekte yang waktu itu & amnesia (+ tentakel slender man?) bukan? emoticon-Big Grin

btw orang yang pake topeng gagak itu ada beneran kalau ga salah, cuma jadi dokter pas black plague di eropa dulu emoticon-Big Grin
ini trit fiksi ko malah saling menghujat yah emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
bukan nya komen ngebangun, jadi apa yg salah bisa penulis tau emoticon-Bingung (S)
Quote:


yg demen nulis fict absurd baca. emoticon-Big Grin

emang sengaja pengen bikin kesan yang gak cuma satu macem. gak cuma thriller ya thriller doang. ekperimental ini juga.
itu pake sindiran kata "om". sendiri emang sengaja. sekalipun masukin komedi, komedinya serius hoho.
thriller emang begitu melepaskan tanda tanya sendiri di endingnya. style 1st POV emang terbatas sejauh perasaaan karakter utamanya.

part 2 itu Madeleine yang cerita soal sejarah pemburuan penyihir di eropa.
maksudnya supir taksi tuh, Adrian ngerasa dia itu mau bantu apapun gak guna, akhirnya malah seperti supir pribadi doang.
abad 18-19 ibaratnya kusir kereta kuda.

Quote:


emoticon-Hammer
yuup ritual sekte + paranoia silent hill sebenernya. klo tentakel itu personifikasi dari gurita. evil.
klo babi itu emang kiasan yang menjijikkan di film-fim. wa terinspirasi dari pintu terlarang + film gore soal pemotongan tubuh.

orang-orang yang ngeburu witch emang terinspirasi dari para dokter plague.
pake referensi seperti biasa. emoticon-Embarrassment/
setelah dibangkitkan di hari ke tujuh...
diberesin bersih sama kai gak cuma deleted 1 post doang rupanya. emoticon-Belo (banish all flaming.)

Keknya emang harus dikasih warning 1 kali lagi.
Trit fict ini merangkum banyak idea, baik itu terasa disturb atau weird. mau terasa fetish, bdsm, atau psikologi gelap memang seperti itulah. Ini bukan trit debat, gak maksa juga pembaca nerima idea-idea yang nanti dipost. Kenapa penulis menulis sarat dengan nunsa goth, supernatural? Karena penulis suka menulis itu. Gak perlu bermacam-macam alasan belibet kenapa seseorang bisa menyukai menulis sesuatu. Lucunya ada orang yang berani ngatur ini itu, gw nulis apa yg disuka disebut shit. Ibu gw juga bukan.

Quote:
Read it. Komennya mungkin rada pedas
Spoiler for komen:
Quote:


thx gan. emoticon-shakehand:
pernah ada yang bilang wa bikin cerita soal malaikat, setan, dan Tuhan tapi kurang goth. Ini juga lagi latihan memberi feel itu. masih beginer untuk hal gore sih, tapi itu udah bagian dari gothic. mudah-mudahan lebih disturbing lagi kedepannya. emoticon-Embarrassment/

untuk yang dispoiler. oke kayaknya emang mesti pake gaya karya ilmiah yg pake footnote supaya lebih jelas. untuk karya selanjutnya bakalan wa pake footnote emoticon-Angkat Beer
untuk masalah eyd masih ada kekurangan juga rupanya (berasa kayak jadi dosen pembimbing gw ini lol) karya selanjutnya ntar coba diperbaiki.
untuk ucapan madeleine yang bilang “Ini bukan waktu yang tepat untuk merayuku, om.” emang sengaja. ini kan emang trit coba-coba. wa gak mau cerita pertama cuma ngasih satu kesan. untuk cerita pertama ini ya gitu. serius, goth, ada unsur humornya, ada horrornya pula. untuk kata "oke" itu emang typo. harusnya milih kata oke atau okay emoticon-Hammer

thx dah baca gan.

Quote:


wogh strife baca juga.
thx dah baca strife. emoticon-shakehand:

untuk nun klo wa rasa gak diubah pake kata biarawati juga tetep mewakili. selain biarawati, nun juga biasa disebut suster klo di indonesia (suster maria) wa lebih enak pake sebutan Sister Maria yang gak ambigu (serapan). apalagi doctor plague. itu udah ngerujuk ke kalangan dokter abad pertengahan yang mencoba nyembuhin wabah black death. dialih bahasakan malah bisa jadi maknanya beda (bisa jadi cero juga jadi familiar karena nama yang wa pake doctor plague). untuk kata black magic dan witch iya itu lebih enak pake kata ilmu hitam dan penyihir. klo misalkan vodoo diganti santet masih agak gak enak karena setingnya eropa. @_@

perumpaman wa rasanya emang kurang tepat. si high juga sempet nanya.
mestinya wa sebut abad ke 20 / itu Adrian bilang dia layaknya kusir kereta kuda (klo tetep pake abad 19).

oh kurang dramatis dan simpati ternyata.
klo menyadari cerita pertama ini bukan menekankan soal karakterisasi sebenernya.
ini pengenalan nuansa goth, horror, dan penyihir dari paradigma penulis.
Quote:


Plague doctor
Wew, kurasa rada aneh saja sih, soalnya istilah plague doctor sendiri diterjemahin ke Jerman (Pestarzt, walau entah kenapa di fic ini disebut sebagai hunter), Belanda, dan Italia, jadi kurasa bisa diterjemahin ke bahasa Indonesia, Well, alternatifnya Beak doctor/dokter paruh jika takut salah mengerti. Mungkin perlu dicari info lebih lanjut terkait ini. Siapa tahu ada yang lebih tepat. Atau ya, plague doctor itu di ficmu jadi doctor plague emoticon-Stick Out Tongue

Nun
Well, masalahnya di dialog gak ada indikasi itu kata bahasa Inggris, dan jika menurut pendapatmu nun tidak beda dengan biarawati, kurasa tidak ada salahnya kita pakai biarawati, karena ya, kesan campur aduknya itu yang bikin bingung.
untuk yang sister no comment.

Ah, pantes, makanya rada bingung dengan dialog abad 19 itu.

Well, itu aja sih.


Quote:


ohh.. sebenernya ingin menekankan Doctor Plague/Plague Doctor itu udah sebuatan kayak CIA/FBI sehingga gak harus dialih bahasakan. orang-orang bertopeng paruh burung emang dikenal umum oleh para penyihir sebagai Hunter (pemburu), pestarzt (germany) juga untuk merujuk ke plague doctor bagi yg gak tau.

kesan campur aduknya ya... oke buat next cerita di trit ini bakalan coba diperbaiki.
hal-hal terkecil jika bisa dan tepat bakalan dialih bahasakan.

sekali lagi thx strife. emoticon-shakehand:

2nd Story - La Notte Gothic Prematura (part 1 - End)

[Orifict] Post Paradisum - Pseudodementia
Last witch in 21th century


2nd Story - La Notte Gothic Prematura (part 1 - End)

Quote:


Spoiler for Part 1 End:


END

1st story

Ehm.. ane kurang jago ngomeng sih. Oke, mulai dari mana ya.

Pertama baca agak bingung juga, lagi ngobrol di mobil dan sempet lose track siapa yang lagi ngomong sama siapa.

Bahasanya, bisa dibilang mirip sama terjamahan novel barat, tapi kurang konsisten IMO. Banyak kalimat2 yang membingungkan dan sulit dicerna, apalagi di chapter 2-nya (ato otak gue yang kurang mampu emoticon-Hammer)

Masih tentang 'kurang konsisten' ada banyak juga kata berbahasa inggris yang penempatannya kurang tempat (dress, robe, nun, plague doc etc), moreover penggunaan Black & White magic di awal ch 2, tapi di tengah2 langsung berubah jadi Sihir hitam & putih itu lumayan disturbing, sorry emoticon-I Love Indonesia (S)

Masuk ke storyline, build chapternya cukup bagus di ch 1. Gue kruang lebih bisa ngebayangin gimana bentuk si mc cewek tanpa perlu liat gambarnya dulu di post bawah, dan ide cerita masa lalunya itu cukup ngena buat ngambil simpati pembaca.

di ending, agak wth juga tiba2 muncul monster uler tentacle? karena dari awal gue (dengan seenak jidatnya) ngambil kesan kalo cerita ini bakalan sejenis 'witch stuff & tragedi salem' , then what i got is some frikin kripi monstah abov mah hed emoticon-Hammer

tonikaku, nice story, great thriller emoticon-Big Grinemoticon-thumbsup:

Terus otak gue yang dibawah rata2 masih bingung sama narasi duet teddy and babi yang di garis miring itu.



Quote:


Baca novel terjemahan juga bukannya begitu? Kadang pas percakapan sering bingung siapa yang ngomong dan siapa yang bales. Bukan agan aja yang bilang gaya tulis wa kayak novel terjemahan. Pembaca yang lain juga pernah bilang hal yang sama. Wa suka gaya terjemahan yang kadang kalimatnya terkesan kaku (dibanding harus pake gaya bahasa yang lebih dekat seperti 'loe, gue').

Untuk serapan udah banyak yg komen. udah dicoba di perbaiki di 2nd Story.
Nah ini dia dinamika anggapan pembaca. Di satu sisi ada yang gak bisa simpati dan ada juga yang simpati dengan MC ceweknya.
simpulannya, mereka yang merasa simpati bisa menyelami.

Monster dan hal-hal aneh lainnya kan udah dijelasin itu bagian ilusi atau guna-guna (gak nyata). Klo beneran nyata, itu uler bisa keliatan ma Adrian yang lagi gendong madeleine pas di ending. Ini kisah tentang penyihir tapi gak ada itu summon meteor, fire pillar, badai es, dll. emoticon-Big Grin
ini thriller dan horror bernuansa goth niatnya.
thx emoticon-Embarrassment/

Garis miring biasa digunakan dalam novel sebagai pembicaraan dalam hati (selain tanda kata bahasa asing).
itu sebenernya monolognya madeleine. satir. Mr. teddy sebagai anagram perlawanan dari madeleine, sedangkan babi merujuk ke konotasi manusia hina. itu adalah bentuk depresi Madeleine akibat perjalanan hidupnya.

btw thx dah baca dan komen gan.