alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/524fd7ecc3cb17005b000008/ketika-kpk-dianggap-pahlawan-pengabaian-kasus-korupsi-kbri-mexico_
[ketika KPK dianggap PAHLAWAN] pengabaian kasus korupsi KBRI Mexico
KORUPSI DIBAWAH 1 M TIDAK DITANGANI OLEH KPK
sumber: KORUPSI DI KBRI MEXICO

selamat sore, gw disini mencoba untuk mengangkat kasus yang sudah cukup lama beredar di Kaskus (sub forum Surat Pembaca) dan beberapa forum lain, yang dibuat oleh agan fikmancandance yang tidak mendapat tanggapan dari KPK, maupun dari Inspektorat Jendral departemen terkait (dalam hal ini ItJend KemLu) sampai hari ini (terhitung sejak thread dibuat, sudah 1 tahun, 3 bulan.

saya meminta bantuan dari kaskuser sekalian, membaca thread laporan yang dibuat oleh agan fikman, dan membantu untuk memblow-up kasus ini ke medsos (FB, twitter dll) supaya dilihat oleh masyarakat, bahwa ternyata penindakan kasus korupsi itu tidak sehebat yang kita lihat di media cetak/televisi. ada pengabaian terhadap kasus korupsi yg dilaporkan oleh saudara kita, dengan mengambil resiko kehilangan pekerjaan, dimusuhi oleh koruptor.

sebagai catatan:
1.kasus ini sudah pernah dilaporkan ke KPK, ItJend KemLu,
mencoba blow up ke media tv/cetak, dan tidak ada respon dari media.

2. semua bukti dan saksi kasus korupsi ini MASIH ADA DAN TERSIMPAN RAPI (beberapa contoh bukti sudah dilampirkan oleh agan fikman)

3. bahkan saya pribadi yang sudah membaca thread itu, mencoba bertanya kepada pak Basuki Tjahaya Purnama (Wagub DKI JKT) via e-mail, belum mendapat jawaban yang memuaskan. tapi sy akan memberikan bukti-bukti kpd pak Ahok siapa tahu beliau bisa membantu menindaklanjuti laporan ini.

isi thread coba sy lampirkan sbb:

Quote:Original Posted By fikmancandance
Sebelumnya mohon digaris Bawahi, semua tulisan dan kritik kami semata mata karena kepedulian dan kecintaan kami kepada Institusi KBRI dan Kemlu sebagai front depan perwakilan Indonesia di Luar negeri....Untuk tanah air yang lebih Baik
update MEI 2013
Nama saya FIK saya WNI berdomisili di Mexico City, Mexico. Saya tergelitik dengan pernyataan Kementrian Pendayagunaan Aparatur negara yang berkaitan dengan kebijakan penghematan bea perjalanan dinas bagi Pegawai Negeri. Suatu hal yang lucu karena di KBRI Meksiko bea Perjalanan Dinas bisa digelembungkan dan di manipulasi dengan mudah

Saya bekerja di KBRI Meksikositi, maret 2003 - 2012 sebagai staf lokal. Dalam satu tahun terakhir (sepanjang 2011) saya dengan mata kepala sendiri melihat penggelembungan jumlah hari perjalanan dínas atasan-atasan saya (diplomat Deplu RI), dalam sistem kami dinamakan SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) dengan honor sebesar $315,-(perhari utk Dubes), $280,-USD (perhari untuk diplomat) dan $224,-USD (untuk staf lokal). MODUS Operasinya adalah apabila kegiatan yang hanya berlangsung 1(satu) hari, SPPD/honor yang diberikan adalah 3(tiga hari), Jalan dinas 3(tiga) hari tetapi honor SPPD yang diberikan 5(lima) hari. Dan sebagainya dan seterusnya.

Perilaku atasan2 kami ini pertama kali saya temui ketika saya membuat surat konsolidasi kegiatan KBRI yang membutuhkan tandatangan atasan saya sebagai Kabid, Atasan tersebut menolak untuk menandatangani surat tersebut dan menginstruksikan agar surat tersebut ditandatangani diplomat lain dan beliau menjelaskan bahwa atas perintah Duta Besar dari tanggal X sampai Y beliau tidak bisa absen dan menandatangai dokumen apapun, saya pun menanyakan kejanggalan tersebut ke rekan staf Lokas administrasi(Admin). Rekan tersebut menjelaskan bahwa atasan saya saat itu sedang dalam hitungan SPPD, sehingga dalam manifes KBRI, atasan saya harus seolah-olah sedang diluar kota melakukan Jal Dis. Menurut rekan admin tersebut, praktik penggelembungan ini menjadi hal yang lumrah sepanjang 2011.

MASALAHNYA ADALAH, pada akhir 2011 saya dipaksa untuk melakukan hal tersebut, pada sebuah kegiatan di negara bagian Guanajuato, kegiatan promo Indonesia tersebut bersifat pulang pergi menginap 1 malam sehingga secara total adalah 2(dua) hari Jalan Dinas,TETAPI ketika menerima honor jalan dinas saya diberi 3(tiga) hari. Pada saat itu saya menolak dan hanya mengambil honor 2(dua) hari sebagaimana mestinya. Saya menanyakan ke rekan bagian admin, rekan tersebut menceritakan bahwa atasan saya diberi honor 3(tiga) hari Jalan Dinas oleh Dubes, jadi saya mau nggak mau harus menerima seperti atasan saya karena kegiatannya sama dan jalan dinasnya bebarengan. SATUMINGGU kemudian saya dipanggil oleh Kabid Admin/BPKRT (Bendaharawan dan penata Kerumahtanggaan Perwakilan). Saya dipaksa menerima honor 3(tiga) hari, saya jelaskan bahwa Jaldis saya hanya 2(dua) hari dan semua pengeluaran sampingan(bea bensin, tol dan pendukung kegiatan) telah dibayar kantor secara terpisah, kenapa saya masih menerima 1 (satu) hari tambahan, tetapi Bpk. BPKRT malah marah sembari berkata bahwa Pak Duta Besar bilang kalo dapatnya 3(tiga) hari pokoknya harus diterima. Saya pun terpaksa menandatangani dan menerima uang yang bukan hak saya tersebut.

Memang selama sembilan tahun bekerja di KBRI, bukan pertamakali saya melihat penyelewengan penyelewengan di administrasi KBRI, dari nota2 bodong, nota yang digelembungkan, tapi baru kali ini saya dipaksa untuk melakukan hal-hal yang mungkin biasa bagi diplomat deplu RI, dan semenjak kedatangan Dubes baru tahun lalu yang juga dari Deplu, praktik-praktik semacam ini menjadi biasa. Belum lagi dengan pengadaan Brosur dan alat promosi yang biasa dicetak disini (diMeksiko- tentu dengan estándar kualitas Kemlu dan Kembudpar dengan bea cetak yang kurang lebih sama) satu tahun terakhir ini harus dicetak di Indonesia sehingga terjadi pemborosan sebesar USD4000,--- USD9000,- untuk biaya pengiriman (10(sepuluh) ribu) Brosur dari Jakarta ke Mexico City

Untuk Tanah Air yang lebih Baik
Salam

FIK
Mexico City, Mei 2012
Keterangan file Attach:
Nota Pengadaan Tas ekologis(BOLSAS ECOLOGICAS IMPRESAS POR AMBOS LADOS) tersebut fiktif, mohon di chek/periksa alamatnya yang juga fiktif, pada total kedua nota tersebut KBRI melakukan pengadaan tas sebanyak 6000(enam ribu) unit tas,
pada kenyataannya KBRI hanya membeli 5000(lima ribu) tas, sehingga terjadi penggelembungan (1000 tas x $15,-MXN = $15.000,-MXN) atau sekitar 10-an (SEPULUHAN)JUTA RUPIAH
NAMA DAN ALAMAT pada nota tersebut adalah FIKTIF,
Saya yang bertanggung jawab atas pembelian tas tersebut (sebagai ast. fungsi SOSBUD) pada saat itu, memang hanya membeli 5000(lima ribu) unit tas

SEDEMIKIAN MUDAHNYA BIKIN LAPORAN KEUANGAN “BO’ONG BOONGAN” KE JAKARTA, DAN SEKALI LAGI KARENA KBRInya JAUH… DARI JAKARTA, SEDEMIKIAN AMAN MENGGELEMBUNGKAN NOTA PERJALANAN DINAS DAN BIKIN NOTA NOTA FIKTIF MACAM INI

bagi yg tidak bisa lihat attachment-file terlampir, sebagian bukti2 penyelewengan dapat dilihat pada pranala berikut:

http://s1061.beta.photobucket.com/us...exico/library/

-- disampaikan pula alasan utama/pemicu awal terjadinya pengunduran diri lokal staf secara masal di KBRI mexico
mungkin kami semua merasa batas kezaliman ini terasa pada pertengahan oktober 2011(kasus supiani ismail TKI asal jember), ketika kami mendengar keluhan dari rekan staf lokal di seksi konsular bahwa ada TKI/WNI yang dianiaya di mexico city dan telah berbulanbulan meminta pertolongan dan perlindungan kepada Dubes dan KBRI.....tetapi dubes dan KBRI (diplomat2 RI ) cuek bebek(konon TKI tersebut sudah memohon kepada KBRI sejak pertengahan tahun/ bulan mei baik lewat jasa pesan lisan kepada diplomat RI maupun surat tulis tangan yang ditujukan K KBRI)
pada saat itu juga kami meminta rekan konsuler untuk memberi akses data kasus, dari sini kami mendapat nomor telpon dan kopian surat TKI Supiani tersebut, kami melakukan penyelidikan(ats nama pribadi BUKAN KBRI karena KBRI tidak akan memberi otorisasi dan diplomat2nya memang cuek abis ama Ibu Supiani tersebut)...dan ternyata benar menurut investigasi kami dengan mewawancarai org2 sekitar dan saksi saksi serta mewawancarai Ibu Supiani (terekamdengan kamera handphone)..semua benar Ibu supaini dianiaya oleh majikannya& telah meminta bantuan ke KBRI akan tetapi KBRI+Dubes cuek abiss
kami pun mengirimkan surat(email beserta kopi video dan bukti2) meminta [pertolongan kepada instansi2 di Meksiko, di negara asal majikan dan juga media media di indonesia, LSM serta badan perlindungan WNI di KemluRI... semua tidak ada tanggapan kecuali dari Migrant care Indonesia (mbak Anis hidayah) serta kemlu negara asal majikan... dan berkat tekanan kemlu negara asal majikan dan Migrant care.. Ibu supiani pun dapat diantar ke KBRI... dan sungguh kami semua staf lokal melihat betapa PASIF-nya dubes dan KBRI
sekali lagi berkat migrant care dan kemlu negara majikan supiani... Ibu supiani dapat dipulangkan,,,sekali lagi DUBES pasiff sekali dan itu merupakan titik terendah kehilangan rasa hormat kami kepada dubes dan diplomat2KBRI
Konon dari peristiwa ini Dubes dan KBRI mendapat teguran dari Itjend Deplu karena dianggap lalai menangani kasus WNI... dan gara gara surat teguran tersebut, Dubes menjadi tidak suka kepada kami(terutama saya) karena kamilah yang mengangkat ke permukaan kasus TKI(supiani sehingga supiani bisa ditolong) (surat teguran dan kebencian dubes tersebut kami ketahui dari cerita salah satu diplomat kepada kami), dari sini pula kami tahu bahwa DUBES tidak berniat menanggapi TKI SUpiani- karena kasus ini terjadi di Mex City(sama kota dgn KBRI).. jadi tidak ada SPPD/uang jalannya...beda dengan kasus2 TKI bewrmasalah di negara bagian lain di mexico yg langsung ditangani KBRI,

walhasil pada bulan februari 2012 ketika perpanjangan kontrak saya di pecat ( we wanna let you go)diberi syarat2 tertentu untk dapat melanjutkan kontrak serta di kata2in secara kasar oleh dewan kepegawaian (kumpulan diplomat2 KBRImexico).. sehingga harga diri kami pun mengatakan TIDAK akan melanjutkan kontrak,, anehnya beberapa hari kemudian (mungkin karena saya tanggapi gertakan ancaman dipecat tersebut dan saya tidk masalah keluar dari KBRI // beberapa diplomat dan atasan saya meminta saya memikirkan kembali keputusan saya utk tidak bekerja di KBRI/// saat itu saya bingung.. "loh katanya dipecat kok sayaditahan tahan tidak boleh keluar??
Dubes RI yg kami maksud adalah..
dubes RI di Mexico City.. His exellency Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Bpk. HAMDANI DJAFAR


UPDATE MEI 2013-Pada tanggal 25 Juni 2012 KBRI MExico telah mengeluarkan Nota dipomatik no: 410/MEX/PROTKONS/VI/2012 yg ditujukan kepada Kedutaan Besar USA di Mexicoyg isinya tendensius, seakan menginginkan agar FIK dimasukkan ke daftar hitam kedutaan USA Sdr FIK sudah minta penjelasan dari KEMLU RI melalui ITJEND KEMLU dari tanggal 29 agustus 2012(beberapa hari setelah FIK mengetahui keberadaan Nota diplomatik tersebut). tapi sampai saat ini belum ada penjelasan dari Kemlu RI mengenai alasan penerbitan Nota Diplomatik yang tidak wajar tersebut.

-- KBRI Mexico telah MENAHAN PASPOR Sodara TWP(staf lokal aktif admin KBRI) yg juga teman akrab FIK,dari bulan juni 2012 sampai saat ini (terakhir konfirmasi awal Mei 2013 dan masih ditahan Paspornya) tanpa alasan yang jelas.. UPDATE.. alhamdulilah pertengahan Juni 2013 ini setelah hampir satu tahun Paspor saudara TWP akhirnya dikembalikan dan diserahkan dari KBRI kepada yg bersangkutan

--pada tanggal 13 Mei 2013, sekitar pukul 19:00, bertempat di Hotel Presidente, Polanco, Mexico City Sodara FIK telah bertemu secara langsung dengan Bpk RM Marty Natalegawa-Menlu RI- dan telah menyerahkan ringkasan berkas permasalahan(Korupsi, nota bodong, TKI, Nota diplomatik, dll) langsung kepada beliau dan diterima langsung oleh Beliau bersama kepala Biro Administrasi Menteri Bpk R M Michael Tene
BERIKUT salah satu video di youtube (wawancara dgn TKI WNI Supiani Ismail di pelataran Wisma Dubes Malesia di Mexico)
youtube-thumbnail

youtube-thumbnail


untuk berita selengkapnya, bisa langsung mampir ke thread agan fikman, linknya saya taruh paling atas.
reserverd for update
emoticon-Cape d... (S) makin bobrok aja negara ini
yg dulu sempat baca sih...tapi gak ngikutin emoticon-Malu


berdjoeanglah kawan..
kami mendukungmu emoticon-Angkat Beer
rada susah sih gan..soalnya berbau politik sih gan.. sabar tawakal dan berjuang...
Quote:Original Posted By bjotawon
emoticon-Cape d... (S) makin bobrok aja negara ini


Quote:Original Posted By celanaman
yg dulu sempat baca sih...tapi gak ngikutin emoticon-Malu


berdjoeanglah kawan..
kami mendukungmu emoticon-Angkat Beer


Quote:Original Posted By cunihin_01
rada susah sih gan..soalnya berbau politik sih gan.. sabar tawakal dan berjuang...


kalau bisa bantu blowup gan, post link thread agan fikman, [URL="http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015211179/korupsi-perjalanandinas-d-kbri-meksikocityamp-mudahnya-buatnota2-bodongsertaanbukti2/1`"]ini[/URL] ke sosmed kalian, biar dibaca lebih banyak orang, thx
yg ptng trus berjuang..jngn kendur..percayalah kebenaran psti menang..
hidup bobrok... !! tiada hari tanpa bobrok...!!!
sundul. bantu rate/comment biar thread ini banyak yang baca


bantu sebarin via twitter/fb dan medsos lainnya, biar ada pihak yang bisa menindaklanjuti. klo korupsi kecil diabaikan, akan terus bermunculan kasus korupsi yang lebih besar
Repost Gan..!!

Ini cuma barisan sakit hati FIK aja..

Cek dulu peraturan semuanya..Jangan jadi Provokator Gan..

PMK 97/2010, Standar Biaya Umum Uang Harian berserta perubahannya setiap tahunnya,yang mengatur Perjalanan Dinas Luar Negeri..

Klo ada Tugas 3 Hari:
Kemudian ternyata dihari ketiga Pejabat selesai SPPD Pagi, kemudian siangnya ke kantor untuk melanjutkan tugas rutin yang masih tertunda..Di hari itu masih terhitung SPPD (dinas) jadi secara hukum memang tidak boleh menandatangani suatu dokumen walaupun secara fisik siang itu dia dikantor..
Itu karena SPPD berdasarkan Hari bukan Jam..
Cek ada bukti tiketnya pasti tetap tiga hari..
Dari SPPD dan Kwitansi saja jelas 3 hari, bukan 2 hari

[/B]Perpres PBJ 54/2010 beserta perubahannya yang mengatur untuk Pembelian Barang Harus menggunakan dan mengutamakan Komponen Dalam Negeri (Nasionalisme), Jadi harus dari Pusat (Indonesia) itu namanya Resiko Gan klo biaya pengiriman lebih besar..

Mohon jangan jadi provokator yang tidak ada dasar hukumnya..
Ini cuma barisan sakit hati dari rekan-rekan FIK..
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Taro PageOne Gan
waduh ane si ga nganggep kpk pahlawan tuh
Quote:Original Posted By mekuh
Repost Gan..!!

Ini cuma barisan sakit hati FIK aja..

Cek dulu peraturan semuanya..Jangan jadi Provokator Gan..

PMK 97/2010, Standar Biaya Umum Uang Harian berserta perubahannya setiap tahunnya,yang mengatur Perjalanan Dinas Luar Negeri..

Klo ada Tugas 3 Hari:
Kemudian ternyata dihari ketiga Pejabat selesai SPPD Pagi, kemudian siangnya ke kantor untuk melanjutkan tugas rutin yang masih tertunda..Di hari itu masih terhitung SPPD (dinas) jadi secara hukum memang tidak boleh menandatangani suatu dokumen walaupun secara fisik siang itu dia dikantor..
Itu karena SPPD berdasarkan Hari bukan Jam..
Cek ada bukti tiketnya pasti tetap tiga hari..
Dari SPPD dan Kwitansi saja jelas 3 hari, bukan 2 hari

[/B]Perpres PBJ 54/2010 beserta perubahannya yang mengatur untuk Pembelian Barang Harus menggunakan dan mengutamakan Komponen Dalam Negeri (Nasionalisme), Jadi harus dari Pusat (Indonesia) itu namanya Resiko Gan klo biaya pengiriman lebih besar..

Mohon jangan jadi provokator yang tidak ada dasar hukumnya..
Ini cuma barisan sakit hati dari rekan-rekan FIK..
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Taro PageOne Gan



yeeee mekuh ada disinii.. gimana Gan... udah melarikan diri dari Threadsnya si GAn Fikkk..... hehehehe... udh lahhh kesini nihh ke mexico... baru lihat bukti bukti nyatanya..... itu yg dilaporin ke jakarta emang 3 hareee....... tapi realnya cuma dua haree gimana sihh

hahahaha
ngakak juga
barisan sakit hatinya dubes sablenbg hamdani djafarrr.. karena korupsi nya terungkap

plus plus plus tambah sakit hati aja nohh

PENELANTARAN TKI NYA TERUNGKAPP DASAR DUBES NGGAK BECUSS

trus dubesnya tambah mrah marahh gra gara pelaporan ini dia dapet surat peringatan dari kemlu karena dianggap lalai melayani WNI....



btw dapet bagian berapa gann .. inget loh gann duitnya duit haramm,,,
duit korupsi huekkkkkemoticon-Najis
Quote:Original Posted By waynusan



yeeee mekuh ada disinii.. gimana Gan... udah melarikan diri dari Threadsnya si GAn Fikkk..... hehehehe... udh lahhh kesini nihh ke mexico... baru lihat bukti bukti nyatanya..... itu yg dilaporin ke jakarta emang 3 hareee....... tapi realnya cuma dua haree gimana sihh

hahahaha
ngakak juga
barisan sakit hatinya dubes sablenbg hamdani djafarrr.. karena korupsi nya terungkap

plus plus plus tambah sakit hati aja nohh

PENELANTARAN TKI NYA TERUNGKAPP DASAR DUBES NGGAK BECUSS

trus dubesnya tambah mrah marahh gra gara pelaporan ini dia dapet surat peringatan dari kemlu karena dianggap lalai melayani WNI....



btw dapet bagian berapa gann .. inget loh gann duitnya duit haramm,,,
duit korupsi huekkkkkemoticon-Najis

dah nggak usah di tanggepin si mekuhhkuhh kuhh.. aku udah pasrah kok Gan Waynusan

temen dari deplu juga bilang kalo kasus saya udah diperhatiin (katanya) tapi nggak bakalan ditanggepin dan akan ditutup tutupin terus
pertama karena dubesnya udah mo pensiun
kedua.,,, kasusnya terlalu umum jadi tahu sama tau ajalah.....

begitu Mas Waynusan

jadi yahhh nggak bakalan diangkat,, yang korup dan lalai nggak bakalan kena hukum dunia

tapi tetep
semangat kita berbangsa dan bernegara harus tetep dipupuk.
bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dan bisa dimuali dari kita kita sendiri

dan upaya pembogkaran seperti ini harus tetep didukung (mohon dukungannya).. karena kalo lepas hukum dunia ada hukum akherat.. kalo bisa ditutup2in di departemennya... ada socmed dan ada internet yang siap membantu

Btw agan Mekuh yang saya kangeni di threadssaya... saya nggak kenal ama TS ini,, belum pernah ketemu... ketemu yahh lewat kaskus ini,,, KENAPA ANDA MENGHALANG HALANGI UPAYA PEMERANTASAN KORUSPSI DI TANAH AIR KITA... harus sdisebar sebarkan berita tentang korupsi di KBRI meksiko siti oleh DUBES HAMDANI DJAFAR ini (silahken di google)
biar ada efek jera dan efek psikologis bagi koruptor yg lain,,,

okelah kalo duit yang dulu Anda (agan Mekuh) makan adalah duit haram....
pesen saya.. SUDAH ... CUKUPP
jangan korupsi lagi... kesian anak istri
dikasih makan uang haram

demikian njihh
Semoga kedamaian bersama kita semua
amenn
ga blh gitu korupsi harus tanpa pandang bulu
Quote:Original Posted By fikmancandance

dah nggak usah di tanggepin si mekuhhkuhh kuhh.. aku udah pasrah kok Gan Waynusan

temen dari deplu juga bilang kalo kasus saya udah diperhatiin (katanya) tapi nggak bakalan ditanggepin dan akan ditutup tutupin terus
pertama karena dubesnya udah mo pensiun
kedua.,,, kasusnya terlalu umum jadi tahu sama tau ajalah.....

begitu Mas Waynusan

jadi yahhh nggak bakalan diangkat,, yang korup dan lalai nggak bakalan kena hukum dunia

tapi tetep
semangat kita berbangsa dan bernegara harus tetep dipupuk.
bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dan bisa dimuali dari kita kita sendiri

dan upaya pembogkaran seperti ini harus tetep didukung (mohon dukungannya).. karena kalo lepas hukum dunia ada hukum akherat.. kalo bisa ditutup2in di departemennya... ada socmed dan ada internet yang siap membantu

Btw agan Mekuh yang saya kangeni di threadssaya... saya nggak kenal ama TS ini,, belum pernah ketemu... ketemu yahh lewat kaskus ini,,, KENAPA ANDA MENGHALANG HALANGI UPAYA PEMERANTASAN KORUSPSI DI TANAH AIR KITA... harus sdisebar sebarkan berita tentang korupsi di KBRI meksiko siti oleh DUBES HAMDANI DJAFAR ini (silahken di google)
biar ada efek jera dan efek psikologis bagi koruptor yg lain,,,

okelah kalo duit yang dulu Anda (agan Mekuh) makan adalah duit haram....
pesen saya.. SUDAH ... CUKUPP
jangan korupsi lagi... kesian anak istri
dikasih makan uang haram

demikian njihh
Semoga kedamaian bersama kita semua
amenn


terus sebar sebarin info kayak gini .. biarpada kapok koruspdi broww

dasar bejatt

harta haram untuk kasih makan anak bibik
wah sempak bener tuh dubes,
Quote:Original Posted By cozplay23
wah sempak bener tuh dubes,


hahah di gugel dapet ginian.. gugel nama embajadornya[ketika KPK dianggap PAHLAWAN] pengabaian kasus korupsi KBRI Mexico[ketika KPK dianggap PAHLAWAN] pengabaian kasus korupsi KBRI Mexico


k[ketika KPK dianggap PAHLAWAN] pengabaian kasus korupsi KBRI Mexico


KEBANGETAN TUHHH dubess..NELANTARIN TKI gaji DIBAYAr 10 REBU DOLAR SEBULAN TAKEHOMEPAYNYA... bahkan lebih dari 10rebudolar US sebulan dapetnya...... EHH KAGAK BECUSS kerjanye masih korup lagihh..
o, ya yg korup kurang dr 1M gga ditangani emoticon-Bingung (S)
baru tau ane gan...
hadeuh, seharusnya korup 100perakpun harusnya ditangani yah emoticon-Bingung (S)
koplak nih KPK emoticon-Matabelo
korupsi merajalela
wah masa gt gan emoticon-Hammer
berarti harus diatas 1M baru bisa ketemu KPK emoticon-Hammer (S)