alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/524f7db6bccb172e2e000008/bukan-cuma-jakarta-banyuwangi-juga-gan
Bukan cuma Jakarta, Banyuwangi juga gan
Bukan cuma Jakarta, Banyuwangi juga gan

Quote:pagi gan, iseng browsing-browsing ane dapet info menarik nih tentang kota banyuwangi

Spoiler for banyuwangi:


Quote:BANYUWANGI, kota di ujung timur Pulau Jawa, kian jelita dan nyaman. Dibanding beberapa kota lain di Jawa, Banyuwangi lebih tertata. Kota ini kian menarik karena dibangun dengan konsep hijau. Tak banyak mal, kota ini menunjukkan kemajuan dengan karakter uniknya.

Soal konsep hijau, kami langsung menemukannya di rumah dinas bupati atau pendopo. Sebagian besar ruangan menggunakan penerangan dan penyejuk udara alami. Semua kamar tidur untuk tamu beratapkan hamparan rumput. Enam kamar di dalam bangunan dibuat menyerupai gundukan besar. Tak heran bangunan itu mirip bungker.

Di atas gundukan itu, ada lapisan tanah yang ditanami rumput lebat. Di beberapa titik di atap dibuat atap kaca sehingga sinar matahari tembus ke dalam ruang-ruang dalam bangunan. Hawa terasa sejuk karena di siang hari tak diperlukan lampu sama sekali.

Di seberang bangunan juga didirikan ”bungker” lain untuk enam ruang kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Sementara itu, pohon-pohon nangka, mangga, mahoni, melinjo, jambu, dan asem yang rindang menaungi halaman yang berumput. Saat menerima kami di pendopo, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, untuk membangun Banyuwangi, mereka tidak mau meniru Jakarta, Bandung, atau Surabaya.

Ruang terbuka hijau juga diperbanyak. Warga dibuat betah berlama-lama di sana. Wi-fi atau internet nirkabel dipasang di sekolah, gereja, pura, bahkan taman makam pahlawan. Anas ingin masyarakat berkumpul di tempat-tempat itu ketimbang melakukan aktivitas tidak jelas. ”Meski Banyuwangi berada di ujung Jawa, tetapi sudah terkoneksi dengan dunia global,” katanya.

Bahkan, Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria disulap menjadi tempat nongkrong. Kompleks makam itu diperindah. Tempat yang dulu kumuh, bau pesing, dan banyak sampah, kini sangat nyaman. Bagian depan TMP dijadikan taman hijau, lengkap dengan wi-fi. Sekitar 30 warga terlihat asyik berkumpul, mengobrol, atau bermain komputer jinjing. Di seluruh Banyuwangi terdapat 1.200 titik wi-fi dan akan terus bertambah sampai memenuhi target, yakni 10.000 titik wi-fi.

Pengembangan bandara juga menerapkan konsep hijau. Hanya bangunan dengan fungsi pokok yang berdiri dengan pendingin udara minimal. Menurut Anas, dengan konsep hijau, dia hanya butuh dana Rp 30 miliar. Jauh lebih hemat di banding pembangunan bandara di daerah lain yang dengan ukuran sama menelan biaya lebih dari Rp 150 miliar.

Di pusat kota tak banyak pusat perbelanjaan. Di Kota bekas Kerajaan Blambangan ini hanya ada satu supermarket dengan halaman parkir untuk menampung 50 mobil. Praktis tak ada kendaraan pengunjung yang meluber ke jalan seperti jamak terjadi di daerah lain.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Banyuwangi Agus Siswanto menjelaskan, pembangunan mal dan pusat perbelanjaan sangat dibatasi. Bahkan beberapa minimarket terpaksa ditutup karena selain tak punya izin, letak toko tidak sesuai rencana tata ruang dan wilayah pemerintah. ”Kami tak ingin memberi izin banyak pertokoan yang malah menyebabkan kemacetan,” ujarnya.

Antisipasi kemacetan ini juga dilakukan dengan menggalakkan pembangunan jalan. Tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membangun 250 kilometer (km) jalan, dan tahun ini 300 km. Pembangunan ini terutama pada jalan-jalan desa untuk mempermudah akses warga di pedalaman ke pusat kota.


Quote:Kota multikultur

Di zaman kerajaan, di daerah Banyuwangi berdiri Kerajaan Blambangan, kerajaan Hindu terakhir yang bertahan di Pulau Jawa hingga abad ke-18. Blambangan yang sempat menjadi bagian dari Kerajaan Majapahit, bertahan tiga abad lebih lama dibanding Kerajaan Majapahit.

Setelah mendapat kedaulatan dari Majapahit, Blambangan menjadi rebutan berbagai kerajaan di Jawa, seperti Demak, Padjajaran, dan Mataram. Bahkan kerajaan Hindu di Bali turut berupaya menguasai Blambangan yang terletak di perbatasan Selat Bali ini.

Agus Supriyono (2013) dalam disertasinya Konstruksi Remaja Osing terhadap Esoterisme Religo Magis dalam Pembentukan Jati Diri menjelaskan, ketegangan politik menjadi salah satu sebab menguatnya masyarakat Osing, warga asli Banyuwangi. Masyarakat Osing lahir lantaran ada ketegangan antara masyarakat dan penguasa Blambangan dengan masyarakat dan penguasa di Jawa bagian barat serta Bali.

Ketegangan terjadi karena Demak berupaya mengusai dan mengislamkan Blambangan. Islam masuk setelah Demak dibantu Pasuruan menaklukkan Blambangan. Sebagian masyarakat bertahan memeluk Hindu. Seiring perkembangan, berbagai agama dan etnis pun berdatangan ke Bayuwangi. Mereka hidup harmonis dalam perbedaan. Di Kecamatan Tegaldlimo, misalnya, umat Katolik, Islam, dan Hindu hidup damai berdampingan.

Dalam sejarah, tidak pernah terjadi konflik sosial berbasis etnis atau agama di sana. Konflik horizontal sempat terjadi di tahun 1980-an yang dipicu isu klenik atau dukun santet.

Kondisi itu menumbuhkan sikap yang terbuka terhadap perbedaan. Sikap tersebut menjadi modal sosial masyarakat untuk membangun dalam keragaman.

Di Banyuwangi berdiri masjid, pesantren, pura, wihara, juga gereja. Jumlah pemeluk Islam 1,4 juta jiwa, Hindu 116.463 jiwa, Protestan 19.875 jiwa, Katolik 9.122 jiwa, dan Buddha 7.990 jiwa.

Potensi keunikan multikultur, etnis, dan agama ini tengah dilirik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk digarap menjadi obyek wisata budaya. ”Para bule sering membaca tentang multikulturalisme Indonesia, tetapi mereka tidak akan menemukannya di Bali. Nah, Banyuwangi punya potensi itu,” ujar Anas. Angan-angan ini cukup realistis mengingat jarak Banyuwangi-Bali hanya sepelemparan batu.


wah keren nih gan pemerintah daerah banyuwangi, semoga bisa dicontoh oleh daerah-daerah lain emoticon-Shakehand2

beberapa hal seputar banyuwangi
Spoiler for kue bagiak:

Spoiler for kawah ijen:

Spoiler for bening:


Quote:sumber : KOMPAS CETAK
wihhh.. nice gan.. indonesia emang top deh..
infonyg bagus untuk menambah wawasan

gak pernah ke banyuwangi gan, tapi si kyaknya emoticon-2 Jempol gan
emoticon-I Love Indonesia
family ane tinggal d banyuwangi, d d tambong kabat..dsna ada jg objek wisata nmnya watu dodol gan.. jd pgn maen ksana lg..

Janngan Banyuwangi. saja Pak Azwar. Annas


Pak Aazwar Anas. Jangan pasaang WIFI di Banyuwangi saaja,
Di dekat Rumah Bapak Cipinanga Jaya Jakarta Timur dipasangi WIFI
Di kantor RW 07.
kawah ijen ane pernah kesana keren
fotonya tambahin donk
kawah ijen itu sama seperti kaya tangkuban perahu bandung tidak gan?
itu kota onee gan banyuwangi emoticon-Selamat
wow mantap deh banyuwangi emoticon-Matabelo
ayo gan berkunjung ke banyuwangi (kota ane) itu.....tgl 16 Nov bulan depan ada festival jazz lho emoticon-Smilie ada trio lestari yg akan perform
gak pernah kesana gan emoticon-Ngakak
tapi semua top kok kalo penanganannya bagus emoticon-Malu (S)
ane blm pernah ke sana gan emoticon-Matabelo
Ohhh... Banyuwangi... Gw sih sering kesana tapi.m cuma lewat aja atau pas ada undangan keluarga.. Tapi emang bener gan disana bener tertata gan padahal waktu tu ane gk sampai kotanya... Cuma sebatas di kec rogojampi

Peringatan! 

Quote:Original Posted By gusrah
ayo gan berkunjung ke banyuwangi (kota ane) itu.....tgl 16 Nov bulan depan ada festival jazz lho emoticon-Smilie ada trio lestari yg akan perform


GIMANA NIH KABAR PAKEM=RINGIN TELU-WONOSOBO-GEMPOLPORONG DLL, APA MASIH EKSIS? Dah lama gak ke Banyuwangi, terminal karang entr(kalau gak salah) apadah dibangun?emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By byonkhie
family ane tinggal d banyuwangi, d d tambong kabat..dsna ada jg objek wisata nmnya watu dodol gan.. jd pgn maen ksana lg..


dulu diKabat ada tempat bernama warung badok"an. kalau masih ada itutempat layak dikunjungi.Tempat unikdan ceweknya lumayan 2 !!emoticon-Ngakak emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
jadi pengen main kebanyuwangi emoticon-Matabelo
Pingin Liat Kawah Ijennya, kayak nya keren tu emoticon-Matabelo
ane pernah kesana gan......
tmenq jg bxk orang b.wangi nomongnya oseng klo g salah....
manteppp dah kpan2 q mau ksna lagi
rumah ane dekat red island gan emoticon-Cool